Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Kristen Kelas VI
Allah Berkarya di Tengah - Tengah Masyarakat
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Kristen SD kelas VI materi Allah Berkarya di Tengah - Tengah Masyarakat lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Allah Berkarya di Tengah - Tengah Masyarakat yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas VI lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Kristen |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Allah Berkarya di Tengah - Tengah Masyarakat |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami bahwa Allah adalah Pencipta dan Pemelihara hidup, serta memiliki pengalaman sederhana dalam berinteraksi di lingkungan masyarakat.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, kewargaan, kolaborasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Allah dan Karya-Nya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik memahami karya Allah dalam kehidupan pribadi dan masyarakat, serta mampu mengidentifikasi nilai-nilai Kristiani dalam berbagai konteks sosial untuk mewujudkan kasih dan keadilan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Fakta bahwa Allah berkarya nyata dapat dilihat dari berbagai bantuan dan aksi sosial yang dilakukan oleh orang-orang beriman di lingkungan sekitar, seperti membantu korban bencana alam atau mengajar anak-anak kurang mampu. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah bahwa karya Allah tidak hanya terjadi di masa lampau, tetapi terus berlanjut di tengah masyarakat melalui orang-orang yang taat kepada-Nya, membawa kebaikan dan perubahan positif. |
| Prosedural | Langkah yang dipelajari adalah mengidentifikasi bentuk-bentuk karya Allah di masyarakat dan merencanakan serta melakukan tindakan nyata sebagai wujud partisipasi dalam karya Allah tersebut. |
| Metakognitif | Kesadaran belajar yang ditumbuhkan adalah memahami bahwa setiap individu memiliki potensi untuk menjadi alat Tuhan dalam berkarya di dunia, sehingga mendorong refleksi diri tentang peran yang dapat diambil. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi bentuk-bentuk karya Allah di tengah masyarakat melalui kisah Alkitab dan contoh kehidupan sehari-hari.
- Menjelaskan makna dan tujuan Allah berkarya di tengah masyarakat.
- Merencanakan kegiatan sederhana yang mencerminkan partisipasi dalam karya Allah di lingkungan sekitar.
- Melaksanakan kegiatan sederhana sebagai wujud partisipasi dalam karya Allah di tengah masyarakat pesisir.
- Merefleksikan dampak dari kegiatan partisipasi dalam karya Allah bagi diri sendiri dan orang lain.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa Allah terus berkarya melalui tindakan nyata kasih dan keadilan yang dilakukan oleh umat-Nya di tengah masyarakat, bukan hanya di tempat ibadah, sehingga setiap individu dapat menjadi agen perubahan positif.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian melihat atau merasakan langsung kebaikan yang datang dari orang lain, dan bagaimana kebaikan itu bisa menjadi bagian dari karya Tuhan di dunia?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis saat memahami kisah, berdiskusi, presentasi, dan membuat laporan sederhana. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS): Memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pesisir dan dampaknya bagi ekosistem dan masyarakat sekitar. Seni Budaya: Membuat poster atau media visual lain untuk kampanye kebaikan dalam 'Proyek Kasih'. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau tokoh masyarakat pesisir dapat dilibatkan sebagai narasumber atau pendamping saat peserta didik melaksanakan 'Proyek Kasih' di lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang nyaman untuk diskusi kelompok dan lingkungan sekitar sekolah (misalnya area pantai terdekat) sebagai lokasi pelaksanaan 'Proyek Kasih' yang aman dan mendukung. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video singkat tentang kegiatan sosial di masyarakat atau penggunaan aplikasi sederhana untuk membuat poster digital ajakan kebaikan, serta dokumentasi foto/video kegiatan dengan ponsel guru. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi bentuk-bentuk karya Allah di tengah masyarakat melalui kisah Alkitab dan contoh kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, kemudian menjelaskan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi karya Allah di masyarakat. Guru memantik diskusi dengan pertanyaan 'Siapa yang pernah melihat orang dewasa di sekitar kita membantu sesama di lingkungan sekitar pantai?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak membaca kisah Alkitab tentang Tabitha/Dorkas (Kisah Para Rasul 9:36-42) dan kisah Yesus memberi makan lima ribu orang (Yohanes 6:1-15), kemudian mendiskusikan bentuk-bentuk karya Allah yang terlihat dalam kisah tersebut. Peserta didik juga diajak mengamati gambar atau video singkat tentang kegiatan sosial di lingkungan pesisir. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi lembar kerja untuk mencatat bentuk-bentuk karya Allah dalam kisah Alkitab dan mengidentifikasi contoh nyata di lingkungan mereka, terutama di komunitas pesisir pantai. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik, menguatkan pemahaman bahwa Allah berkarya melalui orang-orang yang peduli dan bertindak nyata, serta menekankan bahwa karya Allah bisa hadir dalam bentuk sekecil apapun. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan memberikan pengantar singkat untuk pertemuan berikutnya tentang merencanakan kegiatan nyata. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (Perencanaan) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan makna dan tujuan Allah berkarya di tengah masyarakat dan merencanakan kegiatan sederhana yang mencerminkan partisipasi dalam karya Allah di lingkungan sekitar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru membuka pelajaran dengan doa dan menyapa peserta didik, mengulas singkat materi sebelumnya, lalu menyampaikan tujuan pertemuan yaitu merencanakan kegiatan nyata sebagai wujud partisipasi dalam karya Allah. Guru bertanya, 'Apa yang bisa kita lakukan sebagai anak-anak untuk menunjukkan kasih Tuhan kepada masyarakat pesisir di sekitar kita?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak berdiskusi tentang makna dan tujuan Allah berkarya, yaitu untuk membawa kebaikan, keadilan, dan kasih di dunia. Guru memberikan contoh-contoh sederhana kegiatan sosial yang bisa dilakukan anak-anak di lingkungan pesisir (misal: membersihkan sampah pantai, membantu lansia, berbagi makanan). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mulai merancang sebuah 'Proyek Kasih' sederhana. Mereka mendiskusikan ide, menentukan tujuan, sasaran, alat dan bahan, serta langkah-langkah pelaksanaan proyek yang relevan dengan kondisi pesisir. Guru membimbing proses perencanaan, khususnya bagi siswa yang belum lincah membaca, dengan visual dan diskusi lisan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan rencana proyek mereka. Kelompok lain dan guru memberikan masukan konstruktif. Guru membantu menyempurnakan rencana agar realistis dan dapat dilaksanakan, serta memastikan setiap anggota kelompok memiliki peran. Guru menguatkan semangat kolaborasi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting perencanaan. Guru memberikan apresiasi atas ide-ide kreatif dan semangat kolaborasi. Guru mengingatkan tentang persiapan untuk pelaksanaan proyek di pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (Pelaksanaan & Refleksi) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melaksanakan kegiatan sederhana sebagai wujud partisipasi dalam karya Allah di tengah masyarakat pesisir dan merefleksikan dampak dari kegiatan partisipasi dalam karya Allah bagi diri sendiri dan orang lain. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa, berdoa, dan menanyakan kesiapan kelompok untuk melaksanakan 'Proyek Kasih' yang telah direncanakan. Guru mengingatkan kembali tujuan proyek dan pentingnya bekerja sama serta menunjukkan kasih Tuhan dalam tindakan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok melaksanakan 'Proyek Kasih' sesuai rencana yang telah disepakati. Guru mendampingi dan memfasilitasi pelaksanaan proyek, memastikan semua berjalan lancar dan aman, serta mendokumentasikan kegiatan (foto/video sederhana). Contoh: memungut sampah di area pantai sekitar sekolah, membuat poster ajakan menjaga kebersihan lingkungan pesisir. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setelah proyek selesai, peserta didik kembali ke kelas. Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat tentang pengalaman mereka saat melaksanakan proyek, kendala yang dihadapi, dan keberhasilan yang dicapai. Mereka juga mengisi lembar refleksi individu tentang perasaan dan pembelajaran yang didapat. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil pelaksanaan proyek dan refleksi mereka. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan bahwa tindakan kecil pun dapat menjadi wujud nyata karya Allah. Diskusi kelas tentang bagaimana kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat pesisir dan diri sendiri. Guru juga mengingatkan bahwa karya Allah terus berlanjut dan kita semua bisa menjadi bagiannya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh rangkaian materi dan kegiatan. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras, kreativitas, dan partisipasi semua peserta didik, menekankan bahwa mereka telah menjadi berkat. Guru mendorong untuk terus berkarya di tengah masyarakat. Doa penutup dan harapan agar semangat ini terus terpelihara. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan merencanakan bentuk-bentuk partisipasi dalam karya Allah di masyarakat.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil, pulpen, spidol warna, gambar/foto kegiatan sosial, lembar kerja kelompok
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Baca dan diskusikan kisah Alkitab tentang Tabitha/Dorkas dan Yesus memberi makan lima ribu orang yang disediakan guru.
- Identifikasi bentuk-bentuk karya Allah yang terlihat dalam kisah tersebut dan catat pada lembar kerja.
