Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VI
Indahnya Ketetapan Allah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Indahnya Ketetapan Allah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang rukun iman dan beberapa sifat wajib Allah Swt. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Akhlak Beragama
Peserta didik mengembangkan sikap tawakal dan ikhtiar sebagai wujud keimanan kepada qada dan qadar dalam kehidupan sehari-hari. - kemandirian — elemen: Regulasi Diri
Peserta didik mampu mengelola emosi dan merencanakan tindakan yang positif setelah memahami konsep ketetapan Allah. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
Peserta didik dapat menganalisis berbagai contoh kejadian dan mengidentifikasi apakah itu takdir mubram atau takdir muallaq.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Akidah |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami makna dan hikmah beriman kepada qada dan qadar, serta mengaplikasikannya dalam sikap sehari-hari yang positif dan bertanggung jawab. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Fakta bahwa setiap kejadian di alam semesta ini, baik yang menyenangkan maupun menyedihkan, adalah bagian dari ketetapan Allah Swt. |
| Konseptual | Konsep qada sebagai ketetapan Allah sejak azali dan qadar sebagai perwujudan ketetapan tersebut sesuai kehendak-Nya. |
| Prosedural | Langkah-langkah dalam menyikapi takdir Allah dengan ikhtiar, doa, dan tawakal secara benar dan seimbang. |
| Metakognitif | Kesadaran bahwa memahami qada dan qadar akan membantu peserta didik menjadi pribadi yang lebih sabar, bersyukur, dan optimis dalam menghadapi hidup. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meyakini sepenuh hati bahwa segala ketetapan dan perwujudan Allah adalah yang terbaik, serta senantiasa bersyukur dan bertawakal dalam setiap keadaan. |
| 2. Cinta Ilmu | Aktif mencari tahu dan memahami konsep qada dan qadar dari berbagai sumber, serta berdiskusi untuk memperdalam pengetahuan agama Islam. |
| 3. Cinta Lingkungan | Berusaha menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bentuk ikhtiar menjaga takdir kesehatan dan keberlangsungan hidup seluruh makhluk. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun sikap optimis dan sabar dalam menghadapi ujian hidup, serta saling mendukung sesama teman untuk terus berikhtiar dan berdoa. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengamalkan nilai-nilai ikhtiar, doa, dan tawakal dalam membangun bangsa yang maju dan berakhlak mulia, serta tidak mudah menyerah menghadapi tantangan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan kisah inspiratif, peserta didik dapat menjelaskan makna beriman kepada qada dan qadar dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis takdir (mubram dan muallaq) beserta contohnya minimal tiga dengan benar.
- Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik dapat merumuskan sikap yang tepat terhadap takdir Allah Swt. dengan penuh tanggung jawab.
- Melalui presentasi hasil proyek, peserta didik dapat menyajikan hikmah beriman kepada qada dan qadar dalam kehidupan sehari-hari dengan jelas dan percaya diri.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyusun rencana ikhtiar dan doa untuk mencapai cita-cita dengan langkah yang realistis dan terukur.
- Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan sikap tawakal dan sabar dalam menghadapi tantangan hidup dengan baik.
Pemahaman bermakna: Memahami Indahnya Ketetapan Allah (qada dan qadar) akan membimbing peserta didik untuk menjalani hidup dengan lebih tenang, optimis, dan penuh tanggung jawab, menyadari bahwa setiap kejadian adalah bagian dari rencana Ilahi.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa ada orang yang berusaha keras tapi belum berhasil, sementara ada yang dengan mudah mencapai tujuannya?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menyusun teks deskriptif dan argumentatif saat merumuskan sikap terhadap takdir dan menyajikan hikmah. Ilmu Pengetahuan Sosial: Mempelajari berbagai kisah tokoh sejarah atau budaya yang menunjukkan semangat ikhtiar dan kesabaran dalam menghadapi takdir. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang cara menanamkan nilai ikhtiar dan tawakal dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur menjadi area diskusi kelompok yang fleksibel dan nyaman, dengan sudut bacaan yang menyediakan buku-buku kisah inspiratif terkait kesabaran dan usaha. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video kisah inspiratif dari platform edukasi online dan aplikasi presentasi untuk menyajikan hasil proyek 'Papan Hikmah' secara menarik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan kisah inspiratif, peserta didik dapat menjelaskan makna beriman kepada qada dan qadar dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Kata Berbisik: Guru membisikkan satu kata kunci materi (misal: 'takdir') ke peserta didik pertama, lalu berantai sampai terakhir. Peserta didik terakhir menyebutkan kata yang didengar.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis takdir (mubram dan muallaq) beserta contohnya minimal tiga dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Gerakan Cermin: Peserta didik berpasangan, satu menjadi cermin yang meniru gerakan pasangannya. Setelah beberapa saat, bergantian peran. Menumbuhkan fokus dan kerjasama.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan menganalisis studi kasus dan merumuskan sikap yang tepat terhadap takdir Allah Swt.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Hidup ini penuh dengan berbagai peristiwa, ada yang menyenangkan, ada pula yang menyedihkan. Semua itu adalah bagian dari rencana Allah Swt.
