SMKKelas XFase E📘 Bab 1.3Semester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas X
Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kaidah kebahasaan dalam laporan hasil observasi meliputi penggunaan kata benda, verba, adjektiva, frasa nominal dan verbal, konjungsi (kausalitas, temporal, koordinatif), serta kalimat definisi dan deskripsi. Menguasai kaidah ini penting untuk menyusun laporan yang akurat, objektif, dan mudah dipahami. Ketelitian dalam memilih kata dan menyusun kalimat akan meningkatkan kualitas dan kredibilitas laporan observasimu.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi
Bahasa Indonesia · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi
Bahasa Indonesia · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasE / X
Materi PokokMenggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mampu mengidentifikasi informasi faktual dalam teks laporan hasil observasi.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan informasi dan gagasan berdasarkan kaidah kebahasaan yang tepat, termasuk dalam konteks laporan hasil observasi.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualLaporan hasil observasi menggunakan kalimat definisi, deskripsi, klasifikasi, dan konjungsi yang khas.
KonseptualKaidah kebahasaan adalah aturan penggunaan bahasa yang meliputi struktur kalimat, pilihan kata, dan penggunaan tanda baca untuk mencapai tujuan komunikatif tertentu.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi dan menerapkan kaidah kebahasaan (kata benda, verba, adjektiva, frasa, konjungsi, kalimat definisi dan deskripsi) dalam menulis laporan hasil observasi.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya penggunaan kaidah kebahasaan yang tepat untuk menghasilkan laporan observasi yang jelas dan objektif.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh laporan hasil observasi, peserta didik dapat mengidentifikasi penggunaan kata benda, verba, dan adjektiva dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis penggunaan frasa nominal dan frasa verbal dalam laporan hasil observasi dengan benar.
  3. Dengan membaca teks laporan hasil observasi, peserta didik dapat membedakan penggunaan konjungsi kausalitas, temporal, dan koordinatif secara akurat.
  4. Melalui latihan menulis, peserta didik dapat menyusun kalimat definisi dan kalimat deskripsi yang sesuai dengan kaidah kebahasaan dalam laporan hasil observasi.
  5. Setelah menganalisis contoh, peserta didik dapat mengaplikasikan kaidah kebahasaan (kata benda, verba, adjektiva, frasa, konjungsi, kalimat definisi dan deskripsi) dalam menulis paragraf laporan hasil observasi secara runtut.
Halaman 2 · Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami kaidah kebahasaan dalam laporan hasil observasi membantu kamu menyusun teks yang informatif dan mudah dipahami, serta menghindari ambiguitas dalam penyampaian fakta.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa penggunaan kata dan kalimat yang tepat sangat penting agar laporan hasil observasimu dapat dipercaya dan dipahami dengan baik?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam (IPA): Peserta didik menerapkan kaidah kebahasaan untuk mendeskripsikan hasil observasi fenomena alam atau makhluk hidup secara saintifik.
Pendidikan Pancasila: Peserta didik menyusun laporan observasi tentang praktik gotong royong di masyarakat dengan bahasa yang objektif dan sesuai kaidah.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang objek observasi di lingkungan sekitar rumah yang dapat dilaporkan anak.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang nyaman dengan akses internet dan perpustakaan sekolah untuk mencari referensi laporan observasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi pengolah kata untuk menulis laporan dan situs web kamus daring untuk memeriksa kaidah kebahasaan.
Halaman 3 · Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh laporan hasil observasi, peserta didik dapat mengidentifikasi penggunaan kata benda, verba, dan adjektiva dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik dalam membaca laporan hasil observasi dan mengaitkannya dengan pentingnya bahasa yang jelas.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi kaidah kebahasaan dalam laporan hasil observasi dan memotivasi peserta didik untuk aktif belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah laporan hasil observasi singkat tentang 'Perkembangan Industri Kreatif di Kota X' dan meminta peserta didik membaca serta mengamati struktur kalimatnya.
