SMK · Kelas X · Fase E

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas X
Cerpen

Modul ajar (RPP) Bahasa Indonesia SMK kelas X materi Cerpen, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.

Sampul modul ajar Bahasa Indonesia kelas X materi Cerpen — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Cerpen adalah prosa fiksi singkat yang memiliki unsur intrinsik (tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa, amanat) dan ekstrinsik (latar belakang masyarakat, penulis, nilai). Strukturnya terdiri dari orientasi, komplikasi, dan resolusi, didukung oleh kaidah kebahasaan yang khas. Memahami cerpen membantu kita mengapresiasi karya sastra dan mengembangkan kemampuan menulis.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Cerpen
Bahasa Indonesia · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Cerpen
Bahasa Indonesia · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasE / X
Materi PokokCerpen
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik Menulis
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang cerita fiksi dan mampu mengidentifikasi unsur-unsur sederhana dalam sebuah cerita.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Komunikasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis berbagai teks secara terstruktur dan logis, mengekspresikan ide, perasaan, dan pengalaman pribadi dengan gaya bahasa yang efektif, serta mengembangkan argumen yang koheren.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualCerpen adalah salah satu bentuk karya sastra yang sering kita temui di majalah, koran, atau internet.
KonseptualCerpen memiliki struktur naratif yang terdiri dari orientasi, komplikasi, dan resolusi, serta mengandung unsur intrinsik seperti tema, tokoh, alur, latar, dan amanat.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan menulis cerpen, mulai dari menentukan ide, membuat kerangka, mengembangkan cerita, hingga menyunting hasil karya.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa menulis cerpen adalah proses kreatif yang memerlukan pemahaman mendalam terhadap ide dan cara menyampaikannya secara efektif.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen dengan tepat.
  2. Menganalisis karakteristik bahasa dalam cerpen untuk menyampaikan pesan secara efektif.
  3. Menentukan tema dan amanat cerpen berdasarkan isi cerita.
  4. Menyusun kerangka cerpen dengan memperhatikan struktur dan unsur-unsur cerpen.
  5. Menulis cerpen dengan memperhatikan unsur intrinsik, ekstrinsik, dan kaidah kebahasaan.
  6. Mempresentasikan cerpen hasil karya sendiri dengan percaya diri.
Halaman 2 · Cerpen — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami cerpen tidak hanya tentang membaca cerita, tetapi juga tentang menganalisis pesan, mengapresiasi keindahan bahasa, dan mampu menciptakan karya cerpen yang orisinal dan bermakna.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa sebuah cerita pendek, meskipun singkat, bisa meninggalkan kesan yang mendalam dan mengubah cara pandang kita?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik Menulis
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mengaitkan cerpen dengan seni pertunjukan atau film pendek yang memiliki alur cerita serupa.
Sejarah: Menggunakan peristiwa sejarah sebagai latar atau inspirasi tema dalam penulisan cerpen.
Pendidikan Pancasila: Mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila sebagai amanat atau pesan moral dalam cerpen.
Kemitraan PembelajaranPeserta didik dapat meminta orang tua atau anggota keluarga untuk membaca dan memberikan masukan terhadap cerpen yang mereka tulis.
Lingkungan PembelajaranPenyediaan sudut baca cerpen di kelas atau perpustakaan sekolah yang nyaman serta akses internet untuk mencari referensi ide cerita.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi pengolah kata untuk menulis dan menyunting cerpen, serta platform daring untuk mencari inspirasi dan mempublikasikan karya.
Halaman 3 · Cerpen — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik dalam membaca cerita pendek atau menonton film pendek, dan mengaitkannya dengan materi cerpen.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur-unsur cerpen dan pertanyaan pemantik: 'Apa saja yang membuat sebuah cerpen menarik?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Peserta didik membaca sebuah contoh cerpen pendek yang disediakan oleh guru dalam LKPD.
  2. Peserta didik secara individu menggarisbawahi kalimat-kalimat yang menurut mereka penting atau menarik dari cerpen tersebut.
  3. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi tokoh, latar, alur, dan konflik yang ada dalam cerpen.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Setiap kelompok mengisi tabel identifikasi unsur intrinsik cerpen pada LKPD yang telah dibagikan.
  2. Peserta didik mencari informasi tambahan tentang unsur ekstrinsik cerpen dari buku atau internet untuk melengkapi pemahaman mereka.
