SMKKelas XFase ESemester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas X
Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Modul ini mengajak kita menyelami kekayaan cerita lintas zaman, khususnya hikayat dan cerpen. Kita belajar mengidentifikasi ide pokok dan makna kata arkais dalam hikayat, menganalisis unsur intrinsik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pemahaman ini kemudian diaplikasikan dalam penulisan cerpen modern yang terinspirasi dari nilai hikayat, dan dipresentasikan secara kreatif menggunakan media video gerak henti. Proses ini melatih kemampuan berpikir kritis, berbahasa, dan berekspresi secara kreatif.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman
Bahasa Indonesia · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman
Bahasa Indonesia · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasE / X
Materi PokokMenyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang cerita fiksi dan mampu mengidentifikasi beberapa unsur intrinsik sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik cerita lintas zaman (hikayat dan cerpen), serta mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam penulisan dan presentasi cerpen dengan media yang sesuai.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualHikayat dan cerpen adalah dua bentuk cerita fiksi yang memiliki karakteristik dan nilai-nilai khas dari zamannya.
KonseptualNilai-nilai dalam cerita lintas zaman meliputi nilai moral, sosial, budaya, dan religius yang dapat diidentifikasi melalui alur, tokoh, dan latar.
ProseduralProses menganalisis cerita lintas zaman melibatkan identifikasi ide pokok, makna kata, karakterisasi, plot, nilai, dan kemudian mengaplikasikannya dalam penulisan cerpen.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemahaman cerita lintas zaman tidak hanya menambah wawasan sastra tetapi juga membentuk karakter dan cara pandang terhadap kehidupan sosial.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok dan makna kata arkais dalam kutipan hikayat dengan tepat.
  2. Dengan menganalisis teks hikayat dan cerpen, peserta didik dapat membandingkan karakterisasi, plot, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya secara runtut.
  3. Setelah memahami struktur cerpen, peserta didik dapat menulis cerpen berdasarkan nilai-nilai yang ditemukan dalam hikayat dengan memperhatikan kaidah kebahasaan yang benar.
  4. Dengan memanfaatkan aplikasi presentasi, peserta didik dapat membuat media presentasi berupa video gerak henti untuk cerpen yang telah ditulis secara kreatif.
  5. Setelah berlatih, peserta didik dapat mempresentasikan cerpen yang telah dibuat dengan media video gerak henti secara percaya diri dan menarik.
Halaman 2 · Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami nilai-nilai dalam cerita lintas zaman, seperti hikayat dan cerpen, membantu peserta didik mengembangkan empati, berpikir kritis, dan mengaplikasikan pelajaran hidup dalam konteks kekinian melalui karya kreatif.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa cerita-cerita lama seperti hikayat masih relevan untuk kita pelajari dan apa hubungannya dengan cerita pendek yang kita baca hari ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah: Memahami konteks sosial dan budaya di balik penciptaan hikayat dan cerpen pada zamannya.
Seni Budaya: Membuat video gerak henti sebagai media presentasi yang melibatkan unsur seni visual dan kreatif.
Pendidikan Pancasila: Mengidentifikasi dan menginternalisasi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam cerita lintas zaman.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat diajak berbagi cerita rakyat atau pengalaman hidup yang relevan dengan nilai-nilai hikayat untuk memperkaya pemahaman peserta didik.
Lingkungan PembelajaranLingkungan belajar yang kondusif di dalam kelas dengan pengaturan tempat duduk kelompok dan akses ke perpustakaan atau sudut baca digital untuk referensi tambahan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi pengolah kata untuk penulisan cerpen dan aplikasi pembuat video gerak henti (stop motion) di ponsel atau komputer untuk media presentasi.