  2. Guru mengajukan pertanyaan: "Apa yang membuat laporan ini mudah atau sulit dipahami? Perhatikan pilihan kata dan bentuk kalimatnya!"
  3. Peserta didik secara individu mengidentifikasi kata-kata yang menurut mereka penting dalam laporan tersebut dan mencatatnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) untuk berdiskusi tentang kata benda, verba, dan adjektiva yang mereka temukan.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi tabel untuk mengelompokkan kata benda, verba, dan adjektiva dari teks laporan hasil observasi yang dibaca.
  3. Peserta didik bekerja sama mengidentifikasi dan mengisi tabel dalam LKPD, saling berbagi temuan dan memberikan masukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi kata benda, verba, dan adjektiva di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan terkait hasil presentasi.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap identifikasi yang tepat dan meluruskan konsep yang kurang tepat, serta menjelaskan fungsi masing-masing jenis kata dalam laporan observasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik dan Guru menyimpulkan bersama tentang ciri-ciri dan fungsi kata benda, verba, dan adjektiva dalam laporan hasil observasi.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan pentingnya ketelitian dalam berbahasa.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh frasa nominal dan verbal di rumah sebagai persiapan pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah menganalisis contoh, peserta didik dapat mengaplikasikan kaidah kebahasaan (kata benda, verba, adjektiva, frasa, konjungsi, kalimat definisi dan deskripsi) dalam menulis paragraf laporan hasil observasi secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan kembali pemahaman peserta didik tentang kata benda, verba, dan adjektiva dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan frasa.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis dan mengaplikasikan kaidah kebahasaan dalam menulis paragraf laporan observasi, serta memotivasi untuk berkreasi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa contoh kalimat yang mengandung frasa nominal, frasa verbal, konjungsi kausalitas, temporal, dan koordinatif dari laporan observasi.
  2. Guru meminta peserta didik mengamati bagaimana frasa dan konjungsi tersebut membentuk makna dalam kalimat.
  3. Peserta didik secara berpasangan mendiskusikan perbedaan jenis frasa dan konjungsi yang mereka amati.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik kembali ke kelompok yang sama dan menerima LKPD kedua yang berfokus pada frasa, konjungsi, serta kalimat definisi dan deskripsi.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok menganalisis contoh-contoh kalimat dalam LKPD, mengidentifikasi jenis frasa dan konjungsi, serta membedakan kalimat definisi dan deskripsi.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setelah berdiskusi, setiap kelompok ditugaskan untuk menulis satu paragraf laporan hasil observasi tentang objek di lingkungan sekolah dengan menerapkan minimal tiga kaidah kebahasaan yang sudah dipelajari (misalnya, satu kalimat definisi, satu kalimat deskripsi, dan dua konjungsi berbeda).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan paragraf laporan hasil observasi yang telah mereka tulis.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terkait penerapan kaidah kebahasaan dalam paragraf yang disajikan.
  3. Guru memberikan penguatan dan evaluasi terhadap hasil tulisan kelompok, menyoroti penerapan kaidah kebahasaan yang tepat dan memberikan saran perbaikan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik dan Guru menyimpulkan pentingnya seluruh kaidah kebahasaan dalam menyusun laporan hasil observasi yang baik.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas peserta didik dalam menyusun paragraf laporan observasi.
  3. Guru memberikan tindak lanjut berupa tugas mandiri untuk menyempurnakan paragraf laporan observasi mereka dan mempersiapkan diri untuk menulis laporan utuh di pertemuan berikutnya, lalu menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Kata Observasi
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi dan mengelompokkan berbagai jenis kata serta frasa dalam laporan hasil observasi.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Laporan hasil observasi adalah teks yang menyajikan informasi tentang suatu objek atau fenomena secara faktual dan objektif, berdasarkan hasil pengamatan. Agar laporan ini efektif, kamu perlu memahami dan menggunakan kaidah kebahasaan yang tepat.

