Modul Ajar & RPP Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VIII
Khat Naskhi
Modul ajar (RPP) Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMP kelas VIII materi Khat Naskhi, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025.
Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.
✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Bukan Khat Naskhi yang Anda cari? Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VIII lainnya:
Lihat peta materi setahun6 materiMateri Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Khat Naskhi |
| Alokasi Waktu | 3 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal huruf hijaiyah dan mampu membaca Al-Qur'an dengan tajwid dasar.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak beragama
Peserta didik menunjukkan sikap menghargai keindahan tulisan Al-Qur'an sebagai wujud pengagungan terhadap firman Allah. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis karakteristik huruf hijaiyah dalam kaidah Khat Naskhi untuk menghasilkan tulisan yang benar. - kreativitas — elemen: menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal
Peserta didik menghasilkan tulisan Khat Naskhi yang estetis dan sesuai kaidah, menunjukkan ekspresi diri dalam seni kaligrafi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an dan Hadis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami dan menerapkan kaidah dasar tajwid dan menulis huruf hijaiyah dengan baik dan benar, termasuk pengenalan terhadap ragam khat dasar. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Contoh tulisan Khat Naskhi dapat ditemukan pada mushaf Al-Qur'an, buku-buku agama, dan papan nama masjid. |
| Konseptual | Khat Naskhi adalah gaya kaligrafi Arab yang paling populer dan sering digunakan, dikenal karena kejelasan dan kemudahannya dibaca. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara menulis setiap huruf hijaiyah sesuai kaidah Khat Naskhi dengan memperhatikan proporsi, kemiringan, dan titik. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya ketelitian, kesabaran, dan latihan berkelanjutan dalam menguasai seni menulis kaligrafi Arab. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan contoh, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri khas dan kaidah dasar Khat Naskhi dengan tepat.
- Dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik dapat menganalisis bentuk dan proporsi huruf hijaiyah tunggal dalam Khat Naskhi dengan benar.
- Melalui latihan mandiri, peserta didik dapat menulis huruf hijaiyah tunggal sesuai kaidah Khat Naskhi dengan rapi dan proporsional.
- Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menerapkan kaidah penulisan huruf hijaiyah bersambung dalam Khat Naskhi dengan akurat.
- Melalui proyek praktik, peserta didik dapat menghasilkan karya tulisan pendek dengan Khat Naskhi yang estetis dan sesuai kaidah.
- Dengan presentasi hasil karya, peserta didik dapat mengapresiasi keindahan dan manfaat Khat Naskhi dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami kaidah Khat Naskhi bukan hanya tentang menulis indah, tetapi juga tentang melestarikan warisan budaya Islam dan memudahkan pembacaan Al-Qur'an.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara agar tulisan huruf hijaiyah kita menjadi indah dan mudah dibaca seperti di mushaf Al-Qur'an?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Memahami Khat Naskhi sebagai salah satu bentuk seni kaligrafi Islam yang memiliki nilai estetika dan sejarah. Bahasa Indonesia: Melatih ketelitian dan kerapian dalam menulis, serta memahami struktur dan bentuk tulisan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat mendukung dengan menyediakan alat tulis yang sesuai dan memotivasi anak untuk berlatih menulis Khat Naskhi di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman dengan pencahayaan yang cukup, meja yang bersih, dan contoh kaligrafi terpampang untuk inspirasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial penulisan Khat Naskhi dan aplikasi kaligrafi digital sebagai referensi dan alat bantu belajar tambahan. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan contoh, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri khas dan kaidah dasar Khat Naskhi dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Hijaiyah: Guru menyebutkan ciri-ciri sebuah huruf hijaiyah, peserta didik menebak hurufnya. Contoh: 'Huruf ini punya satu titik di atas dan bisa disambung depan-belakang.' (Nun)
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru dan lembar kerja, peserta didik dapat menganalisis bentuk dan proporsi huruf hijaiyah tunggal dalam Khat Naskhi dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Sambung Huruf: Guru memulai dengan satu huruf hijaiyah (misalnya 'alif'), peserta didik berikutnya menyebutkan huruf setelahnya secara berurutan. Siapa yang salah, mengulang dari awal.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui latihan mandiri, peserta didik dapat menulis huruf hijaiyah tunggal sesuai kaidah Khat Naskhi dengan rapi dan proporsional. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tulis Cepat: Guru menyebutkan satu huruf hijaiyah, peserta didik menulisnya secepat mungkin di udara atau buku kecil. Siapa yang paling rapi dalam 5 detik, dia pemenangnya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri khas Khat Naskhi dan menganalisis bentuk huruf hijaiyah tunggal.
