Modul Ajar & RPP IPA Kelas IX
Ekologi dan pelestarian lingkungan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Ekologi dan pelestarian lingkungan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami konsep dasar makhluk hidup, habitat, dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Pemahaman Sains |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menganalisis interaksi antar makhluk hidup dan lingkungannya, serta dampak aktivitas manusia terhadap perubahan lingkungan, untuk merumuskan solusi pelestarian lingkungan yang berkelanjutan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Hutan hujan tropis di Indonesia merupakan salah satu ekosistem paling kaya keanekaragaman hayati di dunia. |
| Konseptual | Ekologi mempelajari hubungan timbal balik antara organisme dengan lingkungannya, membentuk ekosistem yang seimbang. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah identifikasi komponen ekosistem, analisis dampak pencemaran, dan merancang solusi pelestarian lingkungan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman ekologi mempengaruhi keputusan sehari-hari mereka dalam menjaga lingkungan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem dengan cermat.
- Menganalisis pola interaksi antar komponen ekosistem (rantai makanan, jaring-jaring makanan, simbiosis) dengan tepat.
- Menjelaskan dampak aktivitas manusia terhadap perubahan lingkungan (pencemaran, perubahan iklim, kerusakan habitat) secara sistematis.
- Merumuskan ide-ide solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan lingkungan lokal dan global.
- Merancang dan melaksanakan proyek sederhana pelestarian lingkungan di sekitar sekolah atau rumah.
- Mempresentasikan hasil proyek pelestarian lingkungan dengan argumentasi yang logis dan persuasif.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa setiap komponen dalam ekosistem saling terkait dan seimbang, serta menyadari peran vital manusia dalam menjaga kelestarian lingkungan untuk keberlanjutan hidup di Bumi.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kerusakan hutan di satu wilayah bisa menyebabkan banjir di wilayah lain yang jauh?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menulis laporan proyek, membuat poster informatif, dan presentasi yang persuasif. Matematika: Penggunaan data numerik dalam menganalisis dampak lingkungan (misalnya volume sampah, persentase penurunan keanekaragaman hayati) dan membuat grafik. Seni Budaya: Mendesain poster, infografis, atau karya seni dari daur ulang untuk kampanye pelestarian lingkungan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berpartisipasi dalam proyek pelestarian lingkungan di rumah, misalnya dengan mendampingi anak membuat kompos atau mengelola sampah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dilengkapi dengan akses ke taman sekolah atau area hijau untuk pengamatan langsung ekosistem. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Canva, Google Slides) untuk membuat infografis dan laporan proyek, serta akses internet untuk riset data dan informasi lingkungan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem dengan cermat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Peserta didik menyambut salam, berdoa, dan melakukan presensi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang identifikasi komponen ekosistem dan mengaitkannya dengan lingkungan sekitar sekolah. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa saja makhluk hidup dan benda tak hidup yang kalian lihat di taman sekolah?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok dan mengamati lingkungan sekitar sekolah (taman/lapangan). Mereka diminta mencatat semua komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (benda tak hidup) yang ditemukan, serta mendiskusikan ciri-ciri masing-masing. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit | Setiap kelompok membuat daftar komponen biotik dan abiotik yang mereka temukan, kemudian mengategorikan dan memberikan contoh konkret. Mereka juga diminta membuat sketsa sederhana ekosistem mini yang diamati di buku catatan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pengamatan dan daftar komponen yang ditemukan. Guru memberikan umpan balik, menguatkan konsep komponen ekosistem, serta mengoreksi miskonsepsi yang mungkin muncul. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya mengenali komponen ekosistem. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas membaca materi interaksi antar komponen untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis pola interaksi antar komponen ekosistem (rantai makanan, jaring-jaring makanan, simbiosis) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya. Guru menampilkan gambar atau video singkat tentang interaksi makhluk hidup di ekosistem (misalnya, burung makan ulat, lebah menghisap nektar bunga) dan bertanya: 'Apa yang sedang terjadi pada gambar ini? Mengapa mereka saling membutuhkan?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok menganalisis studi kasus sederhana tentang rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan simbiosis (mutualisme, komensalisme, parasitisme) yang diberikan guru melalui lembar kerja. Mereka mengidentifikasi peran masing-masing organisme. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat diagram rantai makanan dan jaring-jaring makanan dari studi kasus yang diberikan. Mereka juga diminta mengidentifikasi jenis simbiosis yang terjadi dan memberikan contoh lain dari kehidupan sehari-hari. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, menjelaskan hubungan antarorganisme. Guru memfasilitasi diskusi, mengoreksi, dan menguatkan pemahaman tentang konsep interaksi ekosistem serta pentingnya keseimbangan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum konsep interaksi ekosistem. Guru memberikan apresiasi dan menugaskan peserta didik untuk mencari berita atau artikel tentang dampak perubahan lingkungan. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 35 menit
Tujuan: Mengidentifikasi dan mengategorikan komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem taman sekolah.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Ekologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari bagaimana makhluk hidup berinteraksi satu sama lain dan dengan lingkungan fisik mereka.
