Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X
Fotografi
Modul ajar (RPP) Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual SMK kelas X materi Fotografi, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Fotografi yang Anda cari? Materi Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Fotografi |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang elemen dan prinsip desain visual serta mampu mengoperasikan kamera sederhana (ponsel atau kamera digital dasar).
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — elemen: Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Peserta didik menghasilkan karya fotografi dengan konsep unik dan sudut pandang baru, menunjukkan orisinalitas dalam setiap jepretan. - Kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merencanakan dan melaksanakan sesi pemotretan, saling mendukung dalam pengaturan komposisi dan pencahayaan. - Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi hasil karya fotografi mereka serta karya teman, memberikan umpan balik konstruktif untuk perbaikan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar desain komunikasi visual dalam berbagai media, termasuk memahami dan mempraktikkan dasar-dasar fotografi untuk menghasilkan karya visual yang efektif dan komunikatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Fotografi adalah proses menghasilkan gambar dengan merekam cahaya atau radiasi elektromagnetik lain pada media peka cahaya. |
| Konseptual | Konsep inti fotografi meliputi pencahayaan, komposisi, sudut pandang, dan teknik pengambilan gambar untuk menyampaikan pesan visual. |
| Prosedural | Prosedur dasar fotografi melibatkan pengaturan kamera, penentuan komposisi, pengambilan gambar, dan proses pasca-produksi sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa setiap pilihan teknis dan artistik dalam fotografi mempengaruhi pesan yang disampaikan dan bagaimana audiens meresponsnya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati berbagai contoh foto, peserta didik dapat mengidentifikasi elemen dasar fotografi (cahaya, komposisi, sudut pandang) dengan tepat.
- Melalui demonstrasi dan praktik, peserta didik dapat menjelaskan fungsi dan bagian-bagian dasar kamera digital dengan benar.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menerapkan teknik dasar komposisi (rule of thirds, leading lines) dalam pengambilan gambar dengan minimal tiga contoh yang sesuai.
- Setelah melakukan praktik, peserta didik dapat mengatur pencahayaan alami dan buatan untuk menghasilkan foto yang terang dan jelas sesuai kondisi.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat menganalisis kelebihan dan kekurangan berbagai jenis genre fotografi (potret, lanskap, produk) dengan argumen yang logis.
- Dengan berkolaborasi dalam kelompok, peserta didik dapat merencanakan dan melaksanakan proyek fotografi sederhana dengan tema tertentu secara runtut.
Pemahaman bermakna: Fotografi bukan hanya sekadar memencet tombol, tetapi juga proses kreatif yang melibatkan pemahaman teknis dan artistik untuk menyampaikan cerita atau emosi melalui gambar.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah foto bisa 'berbicara' lebih dari seribu kata dan mempengaruhi perasaan orang yang melihatnya?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan deskripsi naratif atau cerita di balik sebuah foto untuk meningkatkan nilai komunikatif. Seni Budaya: Kajian tentang sejarah fotografi, gaya seniman fotografi, dan perbandingan fotografi dengan seni rupa lainnya. Informatika: Penggunaan perangkat lunak pengolah gambar untuk editing foto dasar dan manajemen file digital. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau komunitas dapat berperan sebagai model atau objek foto dalam proyek sederhana peserta didik, atau memberikan masukan tentang hasil karya mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pemanfaatan area sekitar sekolah seperti taman, kantin, atau lapangan sebagai lokasi pemotretan yang aman dan nyaman untuk praktik fotografi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi edit foto dasar di ponsel atau perangkat lunak pengolah gambar di komputer untuk pasca-produksi sederhana dan berbagi karya secara daring. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati berbagai contoh foto, peserta didik dapat mengidentifikasi elemen dasar fotografi (cahaya, komposisi, sudut pandang) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Foto: Guru menunjukkan sebagian kecil dari sebuah foto, peserta didik menebak objek aslinya. Permainan ini melatih daya observasi.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Inkuiri |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui demonstrasi dan praktik, peserta didik dapat menjelaskan fungsi dan bagian-bagian dasar kamera digital dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Kamera Misteri: Guru menunjukkan gambar siluet kamera atau bagian kamera, peserta didik menebak nama bagiannya. Melatih ingatan dan observasi.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menerapkan teknik dasar komposisi (rule of thirds, leading lines) dalam pengambilan gambar dengan minimal tiga contoh yang sesuai. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Susun Kata: Guru menyiapkan kartu kata acak seperti 'komposisi', 'aturan', 'sepertiga'. Peserta didik menyusunnya menjadi 'Aturan Sepertiga Komposisi'. Melatih fokus dan pengenalan istilah.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menerapkan teknik komposisi 'rule of thirds' dan 'leading lines' dalam pengambilan gambar.
Alat & bahan: Kamera ponsel atau kamera digital sederhana, objek di sekitar kelas/sekolah (buku, pensil, tanaman), lembar kerja.
Langkah kerja:
- Amati gambar 1 yang merupakan contoh foto dengan komposisi kurang tepat. Diskusikan dalam kelompok apa yang bisa diperbaiki.
- Pilih salah satu objek di sekitar Anda. Rencanakan pemotretan dengan menerapkan 'rule of thirds' (aturan sepertiga) pada objek tersebut.
- Ambil minimal dua foto dengan 'rule of thirds': satu yang menempatkan objek utama di salah satu titik persimpangan garis, dan satu lagi dengan objek di sepanjang garis.
- Cari objek lain yang memiliki garis-garis (misalnya meja, koridor). Ambil minimal dua foto dengan menerapkan 'leading lines' (garis penuntun) yang mengarahkan pandangan ke objek utama.
