Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas XII
Teks Prosedur
Modul ajar (RPP) Bahasa Indonesia SMA kelas XII materi Teks Prosedur lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Teks Prosedur yang Anda cari? Materi Bahasa Indonesia Kelas XII lainnya:
Lihat peta materi setahun7 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Teks Prosedur |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis teks dan mampu mengidentifikasi informasi utama dalam sebuah teks.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: penalaran kritis, kreativitas, komunikasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengevaluasi informasi dan argumen dari berbagai jenis teks, menganalisis struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur kompleks, serta menghasilkan teks prosedur yang akurat, logis, dan efektif sesuai konteks tujuan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Teks prosedur dapat ditemukan dalam berbagai bentuk, seperti resep masakan, panduan penggunaan gawai, atau petunjuk keselamatan. |
| Konseptual | Teks prosedur adalah jenis teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan untuk melakukan atau membuat sesuatu dengan tujuan tertentu. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara menganalisis struktur, ciri kebahasaan, dan menyusun teks prosedur yang runtut, jelas, dan mudah dipahami. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya kemampuan menyusun dan memahami teks prosedur untuk keberhasilan dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari dan profesional. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur kompleks dengan tepat.
- Menganalisis tujuan dan fungsi sosial teks prosedur kompleks berdasarkan contoh yang diberikan.
- Merancang kerangka teks prosedur kompleks berdasarkan tema yang dipilih secara kolaboratif.
- Menyusun teks prosedur kompleks secara mandiri dengan memperhatikan struktur, ciri kebahasaan, dan tujuan komunikasi.
- Mempresentasikan teks prosedur yang telah disusun dengan percaya diri dan jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami teks prosedur bukan hanya tentang mengikuti instruksi, tetapi juga tentang kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan menyusun panduan yang efektif dan efisien untuk membantu orang lain mencapai tujuan tertentu.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian merasa bingung atau gagal saat mengikuti petunjuk sesuatu? Mengapa hal itu bisa terjadi dan bagaimana cara kita menyusun petunjuk agar mudah dipahami?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Teknologi Informasi dan Komunikasi: Penggunaan aplikasi pengolah kata dan presentasi untuk menyusun dan menyajikan teks prosedur digital. Prakarya dan Kewirausahaan: Penyusunan teks prosedur untuk membuat produk kerajinan atau makanan, termasuk langkah-langkah pemasaran sederhana. Matematika: Penerapan konsep urutan dan logika dalam langkah-langkah prosedur, misalnya dalam resep yang membutuhkan takaran presisi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang teks prosedur yang sering mereka gunakan di rumah, seperti resep masakan keluarga atau panduan perbaikan sederhana, untuk memperkaya contoh dan relevansi materi. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok yang fleksibel, akses ke sudut baca dengan contoh teks prosedur, dan area presentasi yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan aplikasi pengolah kata atau presentasi untuk menyusun dan mempresentasikan teks prosedur mereka, serta memanfaatkan platform daring untuk mencari referensi contoh teks prosedur. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur kompleks dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik mengikuti petunjuk. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: mengidentifikasi ciri dan struktur teks prosedur serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari, menumbuhkan kesadaran bahwa belajar teks prosedur akan membantu mereka menyelesaikan tugas dan berinteraksi lebih baik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati beberapa contoh teks prosedur (resep makanan, panduan instalasi aplikasi, petunjuk pembuatan kerajinan) dan mengidentifikasi bagian-bagian serta kata-kata khusus yang sering muncul. Mereka berdiskusi tentang kesamaan dan perbedaan dari teks-teks tersebut, mengaitkan dengan pengalaman pribadi. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka tentang struktur (tujuan, langkah-langkah, penegasan ulang) dan ciri kebahasaan (kata kerja imperatif, konjungsi temporal, verba material, partisipan manusia). Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep yang benar. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara individu menuliskan tiga hal baru yang mereka pelajari tentang teks prosedur dan bagaimana hal tersebut bisa membantu mereka dalam kehidupan sehari-hari. Guru memfasilitasi diskusi singkat untuk mengkonfirmasi pemahaman mereka. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru menyimpulkan pembelajaran hari ini dan mengapresiasi partisipasi aktif peserta didik. Peserta didik diberikan tugas mencari satu contoh teks prosedur di rumah dan membawa ke pertemuan berikutnya. Pertemuan ditutup dengan doa dan harapan agar semangat belajar tetap membara. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis tujuan dan fungsi sosial teks prosedur kompleks berdasarkan contoh yang diberikan dan merancang kerangka teks prosedur kompleks berdasarkan tema yang dipilih secara kolaboratif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru memulai dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, serta meminta peserta didik untuk mempresentasikan contoh teks prosedur yang mereka bawa dari rumah. Guru menghubungkan contoh tersebut dengan materi pertemuan sebelumnya dan memperkenalkan masalah: bagaimana menyusun teks prosedur yang efektif agar orang lain tidak salah paham? Ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya akurasi dan kejelasan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis beberapa teks prosedur yang diberikan guru, fokus pada tujuan komunikasi dan fungsi sosialnya (misalnya, untuk keamanan, efisiensi, atau kreativitas). Mereka juga mengidentifikasi potensi masalah atau ketidakjelasan jika teks tersebut disusun kurang baik. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok memilih satu tema (misalnya: cara membuat minuman herbal, cara mengoperasikan perangkat lunak, cara melakukan daur ulang sampah) dan merancang kerangka teks prosedur kompleks. Mereka membuat daftar bahan/alat dan langkah-langkah yang jelas, mempertimbangkan target pembaca dan tujuan teksnya. Guru membimbing proses perancangan ini. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan kerangka teks prosedur mereka. Kelompok lain memberikan masukan konstruktif terkait kelengkapan, kejelasan, dan potensi perbaikan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya perencanaan yang matang sebelum menulis. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik dan menyimpulkan pentingnya perencanaan dalam menulis teks prosedur. Guru memberikan motivasi untuk melanjutkan proses penulisan di pertemuan berikutnya dengan semangat dan kreativitas. Doa penutup. Suasana kelas dipenuhi energi positif. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyusun teks prosedur kompleks secara mandiri dengan memperhatikan struktur, ciri kebahasaan, dan tujuan komunikasi serta mempresentasikan teks prosedur yang telah disusun dengan percaya diri dan jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan memimpin doa, memeriksa kehadiran, serta mengingatkan kembali tentang kerangka teks prosedur yang telah dibuat di pertemuan sebelumnya. Guru memotivasi peserta didik untuk menyelesaikan proyek penulisan teks prosedur mereka, menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab dan kesempatan untuk menunjukkan hasil karya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara individu atau berpasangan (sesuai arahan guru) mulai menyusun teks prosedur lengkap berdasarkan kerangka yang telah mereka buat. Mereka fokus pada penggunaan bahasa yang tepat, struktur yang runtut, dan kejelasan instruksi, dengan bimbingan guru yang berkeliling kelas. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setelah selesai menulis, peserta didik saling bertukar teks prosedur dengan teman sekelompok untuk dibaca dan diberikan umpan balik (peer assessment) berdasarkan rubrik yang telah disepakati. Mereka memperbaiki teks prosedur masing-masing berdasarkan masukan yang diterima. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap peserta didik mempresentasikan teks prosedur yang telah disusun di depan kelas. Peserta didik lain memberikan pertanyaan dan apresiasi. Guru memberikan umpan balik menyeluruh terhadap presentasi dan hasil tulisan, menyoroti kekuatan dan area yang perlu ditingkatkan. Ini adalah momen untuk merayakan pencapaian dan belajar dari pengalaman. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kerja keras, kreativitas, dan partisipasi mereka. Guru merefleksikan kembali perjalanan belajar tentang teks prosedur dan manfaatnya. Peserta didik diajak untuk terus berlatih dan menerapkan keterampilan ini. Pertemuan ditutup dengan doa dan semangat kebersamaan yang menggembirakan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur serta menyusun kerangka teks prosedur.