Alat & bahan: Alat tulis, kertas, bahan ajar, gambar skenario
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
1 2 3 4 4 5 6 Mendatar 3. Menyerahkan segala hasil akhir kepada Allah setelah berikhtiar dan berdoa. 4. Takdir yang pasti terjadi dan tidak dapat diubah. 6. Ketetapan Allah Swt. sejak zaman azali. Menurun 1. Perwujudan atau realisasi dari qada Allah Swt. 2. Usaha sungguh-sungguh dengan mengerahkan kemampuan. 4. Takdir yang pelaksanaannya digantungkan pada usaha manusia. 5. Sesuatu yang tidak berawal dan tidak berakhir; kekal. Gambar 1. Teka-teki silang - Amati dengan seksama gambar tentang dua skenario kejadian berbeda yang akan guru tunjukkan.
- Diskusikan dalam kelompokmu, apakah kejadian pada skenario 1 dan skenario 2 termasuk takdir mubram atau takdir muallaq? Catat alasanmu pada kolom 'Jenis Takdir dan Alasan'.
- Identifikasi sikap-sikap yang seharusnya kamu lakukan untuk menghadapi setiap skenario tersebut (misalnya: ikhtiar, doa, tawakal).
- Tuliskan rumusan sikap yang paling tepat untuk setiap skenario pada kolom yang tersedia di tabel.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang rukun iman?
- Sebutkan salah satu sifat wajib bagi Allah Swt. yang kamu ingat!
- Pernahkah kamu mengalami kejadian yang tidak terduga? Bagaimana perasaanmu saat itu?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan merumuskan sikap pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek 'Papan Hikmah' dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep qada dan qadar serta hikmahnya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan makna beriman kepada qada dan qadar dengan tepat. | Makna Beriman Kepada Qaḍa dan Kadar | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Mengidentifikasi jenis-jenis takdir (mubram dan muallaq) beserta contohnya minimal tiga dengan benar. | Jenis-Jenis Takdir dan Contohnya | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Merumuskan sikap yang tepat terhadap takdir Allah Swt. dengan penuh tanggung jawab. | Sikap Terhadap Takdir Allah Swt. | 2 JP | kemandirian |
| 4 | Menyajikan hikmah beriman kepada qada dan qadar dalam kehidupan sehari-hari dengan jelas dan percaya diri. | Hikmah Beriman Kepada Takdir | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
Hidup ini penuh dengan berbagai peristiwa, ada yang menyenangkan, ada pula yang menyedihkan. Semua itu adalah bagian dari rencana Allah Swt. yang indah. Memahami ketetapan Allah akan membuat hati kita lebih tenang dan optimis dalam menjalani setiap episode kehidupan.
1. 1. Makna Beriman Kepada Qaḍa dan Kadar
Beriman kepada qada dan qadar adalah rukun iman yang keenam. Qada (قَضَاء) secara bahasa berarti ketetapan atau ketentuan. Menurut istilah, qada adalah ketetapan Allah Swt. sejak zaman azali (sebelum segala sesuatu ada) tentang segala sesuatu yang akan terjadi pada makhluk-Nya. Sedangkan qadar (قَدَر) secara bahasa berarti ukuran atau perwujudan. Menurut istilah, qadar adalah perwujudan atau realisasi dari qada Allah yang telah ditetapkan sejak azali. Jadi, qada adalah rencana Allah, sementara qadar adalah pelaksanaan dari rencana tersebut. Contoh: Allah telah menetapkan (qada) bahwa seseorang akan meninggal pada waktu tertentu, dan ketika waktu itu tiba, kematian itu benar-benar terjadi (qadar). Iman kepada qada dan qadar berarti meyakini sepenuh hati bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini, baik yang baik maupun yang buruk, telah ditetapkan dan diukur oleh Allah Swt. sesuai dengan ilmu dan kehendak-Nya.
