Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X
Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi
Modul ajar (RPP) Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual SMK kelas X materi Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi yang Anda cari? Materi Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X lainnya:
Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang bentuk-bentuk huruf dan gambar sederhana yang sering dilihat dalam kehidupan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis berbagai contoh tipografi, sketsa, dan ilustrasi untuk mengidentifikasi karakteristik dan tujuan penggunaannya. - kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Peserta didik mengembangkan ide-ide baru dalam membuat sketsa dan ilustrasi, serta memilih tipografi yang inovatif untuk menyampaikan pesan. - kolaborasi — elemen: bekerja sama dengan orang lain
Peserta didik berinteraksi dan berbagi ide dengan teman kelompok saat merancang konsep visual dan memberikan umpan balik konstruktif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase E, peserta didik mampu mengaplikasikan dasar-dasar desain komunikasi visual dalam berbagai proyek kreatif, termasuk memahami prinsip tipografi, membuat sketsa, dan mengembangkan ilustrasi untuk menyampaikan pesan secara efektif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Tipografi terlihat pada poster film, sketsa pada desain produk, dan ilustrasi pada buku cerita anak. |
| Konseptual | Tipografi adalah seni menata huruf, sketsa adalah gambar dasar cepat, dan ilustrasi adalah visualisasi ide atau cerita. |
| Prosedural | Prosesnya meliputi pengenalan jenis huruf, teknik dasar menggambar sketsa, dan metode pembuatan ilustrasi digital atau manual. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pilihan tipografi, sketsa, dan ilustrasi memengaruhi persepsi dan emosi audiens terhadap suatu pesan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati berbagai contoh tipografi, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis tipografi dan karakteristiknya dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis fungsi dan peran tipografi dalam desain komunikasi visual secara runtut.
- Dengan praktik langsung, peserta didik dapat membuat sketsa dasar objek 3D dengan proporsi yang akurat dan detail yang jelas.
- Setelah mempelajari teknik ilustrasi, peserta didik dapat mengembangkan ilustrasi digital sederhana yang menyampaikan pesan visual dengan efektif.
- Melalui proyek desain, peserta didik dapat mengintegrasikan tipografi, sketsa, dan ilustrasi untuk menghasilkan karya desain komunikasi visual yang kohesif dan menarik.
- Dengan melakukan presentasi, peserta didik dapat mengkomunikasikan konsep dan proses di balik karya desainnya dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami tipografi, sketsa, dan ilustrasi membantu peserta didik menyampaikan pesan visual secara efektif, meningkatkan daya tarik desain, dan mengembangkan identitas visual yang kuat.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana pilihan jenis huruf, gaya sketsa, atau teknik ilustrasi dapat mengubah makna sebuah pesan visual?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis pesan yang disampaikan melalui tipografi dan ilustrasi dalam teks, serta menyusun deskripsi karya desain. Seni Budaya: Memahami unsur-unsur visual seperti garis, bentuk, warna, dan tekstur dalam sketsa dan ilustrasi, serta sejarah perkembangannya. Informatika: Menggunakan perangkat lunak desain grafis untuk membuat ilustrasi digital dan mengelola file proyek secara efisien. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat mendukung dengan memberikan contoh-contoh tipografi, sketsa, dan ilustrasi yang mereka temukan di lingkungan sekitar atau pekerjaan mereka untuk dianalisis peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar nyaman untuk praktik menggambar dan diskusi kelompok, serta tersedia akses ke komputer/tablet dengan koneksi internet untuk eksplorasi digital. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan aplikasi desain grafis sederhana (misalnya, Canva, Krita) untuk praktik ilustrasi digital dan mencari referensi tipografi, sketsa, serta ilustrasi melalui platform daring. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati berbagai contoh tipografi, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis tipografi dan karakteristiknya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Tebak Huruf: Guru menampilkan beberapa huruf dengan font berbeda. Peserta didik menebak emosi atau pesan yang ditimbulkan oleh setiap font.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis fungsi dan peran tipografi dalam desain komunikasi visual secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Kata Berubah Rupa: Guru menulis satu kata (misal: 'Bahagia') dengan berbagai font. Peserta didik menebak kata mana yang paling mewakili emosi tersebut dan mengapa.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan praktik langsung, peserta didik dapat membuat sketsa dasar objek 3D dengan proporsi yang akurat dan detail yang jelas. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Ice breaking: Gambar Cepat: Guru menyebutkan benda sederhana (misal: 'cangkir'). Peserta didik menggambar sketsa cepat dalam 15 detik, lalu membandingkan hasilnya dengan teman.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis tipografi, membuat sketsa objek, dan mengembangkan ilustrasi digital sederhana.
