SMP · Kelas IX · Fase D · Semester 1

Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas IX
Pengenalan Pemrograman Teks

Modul ajar (RPP) Koding dan Kecerdasan Artifisial SMP kelas IX materi Pengenalan Pemrograman Teks, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Sampul modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas IX materi Pengenalan Pemrograman Teks — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Pemrograman teks adalah fondasi penting dalam dunia digital, memungkinkan kita 'berbicara' dengan komputer melalui kode. Dengan memahami variabel, tipe data, operator, serta struktur kontrol kondisi dan perulangan, kita dapat menciptakan program yang dinamis. Keterampilan debugging juga krusial untuk memastikan program berjalan lancar. Praktik dengan bahasa seperti Python akan memperkuat pemahaman ini.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun. Untuk mengunduh berkasnya Anda perlu email atau akun Google dan nomor WhatsApp aktif.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengenalan Pemrograman Teks
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengenalan Pemrograman Teks
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasD / IX
Materi PokokPengenalan Pemrograman Teks
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep algoritma dan pernah menggunakan pemrograman visual sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis struktur dan sintaksis dasar bahasa pemrograman teks untuk mengidentifikasi kesalahan logika.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik mengembangkan solusi program sederhana secara mandiri untuk memecahkan masalah yang diberikan.
  3. Kolaborasi — elemen: Kerja Sama Komunikasi untuk Mencapai Tujuan Bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang, menulis, dan menguji program teks sederhana.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainComputational Thinking dan Pemrograman
Rumusan CP FasePada akhir Fase D, peserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional untuk menyelesaikan masalah, merancang algoritma sederhana, serta mengimplementasikan solusi dalam bahasa pemrograman visual atau teks.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPemrograman teks menggunakan bahasa seperti Python atau JavaScript untuk memberikan instruksi kepada komputer.
KonseptualKonsep inti pemrograman teks meliputi variabel, tipe data, operator, struktur kontrol (kondisi dan perulangan), serta fungsi.
ProseduralLangkah-langkah dalam pemrograman teks meliputi menulis kode, menguji, dan melakukan debugging untuk memastikan program berjalan sesuai harapan.
MetakognitifPeserta didik memahami bahwa kesalahan dalam kode (bug) adalah bagian dari proses belajar dan memerlukan strategi pemecahan masalah yang sistematis.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi elemen dasar dalam pemrograman teks (variabel, tipe data, operator) dengan tepat.
  2. Menjelaskan fungsi struktur kontrol (kondisi, perulangan) dalam algoritma pemrograman teks.
  3. Merancang algoritma sederhana untuk menyelesaikan masalah sehari-hari menggunakan notasi pemrograman teks.
  4. Menuliskan kode program sederhana menggunakan bahasa pemrograman teks (misalnya Python) untuk memecahkan masalah yang diberikan.
  5. Menguji dan memperbaiki kesalahan (debugging) pada kode program teks yang telah dibuat.
  6. Mempresentasikan hasil proyek program teks sederhana secara kolaboratif.
Halaman 2 · Pengenalan Pemrograman Teks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dasar-dasar pemrograman teks memungkinkan kita untuk menciptakan instruksi yang lebih kompleks dan spesifik, membuka pintu menuju pengembangan aplikasi dan sistem digital yang lebih canggih.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa membuat komputer melakukan apa yang kita inginkan hanya dengan menuliskan kata-kata?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan konsep logika, aljabar, dan operasi matematika dalam algoritma dan kode program.
Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan menuliskan instruksi yang jelas dan runtut (algoritma) serta mempresentasikan ide secara efektif.
Ilmu Pengetahuan Alam: Penggunaan pemrograman untuk memodelkan fenomena alam atau menganalisis data eksperimen sederhana.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendorong peserta didik mencari contoh penggunaan pemrograman teks dalam kehidupan sehari-hari atau profesi.
