SMKKelas XIIFase FSemester 1

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas XII
Teks Cerita Sejarah

Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Teks cerita sejarah adalah karya fiksi yang berlandaskan fakta sejarah, memiliki struktur orientasi, urutan peristiwa, reorientasi, dan koda. Kaidah kebahasaannya meliputi kata kerja material, konjungsi temporal, dan kalimat tidak langsung. Teks ini kaya akan nilai moral, sosial, dan budaya. Menulisnya memerlukan riset, perencanaan, dan kemampuan menggabungkan fakta dengan imajinasi untuk menghasilkan cerita yang edukatif dan menghibur.

Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Teks Cerita Sejarah
Bahasa Indonesia · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Teks Cerita Sejarah
Bahasa Indonesia · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasF / XII
Materi PokokTeks Cerita Sejarah
Alokasi Waktu3 Pertemuan (9 JP: 3 JP × 45 menit = 135 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang teks narasi dan mampu mengidentifikasi unsur-unsur cerita.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Komunikasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMenyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengevaluasi dan menciptakan berbagai jenis teks, termasuk teks cerita sejarah, dengan menganalisis struktur, kebahasaan, dan nilai-nilai di dalamnya, serta menyajikannya secara lisan maupun tertulis dengan kritis dan kreatif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh nyata teks cerita sejarah antara lain novel 'Para Priyayi' karya Umar Kayam atau 'Laut Bercerita' karya Leila S. Chudori.
KonseptualTeks cerita sejarah adalah karya fiksi yang berlatar belakang peristiwa sejarah, memadukan fakta sejarah dengan imajinasi pengarang.
ProseduralPeserta didik akan belajar menganalisis struktur, kebahasaan, dan nilai-nilai dalam teks cerita sejarah, serta menyajikannya kembali dalam bentuk lain.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami konteks sejarah dalam sebuah karya sastra dan bagaimana hal itu memengaruhi cara kita menafsirkan cerita.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh teks cerita sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi struktur teks cerita sejarah (orientasi, urutan peristiwa, reorientasi, koda) dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis kaidah kebahasaan teks cerita sejarah (kata kerja material, konjungsi temporal, kalimat tidak langsung) dengan benar.
  3. Dengan membaca teks cerita sejarah, peserta didik dapat menemukan nilai-nilai yang terkandung dalam teks cerita sejarah (moral, sosial, budaya) secara kritis.
  4. Melalui penugasan proyek, peserta didik dapat menyusun kerangka teks cerita sejarah berdasarkan peristiwa sejarah yang dipilih dengan runtut.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menulis teks cerita sejarah sederhana dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan secara kreatif.
  6. Setelah menyusun teks cerita sejarah, peserta didik dapat mempresentasikan hasil karyanya di depan kelas dengan percaya diri dan komunikatif.
Halaman 2 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami teks cerita sejarah bukan hanya tentang mengetahui alur cerita, tetapi juga tentang menelusuri jejak masa lalu, merasakan semangat zaman, dan belajar dari kebijaksanaan para tokoh untuk membentuk pandangan kritis terhadap peristiwa dan nilai-nilai kehidupan.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah cerita fiksi dapat membawa kita menjelajahi masa lalu dan memahami peristiwa sejarah dengan cara yang lebih hidup?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah: Memahami konteks, kronologi, dan tokoh-tokoh penting dalam peristiwa sejarah yang menjadi latar cerita.
Seni Budaya: Menghargai nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang tercermin dalam cerita sejarah dan dapat diintegrasikan dalam karya tulis.
Pendidikan Pancasila: Mengidentifikasi dan menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan serta karakter positif dari tokoh-tokoh sejarah.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berbagi cerita sejarah lokal atau pengalaman hidup mereka yang relevan sebagai inspirasi bagi peserta didik dalam menulis.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan perpustakaan sekolah, museum lokal, atau situs-situs sejarah sebagai sumber inspirasi dan data untuk penulisan teks cerita sejarah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan mesin pencari, situs web berita sejarah, atau platform video dokumenter untuk riset data sejarah dan referensi penulisan.
Halaman 3 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh teks cerita sejarah, peserta didik dapat mengidentifikasi struktur teks cerita sejarah (orientasi, urutan peristiwa, reorientasi, koda) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru dan peserta didik mengucapkan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang peristiwa sejarah penting di Indonesia, lalu bertanya, 'Pernahkah kalian membaca cerita yang berlatar belakang peristiwa seperti ini?' dan 'Apa yang membuat cerita itu menarik?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi struktur teks cerita sejarah dan memperkenalkan proyek 'Menulis Cerita Sejarahku', serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa membuat cerita fiksi yang berdasar sejarah terasa hidup dan relevan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru mengajak peserta didik untuk merumuskan pertanyaan inti terkait penulisan teks cerita sejarah, misalnya 'Bagaimana cara menggabungkan fakta sejarah dengan unsur fiksi agar menjadi cerita yang menarik?'
  2. Guru membagikan contoh teks cerita sejarah pendek ('Pangeran Diponegoro: Perang Jawa') dan meminta peserta didik membaca senyap.
  3. Peserta didik secara individu mengidentifikasi bagian-bagian struktur (orientasi, urutan peristiwa, reorientasi, koda) dalam teks yang dibaca dengan menandai pada lembar kerja.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diminta berdiskusi untuk menentukan peristiwa sejarah lokal atau nasional yang ingin mereka jadikan dasar cerita.
