Modul Ajar & RPP Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas X
Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mampu membaca Al-Qur'an dengan tajwid dasar yang benar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an dan Hadis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu membaca, menghafal, dan memahami makna ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadis terkait hukum tajwid, bacaan gharib, dan tanda mushaf untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Dalam mushaf Al-Qur'an terdapat beberapa bacaan yang unik dan menyimpang dari kaidah tajwid umum seperti imalah, isymam, dan saktah. |
| Konseptual | Bacaan gharib adalah cara membaca ayat Al-Qur'an yang tidak sesuai dengan kaidah tajwid pada umumnya karena adanya kekhususan riwayat, sedangkan tanda mushaf adalah simbol-simbol untuk membantu pembaca memahami cara membaca dan makna ayat. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari dan mempraktikkan cara membaca bacaan gharib dan memahami fungsi tanda mushaf dengan benar. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dalam membaca Al-Qur'an dan bagaimana pemahaman terhadap kekhususan bacaan dapat meningkatkan kualitas ibadah. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati contoh bacaan, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bacaan gharib (Imalah, Isymam, Saktah, Tashil, Naql) dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan contoh masing-masing bacaan gharib dengan benar.
- Dengan menyimak demonstrasi guru, peserta didik dapat mempraktikkan cara membaca bacaan gharib (Imalah, Isymam, Saktah, Tashil, Naql) dengan fasih dan sesuai kaidah.
- Setelah menganalisis mushaf, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai tanda mushaf (waqaf, ibtida', sifr, mad) serta fungsinya dengan cermat.
- Melalui latihan mandiri, peserta didik dapat menerapkan pemahaman tanda mushaf dalam membaca Al-Qur'an dengan lancar dan benar.
Pemahaman bermakna: Pemahaman terhadap bacaan gharib dan tanda mushaf akan membantu peserta didik membaca Al-Qur'an dengan lebih tepat, menghindarkan dari kesalahan makna, dan meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa ada beberapa ayat Al-Qur'an yang cara membacanya terasa berbeda dari kaidah tajwid yang biasa kita pelajari?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Membantu peserta didik memahami kaidah penulisan dan pelafalan istilah-istilah Arab yang ditransliterasi. Seni Budaya: Memahami nilai estetika dan keindahan dalam seni kaligrafi Al-Qur'an serta variasi penulisan tanda mushaf. Teknologi Informasi dan Komunikasi: Memanfaatkan aplikasi Al-Qur'an digital dan sumber belajar daring untuk eksplorasi materi. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga dapat diajak untuk menyimak bacaan Al-Qur'an peserta didik di rumah, khususnya pada ayat-ayat yang mengandung bacaan gharib atau tanda mushaf. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang tenang dan dilengkapi proyektor serta sound system untuk menyimak contoh bacaan, serta mushaf Al-Qur'an yang memadai bagi setiap peserta didik. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi Al-Qur'an digital yang memiliki fitur audio dan penandaan tajwid untuk membantu peserta didik dalam mengidentifikasi dan mempraktikkan bacaan gharib serta tanda mushaf. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati contoh bacaan, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis bacaan gharib (Imalah, Isymam, Saktah, Tashil, Naql) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | PBL + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menyimak demonstrasi guru, peserta didik dapat mempraktikkan cara membaca bacaan gharib (Imalah, Isymam, Saktah, Tashil, Naql) dengan fasih dan sesuai kaidah. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mempraktikkan bacaan gharib serta memahami fungsi tanda mushaf.
Alat & bahan: Mushaf Al-Qur'an, alat tulis
Langkah kerja:
- Amati huruf Hijaiyah berikut, lalu tuliskan nama latinnya di kolom yang tersedia.
- Bacalah ayat-ayat Al-Qur'an yang telah disediakan dalam tabel dengan teliti.
- Identifikasi jenis bacaan gharib yang terdapat pada ayat tersebut dan tuliskan cara membacanya.
- Identifikasi tanda mushaf yang relevan pada ayat tersebut dan jelaskan fungsinya.
- Diskusikan hasil identifikasi Anda dengan kelompok dan bersiaplah untuk presentasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah Anda pernah menemukan ayat Al-Qur'an yang cara membacanya tidak biasa?
- Apa yang Anda ketahui tentang hukum tajwid secara umum?
- Menurut Anda, mengapa penting untuk membaca Al-Qur'an dengan benar?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik saat praktik membaca bacaan gharib dan diskusi kelompok tentang tanda mushaf.
Sumatif (akhir): Tes tulis dan praktik membaca Al-Qur'an yang mengandung bacaan gharib dan tanda mushaf.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis bacaan gharib (Imalah, Isymam, Saktah, Tashil, Naql) dengan tepat. | Jenis-jenis bacaan gharib | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan pengertian dan contoh masing-masing bacaan gharib dengan benar. | Pengertian dan contoh bacaan gharib | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Mempraktikkan cara membaca bacaan gharib (Imalah, Isymam, Saktah, Tashil, Naql) dengan fasih dan sesuai kaidah. | Praktik bacaan gharib | 2 JP | kreativitas |
| 4 | Mengidentifikasi berbagai tanda mushaf (waqaf, ibtida', sifr, mad) serta fungsinya dengan cermat. | Tanda mushaf dan fungsinya | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
Membaca Al-Qur'an adalah ibadah agung yang membutuhkan ketelitian dan pemahaman. Selain tajwid dasar, terdapat bacaan-bacaan khusus yang disebut gharib dan berbagai tanda mushaf yang berfungsi sebagai petunjuk. Mempelajari keduanya akan menyempurnakan tilawah kita, menjaga kemurnian makna ayat, dan meningkatkan kualitas interaksi kita dengan firman Allah SWT.