Alat & bahan: Buku catatan, pensil, kamera ponsel (opsional), alat tulis
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Pergilah ke taman sekolah atau area hijau yang telah ditentukan.
- Amati dengan seksama semua makhluk hidup (hewan, tumbuhan, mikroorganisme yang terlihat) dan benda tak hidup (tanah, air, udara, batu, cahaya matahari) yang ada di sana.
- Catatlah semua yang kalian temukan ke dalam tabel pengamatan.
- Diskusikan dalam kelompok, kategori biotik dan abiotik dari setiap temuan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan 3 contoh makhluk hidup yang ada di sekitar rumahmu!
- Apa yang dimaksud dengan lingkungan?
- Menurutmu, mengapa kita perlu menjaga kebersihan lingkungan?
- Apa yang terjadi jika ada terlalu banyak sampah di lingkungan kita?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat diskusi, penyusunan poster/infografis, serta pelaksanaan proyek pelestarian lingkungan.
Sumatif (akhir): Penilaian laporan proyek dan presentasi, serta tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep ekologi dan solusi pelestarian lingkungan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi komponen biotik dan abiotik dalam suatu ekosistem dengan cermat. | Komponen ekosistem (biotik dan abiotik) | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis pola interaksi antar komponen ekosistem (rantai makanan, jaring-jaring makanan, simbiosis) dengan tepat. | Interaksi dalam ekosistem (rantai makanan, jaring-jaring makanan, simbiosis) | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Menjelaskan dampak aktivitas manusia terhadap perubahan lingkungan (pencemaran, perubahan iklim, kerusakan habitat) secara sistematis. | Dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan | 3 JP | Penalaran Kritis, Kewargaan |
| 4 | Merumuskan ide-ide solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan lingkungan lokal dan global. | Solusi pelestarian lingkungan | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi, Kewargaan |
Ekologi adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari bagaimana makhluk hidup berinteraksi satu sama lain dan dengan lingkungan fisik mereka. Pemahaman ekologi sangat penting untuk menyadari betapa rapuhnya keseimbangan alam dan bagaimana setiap tindakan manusia dapat memengaruhi keberlanjutan kehidupan di Bumi. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi keindahan ekosistem dan tantangan pelestarian lingkungan.
1. Konsep Dasar Ekologi dan Ekosistem
Ekologi berasal dari bahasa Yunani 'oikos' (rumah) dan 'logos' (ilmu), berarti ilmu tentang rumah tangga alam. Ekosistem adalah suatu kesatuan fungsional antara makhluk hidup (biotik) dengan lingkungan fisiknya (abiotik) yang saling berinteraksi. Komponen biotik meliputi produsen (tumbuhan), konsumen (hewan), dan dekomposer (pengurai). Komponen abiotik mencakup air, tanah, udara, cahaya matahari, dan suhu. Contoh ekosistem adalah hutan, danau, padang rumput, atau bahkan akuarium.
2. Interaksi dalam Ekosistem
Makhluk hidup dalam ekosistem tidak dapat berdiri sendiri; mereka saling berinteraksi. Interaksi ini meliputi rantai makanan (perpindahan energi dari produsen ke konsumen), jaring-jaring makanan (gabungan beberapa rantai makanan), dan simbiosis (hubungan erat antara dua organisme berbeda). Simbiosis dapat berupa mutualisme (saling menguntungkan), komensalisme (satu untung, satu tidak rugi), atau parasitisme (satu untung, satu rugi). Keseimbangan interaksi ini penting untuk kelangsungan ekosistem.