  3. Peserta didik membandingkan hasil identifikasi kelompok mereka dengan kelompok lain.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi unsur cerpen di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil identifikasi unsur cerpen.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya memahami unsur cerpen untuk mengapresiasi karya sastra.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan perasaan mereka setelah belajar cerpen.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya tentang karakteristik bahasa cerpen dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Cerpen — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menganalisis karakteristik bahasa dalam cerpen untuk menyampaikan pesan secara efektif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengulas kembali materi unsur cerpen dan menanyakan 'Bagaimana penulis menggunakan kata-kata untuk membuat cerpen hidup?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis karakteristik bahasa cerpen dan kaitannya dengan pesan yang disampaikan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Peserta didik membaca dua cerpen berbeda yang disajikan guru, fokus pada pilihan kata dan gaya bahasa penulis.
  2. Peserta didik secara individu mengidentifikasi majas, diksi, dan kalimat efektif yang digunakan dalam kedua cerpen tersebut.
  3. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk membandingkan penggunaan bahasa dalam kedua cerpen dan bagaimana bahasa tersebut memengaruhi suasana cerita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Setiap kelompok mengisi tabel analisis karakteristik bahasa cerpen pada LKPD, mencatat contoh kalimat dan maknanya.
  2. Peserta didik mencoba menulis ulang beberapa kalimat dari cerpen dengan gaya bahasa yang berbeda dan mendiskusikan dampaknya.
  3. Peserta didik menentukan tema dan amanat dari kedua cerpen berdasarkan analisis bahasa yang telah dilakukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Perwakilan kelompok mempresentasikan analisis karakteristik bahasa dan penentuan tema/amanat cerpen.
  2. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pentingnya pilihan kata dalam menyampaikan pesan cerpen.
  3. Guru mengajak peserta didik untuk menghubungkan analisis bahasa dengan pengalaman pribadi dalam berkomunikasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa bahasa adalah alat penting dalam cerpen untuk membangun cerita dan menyampaikan pesan.
  2. Guru memotivasi peserta didik untuk lebih peka terhadap penggunaan bahasa di sekitar mereka dan memberikan apresiasi.
  3. Guru memberikan tugas awal untuk memikirkan ide cerpen yang akan ditulis pada pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Cerpen — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Menyusun kerangka cerpen dengan memperhatikan struktur dan unsur-unsur cerpen dan Menulis cerpen dengan memperhatikan unsur intrinsik, ekstrinsik, dan kaidah kebahasaan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menanyakan kesiapan peserta didik untuk membuat cerpen dan mengaitkan ide mereka dengan materi sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menulis cerpen dan mempresentasikan hasilnya, serta pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa membuat cerpen yang berkesan bagi pembaca?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Peserta didik secara individu menentukan ide pokok dan tema untuk cerpen yang akan mereka tulis.
  2. Peserta didik membuat kerangka cerpen yang berisi orientasi, komplikasi, dan resolusi, serta poin-poin penting untuk unsur intrinsik lainnya.
  3. Peserta didik berdiskusi dengan teman sebangku untuk mendapatkan masukan awal tentang kerangka cerpen mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Peserta didik mulai menulis draf cerpen berdasarkan kerangka yang telah dibuat, dengan memperhatikan pilihan kata dan gaya bahasa.
  2. Peserta didik saling bertukar draf cerpen dengan teman sebangku untuk mendapatkan umpan balik dan masukan perbaikan.
  3. Peserta didik merevisi dan menyunting draf cerpen mereka berdasarkan umpan balik dan kaidah kebahasaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Beberapa peserta didik secara sukarela mempresentasikan cerpen hasil karyanya di depan kelas.
  2. Guru dan teman-teman memberikan apresiasi dan umpan balik konstruktif terhadap cerpen yang dipresentasikan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang proses kreatif menulis cerpen dan pentingnya revisi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan bahwa menulis cerpen adalah proses yang memerlukan kreativitas, ketekunan, dan revisi.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas usaha dan karya mereka, menciptakan suasana gembira.
  3. Guru memberikan motivasi untuk terus berkarya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Cerpen — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Menjelajahi Dunia Cerpen!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur cerpen dan menganalisis karakteristik bahasanya.

