SMAKelas XFase ESemester 2

Modul Ajar & RPP Kimia Kelas X
Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kimia Hijau adalah pendekatan inovatif untuk merancang produk dan proses kimia yang mengurangi penggunaan dan pembentukan zat berbahaya. Dengan 12 prinsipnya, Kimia Hijau penting untuk mencapai Pembangunan Berkelanjutan 2030, mengatasi masalah lingkungan seperti polusi dan limbah, serta menciptakan masa depan yang lebih aman dan lestari bagi semua. Penerapannya mencakup berbagai industri, dari farmasi hingga produk rumah tangga.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030
Kimia · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030
Kimia · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKimia
Fase / KelasE / X
Materi PokokKimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang dampak pencemaran lingkungan dan konsep daur ulang.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis data dan informasi tentang masalah lingkungan untuk mengidentifikasi solusi kimia hijau.
  2. kewargaan — elemen: Berkontribusi pada lingkungan sosial
    Peserta didik merancang solusi kimia hijau yang berdampak positif pada lingkungan dan masyarakat sekitar.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek dan mempresentasikan hasil temuan mereka.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainPemahaman Kimia
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan prinsip-prinsip kimia hijau serta perannya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan 2030, melalui analisis kasus dan perancangan solusi sederhana.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPabrik kimia di sekitar kita sering menghasilkan limbah berbahaya yang mencemari lingkungan.
KonseptualKimia hijau adalah pendekatan dalam kimia yang bertujuan untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menerapkan prinsip kimia hijau untuk merancang proses atau produk yang lebih ramah lingkungan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya berpikir kritis dan kreatif dalam mencari solusi kimia yang berkelanjutan untuk masa depan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian kimia hijau dan pentingnya dalam pembangunan berkelanjutan 2030 dengan tepat.
  2. Melalui analisis studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga prinsip kimia hijau yang relevan dengan permasalahan lingkungan yang diberikan secara akurat.
  3. Dengan melakukan eksperimen sederhana, peserta didik dapat menerapkan prinsip kimia hijau dalam merancang produk ramah lingkungan dengan bimbingan guru secara cermat.
  4. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mempresentasikan hasil rancangan produk kimia hijau mereka dan menjelaskan dampaknya terhadap lingkungan secara runtut.
Halaman 2 · Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Kimia hijau bukan hanya konsep teoretis, tetapi merupakan filosofi yang memandu praktik kimia untuk menciptakan produk dan proses yang aman, efisien, dan berkelanjutan, demi masa depan bumi dan kesejahteraan manusia.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita sebagai ahli kimia muda dapat berkontribusi untuk mengurangi sampah dan polusi di bumi ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBiologi: Kaitan dengan dampak polutan terhadap ekosistem dan penggunaan bahan hayati dalam produk kimia hijau.
Fisika: Kaitan dengan prinsip efisiensi energi dalam proses kimia dan penggunaan energi terbarukan.
Ekonomi: Kaitan dengan keberlanjutan ekonomi dari produk ramah lingkungan dan biaya produksi yang efisien.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dalam menyediakan bahan-bahan alami atau mendaur ulang limbah rumah tangga untuk mendukung proyek kimia hijau peserta didik.
Lingkungan PembelajaranRuang laboratorium yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan serta akses ke area terbuka untuk pengamatan lingkungan akan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan inspiratif.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform belajar daring untuk berbagi sumber daya, video tutorial, dan mempresentasikan hasil proyek secara digital akan memperkaya pengalaman belajar.
Halaman 3 · Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian kimia hijau dan pentingnya dalam pembangunan berkelanjutan 2030 dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Gambar Lingkungan: Guru menampilkan gambar-gambar masalah lingkungan, peserta didik menebak dan menyebutkan dampaknya. Ini mengaitkan isu lingkungan dengan materi.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang kondisi lingkungan yang tercemar dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari, kemudian bertanya 'Apa yang kalian rasakan setelah melihat video ini? Apa yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami Kimia Hijau dan perannya dalam pembangunan berkelanjutan serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kimia bisa menjadi solusi, bukan masalah, bagi lingkungan kita?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan infografis atau artikel berita tentang isu pencemaran lingkungan akibat industri kimia, seperti limbah plastik atau polusi udara dari pabrik.