  2. Setiap kelompok merumuskan ide cerita awal dan mengidentifikasi tokoh, latar, serta konflik potensial yang bisa dikembangkan dari peristiwa sejarah tersebut.
  3. Setiap kelompok membuat rencana awal proyek penulisan teks cerita sejarah, termasuk pembagian tugas dan target waktu untuk setiap tahapan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi struktur teks cerita sejarah dari contoh yang diberikan dan rencana awal proyek mereka.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap identifikasi struktur dan ide proyek setiap kelompok, menekankan pentingnya akurasi sejarah dan kreativitas.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang struktur teks cerita sejarah dan memotivasi peserta didik untuk melanjutkan proyek dengan semangat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang struktur teks cerita sejarah dan langkah awal proyek.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengingatkan mereka untuk terus menggali ide-ide kreatif.
  3. Guru menyampaikan tindak lanjut berupa pengumpulan data sejarah untuk proyek dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan membaca teks cerita sejarah, peserta didik dapat menemukan nilai-nilai yang terkandung dalam teks cerita sejarah (moral, sosial, budaya) secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru dan peserta didik mengucapkan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Apa tantangan terbesar saat mencari tahu tentang peristiwa sejarah?' dan 'Bagaimana kita bisa belajar dari kisah-kisah masa lalu?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis kaidah kebahasaan dan nilai-nilai dalam teks cerita sejarah serta melanjutkan proyek penulisan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok melanjutkan diskusi mengenai peristiwa sejarah yang dipilih dan mulai menyusun jadwal rinci untuk pengumpulan data, penulisan draf, hingga revisi cerita.
  2. Guru membagikan LKPD yang berisi kutipan teks cerita sejarah lain dan meminta peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi kaidah kebahasaan (kata kerja material, konjungsi temporal, kalimat tidak langsung) serta nilai-nilai (moral, sosial, budaya) yang terkandung di dalamnya.
  3. Peserta didik berdiskusi dan mencatat temuan mereka pada LKPD, menyertakan bukti kutipan dari teks.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling ke setiap kelompok, memantau kemajuan proyek, dan memberikan bimbingan terkait pencarian fakta sejarah dan pengembangan ide cerita.
  2. Setiap kelompok mulai menyusun kerangka cerita sejarah mereka, dengan memasukkan elemen-elemen sejarah yang telah mereka kumpulkan dan mulai memikirkan bagaimana nilai-nilai dapat disisipkan secara implisit.
  3. Peserta didik saling memberikan masukan antaranggota kelompok untuk memperkaya ide dan memastikan kerangka cerita sudah mencakup struktur dan potensi kebahasaan yang baik.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis kaidah kebahasaan dan nilai-nilai dari LKPD, serta kerangka cerita proyek mereka.
  2. Guru memberikan umpan balik mengenai kesesuaian analisis dan kelengkapan kerangka cerita, serta menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai secara alami dalam narasi.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang kaidah kebahasaan dan nilai-nilai dalam teks cerita sejarah sebagai modal penting dalam penulisan proyek.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya kebahasaan dan nilai-nilai dalam membangun teks cerita sejarah yang kuat.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik dan mendorong mereka untuk terus berkreasi.
  3. Guru mengingatkan untuk menyelesaikan draf pertama cerita sebagai persiapan pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menulis teks cerita sejarah sederhana dengan memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan secara kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru dan peserta didik mengucapkan salam, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Bagian mana dari cerita yang paling sulit kalian tulis?' dan 'Bagaimana cara membuat cerita kita menarik bagi pembaca?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menyelesaikan penulisan teks cerita sejarah, mempresentasikan, dan mengevaluasi proyek.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok meninjau kembali draf teks cerita sejarah mereka, memastikan kesesuaian dengan struktur, penggunaan kaidah kebahasaan, dan penyisipan nilai-nilai.
  2. Peserta didik melakukan peer-editing (saling mengoreksi) antar kelompok dengan menggunakan rubrik penilaian yang telah disiapkan guru, untuk memberikan masukan konstruktif terhadap karya teman.
  3. Peserta didik merevisi draf cerita mereka berdasarkan masukan dari teman dan guru, serta memastikan cerita sudah siap untuk dipresentasikan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Setiap kelompok mempersiapkan presentasi teks cerita sejarah mereka, termasuk pembagian peran dan cara penyampaian yang menarik.
  2. Peserta didik mempresentasikan teks cerita sejarah yang telah mereka tulis di depan kelas secara bergantian.
  3. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan setelah presentasi, menciptakan diskusi yang interaktif.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi reflektif tentang seluruh proses proyek, mulai dari perencanaan hingga presentasi.
  2. Peserta didik secara individu mengisi lembar refleksi tentang tantangan, keberhasilan, dan pembelajaran yang mereka dapatkan selama mengerjakan proyek.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap nilai-nilai yang muncul dalam cerita sejarah peserta didik dan mengapresiasi setiap usaha serta hasil karya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang teks cerita sejarah dan pengalaman berharga dari proyek penulisan.
  2. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan kreativitas mereka, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan pesan motivasi untuk terus berkarya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Kisah Masa LaluNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi struktur, kaidah kebahasaan, dan nilai-nilai dalam kutipan teks cerita sejarah.

