Modul Ajar & RPP Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VIII
Hukum Mim Sukun
Modul ajar (RPP) Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMP kelas VIII materi Hukum Mim Sukun, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Hukum Mim Sukun yang Anda cari? Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VIII lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Hukum Mim Sukun |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang hukum nun sukun dan tanwin serta mampu membaca Al-Qur'an dengan lancar.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: Menerapkan ajaran agama
Peserta didik mengaplikasikan hukum Mim Sukun dalam membaca Al-Qur'an sebagai bentuk ketaatan beribadah. - penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis dan membandingkan jenis-jenis hukum Mim Sukun dari contoh ayat Al-Qur'an. - kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menciptakan media pembelajaran sederhana untuk menjelaskan hukum Mim Sukun kepada teman sebaya.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an dan Hadis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu membaca, menghafal, dan memahami makna ayat-ayat Al-Qur'an serta hadis terkait dengan hukum Mim Sukun, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hukum Mim Sukun adalah kaidah tajwid yang mengatur cara membaca huruf mim mati (مْ) ketika bertemu dengan huruf hijaiyah lainnya. |
| Konseptual | Konsep inti hukum Mim Sukun meliputi tiga jenis: Ikhfa' Syafawi, Idgham Mitslain (Idgham Syafawi), dan Izhar Syafawi, masing-masing dengan karakteristik bacaan yang berbeda. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi Mim Sukun, menentukan jenis hukumnya, dan melafalkan bacaan sesuai kaidah tajwid yang benar. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya tajwid dalam membaca Al-Qur'an dan strategi efektif untuk menguasai hukum Mim Sukun. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis hukum Mim Sukun (Ikhfa' Syafawi, Idgham Mitslain, Izhar Syafawi) dengan tepat.
- Melalui demonstrasi guru, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan ciri-ciri masing-masing hukum Mim Sukun secara runtut.
- Dengan praktik membaca ayat-ayat pilihan, peserta didik dapat melafalkan bacaan hukum Mim Sukun sesuai kaidah tajwid dengan benar.
- Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengelompokkan contoh-contoh hukum Mim Sukun dari surah pendek Al-Qur'an dengan akurat.
- Melalui proyek media pembelajaran, peserta didik dapat menyajikan pemahaman tentang hukum Mim Sukun kepada teman sebaya secara kreatif dan jelas.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menganalisis kesalahan umum dalam bacaan Mim Sukun dan cara memperbaikinya.
Pemahaman bermakna: Memahami hukum Mim Sukun tidak hanya tentang menghafal kaidah, tetapi juga menginternalisasi pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar untuk menjaga kemurnian maknanya dan mendapatkan pahala.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu memperhatikan cara membaca huruf mim mati (مْ) dalam Al-Qur'an, dan apa dampaknya jika kita salah membacanya?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyusun teks deskriptif dan argumentatif saat menjelaskan kaidah tajwid dan mempresentasikan hasil diskusi. Seni Budaya: Menerapkan prinsip desain visual dan kreativitas dalam membuat media pembelajaran tentang hukum Mim Sukun. Pendidikan Agama Islam (PAI): Memperdalam pemahaman tentang pentingnya membaca Al-Qur'an dengan benar sebagai bagian dari ibadah dan adab terhadap kitab suci. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali diajak untuk mendampingi peserta didik dalam membaca Al-Qur'an di rumah dan memberikan motivasi untuk menerapkan kaidah tajwid yang telah dipelajari. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktik membaca, dengan ketersediaan Al-Qur'an atau mushaf digital serta papan tulis/layar proyektor. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi Al-Qur'an digital yang dilengkapi fitur tajwid dan audio bacaan qari sebagai referensi dan alat koreksi mandiri bagi peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis hukum Mim Sukun (Ikhfa' Syafawi, Idgham Mitslain, Izhar Syafawi) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Ayat: Guru membacakan potongan ayat yang mengandung Mim Sukun dengan atau tanpa kesalahan, peserta didik menebak apakah bacaannya benar atau salah dan alasannya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui demonstrasi guru, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan ciri-ciri masing-masing hukum Mim Sukun secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Bisik Berantai Ayat: Peserta didik berbaris, guru membisikkan satu ayat pendek yang mengandung Mim Sukun ke peserta didik pertama, lalu ia membisikkan ke berikutnya hingga akhir barisan. Peserta didik terakhir menyebutkan ayat dan hukum Mim Sukun yang ada.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Kooperatif |
| Tujuan Pertemuan 3 | Dengan praktik membaca ayat-ayat pilihan, peserta didik dapat melafalkan bacaan hukum Mim Sukun sesuai kaidah tajwid dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tirukan Bacaanku: Guru membacakan satu ayat dengan Mim Sukun, peserta didik menirukan secara serentak. Ulangi beberapa kali dengan ayat berbeda.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengelompokkan hukum Mim Sukun dengan tepat dari ayat-ayat Al-Qur'an.