  2. Guru meminta peserta didik untuk mengidentifikasi masalah utama yang disajikan dalam infografis/artikel dan menuliskan pertanyaan-pertanyaan yang muncul di benak mereka terkait masalah tersebut.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan lembar kerja yang berisi panduan diskusi.
  4. Setiap kelompok diminta untuk mendiskusikan masalah yang telah diidentifikasi dan merumuskan hipotesis awal tentang bagaimana kimia dapat berperan dalam mengatasi masalah tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Guru membagikan bahan bacaan dan sumber daya digital (artikel, video edukasi) tentang pengertian Kimia Hijau dan 12 Prinsip Kimia Hijau.
  2. Peserta didik dalam kelompok menganalisis bahan bacaan untuk menemukan definisi Kimia Hijau, mengapa penting, dan bagaimana prinsip-prinsipnya dapat diaplikasikan untuk mengatasi masalah lingkungan yang telah mereka identifikasi.
  3. Setiap kelompok mencatat poin-poin penting dan contoh aplikasi kimia hijau yang ditemukan dari berbagai sumber.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat (5-7 menit) tentang pengertian Kimia Hijau, pentingnya, dan bagaimana prinsipnya dapat menjadi solusi untuk masalah yang mereka diskusikan, menggunakan poster atau slide digital.
  2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, sementara kelompok lain menyimak dan memberikan tanggapan.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan diskusi antar kelompok untuk mengklarifikasi konsep dan saling memberikan umpan balik konstruktif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat rangkuman tentang pengertian dan pentingnya Kimia Hijau dalam pembangunan berkelanjutan.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang dipelajari dan satu tantangan yang dihadapi hari ini, lalu mengapresiasi kerja keras dan partisipasi aktif semua kelompok.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang prinsip-prinsip kimia hijau lebih lanjut untuk pertemuan berikutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui analisis studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga prinsip kimia hijau yang relevan dengan permasalahan lingkungan yang diberikan secara akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Rantai Kata Kimia: Peserta didik secara bergiliran menyebutkan kata terkait kimia hijau, dimulai dari huruf terakhir kata sebelumnya. Ini melatih fokus dan mengingat istilah.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang pengertian Kimia Hijau dan menanyakan 'Apakah ada contoh nyata di sekitar kita yang sudah menerapkan konsep Kimia Hijau?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi prinsip-prinsip Kimia Hijau melalui analisis studi kasus dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa 'mendesain' kimia agar lebih aman dan efisien?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa studi kasus singkat (misalnya, penggunaan pelarut berbahaya dalam industri cat, limbah pewarna tekstil, atau penggunaan pestisida kimia yang berlebihan di pertanian).
  2. Guru meminta peserta didik dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya untuk memilih satu studi kasus yang paling menarik perhatian mereka dan mengidentifikasi masalah spesifik yang terjadi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Guru membagikan kartu-kartu yang berisi 12 Prinsip Kimia Hijau secara terpisah.
  2. Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus yang dipilih dan mencocokkan masalah yang ada dengan prinsip-prinsip kimia hijau yang dapat menjadi solusinya.
  3. Setiap kelompok diminta untuk memilih minimal tiga prinsip yang paling relevan dan menjelaskan mengapa prinsip tersebut cocok untuk mengatasi masalah dalam studi kasus mereka.
  4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat poster mini atau infografis digital yang menunjukkan studi kasus, masalah yang diidentifikasi, dan minimal tiga prinsip kimia hijau yang diusulkan sebagai solusi, beserta penjelasannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan poster/infografisnya di depan kelas, menjelaskan pilihan prinsip mereka dan bagaimana prinsip tersebut dapat diterapkan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi dan perbandingan antar kelompok, menanyakan 'Mengapa kelompok A memilih prinsip ini, sementara kelompok B memilih yang lain untuk masalah serupa?'
  3. Guru memberikan umpan balik terhadap identifikasi prinsip dan penjelasan yang diberikan oleh setiap kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan prinsip-prinsip Kimia Hijau yang paling sering muncul dan relevan dalam studi kasus yang dibahas.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik untuk menuliskan satu prinsip Kimia Hijau yang paling berkesan bagi mereka dan mengapa, lalu memberikan apresiasi atas analisis mendalam yang telah dilakukan.
  3. Guru memberikan pengantar singkat tentang eksperimen sederhana untuk pertemuan berikutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKAyo Rancang Produk Kimia Hijau!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat merancang dan membuat produk pembersih ramah lingkungan dengan menerapkan prinsip kimia hijau.