Halaman 3 · Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ide pokok dan makna kata arkais dalam kutipan hikayat dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyambut peserta didik dengan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menayangkan gambar Hikayat Hang Tuah dan bertanya apakah ada yang pernah mendengar cerita tersebut, mengaitkan dengan cerita rakyat yang dikenal peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ide pokok dan makna kata arkais dalam hikayat, serta menjelaskan tahapan kegiatan yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan kutipan singkat dari Hikayat Indera Bangsawan dan meminta peserta didik untuk membaca senyap, kemudian bertanya: 'Apa kesulitan yang kalian temui saat membaca kutipan ini?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD 1 yang berisi kutipan hikayat lain dan tabel identifikasi kata arkais.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi kata-kata arkais dan mencoba menebak maknanya berdasarkan konteks kalimat, serta menentukan ide pokok dari kutipan hikayat tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari referensi (kamus daring atau sumber lain yang disediakan guru) untuk memverifikasi makna kata arkais yang telah diidentifikasi.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi ide pokok dan daftar kata arkais beserta maknanya pada lembar kerja yang telah disediakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, fokus pada ide pokok dan makna kata arkais yang ditemukan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok dan mengklarifikasi makna kata arkais yang masih kurang tepat.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pentingnya memahami konteks dalam mengidentifikasi makna kata arkais dan ide pokok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pembelajaran tentang cara mengidentifikasi ide pokok dan makna kata arkais dalam hikayat.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif mereka dan menanyakan perasaan mereka setelah mempelajari materi ini, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan materi pertemuan selanjutnya tentang analisis karakterisasi, plot, dan nilai dalam hikayat dan cerpen, kemudian memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah memahami struktur cerpen, peserta didik dapat menulis cerpen berdasarkan nilai-nilai yang ditemukan dalam hikayat dengan memperhatikan kaidah kebahasaan yang benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyambut peserta didik dengan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali nilai-nilai yang terkandung dalam hikayat yang telah dibahas pada pertemuan sebelumnya dan menanyakan bagaimana nilai tersebut bisa relevan di masa kini.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menulis cerpen berdasarkan nilai hikayat dan mempersiapkan media presentasinya, serta menjelaskan tahapan proyek yang akan dilakukan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menanyakan, 'Bagaimana kita bisa menghidupkan kembali nilai-nilai luhur dari hikayat ke dalam cerita pendek modern yang menarik bagi remaja?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Guru menjelaskan tahapan proyek penulisan cerpen dan pembuatan video gerak henti. Peserta didik secara berkelompok (kelompok yang sama) merencanakan cerpen yang akan ditulis, memilih satu nilai dari hikayat sebagai dasar cerita.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dalam kelompok membuat kerangka cerpen (tokoh, alur, latar) dan menentukan nilai hikayat yang akan diangkat, kemudian merancang storyboard sederhana untuk video gerak henti.
  2. Menyusun jadwal: Peserta didik menyusun jadwal kerja kelompok untuk penulisan cerpen dan pembuatan video gerak henti, dengan target penyelesaian yang jelas untuk setiap tahapan.
  3. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan masukan dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Peserta didik mulai menulis draf cerpen dan mengumpulkan bahan untuk video gerak henti.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik saling memberikan umpan balik antaranggota kelompok terkait draf cerpen dan konsep video gerak henti yang telah dibuat.
  2. Menguji hasil: Setiap kelompok memfinalisasi cerpen dan video gerak henti mereka, memastikan semua elemen cerita dan nilai hikayat telah terintegrasi dengan baik.
  3. Mengevaluasi pengalaman: Perwakilan kelompok mempresentasikan cerpen dan video gerak henti di depan kelas, kemudian kelompok lain memberikan apresiasi dan masukan konstruktif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan proses penulisan cerpen dan pembuatan video gerak henti sebagai bentuk apresiasi terhadap nilai-nilai cerita lintas zaman.
  2. Guru memberikan apresiasi khusus kepada kelompok-kelompok dengan karya terbaik dan mengajak seluruh peserta didik merefleksikan pelajaran yang didapat dari kegiatan ini, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas tindak lanjut berupa mengunggah karya ke platform daring dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Hikayat: Kata dan Makna!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi kata arkais dan ide pokok dalam kutipan hikayat.

