SMKKelas XFase ESemester 2

Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X
Sketsa dan Ilustrasi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Sketsa adalah gambar awal yang cepat dan kasar untuk menangkap ide, berfungsi sebagai fondasi desain. Ada berbagai jenis sketsa tergantung tujuannya, dari ide hingga arsitektur. Teknik dasarnya meliputi observasi, garis ringan, dan proporsi. Ilustrasi adalah gambar yang lebih detail dan matang untuk memperjelas teks atau narasi. Mengembangkan sketsa menjadi ilustrasi melibatkan penyempurnaan detail, penambahan warna, dan penerapan prinsip desain untuk menciptakan karya visual yang komunikatif dan menarik.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sketsa dan Ilustrasi
Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sketsa dan Ilustrasi
Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-dasar Desain Komunikasi Visual
Fase / KelasE / X
Materi PokokSketsa dan Ilustrasi
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang gambar bentuk dan mampu mengidentifikasi objek di sekitar mereka.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Kreativitas, Kolaborasi, Penalaran Kritis.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
Elemen / DomainDasar-dasar Desain Komunikasi Visual
Rumusan CP FasePada akhir fase E, peserta didik mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar desain komunikasi visual dalam berbagai media, serta mampu menghasilkan karya sketsa dan ilustrasi sederhana dengan teknik yang sesuai.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSketsa dan ilustrasi sering kita jumpai dalam komik, buku cerita, iklan, atau bahkan di media sosial.
KonseptualSketsa adalah gambar awal yang kasar untuk menangkap ide, sedangkan ilustrasi adalah gambar yang memperjelas atau memperindah teks atau narasi.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan membuat sketsa dari observasi, memilih media, hingga mengembangkan menjadi ilustrasi digital atau manual.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya proses observasi dan eksplorasi ide dalam menciptakan karya visual yang efektif dan orisinal.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati berbagai contoh sketsa, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis sketsa dan fungsinya dengan benar.
  2. Melalui demonstrasi guru, peserta didik dapat menerapkan teknik dasar membuat sketsa objek 3D secara proporsional dengan media pensil.
  3. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menganalisis perbedaan antara sketsa dan ilustrasi berdasarkan karakteristik visualnya secara tepat.
  4. Melalui proyek kelompok, peserta didik dapat membuat sebuah ilustrasi sederhana yang mendukung narasi pendek dengan menerapkan prinsip desain yang relevan.
  5. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat mempresentasikan karya ilustrasi mereka dan memberikan umpan balik konstruktif kepada teman sekelompok.
Halaman 2 · Sketsa dan Ilustrasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Sketsa dan ilustrasi bukan hanya sekadar gambar, melainkan alat komunikasi visual yang kuat untuk menyampaikan pesan, cerita, atau ide secara efektif dan menarik, serta memiliki nilai artistik dan fungsional dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah gambar sederhana bisa bercerita lebih banyak daripada ribuan kata?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan narasi pendek untuk ilustrasi dan penulisan deskripsi karya.
Seni Budaya: Pemahaman tentang komposisi, warna, dan ekspresi dalam seni rupa sebagai dasar ilustrasi.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendiskusikan karya sketsa dan ilustrasi yang dibuat peserta didik di rumah, serta mengapresiasi minat mereka dalam bidang DKV.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas diatur agar nyaman untuk praktik menggambar, dilengkapi dengan area pajang karya dan akses ke perangkat komputer untuk ilustrasi digital.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan aplikasi desain grafis (misalnya, Krita, Autodesk Sketchbook) untuk mengembangkan sketsa menjadi ilustrasi digital dan menggunakan internet sebagai referensi visual.
Halaman 3 · Sketsa dan Ilustrasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati berbagai contoh sketsa, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis sketsa dan fungsinya dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan beberapa gambar sketsa dari berbagai sumber (arsitektur, mode, karakter) dan bertanya: 'Apa yang kalian lihat dari gambar-gambar ini? Apa tujuan pembuatannya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jenis dan fungsi sketsa, serta menjelaskan bahwa kegiatan akan diakhiri dengan praktik menggambar sketsa.