Alat & bahan: Teks laporan hasil observasi, alat tulis, kertas tempel

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    123456Mendatar5. Kata sifatMenurun1. Kata benda2. Berdasarkan fakta, tidakdipengaruhi perasaan ataupendapat pribadi3. Gabungan dua kata atau lebihyang tidak membentuk kalimatsempurna4. Kata hubung6. Kata kerja
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Bacalah teks laporan hasil observasi tentang 'Mangrove di Pesisir Pantai' yang diberikan oleh guru dengan saksama.
  3. Identifikasi kata-kata penting yang kamu temukan dalam teks tersebut dan tuliskan di kertas tempel.
  4. Kelompokkan kata-kata yang kamu temukan ke dalam tabel berdasarkan jenisnya (kata benda, verba, adjektiva).
  5. Temukan minimal tiga contoh frasa nominal dan tiga contoh frasa verbal dari teks, lalu catat di kolom yang tersedia.
  6. Diskusikan hasil identifikasi dan pengelompokkanmu dengan teman sekelompok.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang laporan hasil observasi?
  2. Menurutmu, mengapa penggunaan bahasa yang jelas itu penting dalam laporan?
  3. Bisakah kamu memberikan contoh satu kalimat yang mendeskripsikan suatu objek?

Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik saat berdiskusi kelompok dan partisipasi dalam presentasi.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil penulisan paragraf laporan hasil observasi yang menerapkan kaidah kebahasaan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Setelah mengamati contoh laporan hasil observasi, peserta didik dapat mengidentifikasi penggunaan kata benda, verba, dan adjektiva dengan tepat.Identifikasi kata benda, verba, dan adjektiva2 JPpenalaran kritis
2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis penggunaan frasa nominal dan frasa verbal dalam laporan hasil observasi dengan benar.Analisis frasa nominal dan frasa verbal2 JPkolaborasi
3Dengan membaca teks laporan hasil observasi, peserta didik dapat membedakan penggunaan konjungsi kausalitas, temporal, dan koordinatif secara akurat.Perbedaan konjungsi2 JPpenalaran kritis
4Melalui latihan menulis, peserta didik dapat menyusun kalimat definisi dan kalimat deskripsi yang sesuai dengan kaidah kebahasaan dalam laporan hasil observasi.Menyusun kalimat definisi dan deskripsi2 JPkomunikasi
Halaman 8 · Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Laporan hasil observasi adalah teks yang menyajikan informasi tentang suatu objek atau fenomena secara faktual dan objektif, berdasarkan hasil pengamatan. Agar laporan ini efektif, kamu perlu memahami dan menggunakan kaidah kebahasaan yang tepat. Kaidah ini meliputi pemilihan kata, frasa, konjungsi, hingga struktur kalimat, yang semuanya berkontribusi pada kejelasan dan kredibilitas laporan.

1. Kata Benda, Verba, dan Adjektiva
Dalam laporan hasil observasi, penggunaan kata benda (nomina) sangat dominan untuk menamai objek, konsep, atau fenomena yang diobservasi. Contohnya, 'pohon', 'ekosistem', 'perilaku'. Kata kerja (verba) digunakan untuk menjelaskan tindakan atau keadaan objek, seperti 'tumbuh', 'berkembang biak', 'melakukan'. Sedangkan kata sifat (adjektiva) berfungsi untuk memberikan keterangan sifat atau karakteristik objek, misalnya 'tinggi', 'hijau', 'langka'. Ketiga jenis kata ini menjadi fondasi dalam membangun deskripsi yang detail dan akurat.

2. Frasa Nominal dan Frasa Verbal
Frasa adalah gabungan dua kata atau lebih yang tidak membentuk kalimat sempurna. Frasa nominal adalah kelompok kata yang inti unsurnya kata benda, berfungsi seperti kata benda. Contoh: 'rumah besar', 'tumbuhan langka'. Frasa verbal adalah kelompok kata yang inti unsurnya kata kerja, berfungsi seperti kata kerja. Contoh: 'sedang membaca', 'telah selesai'. Penggunaan frasa ini membantu memberikan deskripsi yang lebih spesifik dan kompleks dalam laporan hasil observasi, sehingga informasi yang disampaikan menjadi lebih kaya dan detail.

3. Konjungsi dalam Laporan Observasi
Konjungsi atau kata hubung sangat penting untuk menyatukan kalimat dan paragraf agar laporan menjadi kohesif. Konjungsi kausalitas (sebab-akibat) seperti 'karena', 'sebab', 'oleh karena itu' digunakan untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat. Konjungsi temporal (waktu) seperti 'kemudian', 'setelah itu', 'saat' menunjukkan urutan waktu. Konjungsi koordinatif seperti 'dan', 'atau', 'tetapi' menghubungkan unsur-unsur yang setara. Penggunaan konjungsi yang tepat memastikan alur laporan logis dan mudah diikuti.

4. Kalimat Definisi dan Kalimat Deskripsi
Laporan hasil observasi banyak menggunakan kalimat definisi dan deskripsi. Kalimat definisi adalah kalimat yang menjelaskan makna atau pengertian suatu istilah atau objek, seringkali menggunakan verba kopulatif 'adalah', 'ialah', 'merupakan'. Contoh: 'Harimau adalah hewan karnivora'. Kalimat deskripsi adalah kalimat yang menggambarkan ciri-ciri fisik atau nonfisik suatu objek secara detail, sehingga pembaca seolah melihat atau merasakan objek tersebut. Contoh: 'Kulit harimau bergaris-garis hitam dengan warna dasar oranye terang'. Kedua jenis kalimat ini esensial untuk menyajikan fakta secara objektif dan lengkap.

Rangkuman: Kaidah kebahasaan dalam laporan hasil observasi meliputi penggunaan kata benda, verba, adjektiva, frasa nominal dan verbal, konjungsi (kausalitas, temporal, koordinatif), serta kalimat definisi dan deskripsi. Menguasai kaidah ini penting untuk menyusun laporan yang akurat, objektif, dan mudah dipahami. Ketelitian dalam memilih kata dan menyusun kalimat akan meningkatkan kualitas dan kredibilitas laporan observasimu.

Halaman 9 · Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
NominaKata benda
VerbaKata kerja
AdjektivaKata sifat
FrasaGabungan dua kata atau lebih yang tidak membentuk kalimat sempurna
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XPeta Konsep
Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil ObservasiKata Benda, Verba, dan AdjektivaFrasa Nominal dan Frasa VerbalKonjungsi dalam Laporan ObservasiKalimat Definisi dan Kalimat Deskripsi
Dari sub-bab Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil ObservasiHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKomunikasiKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi pada Bahasa Indonesia SMK, Fase E, elemen Menulis.

Modul Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi ini gratis?

Ya. Modul Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi untuk Bahasa Indonesia kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Menggunakan Kaidah Kebahasaan dalam Laporan Hasil Observasi disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.