Alat & bahan: Pensil, penghapus, penggaris, spidol kaligrafi (opsional)
Langkah kerja:
- Amati Gambar 1 yang menunjukkan contoh tulisan Khat Naskhi dan Khat Riq'ah. Diskusikan dengan kelompokmu apa saja perbedaan yang paling mencolok dari kedua gaya tulisan tersebut.
Contoh Tulisan Arab Khat Naskhi: بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) Khat Riq'ah: بسم الله الرحمن الرحيم (Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang) - Tuliskan minimal tiga ciri khas Khat Naskhi yang kamu temukan pada tabel di bawah ini, berdasarkan pengamatanmu.
- Perhatikan Gambar 2 yang menampilkan huruf-huruf hijaiyah tunggal. Analisislah kaidah penulisan untuk huruf 'Alif', 'Ba', dan 'Jim' (misalnya, jumlah titik, kemiringan, lekukan).
- Latihlah menulis huruf 'Alif', 'Ba', dan 'Jim' pada kolom yang disediakan, berusaha meniru contoh dengan rapi dan proporsional.
- Presentasikan hasil diskusimu dan latihan tulisanmu di depan kelas, jelaskan ciri khas dan kaidah yang telah kamu pelajari.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Bisakah kamu membaca huruf hijaiyah secara berurutan?
- Pernahkah kamu melihat tulisan Arab yang indah di mushaf Al-Qur'an?
- Menurutmu, apa yang membuat tulisan Arab terlihat rapi dan mudah dibaca?
- Apakah kamu tahu apa itu kaligrafi?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi diskusi kelompok dan hasil latihan menulis huruf hijaiyah tunggal pada LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek penulisan kalimat pendek dengan Khat Naskhi dan presentasi kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri khas dan kaidah dasar Khat Naskhi dengan tepat. | Pengenalan Khat Naskhi, ciri khas, dan kaidah dasar. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis bentuk dan proporsi huruf hijaiyah tunggal dalam Khat Naskhi dengan benar. | Bentuk dan proporsi huruf hijaiyah tunggal dalam Khat Naskhi. | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 3 | Menulis huruf hijaiyah tunggal sesuai kaidah Khat Naskhi dengan rapi dan proporsional. | Latihan menulis huruf hijaiyah tunggal. | 2 JP | kreativitas, keimanan dan ketakwaan |
| 4 | Menerapkan kaidah penulisan huruf hijaiyah bersambung dalam Khat Naskhi dengan akurat. | Kaidah penulisan huruf hijaiyah bersambung. | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
Khat Naskhi adalah salah satu gaya kaligrafi Arab yang paling populer dan banyak digunakan di dunia Islam. Dikenal karena kejelasan, keterbacaan, dan keindahannya, Khat Naskhi menjadi pilihan utama untuk penulisan mushaf Al-Qur'an, buku-buku agama, dan dokumen resmi. Mempelajari Khat Naskhi tidak hanya melatih keterampilan menulis indah, tetapi juga menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya Islam.
1. Pengertian dan Sejarah Khat Naskhi
Khat Naskhi berasal dari kata 'nasakha' (نسخ) yang berarti menyalin atau menulis ulang. Gaya tulisan ini dikembangkan pada abad ke-10 Masehi oleh Ibnu Muqlah dan disempurnakan oleh kaligrafer lain seperti Ibnu Bawwab dan Yaqut al-Musta'simi. Khat Naskhi menjadi standar penulisan Al-Qur'an karena bentuk hurufnya yang proporsional, jelas, dan mudah dibaca, berbeda dengan gaya khat lain seperti Kufi yang lebih kaku atau Riq'ah yang lebih ringkas. Kejelasan ini memudahkan umat Islam dalam membaca dan mempelajari Al-Qur'an serta berbagai literatur keislaman.