Alat & bahan: Lembar kerja, pulpen, contoh teks prosedur (cetak/digital)
Langkah kerja:
- Baca dan pahami dua contoh teks prosedur yang disediakan.
- Identifikasi bagian tujuan, langkah-langkah, dan penegasan ulang pada masing-masing teks.
- Lingkari kata kerja imperatif dan konjungsi temporal yang ditemukan.
- Diskusikan dengan kelompok tema teks prosedur yang akan kalian buat.
- Susun kerangka teks prosedur meliputi judul, tujuan, alat/bahan, dan poin-poin langkah kerja.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian pahami tentang 'prosedur'?
- Bisakah kalian memberikan contoh aktivitas sehari-hari yang membutuhkan petunjuk?
- Menurut kalian, mengapa petunjuk itu penting?
- Pernahkah kalian membuat petunjuk untuk orang lain?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan penyusunan kerangka teks prosedur.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil penyusunan teks prosedur dan presentasinya berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur kompleks dengan tepat. | Pengenalan struktur dan ciri kebahasaan teks prosedur. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis tujuan dan fungsi sosial teks prosedur kompleks berdasarkan contoh yang diberikan. | Analisis tujuan dan fungsi sosial teks prosedur. | 2 JP | Penalaran Kritis, Komunikasi |
| 3 | Merancang kerangka teks prosedur kompleks berdasarkan tema yang dipilih secara kolaboratif. | Penyusunan kerangka teks prosedur. | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| 4 | Menyusun teks prosedur kompleks secara mandiri dengan memperhatikan struktur, ciri kebahasaan, dan tujuan komunikasi. | Penulisan dan revisi teks prosedur. | 2 JP | Kreativitas, Komunikasi |
Teks prosedur adalah salah satu jenis teks yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari resep masakan, petunjuk penggunaan alat elektronik, hingga panduan keselamatan. Kemampuan memahami dan menyusun teks prosedur dengan baik sangat penting agar informasi dapat tersampaikan secara efektif dan tujuan dapat tercapai tanpa kesalahan. Modul ini akan membimbing Anda untuk menguasai teks prosedur secara mendalam.
1. Pengertian dan Tujuan Teks Prosedur
Teks prosedur adalah teks yang berisi langkah-langkah atau tahapan untuk melakukan atau membuat sesuatu agar mencapai tujuan tertentu. Tujuan utama teks prosedur adalah memberikan petunjuk yang jelas dan sistematis kepada pembaca atau pendengar. Teks ini dirancang untuk memandu seseorang dalam melaksanakan suatu aktivitas atau menciptakan suatu produk dengan benar dan berhasil. Contohnya, resep masakan bertujuan agar pembaca bisa membuat hidangan tertentu, atau panduan perakitan furniture agar produk bisa terpasang sempurna. Dengan adanya teks prosedur, kita dapat menghindari kesalahan dan mencapai hasil yang diinginkan secara efisien.
2. Struktur Teks Prosedur Kompleks
Teks prosedur kompleks umumnya memiliki tiga bagian utama. Pertama, bagian tujuan, yang berisi pengantar mengenai apa yang akan dibuat atau dilakukan dan mengapa hal tersebut penting. Kedua, bagian langkah-langkah, yang merupakan inti dari teks prosedur. Bagian ini berisi serangkaian instruksi atau tahapan yang harus diikuti secara berurutan, seringkali disajikan dalam bentuk poin-poin atau paragraf bernomor. Setiap langkah harus jelas dan spesifik. Ketiga, bagian penegasan ulang atau simpulan, yang berisi harapan atau manfaat setelah melakukan prosedur tersebut, kadang juga berisi saran tambahan. Struktur ini membantu pembaca mengikuti instruksi dengan logis dan mudah.