- Diskusikan contoh nyata karya Allah yang bisa kalian lihat atau lakukan di lingkungan sekitar, terutama di daerah pesisir pantai.
- Rencanakan satu 'Proyek Kasih' sederhana yang bisa kelompok kalian lakukan untuk menunjukkan kasih Tuhan kepada masyarakat pesisir, lengkap dengan tujuan, sasaran, alat, bahan, dan langkah kerjanya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang kebaikan yang dilakukan orang lain di sekitarmu?
- Pernahkah kamu membantu orang lain? Ceritakan pengalamanmu.
- Menurutmu, apakah Tuhan masih berkarya di dunia ini? Bagaimana caranya?
- Apa saja masalah yang sering dihadapi masyarakat di daerah pesisir pantai?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, perencanaan proyek, dan pelaksanaan 'Proyek Kasih', serta penilaian lembar kerja dan presentasi kelompok.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil 'Proyek Kasih' (produk/dokumentasi) dan presentasi kelompok, serta refleksi individu peserta didik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi bentuk-bentuk karya Allah di tengah masyarakat melalui kisah Alkitab dan contoh kehidupan sehari-hari. | Kisah Tabitha/Dorkas, Yesus memberi makan lima ribu orang, contoh kegiatan sosial di lingkungan pesisir. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kolaborasi |
| 2 | Menjelaskan makna dan tujuan Allah berkarya di tengah masyarakat dan merencanakan kegiatan sederhana yang mencerminkan partisipasi dalam karya Allah di lingkungan sekitar. | Makna dan tujuan karya Allah, identifikasi kebutuhan masyarakat pesisir, perencanaan 'Proyek Kasih'. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kewargaan, kolaborasi |
| 3 | Melaksanakan kegiatan sederhana sebagai wujud partisipasi dalam karya Allah di tengah masyarakat pesisir dan merefleksikan dampak dari kegiatan partisipasi dalam karya Allah bagi diri sendiri dan orang lain. | Pelaksanaan 'Proyek Kasih', presentasi hasil, refleksi diri dan dampak. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kewargaan, kolaborasi |
Allah adalah Pencipta dan Pemelihara seluruh alam semesta. Karya-Nya tidak berhenti setelah penciptaan, melainkan terus berlanjut di tengah-tengah kehidupan kita, termasuk di masyarakat. Melalui materi ini, kita akan belajar bagaimana Allah berkarya nyata di dunia, dan bagaimana kita sebagai anak-anak-Nya dapat menjadi bagian dari karya tersebut untuk membawa kebaikan bagi sesama, terutama di lingkungan sekitar kita.
1. Allah Berkarya Sejak Dahulu Kala
Alkitab mencatat banyak kisah tentang bagaimana Allah berkarya di tengah umat-Nya. Misalnya, kisah Yesus memberi makan lima ribu orang dengan lima roti dan dua ikan. Ini menunjukkan kepedulian Allah terhadap kebutuhan fisik umat-Nya. Ada juga kisah Tabitha atau Dorkas yang suka menolong orang miskin dan membuatkan pakaian bagi janda-janda. Melalui orang-orang seperti Tabitha, kasih Allah dinyatakan secara nyata dalam tindakan membantu sesama yang membutuhkan. Karya Allah ini bukan hanya mukjizat besar, tetapi juga tindakan kasih dan kebaikan sehari-hari.
2. Bentuk-Bentuk Karya Allah di Masyarakat
Karya Allah di tengah masyarakat bisa berwujud berbagai hal. Itu bisa berupa bantuan kemanusiaan saat terjadi bencana, seperti saat ada banjir atau gempa bumi, di mana banyak orang saling membantu. Bisa juga berupa program pendidikan untuk anak-anak yang kurang mampu, atau kegiatan menjaga kebersihan lingkungan seperti membersihkan pantai dari sampah. Semua tindakan kebaikan, keadilan, dan kepedulian yang dilakukan oleh orang-orang beriman adalah wujud nyata dari Allah yang terus berkarya melalui tangan dan hati mereka. Di lingkungan pesisir, karya Allah bisa terlihat dari upaya menjaga laut agar tetap bersih dan lestari.
3. Makna dan Tujuan Allah Berkarya
Allah berkarya di tengah masyarakat bukan tanpa tujuan. Tujuannya adalah untuk menyatakan kasih-Nya yang besar kepada seluruh ciptaan, membawa pemulihan, keadilan, dan damai sejahtera. Ketika kita melihat orang sakit disembuhkan, orang miskin dibantu, atau lingkungan yang rusak diperbaiki, di situlah kita bisa merasakan kehadiran dan karya Allah. Dia ingin agar dunia ini penuh dengan kebaikan dan setiap orang dapat hidup dalam damai. Kita dipanggil untuk menjadi perpanjangan tangan-Nya dalam mewujudkan tujuan ini.