Lingkungan PembelajaranKelas dilengkapi dengan komputer/laptop yang terhubung internet, serta meja yang dapat diatur untuk kerja kelompok dan diskusi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan editor kode online (seperti Replit.com atau Google Colab) dan sumber belajar daring (tutorial Python) untuk praktik coding.
Halaman 3 · Pengenalan Pemrograman Teks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi elemen dasar dalam pemrograman teks (variabel, tipe data, operator) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Kode: Guru menuliskan beberapa kata kunci pemrograman (mis. 'print', 'if', 'for') di papan tulis. Peserta didik menebak artinya atau fungsinya secara cepat.
  1. Guru memulai pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang aplikasi sehari-hari yang dibuat dengan kode, lalu bertanya 'Bagaimana aplikasi ini bisa 'mengerti' perintah kita?' untuk apersepsi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi elemen dasar pemrograman teks dan pertanyaan pemantik 'Apa saja 'bahan dasar' yang diperlukan untuk membuat program teks?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (3-4 orang).
  2. Guru membagikan potongan-potongan kode Python sederhana (misalnya, menampilkan teks, operasi matematika dasar) dan meminta peserta didik untuk mengamati pola dan 'kata-kata' yang digunakan.
  3. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi bagian-bagian kode yang berbeda dan mencoba menebak fungsinya (misalnya, angka, teks, simbol operasi).
  4. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengklarifikasi temuan peserta didik dan memperkenalkan konsep variabel, tipe data (integer, string), dan operator aritmatika.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Peserta didik menerima LKPD 'Mengenal Bahan Baku Kode' yang berisi contoh-contoh kasus dan instruksi untuk mengidentifikasi variabel, tipe data, dan operator.
  2. Dalam kelompok, peserta didik mengerjakan LKPD, mencoba menuliskan contoh penggunaan variabel dan operator sederhana.
  3. Guru berkeliling, memberikan bimbingan dan umpan balik langsung kepada kelompok yang mengalami kesulitan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka di depan kelas, menjelaskan contoh dan fungsinya.
  2. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil kerja kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya memahami elemen dasar sebagai fondasi pemrograman teks yang baik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kembali tentang variabel, tipe data, dan operator dalam pemrograman teks.
  2. Guru mengapresiasi kerja keras dan partisipasi aktif seluruh peserta didik, memberikan semangat untuk pertemuan selanjutnya.
  3. Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengenalan Pemrograman Teks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menjelaskan fungsi struktur kontrol (kondisi, perulangan) dalam algoritma pemrograman teks.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Teka-teki Alur: Guru memberikan serangkaian instruksi untuk mencapai suatu tujuan (misal: 'Jika hujan, bawa payung. Kalau tidak, bawa topi'). Peserta didik diminta menggambarkan alurnya.
  1. Guru memulai pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya tentang variabel dan operator, lalu mengaitkannya dengan kebutuhan untuk membuat program yang 'berpikir' atau 'mengulang' tugas.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjelaskan fungsi struktur kontrol dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara membuat program mengambil keputusan atau melakukan sesuatu berulang kali?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Guru menayangkan simulasi sederhana tentang proses pengambilan keputusan (misalnya, lampu lalu lintas) dan proses berulang (misalnya, menghitung mundur) menggunakan analogi kehidupan nyata.
  2. Peserta didik secara individu mengamati simulasi dan mencoba mengidentifikasi kapan 'keputusan' dibuat dan kapan 'pengulangan' terjadi.
  3. Guru memperkenalkan konsep struktur kontrol kondisi (if-else) dan perulangan (for-loop, while-loop) dalam pemrograman teks, menjelaskan sintaksis dasarnya.
  4. Peserta didik mencatat poin-poin penting dan bertanya jawab tentang konsep-konsep tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Guru membagikan LKPD 'Program Pengambil Keputusan dan Pengulang' yang berisi skenario masalah (misalnya, menentukan kelulusan berdasarkan nilai, menghitung jumlah barang).
