SMKKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Teknik Elektronika Kelas X
Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kelistrikan dan elektronika adalah ilmu tentang muatan listrik dan kontrol alirannya. Konsep inti meliputi arus (aliran muatan), tegangan (dorongan muatan), dan resistansi (hambatan aliran), yang dihubungkan oleh Hukum Ohm. Berbagai komponen seperti resistor, kapasitor, dan dioda dirangkai secara seri atau paralel untuk membentuk sirkuit. Pengukuran dengan multimeter dan penerapan keselamatan kerja adalah keterampilan esensial dalam bidang ini.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika
Dasar-dasar Teknik Elektronika · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika
Dasar-dasar Teknik Elektronika · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-dasar Teknik Elektronika
Fase / KelasE / X
Materi PokokKonsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika
Alokasi Waktu2 Pertemuan (8 JP: 4 JP × 45 menit = 180 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang benda-benda di sekitar yang menggunakan listrik dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis informasi tentang konsep dasar kelistrikan dan elektronika untuk mengidentifikasi masalah dalam rangkaian.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik mengembangkan solusi inovatif untuk merancang dan memperbaiki rangkaian elektronika sederhana.
  3. kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi
    Peserta didik berinteraksi secara efektif dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas praktikum dan berbagi pengetahuan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainDasar-dasar Teknik Elektronika
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar kelistrikan dan elektronika, serta menerapkan prinsip-prinsipnya dalam menganalisis dan merancang rangkaian sederhana secara aman dan efisien.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualArus listrik mengalir dari potensial tinggi ke potensial rendah, seperti air mengalir dari tempat tinggi ke rendah.
KonseptualKelistrikan adalah fenomena fisika yang melibatkan keberadaan dan aliran muatan listrik, sedangkan elektronika mempelajari kontrol aliran elektron.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mengukur tegangan, arus, dan resistansi menggunakan multimeter serta merangkai komponen elektronika.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya pemahaman konsep dasar sebelum melakukan praktik perakitan rangkaian elektronika.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan fenomena kelistrikan sederhana, peserta didik dapat menjelaskan konsep arus, tegangan, dan resistansi dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi komponen dasar elektronika dan fungsinya secara akurat.
  3. Melalui simulasi rangkaian, peserta didik dapat menganalisis hubungan antara arus, tegangan, dan resistansi menggunakan Hukum Ohm dengan benar.
  4. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merancang rangkaian listrik sederhana menggunakan komponen dasar secara mandiri.
  5. Melalui praktik mandiri, peserta didik dapat mengukur nilai besaran listrik (arus, tegangan, resistansi) pada rangkaian dengan multimeter secara teliti.
  6. Setelah menyelesaikan praktik, peserta didik dapat menerapkan prinsip keselamatan kerja dalam penanganan alat dan bahan elektronika dengan benar.
Halaman 2 · Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep dasar kelistrikan dan elektronika memungkinkan kamu untuk menganalisis cara kerja berbagai perangkat elektronik di sekitar, serta merancang solusi kreatif untuk masalah teknologi.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah senter bisa menyala hanya dengan dua baterai dan sebuah lampu kecil?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuFisika: Memahami konsep dasar listrik, magnet, dan energi yang menjadi fondasi elektronika.
Matematika: Penerapan rumus-rumus fisika dalam perhitungan besaran listrik dan analisis rangkaian.
Kimia: Memahami sifat bahan konduktor, semikonduktor, dan isolator yang digunakan dalam komponen elektronika.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang penggunaan listrik yang aman di rumah dan mengidentifikasi perangkat elektronik yang ada.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi meja kerja individual atau kelompok, sumber listrik yang aman, serta akses ke laboratorium elektronika atau bengkel.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan simulasi rangkaian elektronika online (misalnya, Tinkercad atau EveryCircuit) untuk eksplorasi konsep tanpa risiko fisik.