Alat & bahan: Pensil, penghapus, penggaris, kertas gambar, komputer/tablet, aplikasi desain grafis.
Langkah kerja:
- Amati Gambar 1 yang berisi berbagai contoh tipografi, lalu identifikasi jenis dan karakteristiknya pada tabel di bawah.
- Pilih satu objek nyata di kelas, buatlah sketsa objek tersebut dengan detail dan proporsi yang akurat pada area yang disediakan.
- Gunakan aplikasi desain grafis untuk membuat ilustrasi digital sederhana bertema 'Pesan Lingkungan' atau 'Cinta Produk Lokal'.
- Sajikan karya sketsa dan ilustrasi digitalmu kepada teman kelompok untuk mendapatkan umpan balik konstruktif.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang huruf-huruf yang digunakan dalam poster iklan?
- Pernahkah Anda mencoba menggambar sketsa? Objek apa yang paling sering Anda gambar?
- Menurut Anda, apa bedanya gambar ilustrasi dengan foto?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik membuat sketsa serta ilustrasi digital.
Sumatif (akhir): Penilaian portofolio karya desain komunikasi visual yang mengintegrasikan tipografi, sketsa, dan ilustrasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis tipografi dan karakteristiknya dengan tepat. | Tipografi: Jenis dan Karakteristik | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis fungsi dan peran tipografi dalam desain komunikasi visual secara runtut. | Tipografi: Fungsi dan Peran | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Membuat sketsa dasar objek 3D dengan proporsi yang akurat dan detail yang jelas. | Sketsa: Teknik Dasar dan Proporsi | 3 JP | kreativitas |
| 4 | Mengembangkan ilustrasi digital sederhana yang menyampaikan pesan visual dengan efektif. | Ilustrasi Digital: Teknik dan Pesan | 2 JP | kreativitas |
Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah bidang yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari kita, mulai dari logo produk hingga poster film. Di balik setiap desain yang menarik, terdapat elemen-elemen fundamental seperti tipografi, sketsa, dan ilustrasi. Modul ini akan membimbing Anda untuk memahami dan menguasai dasar-dasar ketiga elemen tersebut, kunci untuk menyampaikan pesan visual yang kuat dan memukau.
1. Mengenal Tipografi dan Jenis-jenisnya
Tipografi adalah seni menata huruf dan teks agar terbaca, menarik, dan sesuai dengan pesan yang ingin disampaikan. Ada beberapa jenis tipografi utama: Serif (memiliki 'kaki' di ujung huruf, kesan klasik dan formal), Sans-serif (tanpa 'kaki', kesan modern dan bersih), Script (menyerupai tulisan tangan, kesan elegan atau personal), dan Dekoratif (unik, ekspresif, sering untuk judul). Pemilihan jenis tipografi sangat memengaruhi kesan visual dan emosi yang ditimbulkan.
2. Fungsi dan Peran Tipografi dalam Desain
Tipografi memiliki fungsi krusial dalam DKV. Pertama, memastikan keterbacaan teks agar pesan mudah dipahami. Kedua, menciptakan hierarki visual, menuntun mata pembaca ke informasi penting. Ketiga, membangun estetika dan suasana yang sesuai dengan merek atau konten. Keempat, menyampaikan ekspresi dan kepribadian desain. Dengan pemilihan tipografi yang tepat, sebuah desain dapat berkomunikasi lebih efektif dan meninggalkan kesan mendalam pada audiens.