  2. Dalam kelompok, peserta didik merancang algoritma sederhana menggunakan struktur kontrol kondisi dan perulangan untuk menyelesaikan skenario tersebut, menuliskannya dalam pseudo-code atau notasi teks sederhana.
  3. Guru membimbing kelompok dalam merumuskan logika dan struktur kontrol yang tepat untuk setiap masalah.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rancangan algoritma mereka, menjelaskan bagaimana kondisi dan perulangan digunakan untuk memecahkan masalah.
  2. Peserta didik lain memberikan masukan dan pertanyaan untuk memperjelas pemahaman.
  3. Guru memberikan penguatan tentang fleksibilitas dan kekuatan struktur kontrol dalam membuat program yang dinamis dan efisien.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kembali fungsi dan pentingnya struktur kontrol kondisi dan perulangan dalam pemrograman.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas kreativitas dalam merancang algoritma.
  3. Guru menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya akan mengimplementasikan algoritma ini ke dalam kode nyata dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengenalan Pemrograman Teks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Menuliskan kode program sederhana menggunakan bahasa pemrograman teks (misalnya Python) untuk memecahkan masalah yang diberikan dan menguji serta memperbaiki kesalahan (debugging) pada kode program teks.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tantangan Debugging: Guru menampilkan potongan kode pendek yang memiliki satu kesalahan sintaksis atau logika. Peserta didik berlomba mencari dan menyebutkan kesalahannya.
  1. Guru memulai pembelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali tentang algoritma yang telah dirancang di pertemuan sebelumnya dan mengaitkannya dengan langkah selanjutnya yaitu menuliskan kode program.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menuliskan kode program sederhana dan melakukan debugging, serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara mengubah algoritma kita menjadi kode yang bisa dijalankan komputer?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Guru mendemonstrasikan cara menulis kode Python dasar menggunakan IDE (Integrated Development Environment) atau editor online sederhana (misalnya Replit atau Google Colab).
  2. Guru menunjukkan cara mengimplementasikan variabel, operator, dan struktur kontrol (if-else, for-loop) ke dalam kode Python.
  3. Peserta didik mengamati demonstrasi dan mencoba mengikuti langkah-langkah dasar penulisan kode di perangkat masing-masing (komputer/laptop/tablet).
  4. Guru menjelaskan konsep 'bug' dan proses 'debugging' dengan contoh sederhana kesalahan sintaksis atau logika.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dan menerima proyek 'Program Sederhana Interaktif' (misalnya, kalkulator sederhana, tebak angka, penghitung diskon).
  2. Setiap kelompok mulai menuliskan kode program Python berdasarkan algoritma yang telah mereka rancang atau algoritma baru sesuai proyek.
  3. Peserta didik secara aktif mencoba menjalankan program, mengidentifikasi kesalahan (bug), dan berusaha memperbaikinya (debugging) dengan bimbingan guru.
  4. Guru berkeliling, memberikan bantuan teknis dan panduan debugging.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Setiap kelompok mendemonstrasikan program sederhana yang telah mereka buat, menjelaskan fitur-fiturnya dan tantangan debugging yang dihadapi.
  2. Peserta didik lain memberikan apresiasi dan masukan terhadap program yang didemonstrasikan.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya ketelitian dalam menulis kode dan kesabaran dalam proses debugging sebagai keterampilan inti programmer.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya praktik langsung dalam menulis dan memperbaiki kode.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat peserta didik dalam menyelesaikan proyek dan menghadapi tantangan debugging.
  3. Guru menyampaikan bahwa pertemuan berikutnya akan fokus pada penyempurnaan dan presentasi proyek akhir, lalu menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Pengenalan Pemrograman Teks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Detektif Kode: Mengungkap Rahasia Program!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Mengidentifikasi elemen dasar (variabel, tipe data, operator) dan struktur kontrol (kondisi, perulangan) dalam potongan kode program teks.