Halaman 3 · Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan fenomena kelistrikan sederhana, peserta didik dapat menjelaskan konsep arus, tegangan, dan resistansi dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tepuk Listrik: Guru memandu peserta didik melakukan tepuk dengan variasi cepat dan lambat untuk menggambarkan aliran listrik yang berbeda.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya kepada peserta didik tentang pengalaman mereka menggunakan perangkat elektronik dan bagaimana perangkat tersebut bisa berfungsi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan pertanyaan pemantik: 'Apa yang menyebabkan lampu senter menyala ketika sakelar dihidupkan?' untuk memancing rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang fenomena korsleting listrik di rumah dan dampaknya, lalu meminta peserta didik untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD yang berisi studi kasus tentang masalah kelistrikan.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok menganalisis video dan studi kasus, mencari informasi dari bahan ajar dan sumber digital tentang konsep arus, tegangan, dan resistansi untuk memahami penyebab masalah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok merumuskan penjelasan tentang konsep arus, tegangan, dan resistansi yang relevan dengan studi kasus, serta mengidentifikasi hubungan ketiganya.
  2. Peserta didik membuat peta konsep atau diagram sederhana yang menjelaskan interaksi antara arus, tegangan, dan resistansi berdasarkan informasi yang mereka kumpulkan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis dan peta konsep mereka di depan kelas.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan pemahaman konsep yang disampaikan.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep arus, tegangan, dan resistansi serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin muncul.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali konsep dasar kelistrikan yang telah dipelajari.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu pertanyaan yang masih ingin diketahui, lalu memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari informasi mengenai komponen dasar elektronika untuk persiapan pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui praktik mandiri, peserta didik dapat mengukur nilai besaran listrik (arus, tegangan, resistansi) pada rangkaian dengan multimeter secara teliti.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Sambung Kata Elektronika: Guru menyebut satu kata terkait elektronika, lalu peserta didik secara bergiliran menyebut kata lain yang berhubungan dengan cepat.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru meminta peserta didik menyebutkan beberapa komponen elektronika yang mereka temukan dari tugas sebelumnya dan menanyakan fungsinya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini dan mengaitkannya dengan pentingnya pengukuran dalam praktik elektronika.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar rangkaian elektronik sederhana (misalnya, rangkaian senter) yang tidak berfungsi dan meminta peserta didik menebak kemungkinan penyebabnya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok-kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan membagikan jobsheet praktik pengukuran besaran listrik.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mempelajari jobsheet, mengidentifikasi alat dan bahan yang dibutuhkan, serta memahami prosedur pengukuran menggunakan multimeter.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok melakukan praktik pengukuran tegangan, arus, dan resistansi pada rangkaian yang sudah disiapkan guru (misalnya, rangkaian resistor seri/paralel) menggunakan multimeter.
  2. Peserta didik mencatat hasil pengukuran pada tabel yang tersedia di jobsheet dan membandingkannya dengan nilai teoritis.
  3. Peserta didik mendiskusikan perbedaan antara hasil pengukuran dan nilai teoritis, serta menganalisis faktor-faktor yang mungkin memengaruhinya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil praktik dan analisis mereka, termasuk kendala yang dihadapi dan cara mengatasinya.
  2. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik mengenai ketepatan pengukuran dan analisis yang dilakukan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya kalibrasi alat, ketelitian dalam pengukuran, dan prinsip keselamatan kerja selama praktik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan langkah-langkah pengukuran besaran listrik dan pentingnya keselamatan kerja.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan pelajaran penting yang didapat dari praktik dan memberikan apresiasi atas kerja keras dan ketelitian mereka.
  3. Guru memberikan pengarahan untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMengenal Komponen Elektronika
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 55 menit

Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi berbagai komponen elektronika dasar dan fungsinya dengan tepat.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Modul ini akan membawamu menjelajahi dunia kelistrikan dan elektronika yang merupakan dasar dari segala teknologi modern.

Alat & bahan: Gambar komponen elektronika

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    12345Mendatar5. Alat ukur besaran listrikMenurun1. Hambatan terhadap aliran aruslistrik2. Bahan penghambat listrik3. Partikel subatomik bermuatannegatif4. Bahan penghantar listrik
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati komponen elektronika yang disediakan pada LKPD ini (Gambar).
  3. Identifikasi nama dan simbol dari setiap komponen yang kamu lihat.
  4. Diskusikan dengan teman kelompokmu mengenai fungsi dari masing-masing komponen tersebut.
  5. Tuliskan nama, simbol, dan fungsi komponen pada tabel pengamatan yang tersedia.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa saja benda di rumahmu yang menggunakan listrik?
  2. Menurutmu, bagaimana listrik bisa membuat benda-benda itu berfungsi?
  3. Pernahkah kamu mendengar istilah 'arus listrik' atau 'tegangan listrik'?
  4. Apa yang kamu ketahui tentang bahaya listrik?

Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi kelompok dalam diskusi dan presentasi, serta ketepatan pengerjaan praktik pengukuran besaran listrik.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep arus, tegangan, dan resistansi.Konsep dasar kelistrikan.4 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi komponen dasar elektronika dan fungsinya.Komponen dasar elektronika.4 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Merancang rangkaian listrik sederhana.Rangkaian dasar dan Hukum Ohm.4 JPkreativitas, penalaran kritis
4Mengukur besaran listrik pada rangkaian dengan multimeter.Praktik pengukuran besaran listrik.4 JPpenalaran kritis, kolaborasi
Halaman 8 · Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Modul ini akan membawamu menjelajahi dunia kelistrikan dan elektronika yang merupakan dasar dari segala teknologi modern. Kamu akan memahami bagaimana energi listrik bekerja, apa saja komponen dasarnya, dan bagaimana semua itu bisa berinteraksi untuk menciptakan perangkat yang kita gunakan sehari-hari. Mari kita mulai petualanganmu di dunia elektronika!

1. Muatan Listrik dan Arus Listrik
Listrik berasal dari muatan listrik, yaitu proton (bermuatan positif) dan elektron (bermuatan negatif). Arus listrik adalah aliran muatan listrik, biasanya elektron, melalui suatu konduktor. Arah arus konvensional adalah dari positif ke negatif, berlawanan dengan arah aliran elektron. Satuan arus listrik adalah Ampere (A). Contohnya, saat kamu menyalakan lampu, elektron bergerak melalui kabel dan filamen lampu, menyebabkan lampu menyala. Besarnya arus listrik menunjukkan seberapa banyak muatan yang mengalir per satuan waktu.

2. Tegangan Listrik (Potensial)
Tegangan listrik, atau beda potensial, adalah gaya dorong yang menyebabkan muatan listrik bergerak. Ibaratnya seperti tekanan air yang mendorong air mengalir. Semakin besar tegangan, semakin besar pula 'dorongan' untuk menggerakkan elektron. Satuan tegangan listrik adalah Volt (V). Sumber tegangan bisa berupa baterai atau generator. Misalnya, baterai 1.5 Volt memiliki kemampuan mendorong elektron lebih kecil dibandingkan baterai 9 Volt.

3. Resistansi (Hambatan Listrik)
Resistansi adalah ukuran seberapa besar suatu material menghambat aliran arus listrik. Setiap bahan memiliki resistansi yang berbeda. Konduktor memiliki resistansi rendah, sedangkan isolator memiliki resistansi tinggi. Satuan resistansi adalah Ohm (Ω). Resistor adalah komponen yang sengaja dibuat untuk memberikan resistansi tertentu dalam rangkaian. Contohnya, filamen pada lampu pijar memiliki resistansi yang cukup tinggi sehingga memanas dan berpijar saat dialiri arus.

4. Hukum Ohm
Hukum Ohm menyatakan hubungan antara tegangan (V), arus (I), dan resistansi (R) dalam suatu rangkaian listrik. Rumusnya adalah V = I × R. Ini berarti tegangan berbanding lurus dengan arus dan resistansi. Jika tegangan meningkat, arus juga akan meningkat (dengan resistansi tetap). Jika resistansi meningkat, arus akan menurun (dengan tegangan tetap). Memahami Hukum Ohm sangat penting untuk menganalisis dan merancang rangkaian elektronika, misalnya untuk menghitung nilai resistor yang dibutuhkan.

5. Komponen Dasar Elektronika
Elektronika melibatkan berbagai komponen yang memiliki fungsi spesifik. Beberapa komponen dasar meliputi resistor (pengatur hambatan), kapasitor (penyimpan muatan sementara), induktor (penyimpan energi dalam medan magnet), dioda (pengatur arah arus), dan transistor (penguat atau sakelar elektronik). Setiap komponen ini memiliki simbol standar dalam skema rangkaian yang penting untuk dipahami. Contohnya, kapasitor digunakan dalam rangkaian filter untuk menghaluskan tegangan.