2. 2. Jenis-Jenis Takdir dan Contohnya
Takdir Allah Swt. dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu takdir mubram dan takdir muallaq. Takdir mubram (مُبْرَم) adalah takdir yang pasti terjadi dan tidak dapat diubah oleh usaha manusia. Contoh takdir mubram meliputi kelahiran, kematian, jenis kelamin, dan hari kiamat. Manusia tidak memiliki pilihan atau kemampuan untuk mengubah hal-hal ini, meskipun berusaha sekuat tenaga. Sedangkan takdir muallaq (مُعَلَّق) adalah takdir yang pelaksanaannya masih 'digantungkan' pada usaha (ikhtiar) manusia. Artinya, manusia memiliki peran dalam mengubah atau mencapai takdir ini melalui usaha, doa, dan tawakal. Contoh takdir muallaq adalah kesuksesan dalam pendidikan karena rajin belajar, kesehatan yang baik karena menjaga pola hidup sehat, atau kekayaan karena bekerja keras. Allah memberikan kebebasan kepada manusia untuk berusaha, dan hasil dari usaha itu adalah bagian dari takdir muallaq.
3. 3. Sikap Terhadap Takdir Allah Swt.
Dalam menghadapi takdir Allah, seorang Muslim harus memiliki tiga sikap utama: ikhtiar, doa, dan tawakal. Ikhtiar (اِخْتِيَار) berarti berusaha sungguh-sungguh dengan mengerahkan segenap kemampuan yang dimiliki. Kita tidak boleh pasrah begitu saja tanpa usaha, terutama untuk takdir muallaq. Misalnya, jika ingin lulus ujian, kita harus belajar. Doa (دُعَاء) adalah memohon pertolongan dan petunjuk kepada Allah setelah berikhtiar. Doa adalah senjata orang mukmin dan bentuk pengakuan bahwa hanya Allah yang Maha Kuasa. Tawakal (تَوَكُّل) berarti menyerahkan segala hasil akhir kepada Allah setelah melakukan ikhtiar dan doa secara maksimal. Tawakal bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan keyakinan bahwa Allah akan memberikan yang terbaik sesuai dengan kehendak-Nya. Ketiga sikap ini harus berjalan seimbang; tidak boleh hanya ikhtiar tanpa doa dan tawakal, atau hanya doa dan tawakal tanpa ikhtiar.
4. 4. Hikmah Beriman Kepada Takdir
Beriman kepada qada dan qadar memiliki banyak hikmah yang luar biasa bagi kehidupan seorang Muslim. Pertama, menumbuhkan sikap optimis dan tidak mudah putus asa. Kita yakin bahwa setiap usaha akan dinilai oleh Allah, dan hasil terbaik akan diberikan. Kedua, melatih kesabaran dan syukur. Ketika mendapatkan musibah, kita bersabar karena itu adalah ketetapan Allah. Ketika mendapatkan nikmat, kita bersyukur karena itu adalah karunia-Nya. Ketiga, menjauhkan diri dari sifat sombong dan takabur. Keberhasilan yang diraih adalah berkat pertolongan Allah, bukan semata-mata karena kemampuan diri sendiri. Keempat, menumbuhkan semangat kerja keras dan bertanggung jawab. Kita menyadari bahwa masa depan kita sebagian besar ditentukan oleh usaha kita hari ini. Kelima, menenangkan hati dan jiwa. Dengan memahami bahwa segala sesuatu ada dalam genggaman Allah, hati menjadi lebih tenang dan tidak terlalu khawatir terhadap hal-hal yang belum terjadi.