3. Dampak Aktivitas Manusia terhadap Lingkungan
Aktivitas manusia seringkali menimbulkan dampak negatif pada lingkungan. Pencemaran adalah masuknya zat berbahaya ke lingkungan, seperti pencemaran udara (asap pabrik), air (limbah domestik), dan tanah (sampah plastik). Perubahan iklim global terjadi akibat peningkatan emisi gas rumah kaca, menyebabkan kenaikan suhu bumi dan perubahan pola cuaca. Kerusakan habitat seperti deforestasi dan konversi lahan juga mengancam keanekaragaman hayati dan keseimbangan ekosistem.
4. Pelestarian Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati
Pelestarian lingkungan adalah upaya untuk menjaga kelestarian fungsi lingkungan agar tetap mendukung kehidupan. Ini melibatkan konservasi keanekaragaman hayati, yaitu perlindungan spesies dan ekosistem. Strategi pelestarian meliputi reboisasi, daur ulang, penggunaan energi terbarukan, pengelolaan limbah, serta edukasi publik. Melindungi keanekaragaman hayati berarti menjaga stabilitas ekosistem dan sumber daya alam bagi generasi mendatang.
5. Solusi Inovatif untuk Masalah Lingkungan
Menghadapi tantangan lingkungan, diperlukan solusi inovatif. Ini bisa berupa pengembangan teknologi hijau, seperti kendaraan listrik atau panel surya. Pendidikan lingkungan yang komprehensif juga vital untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini. Selain itu, praktik ekonomi sirkular yang mengedepankan reduksi, reuse, dan recycle (3R) dapat mengurangi limbah secara signifikan. Partisipasi aktif masyarakat dan kebijakan pemerintah yang pro-lingkungan adalah kunci keberhasilan.
Rangkuman: Ekologi mempelajari interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya dalam ekosistem yang terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Berbagai interaksi seperti rantai makanan dan simbiosis menjaga keseimbangan ekosistem. Namun, aktivitas manusia seringkali menyebabkan dampak negatif seperti pencemaran, perubahan iklim, dan kerusakan habitat. Oleh karena itu, pelestarian lingkungan, konservasi keanekaragaman hayati, dan pengembangan solusi inovatif menjadi sangat krusial untuk menjaga keberlanjutan kehidupan di Bumi.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ekologi | Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. |
| Ekosistem | Kesatuan fungsional antara makhluk hidup dengan lingkungan fisiknya. |
| Biotik | Komponen makhluk hidup dalam ekosistem. |
| Abiotik | Komponen tak hidup dalam ekosistem. |
| Rantai Makanan | Perpindahan energi melalui makan dan dimakan. |
| Simbiosis | Hubungan erat antara dua jenis makhluk hidup yang berbeda. |
| Deforestasi | Penebangan hutan secara besar-besaran. |
| Konservasi | Upaya pelestarian dan perlindungan sumber daya alam. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Ekologi dan pelestarian lingkungan" mata pelajaran IPA Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Ekologi dan pelestarian lingkungan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPA Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Sistem Koordinasi dan Homeostasis Tubuh ManusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopZat Aditif dan Zat AdiktifModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSistem Reproduksi ManusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Pewarisan Sifat dan BioteknologiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopListrik, Magnet, dan Energi AlternatifModul siap unduh · Word + PDF ber-kopIsu-Isu LingkunganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul IPA lain yang sudah tersedia
BioteknologiIPA Kelas IX SMPHormon ManusiaIPA Kelas IX SMPKelistrikanIPA Kelas IX SMPKELISTRIKAN DAN KEMAGNETANIPA Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar IPA Kelas IX →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Ekologi dan pelestarian lingkungan masuk ujian semester IPA Kelas IX. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal IPA Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Ekologi dan pelestarian lingkungan pada IPA SMP, Fase D, elemen Pemahaman Sains.
Modul Ekologi dan pelestarian lingkungan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Ekologi dan pelestarian lingkungan untuk IPA kelas IX.
Apakah modul ajar IPA materi Ekologi dan pelestarian lingkungan ini gratis?
Ya. Modul Ekologi dan pelestarian lingkungan untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Ekologi dan pelestarian lingkungan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Ekologi dan pelestarian lingkungan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Ekologi dan pelestarian lingkungan dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Ekologi dan pelestarian lingkungan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Ekologi dan pelestarian lingkungan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Ekologi dan pelestarian lingkungan untuk IPA kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Ekologi dan pelestarian lingkungan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Ekologi dan pelestarian lingkungan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPA ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Ekologi dan pelestarian lingkungan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.