SMK · Kelas X · Fase E

Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas X
PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA

Modul ajar (RPP) Pendidikan Pancasila SMK kelas X materi PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila.

Sampul modul ajar Pendidikan Pancasila kelas X materi PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Pancasila adalah dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia yang kaya keberagaman. Nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial menjadi fondasi untuk menghadapi tantangan persatuan. Mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti toleransi, gotong royong, dan musyawarah, adalah kunci menjaga keutuhan bangsa. Generasi muda berperan penting dalam melestarikan Pancasila demi masa depan Indonesia yang bersatu.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Bukan PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA yang Anda cari? Materi Pendidikan Pancasila Kelas X lainnya:

Lihat peta materi setahun8 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA
Pendidikan Pancasila · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA
Pendidikan Pancasila · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Pancasila
Fase / KelasE / X
Materi PokokPANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memahami Pancasila sebagai dasar negara dan memiliki pengetahuan dasar tentang keberagaman di Indonesia.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kewargaan, penalaran kritis, kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila
Elemen / DomainPancasila
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan menyajikan peran Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta menunjukkan sikap toleransi dan gotong royong dalam keberagaman.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPancasila telah terbukti menjadi perekat dan pemersatu bangsa Indonesia yang sangat beragam suku, agama, ras, dan antar golongan.
KonseptualPancasila memiliki nilai-nilai luhur seperti ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial yang menjadi landasan filosofis persatuan bangsa.
ProseduralPeserta didik akan menganalisis studi kasus konflik sosial dan merumuskan solusi berdasarkan nilai-nilai Pancasila untuk menjaga persatuan.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami dan mengamalkan Pancasila sebagai pedoman dalam menjaga keutuhan bangsa.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis studi kasus keberagaman, peserta didik dapat mengidentifikasi tantangan persatuan bangsa di Indonesia dengan tepat.
  2. Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan peran nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa dengan runtut.
  3. Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang mengancam persatuan dengan solusi yang konstruktif.
  4. Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis tentang implementasi Pancasila sebagai pemersatu bangsa dengan percaya diri.
  5. Dengan refleksi diri, peserta didik dapat merumuskan komitmen pribadi untuk berkontribusi dalam menjaga persatuan bangsa berdasarkan nilai-nilai Pancasila secara bertanggung jawab.
Halaman 2 · PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pancasila bukan hanya sekadar ideologi, melainkan kekuatan yang mengikat dan menyatukan berbagai perbedaan dalam masyarakat Indonesia, membentuk identitas kebangsaan yang kokoh dan harmonis.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana Pancasila dapat menjaga kita tetap bersatu di tengah berbagai perbedaan yang ada di Indonesia?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan berkomunikasi lisan dan tulisan saat presentasi dan membuat laporan.
Sejarah Indonesia: Memahami konteks historis lahirnya Pancasila dan perjuangan bangsa dalam menjaga persatuan.
Sosiologi: Menganalisis fenomena sosial, konflik, dan integrasi masyarakat dalam konteks keberagaman.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam keluarga untuk menjaga kerukunan dan persatuan.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas didesain dengan poster-poster tentang nilai-nilai Pancasila dan keberagaman Indonesia, serta akses internet untuk riset kelompok.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan platform presentasi online untuk menyajikan hasil kerja kelompok dan mengakses video pembelajaran atau artikel relevan tentang Pancasila.
Halaman 3 · PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis studi kasus keberagaman, peserta didik dapat mengidentifikasi tantangan persatuan bangsa di Indonesia dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengajak peserta didik untuk mengingat kembali pelajaran sebelumnya tentang keberagaman di Indonesia melalui pertanyaan: 'Apa saja bentuk keberagaman yang kalian ketahui di Indonesia?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi tantangan persatuan bangsa dan pertanyaan pemantik: 'Mengapa menjaga persatuan sangat penting bagi Indonesia?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video pendek tentang contoh-contoh konflik sosial yang pernah terjadi di Indonesia akibat perbedaan, lalu bertanya: 'Apa yang kalian lihat dari video tersebut? Apa penyebabnya?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan LKPD yang berisi studi kasus tentang tantangan persatuan bangsa.
  3. Guru menjelaskan tugas kelompok untuk menganalisis studi kasus dan mengidentifikasi potensi ancaman terhadap persatuan bangsa.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok membaca dan menganalisis studi kasus yang diberikan, mencari informasi tambahan dari berbagai sumber (buku teks, internet) untuk memperdalam pemahaman mereka.
  2. Peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi akar masalah, pihak-pihak yang terlibat, dan dampak yang mungkin terjadi jika konflik tidak diselesaikan.