Alat & bahan: Al-Qur'an/mushaf digital, alat tulis, lembar kerja
Langkah kerja:
- Perhatikan kartu huruf hijaiyah yang ditayangkan guru. Identifikasi huruf Mim Sukun (مْ) dan huruf setelahnya pada setiap kartu.
- Buka Al-Qur'an pada surah Al-Balad dan Al-Lail. Cari semua ayat yang mengandung Mim Sukun.
- Salin ayat yang mengandung Mim Sukun ke dalam tabel di bawah, lalu tentukan jenis hukum Mim Sukunnya (Ikhfa' Syafawi, Idgham Mitslain, atau Izhar Syafawi).
- Diskusikan hasil temuanmu dengan anggota kelompok dan pastikan pengelompokanmu akurat.
- Siapkan presentasi singkat untuk menjelaskan hasil pengelompokanmu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang hukum Nun Sukun dan Tanwin?
- Bisakah kamu membaca QS. Al-Fatihah dengan lancar?
- Pernahkah kamu mendengar istilah Ikhfa', Idgham, atau Izhar dalam tajwid?
- Menurutmu, mengapa penting membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid?
Formatif (proses): Observasi guru selama diskusi kelompok dan praktik membaca, penilaian presentasi kelompok, serta umpan balik lisan.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengidentifikasi hukum Mim Sukun pada ayat yang diberikan dan tes praktik membaca Al-Qur'an dengan penerapan hukum Mim Sukun.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis hukum Mim Sukun (Ikhfa' Syafawi, Idgham Mitslain, Izhar Syafawi) dengan tepat. | Pengenalan dan identifikasi jenis hukum Mim Sukun. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan pengertian dan ciri-ciri masing-masing hukum Mim Sukun secara runtut. | Pengertian dan ciri-ciri hukum Mim Sukun. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Melafalkan bacaan hukum Mim Sukun sesuai kaidah tajwid dengan benar. | Praktik pelafalan hukum Mim Sukun. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 4 | Mengelompokkan contoh-contoh hukum Mim Sukun dari surah pendek Al-Qur'an dengan akurat. | Aplikasi identifikasi dan pengelompokan hukum Mim Sukun. | 2 JP | penalaran kritis |
| 5 | Menyajikan pemahaman tentang hukum Mim Sukun kepada teman sebaya secara kreatif dan jelas. | Proyek media pembelajaran hukum Mim Sukun. | 2 JP | kreativitas |
Membaca Al-Qur'an adalah ibadah yang mulia, dan salah satu kunci kesempurnaannya adalah membaca sesuai kaidah tajwid. Hukum Mim Sukun merupakan bagian penting dari ilmu tajwid yang mengatur cara membaca huruf mim mati (مْ) agar tidak terjadi kesalahan makna atau pelafalan. Mempelajari hukum ini akan membantu kita membaca Al-Qur'an dengan tartil dan benar.
1. Pengertian Mim Sukun
Mim Sukun (مْ) adalah huruf Mim yang tidak berharakat, atau sering disebut Mim mati. Ia bisa berada di tengah kalimat atau di akhir kalimat. Hukum Mim Sukun membahas bagaimana cara membaca Mim Sukun ketika bertemu dengan huruf-huruf hijaiyah lainnya. Ada tiga jenis hukum Mim Sukun yang harus kita pahami dan kuasai agar bacaan Al-Qur'an kita sempurna dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ.
2. 1. Ikhfa' Syafawi (إخفاء شفوي)
Ikhfa' Syafawi terjadi apabila Mim Sukun (مْ) bertemu dengan huruf Ba (ب). Cara membacanya adalah dengan menyamarkan bunyi Mim Sukun di antara bibir atas dan bawah, disertai dengan dengung (ghunnah) dua harakat. Posisi bibir saat membaca Ikhfa' Syafawi adalah sedikit merenggang, tidak rapat sempurna seperti Izhar Syafawi, namun juga tidak terlalu terbuka. Contoh: تَرْمِيْهِم بِحِجَارَةٍ (tarmihim bihijarah).