2. Ciri Khas Khat Naskhi
Khat Naskhi memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari gaya khat lainnya. Huruf-hurufnya cenderung membulat dan memiliki lekukan yang lembut. Proporsi setiap huruf sangat diperhatikan, dengan ukuran yang seragam dan seimbang. Garis vertikal huruf tegak lurus, sedangkan garis horizontal cenderung datar. Titik-titik pada huruf ditempatkan secara rapi dan sejajar, tidak menyebar. Selain itu, jarak antarhuruf dan antarkata juga diatur agar tulisan terlihat padat namun tetap mudah dibaca. Kejelasan dan kerapian inilah yang membuat Khat Naskhi menjadi pilihan utama untuk penulisan mushaf Al-Qur'an.
3. Peralatan Menulis Khat Naskhi
Untuk menulis Khat Naskhi secara tradisional, diperlukan beberapa peralatan khusus. Pena kaligrafi (قلم الخط - qalam al-khatt) yang terbuat dari bambu atau kayu dengan ujung miring adalah yang paling umum. Tinta kaligrafi (حبر - hibr) yang berkualitas baik dan pekat sangat penting agar tulisan terlihat jelas. Kertas (ورق - waraq) yang halus dan tidak menyerap tinta terlalu cepat juga diperlukan. Selain itu, penggaris dan pensil digunakan untuk membuat garis bantu agar tulisan lurus dan proporsional. Namun, untuk latihan awal, pensil biasa dan buku bergaris sudah cukup memadai untuk membiasakan tangan.
4. Kaidah Dasar Penulisan Huruf Tunggal (Alif - Dal)
Setiap huruf hijaiyah dalam Khat Naskhi memiliki kaidah penulisan yang spesifik. Misalnya, huruf 'Alif' (ا) ditulis tegak lurus dari atas ke bawah. Huruf 'Ba' (ب) ditulis dengan lekukan datar dan satu titik di bawah, dengan panjang yang konsisten. Huruf 'Ta' (ت) dan 'Tsa' (ث) memiliki bentuk dasar yang sama dengan 'Ba', hanya berbeda pada jumlah dan posisi titik. Huruf 'Jim' (ج) memiliki kepala melengkung dan lekukan perut yang jelas di bawah garis. Huruf 'Ha' (ح) dan 'Kha' (خ) memiliki bentuk dasar yang sama dengan 'Jim', hanya berbeda pada posisi titik. Memperhatikan detail-detail ini sangat penting untuk menghasilkan tulisan yang benar dan indah.
5. Kaidah Dasar Penulisan Huruf Tunggal (Dzal - Ra)
Melanjutkan kaidah penulisan huruf hijaiyah tunggal, huruf 'Dzal' (ذ) dan 'Dal' (د) memiliki bentuk yang mirip, namun 'Dzal' memiliki satu titik di atasnya. Keduanya ditulis dengan tarikan garis miring ke bawah lalu mendatar. Huruf 'Ra' (ر) memiliki bentuk seperti kail kecil yang melengkung ke bawah. Huruf 'Zay' (ز) memiliki bentuk dasar yang sama dengan 'Ra', hanya saja memiliki satu titik di atas. Penting untuk menjaga konsistensi kemiringan dan lekukan agar huruf-huruf ini terlihat seimbang dan serasi. Latihan berulang akan membantu tangan terbiasa dengan tarikan-tarikan yang benar.
6. Kaidah Dasar Penulisan Huruf Tunggal (Sin - Shad)
Huruf 'Sin' (س) dan 'Syin' (ش) memiliki tiga gigi di bagian atas dan lekukan perut di bawah garis. 'Syin' memiliki tiga titik di atasnya. Penting untuk menjaga ketinggian gigi yang seragam. Huruf 'Shad' (ص) dan 'Dhad' (ض) memiliki kepala yang memanjang ke kiri dan lekukan perut di bawah garis. 'Dhad' memiliki satu titik di atas kepala. Bentuk kepalanya yang khas memerlukan latihan khusus agar proporsinya tepat. Konsistensi dalam ukuran dan bentuk adalah kunci untuk keindahan tulisan Khat Naskhi.