Alat & bahan: Kutipan teks cerita sejarah, alat tulis, kertas flipchart

Langkah kerja:

  1. Lengkapi struktur teks cerita sejarah pada gambar, lalu jelaskan isi setiap bagiannya.
    Orientasi123
    Gambar 1. Alur
  2. Amati garis waktu peristiwa sejarah yang diberikan dan diskusikan peristiwa apa saja yang kalian ketahui.
  3. Bacalah kutipan teks cerita sejarah 'Gajah Mada: Sumpah Palapa' dengan cermat.
  4. Identifikasilah struktur teks (orientasi, urutan peristiwa, reorientasi, koda) dengan menuliskan bagian-bagiannya pada tabel yang tersedia.
  5. Temukan minimal 3 kaidah kebahasaan (kata kerja material, konjungsi temporal, kalimat tidak langsung) dan 3 nilai (moral, sosial, budaya) dalam teks, lalu tuliskan bukti kutipannya.
  6. Diskusikan hasil temuan kalian dalam kelompok dan siapkan presentasi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang teks cerita?
  2. Pernahkah kamu membaca cerita yang berlatar belakang sejarah?
  3. Apa saja unsur-unsur yang biasanya ada dalam sebuah cerita?
  4. Menurutmu, apa bedanya cerita fiksi biasa dengan cerita sejarah?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat berdiskusi, menyusun kerangka, dan menulis draf teks cerita sejarah.

Sumatif (akhir): Penilaian teks cerita sejarah yang dihasilkan peserta didik berdasarkan rubrik penilaian dan presentasi lisan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi struktur teks cerita sejarahStruktur teks cerita sejarah3 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis kaidah kebahasaan dan nilai-nilai teks cerita sejarahKaidah kebahasaan dan nilai-nilai teks cerita sejarah3 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
3Menulis dan mempresentasikan teks cerita sejarahPenulisan dan presentasi teks cerita sejarah3 JPKreativitas, Komunikasi
Halaman 9 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Teks cerita sejarah adalah salah satu bentuk karya sastra yang unik karena memadukan unsur fakta sejarah dengan daya imajinasi pengarang. Melalui teks ini, kita diajak untuk menyelami peristiwa masa lalu, memahami latar belakangnya, serta merasakan emosi dan perjuangan para tokoh seolah-olah kita hidup di zaman tersebut. Mempelajari teks cerita sejarah bukan hanya memperkaya wawasan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nilai-nilai luhur.

1. Pengertian dan Ciri Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah adalah narasi fiksi yang berlatar belakang peristiwa sejarah. Meskipun bersifat fiksi, cerita ini menggunakan fakta-fakta sejarah sebagai dasar plot, tokoh, dan latar. Ciri-cirinya meliputi penggunaan sudut pandang orang ketiga, alur maju atau campuran, serta adanya konflik yang seringkali terinspirasi dari peristiwa sejarah. Teks ini bertujuan untuk menghibur sekaligus memberikan pelajaran moral dan sejarah kepada pembaca, seringkali dengan gaya bahasa yang deskriptif dan imajinatif.