  4. Guru memberikan pertanyaan pemantik: 'Mengapa seniman atau desainer sering memulai karyanya dengan sketsa?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang proses pembuatan sketsa oleh seorang desainer grafis dan memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanya.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi objek-objek yang dapat disketsa dan mendiskusikan perbedaan karakteristik sketsa dari video yang ditayangkan.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencari informasi dari buku teks dan sumber digital (internet) tentang pengertian, jenis, dan fungsi sketsa dalam desain komunikasi visual.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok membandingkan informasi yang telah dikumpulkan dan merumuskan definisi serta karakteristik sketsa berdasarkan data yang ditemukan.
  2. Pembuktian: Peserta didik mempraktikkan pembuatan sketsa objek sederhana (misalnya gelas atau botol) menggunakan pensil dan kertas, dengan fokus pada garis dan bentuk dasar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi jenis dan fungsi sketsa serta menunjukkan hasil sketsa awal mereka.
  2. Umpan balik: Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik terhadap presentasi dan hasil sketsa awal, menyoroti aspek kekuatan dan area perbaikan.
  3. Penguatan: Guru memberikan penguatan konsep tentang pentingnya observasi dalam membuat sketsa yang akurat dan ekspresif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang pengertian, jenis, dan fungsi sketsa.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menanyakan: 'Apa hal baru yang kalian pelajari hari ini tentang sketsa?'
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh ilustrasi dari berbagai media dan menyampaikan materi yang akan dibahas pada pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sketsa dan Ilustrasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui proyek kelompok, peserta didik dapat membuat sebuah ilustrasi sederhana yang mendukung narasi pendek dengan menerapkan prinsip desain yang relevan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menampilkan beberapa contoh ilustrasi yang mendukung cerita pendek dan bertanya: 'Bagaimana ilustrasi ini membantu kita memahami cerita?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu membuat ilustrasi sederhana untuk narasi pendek dan menjelaskan bahwa kegiatan akan berfokus pada proyek kelompok.
  4. Guru memberikan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa mengubah ide dari sebuah cerita menjadi gambar yang menarik dan komunikatif?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memberikan narasi pendek (sekitar 3-5 kalimat) kepada setiap kelompok dan meminta mereka untuk merumuskan pertanyaan: 'Bagaimana cara kita membuat ilustrasi yang paling efektif untuk narasi ini?'
  2. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik secara berkelompok mendiskusikan ide-ide ilustrasi, menentukan konsep, teknik, dan media yang akan digunakan (manual atau digital), serta membuat daftar alat dan bahan yang dibutuhkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Setiap kelompok menyusun jadwal pengerjaan proyek, termasuk pembagian tugas dan tenggat waktu untuk setiap tahapan (sketsa awal, pengembangan, pewarnaan, finishing).
  2. Memonitor kemajuan proyek: Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memberikan arahan, dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana. Peserta didik membuat sketsa kasar untuk ilustrasi mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan ilustrasi yang telah mereka buat di depan kelas, menjelaskan konsep dan proses pengerjaannya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap karya ilustrasi, fokus pada kesesuaian dengan narasi, prinsip desain, dan teknik yang digunakan.
  3. Evaluasi pengalaman: Peserta didik melakukan refleksi individu tentang tantangan yang dihadapi selama proyek dan pembelajaran yang didapat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya ilustrasi sebagai media komunikasi visual yang efektif.
  2. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas kreativitas dan kerja keras mereka dalam menyelesaikan proyek, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang potensi karir di bidang ilustrasi dan DKV, serta menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sketsa dan Ilustrasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis sketsa dan membuat sketsa objek 3D sederhana.

