Modul Ajar & RPP Pendidikan Pancasila Kelas X
Menjadi Warga Negara yang Baik
Sudah jadi 10 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 10 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Pancasila |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Menjadi Warga Negara yang Baik |
| Alokasi Waktu | 1 Pertemuan (1 JP: 1 JP × 45 menit = 45 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang identitas diri sebagai individu dan anggota masyarakat di lingkungan sekitar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- kewargaan — elemen: Memahami peran sebagai warga negara
Peserta didik mengidentifikasi hak dan kewajiban, serta peran strategisnya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis permasalahan terkait hak dan kewajiban warga negara, lalu mengevaluasi berbagai solusi yang ada. - kolaborasi — elemen: Kerja sama dan komunikasi
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merumuskan solusi permasalahan kewarganegaraan dan mengomunikasikannya secara efektif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pancasila |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, serta kekuatan penggerak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk hak, kewajiban, dan peran warga negara. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh nyata pelanggaran hak dan pengabaian kewajiban warga negara yang sering terjadi di Indonesia. |
| Konseptual | Konsep hak, kewajiban, dan peran warga negara yang baik berdasarkan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945. |
| Prosedural | Langkah-langkah untuk menganalisis kasus pelanggaran hak dan kewajiban serta merumuskan solusi yang bertanggung jawab. |
| Metakognitif | Kesadaran akan pentingnya peran aktif dalam menjaga hak dan melaksanakan kewajiban sebagai warga negara yang bertanggung jawab. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi hak dan kewajiban sebagai warga negara dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis permasalahan terkait hak dan kewajiban warga negara secara kritis.
- Dengan menyusun rencana aksi, peserta didik dapat merumuskan peran strategis warga negara dalam pembangunan nasional secara bertanggung jawab.
- Melalui presentasi, peserta didik dapat mengomunikasikan hasil analisis dan rencana aksi dengan jelas dan persuasif.
- Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat menunjukkan sikap peduli terhadap pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban sebagai warga negara dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Menjadi warga negara yang baik berarti memahami dan melaksanakan hak serta kewajiban secara seimbang, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa dan negara sesuai nilai-nilai Pancasila.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita sering mendengar keluhan tentang hak yang tidak terpenuhi atau kewajiban yang diabaikan di sekitar kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis laporan analisis dan presentasi yang efektif. Sosiologi: Analisis struktur sosial dan interaksi antarwarga negara dalam konteks hak dan kewajiban. Sejarah: Mempelajari perjuangan tokoh-tokoh dalam memperjuangkan hak dan melaksanakan kewajiban sebagai warga negara. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang penerapan hak dan kewajiban di lingkungan keluarga dan masyarakat, serta mendukung partisipasi peserta didik dalam kegiatan sosial. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang nyaman dengan pengaturan meja diskusi, serta akses ke perpustakaan sekolah atau sudut baca untuk mencari informasi tambahan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform berbagi video untuk menayangkan studi kasus, serta penggunaan aplikasi presentasi untuk menyajikan hasil diskusi kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi hak dan kewajiban sebagai warga negara dengan tepat dan menganalisis permasalahan terkait hak dan kewajiban warga negara secara kritis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Pancasila: Guru menampilkan gambar simbol-simbol Pancasila secara acak. Peserta didik menebak sila ke berapa dan menyebutkan makna singkatnya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 5 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 10 menit
Tujuan: Melalui lembar kerja ini, kamu dapat menganalisis studi kasus terkait hak dan kewajiban warga negara serta merumuskan solusi.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Menjadi warga negara yang baik adalah dambaan setiap bangsa. Hal ini bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi juga tentang memahami peran kita dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera.
Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, buku teks Pendidikan Pancasila
Langkah kerja:
- Amati dengan saksama gambar di bawah ini yang menunjukkan sebuah permasalahan di lingkungan masyarakat.
Gambar 1. Teks bacaan - Identifikasi hak-hak warga negara yang mungkin terlanggar dan kewajiban-kewajiban yang mungkin diabaikan dalam permasalahan tersebut.
- Diskusikan dalam kelompokmu, apa saja faktor-faktor yang menyebabkan permasalahan ini terjadi?
- Rumuskan minimal tiga alternatif solusi konkret yang dapat dilakukan oleh warga negara untuk mengatasi permasalahan tersebut.
- Catat hasil diskusimu pada tabel yang disediakan dan bersiaplah untuk mempresentasikannya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Menurutmu, apa itu hak dan kewajiban?
- Berikan satu contoh hak yang kamu miliki di sekolah!
- Berikan satu contoh kewajibanmu di rumah!
- Apa yang terjadi jika seseorang tidak melaksanakan kewajibannya?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan menganalisis studi kasus.
Sumatif (akhir): Penilaian presentasi kelompok berdasarkan kelengkapan analisis dan kualitas solusi yang diusulkan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi hak dan kewajiban sebagai warga negara. | Hak dan Kewajiban Warga Negara | 2 JP | kewargaan, penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis permasalahan terkait hak dan kewajiban warga negara. | Studi Kasus Pelanggaran Hak dan Kewajiban | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| 3 | Merumuskan peran strategis warga negara dalam pembangunan nasional. | Peran Warga Negara dalam Pembangunan | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
Menjadi warga negara yang baik adalah dambaan setiap bangsa. Hal ini bukan hanya tentang mematuhi aturan, tetapi juga tentang memahami peran kita dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera. Modul ini akan membimbingmu untuk mengidentifikasi hak dan kewajiban, serta merumuskan peran aktifmu sebagai warga negara yang bertanggung jawab.
1. Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara
Hak adalah segala sesuatu yang harus didapatkan oleh setiap warga negara, sedangkan kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilaksanakan. Keduanya saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Contoh hak warga negara meliputi hak untuk hidup, hak berpendapat, hak mendapatkan pendidikan, dan hak mendapatkan perlindungan hukum. Sementara itu, contoh kewajiban warga negara adalah kewajiban membayar pajak, kewajiban membela negara, kewajiban menaati hukum, dan kewajiban menjaga lingkungan. Keseimbangan antara hak dan kewajiban sangat penting untuk menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis dan berkeadilan.
2. Permasalahan Pelanggaran Hak dan Kewajiban
Dalam kehidupan bermasyarakat, seringkali terjadi permasalahan terkait pelanggaran hak dan pengabaian kewajiban. Pelanggaran hak dapat berupa diskriminasi, kekerasan, atau pembatasan kebebasan berpendapat. Pengabaian kewajiban dapat berupa tidak membayar pajak, membuang sampah sembarangan, atau tidak mematuhi peraturan lalu lintas. Permasalahan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya kesadaran hukum, ketidaktegasan penegakan hukum, faktor ekonomi, atau pengaruh budaya. Penting bagi kita untuk menganalisis akar masalah ini agar dapat menemukan solusi yang tepat dan berkelanjutan.
3. Peran Strategis Warga Negara
Warga negara memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Peran ini tidak hanya terbatas pada pemilihan umum, tetapi juga meliputi partisipasi aktif dalam berbagai bidang. Misalnya, dalam bidang sosial, warga negara dapat berpartisipasi melalui kegiatan gotong royong, bakti sosial, atau menjadi relawan. Dalam bidang ekonomi, dapat dilakukan melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pembayaran pajak yang tepat waktu. Dalam bidang politik, partisipasi dapat diwujudkan melalui penyampaian aspirasi, pengawasan kebijakan pemerintah, dan menjadi agen perubahan yang positif. Setiap warga negara, dengan peran sekecil apa pun, dapat berkontribusi pada kemajuan bangsa.
4. Pentingnya Kesadaran Hukum dan Partisipasi Publik
Kesadaran hukum yang tinggi adalah fondasi utama bagi terciptanya masyarakat yang tertib dan adil. Ini berarti memahami dan mematuhi setiap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, partisipasi publik juga krusial. Partisipasi publik adalah keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah. Contohnya adalah mengikuti musyawarah desa, memberikan masukan terhadap rancangan undang-undang, atau melaporkan tindakan korupsi. Dengan kesadaran hukum dan partisipasi publik yang kuat, warga negara dapat menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas dan memajukan negara.
5. Nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Warga Negara
Pancasila adalah dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia, yang harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan warga negara. Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, mengajarkan pentingnya toleransi beragama. Sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengajarkan untuk menghargai harkat dan martabat sesama manusia. Sila ketiga, Persatuan Indonesia, menumbuhkan rasa cinta tanah air dan persatuan. Sila keempat, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, menekankan pentingnya musyawarah mufakat. Sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mendorong pemerataan kesejahteraan. Mengamalkan Pancasila berarti menjadi warga negara yang bertanggung jawab, beretika, dan berjiwa nasionalis.
Rangkuman: Menjadi warga negara yang baik meliputi pemahaman dan pelaksanaan hak serta kewajiban secara seimbang. Permasalahan kewarganegaraan sering muncul akibat pelanggaran hak dan pengabaian kewajiban. Oleh karena itu, setiap warga negara memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional melalui partisipasi aktif dan kesadaran hukum, dengan selalu berpedoman pada nilai-nilai Pancasila untuk menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Hak | Segala sesuatu yang harus didapatkan oleh setiap warga negara. |
| Kewajiban | Segala sesuatu yang harus dilaksanakan oleh setiap warga negara. |
| Partisipasi Publik | Keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan kebijakan pemerintah. |
| Toleransi | Sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Menjadi Warga Negara yang Baik" mata pelajaran Pendidikan Pancasila Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Menjadi Warga Negara yang Baik yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Pancasila Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh
Pancasila sebagai Pemersatu BangsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMembangun Budaya Taat HukumModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh
Mengelola Kebinekaan sebagai Modal Sosial Pembangunan NasionalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Pendidikan Pancasila lain yang sudah tersedia
Membangun Kesadaran HukumPendidikan Pancasila Kelas X SMKPancasila dalam KehidupanPendidikan Pancasila Kelas X SMKPeriodisasi Pemberlakuan Undang-undang Dasar di IndonesiaPendidikan Pancasila Kelas X SMKLihat semua Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Pancasila kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menjadi Warga Negara yang Baik pada Pendidikan Pancasila SMK, Fase E, elemen Pancasila.
Modul Menjadi Warga Negara yang Baik ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Pancasila kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila materi Menjadi Warga Negara yang Baik ini gratis?
Ya. Modul Menjadi Warga Negara yang Baik untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Menjadi Warga Negara yang Baik ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Pancasila kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Pancasila kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Menjadi Warga Negara yang Baik ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menjadi Warga Negara yang Baik dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Pancasila kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Pancasila kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Menjadi Warga Negara yang Baik ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menjadi Warga Negara yang Baik tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menjadi Warga Negara yang Baik untuk Pendidikan Pancasila kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Menjadi Warga Negara yang Baik ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Pancasila kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menjadi Warga Negara yang Baik beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Pancasila kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Pancasila ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Menjadi Warga Negara yang Baik disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.