Alat & bahan: Komputer/laptop dengan akses internet, editor kode online (opsional), alat tulis

Langkah kerja:

  1. Amati potongan kode Python berikut dengan seksama.
    Python1nama = "Budi"2usia = 153if usia >= 18:4 status = "Dewasa"5else:6 status = "Anak-anak"7print(nama + " adalah " + status)
  2. Identifikasi variabel, tipe data, dan operator yang digunakan dalam kode tersebut, lalu catat dalam tabel.
  3. Identifikasi struktur kontrol (kondisi 'if' atau perulangan 'for'/'while') jika ada, lalu jelaskan fungsinya.
  4. Prediksi output atau hasil akhir dari program jika kode tersebut dijalankan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Pengenalan Pemrograman Teks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda pahami tentang 'algoritma'?
  2. Pernahkah Anda menggunakan program yang meminta Anda memasukkan informasi (misalnya, nama atau angka)?
  3. Menurut Anda, bagaimana komputer 'mengerti' perintah yang kita berikan?
  4. Sebutkan satu contoh kegiatan sehari-hari yang berulang!

Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama diskusi kelompok, praktik coding, dan saat presentasi proyek.

Sumatif (akhir): Penilaian proyek program teks sederhana dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Pengenalan Pemrograman Teks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi elemen dasar dalam pemrograman teksVariabel, tipe data, operator2 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan fungsi struktur kontrol (kondisi, perulangan)Struktur kontrol kondisi (if-else) dan perulangan (for-loop, while-loop)2 JPPenalaran Kritis
3Menuliskan kode program sederhana dan melakukan debuggingImplementasi variabel, operator, struktur kontrol dalam Python, debugging dasar2 JPKreativitas
4Mempresentasikan hasil proyek program teks sederhanaPresentasi proyek, demonstrasi program, kolaborasi2 JPKolaborasi
Halaman 9 · Pengenalan Pemrograman Teks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di dunia pemrograman teks! Setelah mengenal konsep algoritma, kini saatnya kita melangkah lebih jauh dengan belajar bagaimana 'berbicara' langsung dengan komputer menggunakan bahasa pemrograman. Materi ini akan memperkenalkan Anda pada dasar-dasar pemrograman teks yang menjadi fondasi bagi banyak aplikasi dan teknologi yang kita gunakan sehari-hari.

1. Apa itu Pemrograman Teks?
Pemrograman teks adalah metode penulisan instruksi atau perintah kepada komputer menggunakan bahasa yang berbasis teks, seperti Python, Java, atau C++. Berbeda dengan pemrograman visual yang menggunakan blok-blok grafis, pemrograman teks mengharuskan kita menuliskan setiap perintah dalam bentuk baris-baris kode. Setiap baris kode memiliki sintaksis (aturan penulisan) tertentu yang harus diikuti agar komputer dapat memahami dan menjalankan perintah tersebut. Keterampilan ini sangat penting karena sebagian besar pengembangan perangkat lunak profesional menggunakan pendekatan pemrograman teks.

2. Variabel dan Tipe Data
Dalam pemrograman, variabel adalah 'wadah' untuk menyimpan nilai atau informasi. Setiap variabel memiliki nama unik dan dapat menyimpan berbagai jenis data, seperti angka, teks, atau nilai benar/salah. Tipe data menentukan jenis nilai yang dapat disimpan oleh variabel. Contoh tipe data yang umum adalah integer (bilangan bulat), float (bilangan desimal), string (teks), dan boolean (benar/salah). Memahami variabel dan tipe data sangat fundamental karena data adalah inti dari setiap program yang kita buat.

3. Operator dalam Pemrograman
Operator adalah simbol atau kata kunci yang digunakan untuk melakukan operasi pada nilai atau variabel. Ada beberapa jenis operator, antara lain operator aritmatika (+, -, *, /, %), operator perbandingan (==, !=, <, >, <=, >=) untuk membandingkan nilai, dan operator logika (AND, OR, NOT) untuk menggabungkan atau membalikkan kondisi. Penggunaan operator yang tepat memungkinkan program untuk melakukan perhitungan, membandingkan data, dan membuat keputusan berdasarkan logika yang kita tentukan.

4. Struktur Kontrol Kondisi (If-Else)
Struktur kontrol kondisi, seperti 'if-else', memungkinkan program untuk membuat keputusan. Program akan menjalankan blok kode tertentu hanya jika suatu kondisi terpenuhi. Jika kondisi 'if' benar, blok kode di bawahnya akan dieksekusi; jika salah, program dapat beralih ke blok 'else' atau melanjutkan ke perintah berikutnya. Ini adalah pondasi untuk membuat program yang responsif dan dapat beradaptasi dengan berbagai skenario input atau data, seperti menentukan kelulusan siswa berdasarkan nilai.