Alat & bahan: Pensil (2B, HB), penghapus, kertas gambar A4, penggaris

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 yang menampilkan berbagai jenis sketsa. Kelompokkan sketsa tersebut berdasarkan fungsinya (misalnya, sketsa ide, sketsa arsitektur, sketsa karakter) pada tabel yang tersedia.
  2. Pilih salah satu objek 3D di sekitar Anda (misalnya: botol minum, kotak pensil, atau vas bunga).
  3. Buatlah sketsa objek tersebut pada kertas gambar Anda, fokus pada bentuk dasar dan proporsi. Gunakan garis tipis terlebih dahulu.
  4. Tebalkan garis-garis yang sudah tepat dan tambahkan detail kecil untuk memperjelas bentuk objek.
  5. Presentasikan hasil sketsa Anda di depan kelompok dan diskusikan perbedaan sketsa Anda dengan sketsa teman.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sketsa dan Ilustrasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang gambar sketsa?
  2. Pernahkah Anda membuat sketsa? Jika ya, objek apa yang pernah Anda sketsa?
  3. Menurut Anda, apa perbedaan antara sketsa dan ilustrasi?
  4. Media apa saja yang bisa digunakan untuk membuat sketsa?

Formatif (proses): Observasi dan penilaian kinerja saat peserta didik melakukan praktik membuat sketsa dan berdiskusi kelompok.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil ilustrasi kelompok berdasarkan kesesuaian dengan narasi, prinsip desain, dan teknik yang digunakan, serta presentasi karya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sketsa dan Ilustrasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis sketsa dan fungsinya dengan benar.Pengertian, jenis, dan fungsi sketsa.2 JPPenalaran Kritis
2Menerapkan teknik dasar membuat sketsa objek 3D secara proporsional.Teknik dasar sketsa objek 3D.2 JPKreativitas
3Menganalisis perbedaan antara sketsa dan ilustrasi.Perbedaan sketsa dan ilustrasi.2 JPPenalaran Kritis
4Membuat ilustrasi sederhana yang mendukung narasi pendek.Pengembangan sketsa menjadi ilustrasi.2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · Sketsa dan Ilustrasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sketsa dan ilustrasi merupakan dua bentuk gambar yang sangat penting dalam dunia desain komunikasi visual. Keduanya sering digunakan untuk menyampaikan ide, informasi, atau cerita secara visual. Memahami perbedaan dan teknik pembuatannya akan membuka gerbang kreativitas Anda dalam menciptakan karya-karya visual yang menarik dan efektif.

1. Pengertian Sketsa
Sketsa adalah gambar awal yang dibuat secara cepat dan kasar untuk menangkap ide, konsep, atau bentuk suatu objek. Sketsa berfungsi sebagai 'catatan visual' bagi seniman atau desainer sebelum mengembangkan karya lebih lanjut. Ia seringkali tidak detail, fokus pada garis besar, proporsi, dan komposisi. Sketsa merupakan fondasi penting dalam setiap proses desain, memungkinkan eksplorasi ide tanpa terbebani kesempurnaan. Dengan sketsa, seseorang dapat menuangkan gagasan secara spontan dan cepat.

2. Jenis dan Fungsi Sketsa
Sketsa memiliki berbagai jenis dan fungsi tergantung tujuannya. Sketsa ide digunakan untuk mencatat gagasan awal. Sketsa studi berfungsi untuk mempelajari bentuk, anatomi, atau perspektif. Sketsa arsitektur digunakan untuk merancang bangunan atau ruang. Sketsa mode untuk desain pakaian. Sketsa karakter untuk desain tokoh. Fungsi utamanya adalah sebagai alat komunikasi visual, eksplorasi ide, dan perencanaan sebelum eksekusi karya final. Sketsa memungkinkan desainer untuk 'berpikir dengan tangan' dan memvisualisasikan solusi.

3. Teknik Dasar Membuat Sketsa
Membuat sketsa diawali dengan observasi yang cermat terhadap objek. Mulailah dengan garis-garis ringan untuk menentukan bentuk dasar dan proporsi keseluruhan. Hindari menekan pensil terlalu keras di awal. Gunakan teknik 'gesture drawing' untuk menangkap gerakan atau esensi objek. Perhatikan hubungan antarbagian objek agar proporsi tetap terjaga. Tambahkan detail secara bertahap setelah bentuk dasar sudah tepat. Berlatihlah secara konsisten untuk melatih kepekaan mata dan tangan Anda dalam menangkap bentuk dan dimensi. Media yang umum digunakan adalah pensil, arang, atau pulpen pada kertas.