  3. Peserta didik mencatat temuan mereka dan merumuskan daftar tantangan persatuan bangsa yang relevan dengan studi kasus.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat mengenai hasil analisis studi kasus dan daftar tantangan persatuan yang telah diidentifikasi.
  2. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas, sementara kelompok lain menyimak dan memberikan tanggapan.
  3. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok dan menguatkan pemahaman peserta didik tentang berbagai tantangan persatuan bangsa.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali tantangan-tantangan persatuan bangsa yang telah diidentifikasi.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan kerja sama mereka, menumbuhkan semangat kebersamaan.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan peran nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan pertanyaan: 'Setelah kita mengidentifikasi tantangan persatuan, bagaimana Pancasila bisa menjadi solusi untuk menghadapi tantangan tersebut?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menjelaskan peran nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan infografis atau gambar-gambar yang melambangkan kelima sila Pancasila, lalu bertanya: 'Apa makna dari simbol-simbol Pancasila ini dalam konteks kehidupan berbangsa?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik tetap dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya. Guru membagikan lembar kerja yang berisi tabel analisis nilai-nilai Pancasila dan kaitannya dengan persatuan.
  3. Guru menjelaskan tugas kelompok untuk menganalisis setiap sila Pancasila dan merumuskan bagaimana nilai-nilai tersebut berkontribusi pada persatuan bangsa.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi mendalam tentang setiap sila Pancasila, mengidentifikasi nilai-nilai inti yang terkandung di dalamnya (misalnya, Ketuhanan: toleransi, Kemanusiaan: keadilan).
  2. Peserta didik mencari contoh-contoh konkret implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari yang dapat memperkuat persatuan.
  3. Peserta didik mengisi tabel analisis dengan penjelasan yang runtut tentang peran setiap sila Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi tentang hasil analisis mereka mengenai peran nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan bangsa.
  2. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi, menjelaskan setiap sila dan kontribusinya terhadap persatuan, serta memberikan contoh relevan.
  3. Guru memberikan umpan balik dan penguatan, menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi persatuan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum peran esensial nilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu bangsa.
  2. Guru memberikan motivasi kepada peserta didik untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan menyampaikan apresiasi.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi untuk pertemuan selanjutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 3Melalui kegiatan simulasi, peserta didik dapat mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang mengancam persatuan dengan solusi yang konstruktif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru bertanya: 'Jika kita sudah tahu tantangannya dan nilai Pancasila sebagai solusinya, bagaimana kita bisa menerapkannya dalam situasi nyata?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila dalam penyelesaian masalah sosial dan merumuskan komitmen pribadi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menyajikan skenario permasalahan sosial sederhana yang berpotensi memecah belah persatuan di lingkungan sekolah atau masyarakat (misalnya, perbedaan pendapat saat musyawarah, perselisihan antarkelompok).
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik tetap dalam kelompoknya. Guru menjelaskan bahwa setiap kelompok akan melakukan simulasi penyelesaian masalah berdasarkan skenario yang diberikan, dengan mengacu pada nilai-nilai Pancasila.
  3. Guru membagikan LKPD yang berisi panduan simulasi dan rubrik penilaian.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk memahami skenario masalah, mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang relevan untuk diterapkan dalam penyelesaian masalah tersebut.
  2. Peserta didik merancang dialog dan tindakan yang akan mereka lakukan dalam simulasi, memastikan setiap anggota kelompok memiliki peran dan berkontribusi pada solusi yang konstruktif.
  3. Peserta didik melakukan latihan simulasi di dalam kelompok untuk memastikan kelancaran dan kesesuaian dengan nilai-nilai Pancasila.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok secara bergantian menampilkan simulasi penyelesaian masalah di depan kelas.
  2. Setelah simulasi, kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan, sedangkan guru memberikan penguatan tentang efektivitas penerapan nilai-nilai Pancasila dalam penyelesaian konflik.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memimpin diskusi kelas untuk menganalisis dan mengevaluasi bagaimana nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam setiap simulasi, serta dampak positifnya terhadap persatuan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik membuat simpulan akhir tentang pentingnya Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan bagaimana mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Peserta didik menuliskan komitmen pribadi untuk menjaga persatuan bangsa berdasarkan nilai-nilai Pancasila, kemudian menempelkannya di 'Pohon Komitmen' di kelas sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
  3. Guru menutup pelajaran dengan doa dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Pancasila: Perekat Bangsaku!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis studi kasus konflik sosial dan mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila sebagai solusi.