3. Dasar-dasar Sketsa: Garis, Bentuk, dan Proporsi
Sketsa adalah gambar awal atau draf kasar yang dibuat cepat untuk menangkap ide atau bentuk objek. Dalam membuat sketsa, penting untuk memahami garis (kontur, arsir), bentuk dasar (geometris), dan proporsi (perbandingan ukuran antar bagian objek). Penggunaan garis bantu dan teknik arsir ringan membantu menciptakan kedalaman dan volume pada objek 3D. Latihan rutin adalah kunci untuk mengasah keterampilan sketsa yang akurat dan ekspresif.
4. Teknik dan Gaya Ilustrasi
Ilustrasi adalah visualisasi dari teks, ide, atau konsep. Ada berbagai teknik dan gaya ilustrasi, baik manual (pensil, cat air) maupun digital (vektor, raster). Gaya populer meliputi kartun (sederhana, ekspresif), realis (mirip foto), flat design (minimalis, tanpa efek 3D), dan isometrik (perspektif 3D tanpa distorsi). Pemilihan teknik dan gaya disesuaikan dengan tujuan ilustrasi dan target audiensnya untuk menyampaikan pesan secara optimal.
5. Integrasi Tipografi, Sketsa, dan Ilustrasi
Dalam desain komunikasi visual, tipografi, sketsa, dan ilustrasi seringkali bekerja sama untuk menciptakan karya yang utuh. Sketsa dapat menjadi tahap awal pengembangan ilustrasi, sementara tipografi melengkapi ilustrasi dengan informasi tekstual yang relevan. Harmonisasi ketiga elemen ini sangat penting untuk menciptakan desain yang kohesif, informatif, dan menarik. Keseimbangan visual dan pesan yang jelas adalah kunci keberhasilan integrasi ini.
Rangkuman: Tipografi adalah seni menata huruf, esensial untuk keterbacaan dan estetika. Sketsa adalah gambar dasar cepat yang menangkap ide dan bentuk. Ilustrasi adalah visualisasi ide atau cerita yang menggunakan berbagai teknik dan gaya. Ketiga elemen ini saling melengkapi dalam Desain Komunikasi Visual untuk menyampaikan pesan secara efektif dan menarik. Menguasainya adalah fondasi penting bagi setiap desainer untuk menciptakan karya yang kuat dan bermakna.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Tipografi | Seni menata huruf untuk menciptakan kesan visual yang harmonis dan mudah dibaca. |
| Sketsa | Gambar kasar atau draf awal yang dibuat cepat untuk menangkap ide atau bentuk. |
| Ilustrasi | Gambar atau visual yang dibuat untuk memperjelas, menghias, atau melengkapi teks atau konsep. |
| Serif | Jenis huruf yang memiliki 'kaki' kecil di ujung setiap guratan huruf. |
| Sans-serif | Jenis huruf tanpa 'kaki' di ujung setiap guratan, memberikan kesan modern. |
| Proporsi | Perbandingan ukuran atau bagian suatu objek agar terlihat seimbang dan realistis. |
| Hierarki Visual | Urutan pentingnya elemen-elemen desain yang menuntun mata pembaca. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi" mata pelajaran Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Proses Bisnis Berbagai Industri di Bidang Desain Komunikasi VisualBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerkembangan Teknologi dan Isu-Isu Global Bidang Desain Komunikasi VisualBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProfil Technopreneur, Peluang Usaha, dan Profesi Bidang Desain Komunikasi VisualModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTeknik Dasar Proses Produksi Desain: Unsur dan Prinsip Desain (Nirmana)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Modul Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual lain yang sudah tersedia
FotografiDasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X SMKKecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya KerjaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X SMKWawasan Dunia Kerja Bidang DKV dan GrafikaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X SMKLihat semua Modul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi pada Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual SMK, Fase E, elemen Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual.
Modul Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi untuk Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual materi Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi ini gratis?
Ya. Modul Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi untuk Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Tipografi, Sketsa dan Ilustrasi disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.