4. Pengertian Ilustrasi
Ilustrasi adalah gambar yang digunakan untuk memperjelas, memperindah, atau melengkapi suatu teks atau narasi. Berbeda dengan sketsa yang bersifat kasar, ilustrasi biasanya lebih detail, memiliki warna, dan komposisi yang matang. Ilustrasi bertujuan untuk membantu pembaca memahami pesan, membangkitkan emosi, atau menciptakan suasana tertentu. Ilustrasi banyak ditemukan dalam buku cerita, majalah, poster, iklan, infografis, dan media digital. Ilustrasi adalah seni bercerita melalui gambar, memperkaya pengalaman visual pembaca.

5. Mengembangkan Sketsa Menjadi Ilustrasi
Proses mengubah sketsa menjadi ilustrasi melibatkan beberapa tahapan. Setelah sketsa ide dibuat, tahap selanjutnya adalah memperhalus garis, menambahkan detail, dan menentukan komposisi akhir. Pemilihan warna juga menjadi krusial untuk menciptakan suasana dan menyampaikan pesan yang tepat. Ilustrasi dapat dibuat secara manual dengan cat air, akrilik, atau pensil warna, maupun secara digital menggunakan perangkat lunak seperti Adobe Illustrator atau Procreate. Perhatikan prinsip desain seperti keseimbangan, kontras, dan irama agar ilustrasi terlihat harmonis dan menarik.

Rangkuman: Sketsa adalah gambar awal yang cepat dan kasar untuk menangkap ide, berfungsi sebagai fondasi desain. Ada berbagai jenis sketsa tergantung tujuannya, dari ide hingga arsitektur. Teknik dasarnya meliputi observasi, garis ringan, dan proporsi. Ilustrasi adalah gambar yang lebih detail dan matang untuk memperjelas teks atau narasi. Mengembangkan sketsa menjadi ilustrasi melibatkan penyempurnaan detail, penambahan warna, dan penerapan prinsip desain untuk menciptakan karya visual yang komunikatif dan menarik.

Halaman 9 · Sketsa dan Ilustrasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SketsaGambar awal yang dibuat secara cepat dan kasar untuk menangkap ide atau bentuk.
IlustrasiGambar yang digunakan untuk memperjelas, memperindah, atau melengkapi suatu teks atau narasi.
ProporsiPerbandingan ukuran atau hubungan antarbagian dalam suatu objek atau komposisi.
KomposisiSusunan elemen-elemen visual dalam suatu karya seni agar terlihat harmonis dan seimbang.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sketsa dan Ilustrasi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sketsa dan Ilustrasi" mata pelajaran Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Sketsa dan Ilustrasi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Sketsa dan Ilustrasi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XPeta Konsep
Sketsa dan IlustrasiPengertian SketsaJenis dan Fungsi SketsaTeknik Dasar Membuat SketsaPengertian IlustrasiMengembangkan Sketsa Menjadi Ilustrasi
Dari sub-bab Sketsa dan IlustrasiHalaman 12
Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiPenalaran Kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Sketsa dan Ilustrasi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sketsa dan Ilustrasi pada Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual SMK, Fase E, elemen Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual.

Modul Sketsa dan Ilustrasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual materi Sketsa dan Ilustrasi ini gratis?

Ya. Modul Sketsa dan Ilustrasi untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Sketsa dan Ilustrasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Sketsa dan Ilustrasi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sketsa dan Ilustrasi dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Sketsa dan Ilustrasi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sketsa dan Ilustrasi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sketsa dan Ilustrasi untuk Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Sketsa dan Ilustrasi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sketsa dan Ilustrasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Sketsa dan Ilustrasi disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.