Alat & bahan: Kutipan hikayat, kamus KBBI daring, alat tulis, kertas flip chart

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar teks hikayat yang diberikan guru.
    Kutipan HikayatMaka tersebutlah perkataan seorang raja di negeri AntahBerantah, terlalu amat besar kerajaannya.Adapun baginda itu tiada beranak, maka pada suatu hari bagindapun bersemayam di atas takhta kerajaannya.Lalu bertitahlah baginda kepada menteri dan hulubalangsekalian, 'Hai sekalian menteri dan hulubalangku,adakah kamu sekalian tahu akan sebab musababnya kita tiadaberanak?'
    Gambar 1. Teks bacaan
  2. Baca kutipan hikayat yang disediakan dengan cermat dalam kelompok.
  3. Identifikasi minimal 5 (lima) kata arkais yang tidak umum digunakan saat ini dan tuliskan pada tabel.
  4. Diskusikan makna kata-kata tersebut berdasarkan konteks kalimat dan verifikasi dengan kamus daring.
  5. Tentukan ide pokok atau pesan utama yang ingin disampaikan dari kutipan hikayat tersebut.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kalian ketahui tentang hikayat?
  2. Pernahkah kalian membaca cerita pendek?
  3. Menurut kalian, apa itu nilai-nilai dalam sebuah cerita?
  4. Bagaimana cara kita memahami pesan dari sebuah cerita?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan identifikasi kata arkais, dan kerangka cerpen.

Sumatif (akhir): Penilaian cerpen yang ditulis berdasarkan nilai hikayat dan kualitas video gerak henti sebagai media presentasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ide pokok dan makna kata arkais dalam kutipan hikayat.Ide pokok, kata arkais, makna kontekstual.2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis karakterisasi, plot, dan nilai pada hikayat dan cerpen.Unsur intrinsik, nilai moral, sosial, budaya.2 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
3Menulis cerpen berdasarkan nilai dalam hikayat.Struktur cerpen, kaidah kebahasaan, nilai hikayat.2 JPKreativitas, Komunikasi
4Membuat media presentasi berupa video gerak henti dan mempresentasikannya.Video gerak henti, teknik presentasi, percaya diri.2 JPKreativitas, Komunikasi
Halaman 8 · Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Cerita adalah jendela menuju masa lalu dan cerminan masa kini. Dalam modul ini, kita akan menjelajahi hikayat dan cerpen, dua bentuk cerita yang kaya nilai. Kita akan belajar bagaimana nilai-nilai luhur dari masa lampau tetap relevan dan bisa kita aplikasikan dalam kehidupan modern, bahkan menjadi inspirasi karya kreatif.

1. Mengenal Hikayat: Jejak Cerita Lintas Zaman
Hikayat adalah salah satu bentuk sastra lama Melayu yang berisi cerita rekaan, kisah sejarah, atau dongeng. Ciri khas hikayat adalah penggunaan bahasa Melayu Klasik dengan banyak kata arkais, struktur kalimat yang khas, serta seringkali mengangkat kisah kepahlawanan, keajaiban, dan nilai-nilai moral. Tokoh dalam hikayat seringkali bersifat statis dan digambarkan dalam hitam-putih. Hikayat berfungsi sebagai hiburan, pengajaran moral, dan juga sebagai cerminan budaya pada masanya. Contohnya Hikayat Hang Tuah yang mengajarkan nilai kesetiaan dan keberanian.

2. Mengidentifikasi Ide Pokok dan Makna Kata Arkais
Memahami hikayat membutuhkan kemampuan mengidentifikasi ide pokok dan makna kata arkais. Ide pokok adalah gagasan utama yang ingin disampaikan penulis dalam sebuah paragraf atau cerita. Kata arkais adalah kata-kata kuno yang sudah jarang atau tidak digunakan lagi dalam bahasa sehari-hari. Untuk memahami makna kata arkais, kita bisa menggunakan kamus atau menebak maknanya dari konteks kalimat. Misalnya, kata 'sahaya' yang berarti 'saya' atau 'hamba', atau 'beroleh' yang berarti 'mendapat'. Latihan membaca dan menganalisis kutipan hikayat akan membantu kita mengasah kemampuan ini.