- Pilih tiga foto terbaik dari hasil praktik Anda, lalu tempel atau masukkan ke dalam lembar kerja dan berikan deskripsi singkat tentang komposisi yang Anda gunakan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang fotografi?
- Pernahkah Anda mengambil foto yang menurut Anda bagus? Apa yang membuatnya bagus?
- Bagian apa saja yang ada pada kamera yang Anda ketahui fungsinya?
Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik pengambilan gambar, serta umpan balik lisan.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya fotografi proyek dan presentasi analisis foto.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi elemen dasar fotografi | Elemen dasar fotografi (cahaya, komposisi, sudut pandang) | 3 JP | Kreativitas, Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan fungsi dan bagian kamera | Bagian-bagian dasar kamera digital dan fungsinya | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menerapkan teknik dasar komposisi | Rule of thirds, Leading lines | 3 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| 4 | Mengatur pencahayaan alami dan buatan | Jenis dan arah pencahayaan | 2 JP | Penalaran Kritis, Kreativitas |
Fotografi adalah seni dan ilmu untuk menangkap gambar dengan merekam cahaya pada media peka cahaya. Lebih dari sekadar dokumentasi, fotografi mampu menceritakan kisah, membangkitkan emosi, dan menyampaikan pesan tanpa kata. Memahami dasar-dasar fotografi akan membuka pintu kreativitas dan memungkinkan Anda menghasilkan karya visual yang kuat dan bermakna.
1. Sejarah Singkat Fotografi
Fotografi berawal dari penemuan kamera obscura pada abad ke-5 SM. Namun, gambar permanen pertama baru berhasil dibuat oleh Nicéphore Niépce pada tahun 1826. Perkembangan terus berlanjut dengan Daguerreotype, penemuan film seluloid oleh George Eastman, hingga era digital yang memudahkan setiap orang untuk berkreasi. Sejarah ini menunjukkan evolusi teknologi dan seni dalam merekam visual.
2. Elemen Dasar Fotografi
Tiga elemen krusial dalam fotografi adalah cahaya, komposisi, dan sudut pandang. Cahaya adalah bahan baku utama, menentukan terang-gelap dan suasana foto. Komposisi adalah penataan elemen dalam bingkai agar foto seimbang dan menarik. Sudut pandang adalah posisi kamera relatif terhadap objek, yang mempengaruhi persepsi kedalaman dan drama dalam gambar.
3. Mengenal Kamera Digital
Kamera digital modern memiliki berbagai bagian penting. Lensa berfungsi menangkap dan memfokuskan cahaya. Sensor gambar mengubah cahaya menjadi sinyal digital. Shutter mengontrol durasi cahaya masuk. Aperture mengatur jumlah cahaya dan kedalaman bidang. ISO menentukan sensitivitas sensor terhadap cahaya. Memahami ini penting untuk mengontrol hasil foto.
4. Teknik Komposisi Esensial
Komposisi adalah kunci foto yang menarik. 'Rule of thirds' menempatkan objek utama di salah satu titik persimpangan garis imajiner yang membagi bidang menjadi sembilan bagian. 'Leading lines' menggunakan garis-garis dalam adegan untuk menuntun mata penonton ke objek utama. Teknik ini membantu menciptakan keseimbangan visual dan fokus yang kuat pada subjek.
5. Mengatur Pencahayaan
Pencahayaan adalah faktor penentu kualitas foto. Pencahayaan alami (matahari) dapat memberikan efek dramatis tergantung waktu dan arah. Pencahayaan buatan (lampu studio, flash) memberikan kontrol lebih besar. Memahami arah cahaya (depan, samping, belakang) dan intensitasnya akan membantu Anda menghasilkan foto dengan mood dan detail yang diinginkan.
Rangkuman: Fotografi adalah seni merekam cahaya yang melibatkan pemahaman teknis dan artistik. Elemen dasar seperti cahaya, komposisi, dan sudut pandang sangat penting. Kamera digital memiliki bagian-bagian yang saling bekerja sama untuk menghasilkan gambar. Teknik komposisi seperti 'rule of thirds' dan 'leading lines' membantu menciptakan foto yang menarik, sementara pengaturan pencahayaan yang tepat akan memastikan gambar terang dan jelas. Berlatih dan bereksperimen adalah kunci untuk menguasai fotografi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Aperture | Bukaan lensa yang mengatur jumlah cahaya masuk dan kedalaman ruang. |
| Komposisi | Penataan elemen visual dalam bingkai foto. |
| ISO | Sensitivitas sensor kamera terhadap cahaya. |
| Shutter Speed | Kecepatan rana membuka dan menutup, mengontrol durasi cahaya masuk. |
| Rule of Thirds | Teknik komposisi membagi bidang foto menjadi sembilan bagian sama besar. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Fotografi" mata pelajaran Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Proses Bisnis Berbagai Industri di Bidang Desain Komunikasi VisualBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerkembangan Teknologi dan Isu-Isu Global Bidang Desain Komunikasi VisualBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProfil Technopreneur, Peluang Usaha, dan Profesi Bidang Desain Komunikasi VisualModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeknik Dasar Proses Produksi Desain: Unsur dan Prinsip Desain (Nirmana)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Sketsa dan IlustrasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKomposisi TipografiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual lain yang sudah tersedia
Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya KerjaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X SMKTipografi, Sketsa dan IlustrasiDasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X SMKWawasan Dunia Kerja Bidang DKV dan GrafikaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X SMKLihat semua Modul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Fotografi pada Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual SMK, Fase E, elemen Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual.
Modul Fotografi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Fotografi untuk Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual materi Fotografi ini gratis?
Ya. Modul Fotografi untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Fotografi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Fotografi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Fotografi dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Fotografi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Fotografi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Fotografi untuk Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Fotografi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Fotografi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Fotografi disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.