7. Kaidah Dasar Penulisan Huruf Tunggal (Tha - Ghain)
Huruf 'Tha' (ط) dan 'Zha' (ظ) memiliki bentuk kepala yang memanjang dan batang tegak lurus di atasnya. 'Zha' memiliki satu titik di atas batang. Proporsi batang dan kepala harus seimbang. Huruf 'Ain' (ع) dan 'Ghain' (غ) memiliki kepala yang unik, seperti angka '2' terbalik di bagian atas, dan lekukan perut yang dalam di bawah garis. 'Ghain' memiliki satu titik di atas kepala. Penulisan 'Ain' dan 'Ghain' seringkali menjadi tantangan tersendiri karena bentuknya yang kompleks, membutuhkan latihan yang cermat.
8. Kaidah Dasar Penulisan Huruf Tunggal (Fa - Ya)
Huruf 'Fa' (ف) memiliki kepala bulat dan badan seperti 'Ba' di atas garis, dengan satu titik di atas. Huruf 'Qaf' (ق) mirip 'Fa' tetapi kepalanya lebih besar dan lekukan perutnya di bawah garis, dengan dua titik di atas. Huruf 'Kaf' (ك) memiliki bentuk yang khas, seperti 'Alif' dengan tambahan garis melengkung dan hamzah kecil di dalamnya. Huruf 'Lam' (ل) seperti 'Alif' dengan lekukan di bawah garis. Huruf 'Mim' (م) memiliki kepala kecil dan ekor melengkung. Huruf 'Nun' (ن) memiliki lekukan dalam dengan satu titik di atas. Huruf 'Ha' (ه) memiliki bentuk yang bervariasi tergantung posisinya, namun bentuk tunggalnya seperti angka '8' terbalik. Huruf 'Waw' (و) memiliki kepala bulat dan ekor seperti 'Ra'. Huruf 'Lam Alif' (لا) adalah gabungan dari 'Lam' dan 'Alif'. Terakhir, huruf 'Ya' (ي) memiliki bentuk seperti bebek dengan dua titik di bawah. Menguasai setiap detail ini akan membawa pada keindahan tulisan Khat Naskhi yang sempurna.
Rangkuman: Khat Naskhi adalah gaya kaligrafi Arab yang paling banyak digunakan karena kejelasan dan keindahannya, terutama untuk Al-Qur'an. Ciri khasnya meliputi bentuk huruf yang membulat, proporsi yang seimbang, dan penempatan titik yang rapi. Menguasai Khat Naskhi membutuhkan pemahaman kaidah penulisan setiap huruf hijaiyah, baik tunggal maupun bersambung, serta latihan yang konsisten. Proses ini tidak hanya melatih keterampilan motorik halus, tetapi juga menumbuhkan apresiasi terhadap seni dan warisan Islam.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Khat Naskhi | Gaya kaligrafi Arab yang jelas, mudah dibaca, dan sering digunakan untuk menulis mushaf Al-Qur'an. |
| Hijaiyah | Huruf-huruf dalam abjad Arab, yang menjadi dasar penulisan bahasa Arab dan Al-Qur'an. |
| Proporsi | Keseimbangan ukuran dan bentuk antarbagian huruf atau antarhuruf agar terlihat harmonis. |
| Qalam | Pena khusus yang digunakan untuk menulis kaligrafi Arab, biasanya terbuat dari bambu atau kayu. |
| Mushaf | Bentuk tertulis dari Al-Qur'an yang telah dibukukan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Khat Naskhi" mata pelajaran Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Peta Materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Hukum Mim SukunModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMad dan PembagiannyaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopQalqalah serta Ra' Tafkhim dan TarqiqModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Imla' Ayat Pilihan LanjutanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopTartil Juz 29 PilihanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMateri Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) di kelas lain
Kaligrafi Ayat (Khat)Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Khat Naskhi pada Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) SMP, Fase D, elemen Al-Qur'an dan Hadis.
Modul Khat Naskhi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) materi Khat Naskhi ini gratis?
Ya. Modul Khat Naskhi untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Khat Naskhi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Khat Naskhi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Khat Naskhi dapat Anda sesuaikan dengan murid Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Khat Naskhi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Khat Naskhi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Khat Naskhi untuk Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Khat Naskhi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Khat Naskhi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Baca Tulis Al-Qur'an (BTQ) ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Khat Naskhi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.