3. Menganalisis Unsur Intrinsik dan Nilai dalam Hikayat
Hikayat, seperti cerita fiksi lainnya, memiliki unsur intrinsik seperti tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, dan sudut pandang. Analisis karakterisasi melibatkan pemahaman sifat dan peran tokoh. Plot atau alur menceritakan rangkaian peristiwa. Latar mencakup waktu, tempat, dan suasana. Selain itu, hikayat kaya akan nilai-nilai ekstrinsik seperti nilai moral (baik-buruk), sosial (hubungan masyarakat), budaya (adat istiadat), dan religius (kepercayaan). Nilai-nilai ini seringkali tersirat dan dapat digali melalui tindakan tokoh dan konflik yang terjadi.

4. Menulis Cerpen Terinspirasi Hikayat
Cerpen adalah cerita pendek yang padat dan fokus pada satu peristiwa atau karakter. Menulis cerpen yang terinspirasi dari hikayat berarti mengambil nilai-nilai luhur dari hikayat (misalnya, kesetiaan, keberanian, kebijaksanaan) dan mengadaptasinya ke dalam konteks modern. Proses ini melibatkan pengembangan tokoh kontemporer, penyesuaian alur, dan penggunaan bahasa yang sesuai dengan kaidah penulisan cerpen saat ini. Penting untuk memastikan nilai yang diangkat tetap relevan dan dapat dipahami oleh pembaca modern. Perhatikan struktur cerpen: orientasi, komplikasi, dan resolusi.

5. Mempresentasikan Cerpen dengan Media Kreatif
Setelah menulis cerpen, langkah selanjutnya adalah mempresentasikannya secara menarik. Salah satu media kreatif yang bisa digunakan adalah video gerak henti (stop motion). Teknik ini melibatkan pengambilan serangkaian foto objek yang digerakkan sedikit demi sedikit, kemudian digabungkan menjadi video. Video gerak henti dapat membantu visualisasi cerita dan menambah daya tarik presentasi. Penyajian yang menarik akan membuat cerpen lebih hidup dan pesan yang ingin disampaikan lebih mudah diterima oleh audiens. Latih kemampuan berbicara dan ekspresi saat presentasi.

Rangkuman: Modul ini mengajak kita menyelami kekayaan cerita lintas zaman, khususnya hikayat dan cerpen. Kita belajar mengidentifikasi ide pokok dan makna kata arkais dalam hikayat, menganalisis unsur intrinsik dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Pemahaman ini kemudian diaplikasikan dalam penulisan cerpen modern yang terinspirasi dari nilai hikayat, dan dipresentasikan secara kreatif menggunakan media video gerak henti. Proses ini melatih kemampuan berpikir kritis, berbahasa, dan berekspresi secara kreatif.

Halaman 9 · Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
HikayatKarya sastra lama Melayu berisi cerita rekaan atau sejarah.
ArkaisKata-kata kuno yang sudah jarang digunakan.
CerpenCerita pendek yang fokus pada satu peristiwa.
KarakterisasiPenggambaran sifat dan watak tokoh.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XPeta Konsep
Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas ZamanMengenal Hikayat: Jejak Cerita Lintas ZamanMengidentifikasi Ide Pokok dan Makna Kata ArkaisMenganalisis Unsur Intrinsik dan Nilai dalam HikayatMenulis Cerpen Terinspirasi HikayatMempresentasikan Cerpen dengan Media Kreatif
Dari sub-bab Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas ZamanHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKomunikasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman pada Bahasa Indonesia SMK, Fase E, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis.

Modul Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman ini gratis?

Ya. Modul Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman untuk Bahasa Indonesia kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Menyusuri Nilai dalam Cerita Lintas Zaman disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.