Alat & bahan: Botol semprot, wadah pencampur, sendok takar, gelas ukur, kertas label, kulit jeruk, cuka putih, air, baking soda

Langkah kerja:

  1. Lengkapi peta konsep prinsip kimia hijau berikut, lalu tuliskan satu contoh penerapan setiap prinsip di sekitarmu.
    Prinsip kimiahijauMencegah limbahEkonomi atomBahan kimia lebihamanEfisiensi energi
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Diskusikan dalam kelompok, masalah lingkungan apa yang ingin kalian atasi dengan produk pembersih ini?
  3. Rencanakan komposisi produk pembersih lantai alami kalian. Bahan apa saja yang akan digunakan dan berapa takarannya? Diskusikan prinsip kimia hijau apa yang diterapkan.
  4. Campurkan bahan-bahan yang sudah ditentukan dalam wadah pencampur. Pastikan semua bahan tercampur sempurna.
  5. Tuangkan larutan pembersih ke dalam botol semprot. Beri label pada botol dengan nama produk dan bahan-bahan yang digunakan.
  6. Ujilah produk pembersih yang telah kalian buat di area yang kotor. Amati efektivitasnya dan catat hasil pengamatan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang pencemaran lingkungan?
  2. Sebutkan tiga contoh bahan kimia yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari!
  3. Menurut Anda, apakah ada alternatif bahan kimia yang lebih aman untuk lingkungan?
  4. Apa yang dimaksud dengan 'berkelanjutan' dalam konteks lingkungan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, analisis studi kasus, dan proses perancangan proyek.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi proyek produk kimia hijau dan laporan tertulis yang mencakup penerapan prinsip kimia hijau.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian kimia hijau dan pentingnya dalam pembangunan berkelanjutan 2030.Pengertian dan Pentingnya Kimia Hijau3 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi prinsip kimia hijau yang relevan dengan permasalahan lingkungan.Prinsip Kimia Hijau dalam Mendukung Upaya Pelestarian Lingkungan3 JPpenalaran kritis, kewargaan
3Menerapkan prinsip kimia hijau dalam merancang produk ramah lingkungan.Aplikasi Prinsip Kimia Hijau3 JPkewargaan, kolaborasi
Halaman 8 · Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kimia Hijau adalah sebuah revolusi dalam dunia kimia yang berupaya menciptakan proses dan produk kimia yang lebih ramah lingkungan. Ini bukan hanya tentang mengurangi limbah, tetapi juga tentang mendesain ulang seluruh siklus hidup produk agar aman bagi manusia dan planet. Dengan memahami Kimia Hijau, kita dapat berkontribusi pada Pembangunan Berkelanjutan 2030, memastikan masa depan yang lebih baik untuk semua.

1. Pengertian Kimia Hijau
Kimia Hijau, atau Green Chemistry, adalah filosofi desain produk dan proses kimia yang mengurangi atau menghilangkan penggunaan dan pembentukan zat berbahaya. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Paul Anastas dan John Warner pada tahun 1990-an. Tujuannya adalah untuk mencegah polusi pada sumbernya, bukan hanya membersihkan polusi setelah terjadi. Kimia hijau berfokus pada inovasi untuk menciptakan produk yang aman dan proses yang efisien, mengurangi limbah, dan menghemat sumber daya alam. Ini merupakan pendekatan proaktif untuk keberlanjutan lingkungan dan kesehatan.

2. Pentingnya Kimia Hijau
Pentingnya Kimia Hijau tidak dapat diremehkan, terutama dalam konteks Pembangunan Berkelanjutan 2030. Dengan pertumbuhan populasi dan industrialisasi, tekanan terhadap lingkungan semakin meningkat. Kimia Hijau menawarkan solusi untuk mengurangi dampak negatif industri kimia terhadap lingkungan, seperti pencemaran air, udara, dan tanah, serta dampak kesehatan pada manusia. Dengan menerapkan prinsip-prinsipnya, kita dapat menciptakan ekonomi yang lebih sirkular, mengurangi ketergantungan pada sumber daya tak terbarukan, dan meminimalkan jejak karbon. Ini adalah kunci untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan seperti air bersih dan sanitasi, energi bersih, serta konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

3. 12 Prinsip Kimia Hijau
Kimia Hijau memiliki dua belas prinsip panduan yang dikembangkan oleh Anastas dan Warner. Prinsip-prinsip ini mencakup pencegahan limbah, ekonomi atom yang lebih baik (memaksimalkan penggabungan semua bahan ke dalam produk akhir), sintesis kimia yang kurang berbahaya, perancangan produk kimia yang lebih aman, penggunaan pelarut dan zat bantu yang lebih aman, perancangan untuk efisiensi energi, penggunaan bahan baku terbarukan, pengurangan turunan, katalisis, perancangan untuk degradasi (produk yang terurai setelah digunakan), analisis real-time untuk pencegahan polusi, dan kimia yang lebih aman secara inheren untuk mencegah kecelakaan. Setiap prinsip ini memberikan kerangka kerja untuk inovasi kimia yang berkelanjutan.