5. 5. Contoh Kisah Teladan
Banyak sekali kisah teladan yang menunjukkan keimanan kepada qada dan qadar. Salah satunya adalah kisah Nabi Muhammad Saw. dalam menghadapi berbagai cobaan dan rintangan dakwah. Beliau selalu berikhtiar semaksimal mungkin, berdoa tanpa henti, dan bertawakal sepenuhnya kepada Allah. Contoh lain adalah kisah para sahabat yang gigih berjuang di medan perang, meskipun jumlah mereka sedikit, mereka yakin bahwa kemenangan atau syahid adalah takdir terbaik dari Allah. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa melihat kisah orang-orang yang bangkit dari keterpurukan ekonomi dengan kerja keras dan doa, atau orang yang sembuh dari penyakit parah karena ikhtiar pengobatan dan tawakal. Kisah-kisah ini mengajarkan kita bahwa takdir bukanlah alasan untuk berdiam diri, melainkan pendorong untuk terus berusaha dan berharap kepada Allah.
6. 6. Peran Doa dalam Takdir
Doa memiliki peran yang sangat penting dalam kaitannya dengan takdir. Meskipun Allah telah menetapkan segala sesuatu, doa adalah salah satu bentuk ikhtiar yang diperintahkan. Rasulullah Saw. bersabda, "Tidak ada yang dapat menolak takdir kecuali doa." (HR. Tirmidzi). Ini menunjukkan bahwa doa memiliki kekuatan untuk mengubah takdir muallaq. Dengan doa, kita memohon kepada Allah untuk kebaikan, memohon agar dihindarkan dari keburukan, atau memohon agar takdir yang telah ditetapkan menjadi lebih baik bagi kita. Namun, penting untuk diingat bahwa doa harus diiringi dengan usaha yang sungguh-sungguh. Doa tanpa ikhtiar adalah kesia-siaan, dan ikhtiar tanpa doa adalah kesombongan. Keduanya harus berjalan beriringan sebagai bentuk ketaatan dan keyakinan kepada Allah Swt.
Rangkuman: Beriman kepada qada dan qadar adalah rukun iman keenam, meyakini segala ketetapan dan perwujudan Allah. Takdir terbagi dua: mubram (pasti, tak bisa diubah) dan muallaq (bisa diubah dengan ikhtiar). Sikap yang benar adalah ikhtiar, doa, dan tawakal. Hikmahnya menumbuhkan optimisme, kesabaran, syukur, serta menjauhkan kesombongan, mendorong kerja keras, dan menenangkan hati.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Qada | Ketetapan Allah Swt. sejak zaman azali. |
| Qadar | Perwujudan atau realisasi dari qada Allah Swt. |
| Azali | Sesuatu yang tidak berawal dan tidak berakhir; kekal. |
| Ikhtiar | Usaha sungguh-sungguh dengan mengerahkan kemampuan. |
| Tawakal | Menyerahkan segala hasil akhir kepada Allah setelah berikhtiar dan berdoa. |
| Mubram | Takdir yang pasti terjadi dan tidak dapat diubah. |
| Muallaq | Takdir yang pelaksanaannya digantungkan pada usaha manusia. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Indahnya Ketetapan Allah" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Indahnya Ketetapan Allah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan
Belajar Al-Qur’an dan HadisBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAllah Swt. Maha SegalanyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHidup Damai dengan Saling MemaafkanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHukum Halal dan HaramBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisJasa Khulafaurrasyidin untuk DuniaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 5 siap unduh
Mengaji Al-Qur’an Surah Al-A‘laBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Islam di kelas lain
Akhlak Terhadap Allah dengan MenyucikannyaPendidikan Agama Islam Kelas I SDAyo Beriman kepada Kitab-Kitab Allah Swt.Pendidikan Agama Islam Kelas III SDBeriman Kepada Allah dan Rasul-NyaPendidikan Agama Islam Kelas I SDBeriman kepada Rasul-Rasul AllahPendidikan Agama Islam Kelas IV SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VI →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Indahnya Ketetapan Allah masuk ASAS Pendidikan Agama Islam Kelas VI Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Pendidikan Agama Islam Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Indahnya Ketetapan Allah pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase C, elemen Akidah.
Modul Indahnya Ketetapan Allah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas VI SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Indahnya Ketetapan Allah ini gratis?
Ya. Modul Indahnya Ketetapan Allah untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Indahnya Ketetapan Allah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Indahnya Ketetapan Allah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Indahnya Ketetapan Allah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Indahnya Ketetapan Allah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas VI SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Indahnya Ketetapan Allah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Indahnya Ketetapan Allah untuk Pendidikan Agama Islam kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Indahnya Ketetapan Allah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Indahnya Ketetapan Allah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Indahnya Ketetapan Allah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.