4. Kita adalah Bagian dari Karya Allah
Sebagai anak-anak Tuhan, kita juga dipanggil untuk menjadi bagian dari karya-Nya. Kita tidak perlu menunggu dewasa atau menjadi orang kaya untuk bisa berkarya. Dengan tindakan sederhana seperti membantu teman yang kesulitan belajar, menjaga kebersihan lingkungan sekolah atau pantai, atau berbagi makanan dengan yang membutuhkan, kita sudah menjadi alat Tuhan. Setiap tindakan kasih yang kita lakukan, sekecil apa pun, dapat membawa dampak positif dan menjadi berkat bagi orang lain, serta menyenangkan hati Tuhan. Ini adalah cara kita menunjukkan iman kita melalui perbuatan.
5. Mewujudkan Kasih di Lingkungan Pesisir
Lingkungan pesisir memiliki keunikan dan tantangannya sendiri. Masyarakat pesisir seringkali bergantung pada laut untuk mata pencarian. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian laut adalah bentuk nyata kasih kita kepada Tuhan dan sesama. Kita bisa membantu dengan tidak membuang sampah sembarangan di pantai, ikut serta dalam kegiatan bersih-bersih pantai, atau bahkan membuat poster ajakan untuk menjaga lingkungan laut. Tindakan-tindakan ini menunjukkan kepedulian kita terhadap ciptaan Tuhan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
6. Dampak Positif Partisipasi dalam Karya Allah
Ketika kita berpartisipasi dalam karya Allah, ada banyak dampak positif yang kita rasakan. Selain membantu orang lain, kita juga akan merasakan sukacita dan kepuasan batin. Kita belajar untuk lebih peduli, berempati, dan bekerja sama. Masyarakat di sekitar kita juga akan merasakan manfaatnya, lingkungan menjadi lebih baik, dan hubungan antar sesama semakin erat. Partisipasi ini membentuk karakter kita menjadi pribadi yang lebih baik, bertanggung jawab, dan memiliki hati yang melayani, sesuai dengan teladan Kristus.
Rangkuman: Allah terus berkarya di tengah masyarakat melalui tindakan kasih, kebaikan, dan keadilan yang dilakukan oleh umat-Nya. Karya ini bertujuan membawa pemulihan dan damai sejahtera. Kita semua, termasuk anak-anak, dapat menjadi bagian dari karya Allah melalui tindakan sederhana seperti membantu sesama, menjaga lingkungan, dan berbagi. Partisipasi ini tidak hanya memberkati orang lain tetapi juga membentuk karakter kita menjadi pribadi yang peduli dan bertanggung jawab, sesuai dengan iman kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Karya Allah | Tindakan atau perbuatan Allah yang menyatakan kuasa, kasih, dan kebaikan-Nya di dunia. |
| Masyarakat Pesisir | Kelompok orang yang tinggal di dekat pantai atau daerah yang berbatasan langsung dengan laut. |
| Berkat | Kebaikan atau karunia yang diberikan Tuhan, seringkali melalui orang lain. |
| Empati | Kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain. |
| Partisipasi | Keterlibatan atau keikutsertaan dalam suatu kegiatan atau urusan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Allah Berkarya di Tengah - Tengah Masyarakat" mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Agama Kristen Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap
Ibadah yang SejatiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopGereja dan PelayanannyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHidup BerpengharapanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTokoh Iman Perjanjian BaruModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap
Melayani MasyarakatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenjadi Terang dan Garam DuniaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPersiapan Remaja KristenModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMateri Pendidikan Agama Kristen di kelas lain
Allah Sumber, KekuatankuPendidikan Agama Kristen Kelas VI SDAku Pribadi Yang IstimewaPendidikan Agama Kristen Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Kristen Kelas VI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen Allah Berkarya di Tengah - Tengah Masyarakat ini gratis?
Ya. Modul Allah Berkarya di Tengah - Tengah Masyarakat untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Kristen kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Allah Berkarya di Tengah - Tengah Masyarakat ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas VI SD.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Allah Berkarya di Tengah - Tengah Masyarakat untuk Pendidikan Agama Kristen kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Allah Berkarya di Tengah - Tengah Masyarakat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Allah Berkarya di Tengah - Tengah Masyarakat dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Kristen kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.