2. Struktur Teks Cerita Sejarah
Secara umum, struktur teks cerita sejarah mirip dengan teks narasi lainnya, terdiri dari orientasi, urutan peristiwa, reorientasi, dan koda. Orientasi adalah bagian pengenalan tokoh, latar, dan awal mula konflik. Urutan peristiwa merupakan inti cerita, berisi rangkaian kejadian yang terjadi secara kronologis atau acak, termasuk klimaks. Reorientasi adalah bagian penutup yang berisi pandangan atau komentar pengarang terhadap peristiwa yang diceritakan. Koda merupakan bagian akhir yang berisi amanat atau nilai-nilai yang dapat dipetik dari cerita.

3. Kaidah Kebahasaan Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah memiliki beberapa kaidah kebahasaan khas. Pertama, penggunaan kata kerja material yang menggambarkan tindakan fisik atau mental tokoh, seperti 'berjuang', 'membangun', atau 'memikirkan'. Kedua, penggunaan konjungsi temporal (kata hubung waktu) untuk menunjukkan urutan peristiwa, seperti 'kemudian', 'lalu', 'setelah itu', atau 'akhirnya'. Ketiga, penggunaan kalimat tidak langsung untuk menyampaikan ucapan atau pemikiran tokoh, seperti 'Ia berkata bahwa...', atau 'Mereka berpendapat bahwa...'. Kaidah ini membantu membangun narasi yang runtut dan jelas.

4. Nilai-Nilai dalam Teks Cerita Sejarah
Teks cerita sejarah seringkali mengandung berbagai nilai yang relevan dengan kehidupan. Nilai moral berkaitan dengan baik buruknya perilaku tokoh dan pelajaran etika yang bisa diambil. Nilai sosial terkait dengan hubungan antarmanusia, solidaritas, atau perjuangan masyarakat. Nilai budaya mencerminkan adat istiadat, kepercayaan, atau tradisi suatu masyarakat pada masa lalu. Nilai-nilai ini tidak selalu disampaikan secara eksplisit, tetapi seringkali tersirat dalam tindakan dan dialog tokoh, mendorong pembaca untuk merefleksikan diri.

5. Langkah-Langkah Menulis Teks Cerita Sejarah
Menulis teks cerita sejarah dimulai dengan menentukan peristiwa sejarah yang menarik dan melakukan riset mendalam. Selanjutnya, tentukan tokoh utama, konflik, dan sudut pandang. Buat kerangka cerita dengan memperhatikan struktur orientasi, urutan peristiwa, reorientasi, dan koda. Kembangkan kerangka menjadi draf cerita, perhatikan penggunaan kata kerja material, konjungsi temporal, dan kalimat tidak langsung. Setelah draf selesai, lakukan revisi dan penyuntingan untuk memperbaiki tata bahasa, ejaan, dan alur cerita agar lebih menarik dan informatif.

Rangkuman: Teks cerita sejarah adalah karya fiksi yang berlandaskan fakta sejarah, memiliki struktur orientasi, urutan peristiwa, reorientasi, dan koda. Kaidah kebahasaannya meliputi kata kerja material, konjungsi temporal, dan kalimat tidak langsung. Teks ini kaya akan nilai moral, sosial, dan budaya. Menulisnya memerlukan riset, perencanaan, dan kemampuan menggabungkan fakta dengan imajinasi untuk menghasilkan cerita yang edukatif dan menghibur.

Halaman 10 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
OrientasiBagian pengenalan dalam teks cerita.
ReorientasiBagian penutup yang berisi pandangan pengarang.
KodaBagian akhir berisi amanat atau nilai.
Kata kerja materialKata kerja yang menunjukkan tindakan fisik.
Konjungsi temporalKata hubung yang menyatakan waktu.
Kalimat tidak langsungKalimat yang menyampaikan ucapan orang lain.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Teks Cerita Sejarah" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Teks Cerita Sejarah — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 13–18

Modul Teks Cerita Sejarah ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIPeta Konsep
Teks Cerita SejarahPengertian dan Ciri Teks Cerita SejarahStruktur Teks Cerita SejarahKaidah Kebahasaan Teks Cerita SejarahNilai-Nilai dalam Teks Cerita SejarahLangkah-Langkah Menulis Teks Cerita Sejarah
Dari sub-bab Teks Cerita SejarahHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Teks Cerita Sejarah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teks Cerita Sejarah pada Bahasa Indonesia SMK, Fase F, elemen Menyimak, Membaca dan Memirsa, Berbicara dan Mempresentasikan, Menulis.

Modul Teks Cerita Sejarah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas XII SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Teks Cerita Sejarah ini gratis?

Ya. Modul Teks Cerita Sejarah untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Teks Cerita Sejarah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Teks Cerita Sejarah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Cerita Sejarah dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Teks Cerita Sejarah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teks Cerita Sejarah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Cerita Sejarah untuk Bahasa Indonesia kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Teks Cerita Sejarah ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas XII SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teks Cerita Sejarah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Teks Cerita Sejarah disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.