4. Contoh Aplikasi Kimia Hijau
Penerapan Kimia Hijau sudah banyak terlihat dalam berbagai industri. Misalnya, dalam pembuatan obat-obatan, para ilmuwan mengembangkan rute sintesis yang menghasilkan lebih sedikit limbah toksik. Di industri tekstil, pewarna alami atau proses pewarnaan yang menggunakan lebih sedikit air dan bahan kimia berbahaya mulai banyak digunakan. Untuk produk rumah tangga, deterjen dan pembersih kini banyak yang diformulasikan dengan bahan-bahan biodegradable dan tanpa fosfat. Bahkan, pengembangan bioplastik dari sumber terbarukan merupakan contoh nyata bagaimana Kimia Hijau berupaya mengurangi ketergantungan pada plastik berbasis minyak bumi dan mengatasi masalah limbah plastik global.

5. Kimia Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan 2030
Pembangunan Berkelanjutan 2030 adalah agenda global untuk mencapai masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi semua. Kimia Hijau memiliki peran sentral dalam mencapai berbagai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), seperti SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi) dengan mengurangi pencemaran air, SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau) dengan mengembangkan proses yang hemat energi, SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan mendesain produk yang lebih aman dan berkelanjutan, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan mengurangi emisi gas rumah kaca. Melalui inovasi kimia hijau, kita dapat membangun masyarakat yang lebih sehat, ekonomi yang lebih kuat, dan lingkungan yang lebih lestari.

Rangkuman: Kimia Hijau adalah pendekatan inovatif untuk merancang produk dan proses kimia yang mengurangi penggunaan dan pembentukan zat berbahaya. Dengan 12 prinsipnya, Kimia Hijau penting untuk mencapai Pembangunan Berkelanjutan 2030, mengatasi masalah lingkungan seperti polusi dan limbah, serta menciptakan masa depan yang lebih aman dan lestari bagi semua. Penerapannya mencakup berbagai industri, dari farmasi hingga produk rumah tangga.

Halaman 9 · Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Kimia HijauFilosofi desain produk dan proses kimia yang mengurangi atau menghilangkan penggunaan dan pembentukan zat berbahaya.
Pembangunan BerkelanjutanPembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri.
Ekonomi AtomUkuran efisiensi reaksi kimia yang mengukur berapa banyak atom dari reaktan yang tergabung dalam produk akhir.
BiodegradableMampu terurai secara alami oleh mikroorganisme.
PelarutZat yang melarutkan zat lain untuk membentuk larutan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kimia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030" mata pelajaran Kimia Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKimia · Kelas XPeta Konsep
Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030Pengertian Kimia HijauPentingnya Kimia Hijau12 Prinsip Kimia HijauContoh Aplikasi Kimia HijauKimia Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan 2030
Dari sub-bab Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030Halaman 12
Nama sekolah AndaKimia · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaKimia · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaKimia · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaKimia · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaKimia · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKewargaanKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Kimia Kelas X Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Materi setahun3 dari 3 siap unduh

Struktur Atom: Fakta di Balik MateriModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHukum Dasar Kimia di Sekitar KitaModul siap unduh · Word + PDF ber-kop
Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030Halaman yang sedang Anda buka

Modul Kimia lain yang sudah tersedia

Ikatan KimiaKimia Kelas X SMAJenis-Jenis Alat Transportasi dan KegunaannyaKimia Kelas X SMALARUTAN ASAM BASAKimia Kelas X SMASistem Periodik UnsurKimia Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Kimia Kelas X →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Kimia kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 pada Kimia SMA, Fase E, elemen Pemahaman Kimia.

Modul Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Kimia kelas X SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Kimia materi Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 ini gratis?

Ya. Modul Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kimia kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kimia kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 dapat Anda sesuaikan dengan murid Kimia kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Kimia kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 untuk Kimia kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kimia kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kimia kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Kimia ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Kimia Hijau dalam Pembangunan Berkelanjutan 2030 yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Kimia MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Kimia SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.