Alat & bahan: Buku teks Pendidikan Pancasila, artikel berita online, alat tulis, kertas flipchart atau spidol.

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 yang berisi skenario konflik sosial atau perbedaan pendapat dalam masyarakat.
    Konflik SosialPenyebabPihak TerlibatSolusi Pancasila
  2. Diskusikan dalam kelompok, identifikasi penyebab konflik dan pihak-pihak yang terlibat.
  3. Analisis nilai-nilai Pancasila (Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, Keadilan) yang relevan untuk menyelesaikan konflik tersebut.
  4. Rumuskan solusi konkret berdasarkan nilai-nilai Pancasila untuk menjaga persatuan dalam skenario tersebut.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Menurut kalian, apa itu persatuan bangsa?
  2. Apa saja contoh perbedaan yang ada di masyarakat Indonesia?
  3. Sebutkan 3 contoh masalah yang bisa timbul jika tidak ada persatuan!
  4. Apa yang kalian ketahui tentang Pancasila sebagai dasar negara?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi dan simulasi, serta penilaian keaktifan dan partisipasi peserta didik.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi kelompok, LKPD, dan komitmen pribadi peserta didik.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi tantangan persatuan bangsa di IndonesiaTantangan persatuan bangsa2 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan peran nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan bangsaNilai-nilai Pancasila sebagai pemersatu2 JPKewargaan
3Mengaplikasikan nilai-nilai Pancasila untuk menyelesaikan permasalahan sosialPenerapan Pancasila dalam penyelesaian masalah2 JPKolaborasi
Halaman 9 · PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pancasila adalah dasar negara Republik Indonesia yang memiliki peran sentral sebagai pemersatu bangsa. Di tengah keberagaman suku, agama, ras, dan golongan, Pancasila hadir sebagai perekat yang mengikat seluruh elemen bangsa. Memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila adalah kunci untuk menjaga keutuhan, kerukunan, dan stabilitas negara kita.

1. Keberagaman Indonesia dan Tantangan Persatuan
Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya akan keberagaman, mulai dari suku bangsa, bahasa daerah, agama, hingga adat istiadat. Keberagaman ini adalah anugerah sekaligus potensi konflik jika tidak dikelola dengan baik. Tantangan persatuan dapat muncul dari perbedaan pandangan politik, ketimpangan ekonomi, isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan), serta pengaruh ideologi asing. Penting bagi setiap warga negara untuk memahami potensi ancaman ini agar dapat bersama-sama menjaga keutuhan bangsa.