3. 2. Idgham Mitslain / Idgham Syafawi (إدغام مثلين / إدغام شفوي)
Idgham Mitslain atau Idgham Syafawi terjadi apabila Mim Sukun (مْ) bertemu dengan huruf Mim (م) yang berharakat. Cara membacanya adalah dengan memasukkan atau meleburkan bunyi Mim Sukun ke dalam Mim yang berharakat setelahnya, sehingga menjadi satu Mim yang bertasydid dan disertai dengung (ghunnah) dua harakat. Bibir rapat sempurna saat melafalkan. Contoh: لَهُمْ مَا يَشَاؤُونَ (lahum ma yasha'un).
4. 3. Izhar Syafawi (إظهار شفوي)
Izhar Syafawi terjadi apabila Mim Sukun (مْ) bertemu dengan semua huruf hijaiyah selain Ba (ب) dan Mim (م). Cara membacanya adalah dengan jelas dan terang, tanpa dengung (ghunnah) dan tanpa samar. Bibir dirapatkan sempurna tanpa menahan suara. Jumlah huruf Izhar Syafawi sangat banyak, yaitu 26 huruf hijaiyah. Contoh: أَلَمْ تَرَ (alam tara), عَلَيْهِمْ وَلَا (alaihim wala).
5. Perbedaan dan Cara Mengingat
Perbedaan utama ketiga hukum ini terletak pada huruf setelah Mim Sukun dan cara melafalkan bibir serta adanya dengung. Ikhfa' Syafawi bertemu Ba (ب) dengan dengung dan bibir sedikit renggang. Idgham Mitslain bertemu Mim (م) dengan dengung dan bibir rapat sempurna. Izhar Syafawi bertemu selain Ba dan Mim, dibaca jelas tanpa dengung dengan bibir rapat sempurna. Kunci mengingatnya adalah fokus pada huruf Ba dan Mim sebagai pengecualian dari Izhar Syafawi.
6. Pentingnya Mempelajari Hukum Mim Sukun
Mempelajari hukum Mim Sukun sangat penting karena kesalahan dalam melafalkannya dapat mengubah makna ayat Al-Qur'an. Selain itu, membaca Al-Qur'an sesuai tajwid adalah perintah Allah SWT dan sunah Nabi Muhammad ﷺ. Dengan menguasai hukum Mim Sukun, kita tidak hanya memperbaiki bacaan, tetapi juga meningkatkan kekhusyukan dalam beribadah dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
Rangkuman: Hukum Mim Sukun (مْ) terbagi menjadi tiga jenis: Ikhfa' Syafawi (bertemu ب dengan dengung dan bibir sedikit renggang), Idgham Mitslain (bertemu م dengan dengung dan bibir rapat sempurna), dan Izhar Syafawi (bertemu selain ب dan م tanpa dengung dan bibir rapat sempurna). Menguasai hukum ini esensial untuk membaca Al-Qur'an dengan benar, menjaga makna, dan menyempurnakan ibadah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Mim Sukun | Huruf Mim (م) yang mati atau tidak berharakat. |
| Ikhfa' Syafawi | Hukum Mim Sukun bertemu huruf Ba (ب), dibaca samar dengan dengung. |
| Idgham Mitslain | Hukum Mim Sukun bertemu huruf Mim (م), dibaca lebur dengan dengung. |
| Izhar Syafawi | Hukum Mim Sukun bertemu selain huruf Ba (ب) dan Mim (م), dibaca jelas tanpa dengung. |
| Ghunnah | Dengung, suara yang keluar dari pangkal hidung. |
| Tajwid | Ilmu tentang cara membaca Al-Qur'an dengan benar. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Hukum Mim Sukun" mata pelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Semester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Imla' Ayat Pilihan LanjutanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTartil Juz 29 PilihanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKhat NaskhiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMateri Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) di kelas lain
Hukum Nun Sukun dan TanwinBaca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Hukum Mim Sukun pada Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMP, Fase D, elemen Al-Qur'an dan Hadis.
Modul Hukum Mim Sukun ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) materi Hukum Mim Sukun ini gratis?
Ya. Modul Hukum Mim Sukun untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Hukum Mim Sukun ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Hukum Mim Sukun ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Hukum Mim Sukun dapat Anda sesuaikan dengan murid Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Hukum Mim Sukun ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Hukum Mim Sukun tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Hukum Mim Sukun untuk Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Hukum Mim Sukun ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Hukum Mim Sukun beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Hukum Mim Sukun yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.