3. Ciri Kebahasaan Teks Prosedur
Teks prosedur memiliki ciri kebahasaan khas yang membedakannya dari jenis teks lain. Ciri-ciri tersebut meliputi penggunaan kata kerja imperatif (perintah), seperti 'masukkan', 'aduk', 'hindari'. Selain itu, banyak ditemukan konjungsi temporal (kata penghubung waktu) seperti 'kemudian', 'setelah itu', 'lalu', yang menunjukkan urutan langkah. Verba material (kata kerja tindakan fisik) dan verba tingkah laku (kata kerja tindakan mental) juga sering digunakan. Partisipan manusia sering kali dihilangkan karena fokus pada tindakan, namun terkadang disebutkan. Penggunaan bilangan atau angka untuk menandai urutan langkah juga umum. Kalimat persuasif atau saran juga dapat ditemukan untuk meyakinkan pembaca.
4. Jenis-jenis Teks Prosedur
Teks prosedur dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan kompleksitas dan tujuannya. Ada teks prosedur sederhana yang hanya terdiri dari beberapa langkah singkat, seperti cara menghidupkan televisi. Kemudian, teks prosedur kompleks yang melibatkan banyak langkah dan sub-langkah, seringkali dengan penjelasan detail dan penggunaan alat/bahan yang beragam, contohnya cara membuat KTP atau cara menginstal perangkat lunak. Ada juga teks prosedur protokol yang langkah-langkahnya tidak terlalu ketat dan dapat diubah, namun tujuan akhirnya tetap sama. Memahami jenis ini membantu kita menyesuaikan gaya penulisan.
5. Langkah-langkah Menyusun Teks Prosedur Efektif
Untuk menyusun teks prosedur yang efektif, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan. Pertama, tentukan topik atau tujuan prosedur yang jelas. Kedua, kumpulkan informasi lengkap mengenai alat, bahan, dan langkah-langkah yang diperlukan. Ketiga, susun kerangka teks dengan urutan yang logis dan sistematis. Keempat, tulis draf teks dengan menggunakan ciri kebahasaan teks prosedur secara tepat. Kelima, periksa kembali draf, pastikan tidak ada langkah yang terlewat, bahasanya jelas, dan mudah dipahami oleh target pembaca. Terakhir, lakukan revisi dan penyuntingan untuk memperbaiki kesalahan tata bahasa atau ejaan. Teks yang baik adalah teks yang bisa diikuti dengan mudah.
Rangkuman: Teks prosedur adalah panduan langkah demi langkah untuk mencapai tujuan tertentu. Struktur utamanya meliputi tujuan, langkah-langkah, dan penegasan ulang. Ciri kebahasaannya ditandai oleh kata kerja imperatif, konjungsi temporal, dan verba material. Teks ini bervariasi dari sederhana hingga kompleks. Menyusunnya membutuhkan perencanaan, penulisan draf, dan revisi cermat agar efektif dan mudah dipahami pembaca, mendukung komunikasi yang jelas dalam berbagai aspek kehidupan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Imperatif | Bersifat memerintah atau mengharuskan. |
| Konjungsi Temporal | Kata penghubung yang menyatakan hubungan waktu. |
| Verba Material | Kata kerja yang menunjukkan perbuatan fisik atau tindakan yang dapat dilihat. |
| Verba Tingkah Laku | Kata kerja yang menunjukkan tindakan mental atau perilaku. |
| Partisipan | Pihak yang terlibat atau berperan dalam suatu kegiatan atau teks. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Teks Prosedur" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Bahasa Indonesia Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap
Surat Lamaran PekerjaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks Cerita SejarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeks EditorialModul siap unduh · Word + PDF ber-kopNovelModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 3 siap
Artikel OpiniModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKritik dan EsaiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopNovel dan Kritik SastraBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Bahasa Indonesia di kelas lain
BeritapBahasa Indonesia Kelas XII SMAInfografis tokohBahasa Indonesia Kelas XII SMALihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas XII →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia Teks Prosedur ini gratis?
Ya. Modul Teks Prosedur untuk kelas XII SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Teks Prosedur ini mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XII SMA.
Ini modul ajar atau RPP?
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Prosedur untuk Bahasa Indonesia kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisakah modul Teks Prosedur ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Prosedur dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.