2. Pancasila sebagai Fondasi Persatuan
Pancasila dirumuskan oleh para pendiri bangsa sebagai jalan tengah dan konsensus untuk menyatukan berbagai perbedaan. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, menjadi landasan filosofis bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman, perbedaan dapat diakomodasi dan disalurkan secara damai.

3. Peran Setiap Sila dalam Mempersatukan Bangsa
Setiap sila Pancasila memiliki peran krusial dalam menjaga persatuan. Sila pertama mengajarkan toleransi beragama. Sila kedua menekankan kemanusiaan dan keadilan universal. Sila ketiga secara eksplisit mengedepankan persatuan di atas kepentingan pribadi atau golongan. Sila keempat mendorong musyawarah untuk mencapai mufakat, menghindari perpecahan. Terakhir, sila kelima menjamin keadilan sosial yang merata, mengurangi kesenjangan yang dapat memicu konflik. Keterkaitan antar sila ini membentuk sistem nilai yang utuh untuk menjaga keharmonisan.

4. Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Mengamalkan Pancasila bukan hanya sebatas hafalan, tetapi melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Contoh implementasi meliputi menghargai perbedaan pendapat, tidak membeda-bedakan teman berdasarkan suku atau agama, bergotong royong membersihkan lingkungan, bermusyawarah dalam mengambil keputusan bersama, serta peduli terhadap sesama yang membutuhkan. Dengan demikian, Pancasila menjadi jiwa yang menggerakkan setiap individu untuk berkontribusi pada persatuan bangsa.

5. Menjaga Pancasila untuk Masa Depan Bangsa
Tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi membawa dampak positif dan negatif. Pancasila harus tetap menjadi benteng pertahanan ideologi bangsa dari pengaruh negatif yang dapat memecah belah persatuan. Generasi muda memiliki peran penting untuk terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan Pancasila. Dengan menjaga dan melestarikan nilai-nilai Pancasila, kita memastikan bahwa Indonesia akan tetap menjadi bangsa yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur di masa depan.

Rangkuman: Pancasila adalah dasar negara dan pemersatu bangsa Indonesia yang kaya keberagaman. Nilai-nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial menjadi fondasi untuk menghadapi tantangan persatuan. Mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti toleransi, gotong royong, dan musyawarah, adalah kunci menjaga keutuhan bangsa. Generasi muda berperan penting dalam melestarikan Pancasila demi masa depan Indonesia yang bersatu.

Halaman 10 · PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PancasilaDasar negara Republik Indonesia dan ideologi bangsa.
KeberagamanKondisi masyarakat dengan berbagai perbedaan suku, agama, ras, dan golongan.
PersatuanKeadaan utuh dan tidak terpecah belah, bersatunya berbagai elemen.
ToleransiSikap saling menghargai dan menghormati perbedaan.
Gotong RoyongBekerja sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Pancasila · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XPeta Konsep
PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSAKeberagaman Indonesia dan Tantangan PersatuanPancasila sebagai Fondasi PersatuanPeran Setiap Sila dalam Mempersatukan BangsaImplementasi Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hariMenjaga Pancasila untuk Masa Depan Bangsa
Dari sub-bab PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSAHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaPendidikan Pancasila · Kelas XProfil Lulusan
KewargaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Pancasila dalam Kehidupan1UUD NRI Tahun 19451Bhinneka Tunggal Ika1NKRI dan Wilayah Negara2Ide Pendiri Bangsa tentang Pancasila…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDPancasila dalam KehidupanUUD NRI Tahun 1945Bhinneka Tunggal IkaNKRI dan Wilayah Negara
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA pada Pendidikan Pancasila SMK, Fase E, elemen Pancasila.

Modul PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA untuk Pendidikan Pancasila kelas X.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA ini gratis?

Ya. Modul PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA untuk Pendidikan Pancasila kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi PANCASILA SEBAGAI PEMERSATU BANGSA disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.