6. Rangkaian Seri dan Paralel
Komponen elektronika dapat dihubungkan dalam dua konfigurasi dasar: seri dan paralel. Dalam rangkaian seri, komponen dihubungkan secara berurutan, sehingga arus yang mengalir sama di setiap komponen, tetapi tegangan terbagi. Dalam rangkaian paralel, komponen dihubungkan sejajar, sehingga tegangan di setiap komponen sama, tetapi arus terbagi. Memahami perbedaan ini krusial dalam mendesain rangkaian. Contohnya, lampu hias sering menggunakan rangkaian seri, sedangkan instalasi listrik rumah menggunakan rangkaian paralel.

7. Alat Ukur Listrik: Multimeter
Multimeter adalah alat multifungsi yang digunakan untuk mengukur berbagai besaran listrik seperti tegangan (Volt), arus (Ampere), dan resistansi (Ohm). Ada multimeter analog dan digital. Penggunaan multimeter harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai prosedur untuk menghindari kerusakan alat atau cedera. Misalnya, untuk mengukur tegangan, multimeter dihubungkan paralel dengan komponen yang diukur, sedangkan untuk mengukur arus, dihubungkan seri.

8. Keselamatan Kerja dalam Elektronika
Bekerja dengan listrik dan elektronika memiliki risiko, seperti sengatan listrik atau kebakaran. Oleh karena itu, penting untuk selalu mematuhi prosedur keselamatan kerja. Ini termasuk memastikan sumber daya mati saat merangkai, menggunakan alat pelindung diri (APD) jika diperlukan, tidak menyentuh bagian konduktif yang bertegangan, dan memastikan ventilasi yang cukup. Selalu periksa kondisi alat sebelum digunakan untuk mencegah kecelakaan.

Rangkuman: Kelistrikan dan elektronika adalah ilmu tentang muatan listrik dan kontrol alirannya. Konsep inti meliputi arus (aliran muatan), tegangan (dorongan muatan), dan resistansi (hambatan aliran), yang dihubungkan oleh Hukum Ohm. Berbagai komponen seperti resistor, kapasitor, dan dioda dirangkai secara seri atau paralel untuk membentuk sirkuit. Pengukuran dengan multimeter dan penerapan keselamatan kerja adalah keterampilan esensial dalam bidang ini.

Halaman 9 · Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
Arus listrikAliran muatan listrik
Tegangan listrikBeda potensial yang mendorong muatan
ResistansiHambatan terhadap aliran arus listrik
Hukum OhmHubungan V = I x R
MultimeterAlat ukur besaran listrik
KonduktorBahan penghantar listrik
IsolatorBahan penghambat listrik
Rangkaian seriKomponen terhubung berurutan
Rangkaian paralelKomponen terhubung sejajar
ElektronPartikel subatomik bermuatan negatif
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika" mata pelajaran Dasar-dasar Teknik Elektronika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknik Elektronika · Kelas XPeta Konsep
Konsep Dasar Kelistrikan dan ElektronikaMuatan Listrik dan Arus ListrikTegangan Listrik (Potensial)Resistansi (Hambatan Listrik)Hukum OhmKomponen Dasar Elektronika
Dari sub-bab Konsep Dasar Kelistrikan dan ElektronikaHalaman 12
Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknik Elektronika · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknik Elektronika · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknik Elektronika · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknik Elektronika · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaDasar-dasar Teknik Elektronika · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Teknik Elektronika kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika pada Dasar-dasar Teknik Elektronika SMK, Fase E, elemen Dasar-dasar Teknik Elektronika.

Modul Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika untuk Dasar-dasar Teknik Elektronika kelas X.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Teknik Elektronika materi Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika ini gratis?

Ya. Modul Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Teknik Elektronika kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Teknik Elektronika kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Teknik Elektronika kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Teknik Elektronika kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika untuk Dasar-dasar Teknik Elektronika kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Teknik Elektronika kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Teknik Elektronika kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Dasar-dasar Teknik Elektronika ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Konsep Dasar Kelistrikan dan Elektronika disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Dasar-dasar Teknik Elektronika SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.