Alat & bahan: Cerpen cetak, alat tulis, kamus KBBI

Langkah kerja:

  1. Baca cerpen 'Senja di Pelabuhan Kecil' yang terlampir dengan saksama.
    Baca cerpen 'Senjadi Pelabuha…1Identifikasitokoh, latar, alur2Catat majas dandiksi3Isi tabel analisis4Tentukan tema danamanat5
  2. Identifikasi tokoh, latar, dan alur cerita dalam cerpen tersebut.
  3. Catatlah majas dan diksi menarik yang ditemukan, lalu diskusikan maknanya.
  4. Isi tabel analisis unsur cerpen dan karakteristik bahasa.
  5. Tentukan tema dan amanat cerpen berdasarkan hasil analisis kelompok Anda.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Cerpen — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu suka membaca cerita fiksi?
  2. Apa saja unsur yang biasanya ada dalam sebuah cerita?
  3. Pernahkah kamu mencoba menulis cerita pendek?
  4. Menurutmu, apa yang membuat sebuah cerita menjadi menarik?

Formatif (proses): Observasi selama diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian terhadap kelengkapan dan kejelasan LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian cerpen hasil karya peserta didik (produk) dan presentasinya (unjuk kerja).

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Cerpen — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik cerpen dengan tepat.Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Cerpen2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis karakteristik bahasa dalam cerpen untuk menyampaikan pesan secara efektif.Karakteristik Bahasa Cerpen2 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
3Menulis cerpen dengan memperhatikan unsur intrinsik, ekstrinsik, dan kaidah kebahasaan.Proses Penulisan Cerpen2 JPKreativitas, Komunikasi
Halaman 9 · Cerpen — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Cerpen atau cerita pendek adalah salah satu bentuk karya sastra yang populer di kalangan pembaca. Meskipun singkat, cerpen mampu menyajikan kisah yang padat dengan pesan mendalam. Kemampuannya untuk merangkum sebuah peristiwa atau kehidupan dalam batasan halaman yang terbatas menjadikan cerpen menarik untuk dibaca dan dipelajari.

1. Pengertian dan Ciri-ciri Cerpen
Cerpen adalah prosa naratif fiktif yang relatif pendek. Ciri-cirinya antara lain: jumlah kata kurang dari 10.000 kata, fokus pada satu peristiwa utama, memiliki satu alur tunggal, tokoh yang terbatas, dan biasanya dapat dibaca dalam sekali duduk. Cerpen menyajikan konflik yang tidak terlalu rumit dan penyelesaian yang cepat, seringkali meninggalkan kesan mendalam bagi pembaca.

2. Unsur Intrinsik Cerpen
Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang membangun cerpen dari dalam. Ini meliputi: 1) Tema (gagasan utama), 2) Tokoh dan Penokohan (karakter serta wataknya), 3) Alur (urutan peristiwa), 4) Latar (tempat, waktu, suasana), 5) Sudut Pandang (posisi pencerita), 6) Gaya Bahasa (cara penulis menyampaikan cerita), dan 7) Amanat (pesan moral). Memahami unsur ini penting untuk analisis mendalam.

3. Unsur Ekstrinsik Cerpen
Unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berada di luar cerpen namun memengaruhi isi cerita. Ini mencakup: 1) Latar Belakang Masyarakat (ideologi, kondisi politik, sosial, ekonomi), 2) Latar Belakang Penulis (riwayat hidup, aliran sastra, pandangan hidup), dan 3) Nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen (agama, budaya, moral, sosial). Unsur ini membantu memahami konteks cerpen.

4. Struktur Cerpen
Secara umum, cerpen memiliki struktur: 1) Orientasi (pengenalan tokoh, latar, awal konflik), 2) Komplikasi (munculnya masalah hingga puncak konflik), dan 3) Resolusi (penyelesaian masalah). Beberapa teori juga menambahkan Kode (pesan akhir) atau Koda (penutup). Pemahaman struktur ini membantu penulis menyusun cerita secara runtut dan logis, serta memudahkan pembaca memahami alur.

5. Kaidah Kebahasaan Cerpen
Kaidah kebahasaan dalam cerpen meliputi penggunaan majas (misalnya metafora, personifikasi), diksi (pilihan kata yang tepat), kalimat deskriptif (menggambarkan secara rinci), kalimat naratif (menceritakan peristiwa), dan dialog antar tokoh. Penggunaan bahasa yang efektif dan variatif akan membuat cerpen lebih hidup, menarik, dan mampu menyampaikan emosi serta pesan dengan kuat kepada pembaca.

Rangkuman: Cerpen adalah prosa fiksi singkat yang memiliki unsur intrinsik (tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa, amanat) dan ekstrinsik (latar belakang masyarakat, penulis, nilai). Strukturnya terdiri dari orientasi, komplikasi, dan resolusi, didukung oleh kaidah kebahasaan yang khas. Memahami cerpen membantu kita mengapresiasi karya sastra dan mengembangkan kemampuan menulis.

Halaman 10 · Cerpen — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
CerpenCerita pendek.
IntrinsikUnsur pembangun dari dalam karya sastra.
EkstrinsikUnsur pembangun dari luar karya sastra.
DiksiPilihan kata dalam penulisan.
MajasGaya bahasa untuk menyampaikan pesan secara tidak langsung.
AmanatPesan moral yang ingin disampaikan penulis.
OrientasiBagian pengenalan dalam cerita.
KomplikasiBagian munculnya masalah hingga puncak konflik.
ResolusiBagian penyelesaian masalah dalam cerita.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Cerpen — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Cerpen" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Cerpen — pratinjau tuntas.org

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Cerpen pada Bahasa Indonesia SMK, Fase E, elemen Menulis.

Modul Cerpen ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Cerpen untuk Bahasa Indonesia kelas X.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Cerpen ini gratis?

Ya. Modul Cerpen untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Cerpen ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Cerpen ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Cerpen dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Cerpen ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Cerpen tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Cerpen untuk Bahasa Indonesia kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Cerpen ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Cerpen beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Cerpen disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.