1. Pengertian Bacaan Gharib
Bacaan gharib (غَرِيْب) secara bahasa berarti 'asing' atau 'sulit'. Dalam ilmu tajwid, bacaan gharib merujuk pada beberapa kaidah bacaan Al-Qur'an yang menyimpang dari aturan tajwid umum. Penyimpangan ini bukan karena kesalahan, melainkan kekhususan yang telah ditetapkan oleh riwayat qira'ah dari Rasulullah SAW. Tujuannya agar bacaan Al-Qur'an sesuai dengan standar yang telah dicontohkan. Mempelajari bacaan gharib memastikan kita membaca Al-Qur'an dengan benar sesuai riwayat Hafs 'an 'Asim.
2. Jenis-jenis Bacaan Gharib
Ada beberapa jenis bacaan gharib yang umum ditemukan. Pertama, Imalah (اِمَالَةٌ) yaitu memiringkan bacaan fathah ke kasrah, seperti pada QS. Hud: 41 (مَجْرٰىهَا dibaca majreha). Kedua, Isymam (اِشْمَامٌ) yaitu mencampurkan bunyi dammah dengan isyarat bibir seperti mencucu tanpa suara, contohnya pada QS. Yusuf: 11 (لَا تَأْمَنَّا dibaca laa ta'mannaa dengan isyarat bibir). Ketiga, Saktah (سَكْتَةٌ) yaitu berhenti sejenak tanpa bernafas, seperti pada QS. Yasin: 52 (مَرْقَدِنَا هٰذَا dibaca marqadinaa (berhenti) haadzaa). Keempat, Tashil (تَسْهِيْلٌ) yaitu meringankan bacaan hamzah kedua, seperti pada QS. Fushshilat: 44 (ءَاْعْجَمِيٌّ dibaca a'jamiyyun dengan hamzah kedua yang diringankan). Kelima, Naql (نَقْلٌ) yaitu memindahkan harakat huruf ke huruf sebelumnya yang sukun, seperti pada QS. Al-Hujurat: 11 (بِئْسَ الْاِسْمُ dibaca bi'salismu).
3. Pengertian dan Fungsi Tanda Mushaf
Tanda mushaf adalah simbol-simbol atau isyarat yang terdapat dalam mushaf Al-Qur'an untuk membantu pembaca dalam tilawah. Tanda-tanda ini bukan bagian dari ayat, melainkan panduan yang memudahkan pembaca memahami cara berhenti (waqaf), memulai (ibtida'), atau menunjukkan adanya bacaan khusus. Fungsi utamanya adalah menjaga kemurnian bacaan, menghindari kesalahan makna akibat waqaf yang tidak tepat, dan membantu pembaca melafalkan ayat sesuai kaidah tajwid. Tanda mushaf sangat penting untuk tilawah yang tartil.
4. Contoh Tanda Mushaf
Beberapa tanda mushaf yang sering dijumpai antara lain: Tanda Waqaf (وَقْفٌ) seperti م (waqaf lazim, wajib berhenti), ج (waqaf jaiz, boleh berhenti atau lanjut), لا (tidak boleh berhenti), atau titik tiga (...) yang disebut mu'anaqah (berhenti di salah satu dari dua tempat). Tanda Ibtida' (اِبْتِدَاءٌ) untuk memulai bacaan setelah berhenti. Tanda Sifr (صِفْرٌ) berupa bulatan kecil di atas huruf yang menandakan huruf tersebut tidak dibaca saat washal (bersambung). Tanda Mad (مَدٌّ) berupa garis melengkung di atas huruf yang menunjukkan bacaan panjang (mad) dengan kadar tertentu. Memahami tanda-tanda ini sangat membantu kelancaran dan ketepatan tilawah.
Rangkuman: Bacaan gharib adalah kekhususan dalam membaca Al-Qur'an yang menyimpang dari kaidah tajwid umum, seperti Imalah, Isymam, Saktah, Tashil, dan Naql. Tanda mushaf adalah simbol-simbol panduan dalam Al-Qur'an untuk membantu pembaca dalam waqaf, ibtida', sifr, dan mad. Menguasai bacaan gharib dan memahami tanda mushaf adalah kunci untuk membaca Al-Qur'an secara fasih, benar, dan tartil, sehingga makna ayat dapat terjaga dan ibadah tilawah menjadi lebih sempurna.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Gharib | Bacaan Al-Qur'an yang unik dan menyimpang dari kaidah tajwid umum. |
| Imalah | Memiringkan bacaan fathah ke kasrah. |
| Isymam | Mencampurkan bunyi dammah dengan isyarat bibir tanpa suara. |
| Saktah | Berhenti sejenak tanpa bernafas. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf" mata pelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Tahsin Makharijul Huruf dan SifatnyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPenerapan Hukum Tajwid dalam TilawahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopImla' dan Penulisan AyatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTartil Juz 30 dan Ayat PilihanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf pada Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMK, Fase E, elemen Al-Qur'an dan Hadis.
Modul Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf untuk Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X.
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) materi Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf ini gratis?
Ya. Modul Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf dapat Anda sesuaikan dengan murid Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf untuk Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Bacaan Gharib dan Tanda Mushaf disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.