5. Struktur Kontrol Perulangan (For dan While)
Struktur kontrol perulangan, seperti 'for' dan 'while', digunakan untuk mengulang serangkaian instruksi berkali-kali. Perulangan 'for' biasanya digunakan ketika kita tahu berapa kali pengulangan harus dilakukan (misalnya, mengulang 10 kali). Perulangan 'while' digunakan ketika pengulangan akan terus berjalan selama suatu kondisi masih benar. Struktur ini sangat efisien untuk tugas-tugas yang repetitif, seperti memproses daftar data atau menghitung jumlah item, tanpa harus menulis kode yang sama berulang kali.

6. Debugging: Menemukan dan Memperbaiki Kesalahan
Debugging adalah proses menemukan dan memperbaiki 'bug' atau kesalahan dalam kode program. Kesalahan bisa berupa sintaksis (aturan penulisan kode yang salah), logika (program berjalan tapi hasilnya tidak sesuai harapan), atau runtime (kesalahan yang muncul saat program berjalan). Debugging adalah keterampilan penting yang harus dikuasai setiap programmer. Ini melibatkan membaca pesan kesalahan, melacak alur program, dan menguji bagian-bagian kode untuk mengisolasi masalah. Dengan latihan, proses debugging akan menjadi lebih mudah dan cepat.

7. Praktik dengan Python
Python adalah salah satu bahasa pemrograman teks yang sangat populer dan mudah dipelajari, cocok untuk pemula. Python digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan web, analisis data, kecerdasan buatan, hingga otomatisasi. Sintaksisnya yang ringkas dan mudah dibaca membuatnya ideal untuk memperkenalkan konsep pemrograman teks. Dengan mempraktikkan konsep variabel, operator, dan struktur kontrol menggunakan Python, Anda akan mendapatkan pengalaman langsung dalam menulis dan menjalankan kode yang sebenarnya.

Rangkuman: Pemrograman teks adalah fondasi penting dalam dunia digital, memungkinkan kita 'berbicara' dengan komputer melalui kode. Dengan memahami variabel, tipe data, operator, serta struktur kontrol kondisi dan perulangan, kita dapat menciptakan program yang dinamis. Keterampilan debugging juga krusial untuk memastikan program berjalan lancar. Praktik dengan bahasa seperti Python akan memperkuat pemahaman ini.

Halaman 10 · Pengenalan Pemrograman Teks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
VariabelWadah untuk menyimpan nilai atau informasi dalam program.
Tipe DataKlasifikasi jenis nilai yang dapat disimpan oleh variabel (misalnya, angka, teks).
OperatorSimbol atau kata kunci untuk melakukan operasi pada nilai atau variabel.
SintaksisAturan penulisan kode dalam bahasa pemrograman.
AlgoritmaUrutan langkah-langkah logis untuk menyelesaikan masalah.
DebuggingProses menemukan dan memperbaiki kesalahan (bug) dalam kode program.
Kondisi (If-Else)Struktur kontrol untuk membuat program mengambil keputusan berdasarkan suatu kondisi.
Perulangan (Loop)Struktur kontrol untuk mengulang serangkaian instruksi berkali-kali.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Pengenalan Pemrograman Teks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengenalan Pemrograman Teks" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Pengenalan Pemrograman Teks — pratinjau tuntas.org

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengenalan Pemrograman Teks pada Koding dan Kecerdasan Artifisial SMP, Fase D, elemen Computational Thinking dan Pemrograman.

Modul Pengenalan Pemrograman Teks ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas IX SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial materi Pengenalan Pemrograman Teks ini gratis?

Ya. Modul Pengenalan Pemrograman Teks untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pengenalan Pemrograman Teks ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pengenalan Pemrograman Teks ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengenalan Pemrograman Teks dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pengenalan Pemrograman Teks ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengenalan Pemrograman Teks tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengenalan Pemrograman Teks untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pengenalan Pemrograman Teks ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengenalan Pemrograman Teks beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Koding dan Kecerdasan Artifisial ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Pengenalan Pemrograman Teks yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Koding dan Kecerdasan Artifisial MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.