SMPKelas VIIFase DSemester 2

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas VII
Garis dan Sudut

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Garis adalah kumpulan titik yang tak berhingga dan lurus, terbagi menjadi sejajar, berpotongan, dan berimpit. Sudut adalah daerah yang dibentuk oleh dua sinar garis yang bersekutu pada satu titik, diukur dengan busur derajat. Jenis sudut meliputi lancip, siku-siku, tumpul, lurus, dan refleks. Hubungan antar sudut meliputi berpelurus (jumlah 180°), berpenyiku (jumlah 90°), dan bertolak belakang (besar sama). Konsep ini fundamental dalam berbagai aspek kehidupan dan ilmu pengetahuan.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Garis dan Sudut
Matematika · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Garis dan Sudut
Matematika · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasD / VII
Materi PokokGaris dan Sudut
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami konsep dasar bangun datar seperti titik, garis, dan bidang.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
    Peserta didik menganalisis hubungan antar garis dan jenis-jenis sudut dari berbagai sumber untuk menarik kesimpulan.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menciptakan desain objek sederhana yang memanfaatkan konsep garis dan sudut dalam kehidupan sehari-hari.
  3. kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik berinteraksi secara aktif dalam kelompok untuk menyelesaikan masalah terkait garis dan sudut.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainGeometri
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menganalisis sifat-sifat garis dan sudut, serta menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan konsep tersebut.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualGaris dan sudut dapat ditemukan pada berbagai objek di sekitar kita, seperti sudut meja atau garis zebra cross.
KonseptualGaris adalah kumpulan titik yang tak berhingga dan lurus, sedangkan sudut adalah daerah yang dibentuk oleh dua sinar garis yang bersekutu pada satu titik.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mengukur besar sudut, melukis garis sejajar dan tegak lurus, serta menentukan hubungan antar sudut.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami konsep garis dan sudut untuk menyelesaikan masalah geometri yang lebih kompleks di masa depan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati gambar dan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis garis (sejajar, berpotongan, berimpit) dengan tepat.
  2. Melalui demonstrasi guru dan praktik mandiri, peserta didik dapat mengukur besar sudut menggunakan busur derajat dengan akurat.
  3. Dengan menganalisis berbagai kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi hubungan antar sudut (berpelurus, berpenyiku, bertolak belakang) secara benar.
  4. Melalui kegiatan eksplorasi, peserta didik dapat mengaplikasikan konsep garis dan sudut untuk menyelesaikan masalah kontekstual dengan logis.
  5. Setelah berdiskusi dan membuat sketsa, peserta didik dapat merancang desain sederhana yang memanfaatkan konsep garis dan sudut dengan kreatif.
  6. Dengan melakukan presentasi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep garis dan sudut serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari secara jelas.
Halaman 2 · Garis dan Sudut — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep garis dan sudut membantu kita menganalisis struktur benda dan ruang di sekitar, serta menemukan solusi kreatif dalam desain dan arsitektur.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa jembatan dan bangunan tinggi selalu dibangun dengan garis-garis lurus dan sudut tertentu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mendesain pola batik atau ornamen yang memanfaatkan garis dan sudut.
Teknologi Informasi dan Komunikasi: Menggunakan perangkat lunak desain grafis sederhana untuk membuat objek dengan kombinasi garis dan sudut.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang penerapan garis dan sudut dalam pekerjaan mereka, seperti arsitek atau desainer.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memungkinkan kerja kelompok yang fleksibel, dan tersedia akses ke area luar kelas untuk mengamati objek nyata yang mengandung garis dan sudut.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan aplikasi Geogebra atau sejenisnya untuk mengeksplorasi sifat-sifat garis dan sudut secara interaktif serta mencari referensi desain di internet.
Halaman 3 · Garis dan Sudut — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati gambar dan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis garis (sejajar, berpotongan, berimpit) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Garis: Guru menyebutkan nama benda di kelas, peserta didik menebak apakah benda tersebut memiliki garis sejajar, berpotongan, atau berimpit.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan gambar jalan raya dan bertanya, 'Garis-garis apa saja yang kamu lihat pada gambar ini? Apakah ada yang sejajar? Berpotongan?'
  3. Penyampaian Tujuan & Pertanyaan Pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik, 'Bagaimana kita bisa membedakan jenis-jenis garis yang ada di sekitar kita?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan berbagai gambar objek yang mengandung garis (rel kereta api, jalan raya, gunting, buku terbuka) dan meminta peserta didik mengamati dengan seksama.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi dan mencatat jenis-jenis garis yang mereka temukan pada setiap gambar.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencari definisi dan contoh jenis-jenis garis (sejajar, berpotongan, berimpit) dari buku teks atau sumber digital yang disediakan guru.
  4. Pengolahan data: Peserta didik mendiskusikan hasil temuan mereka, mengelompokkan gambar berdasarkan jenis garis, dan membuat tabel perbandingan karakteristik masing-masing jenis garis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok diberi beberapa benda nyata (pensil, penggaris, kertas) dan diminta untuk membuat contoh garis sejajar, berpotongan, dan berimpit di atas kertas, lalu menunjukkannya.
  2. Peserta didik mengerjakan LKPD 1 secara berkelompok untuk mengidentifikasi jenis garis pada gambar-gambar yang diberikan.
  3. Guru membimbing kelompok yang mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi atau membuat contoh garis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan temuan mereka tentang jenis-jenis garis di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, mengoreksi miskonsepsi jika ada.
  3. Guru memberikan penguatan materi tentang definisi dan karakteristik garis sejajar, berpotongan, dan berimpit.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan materi tentang jenis-jenis garis.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru menanyakan perasaan peserta didik setelah mengikuti pembelajaran dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Tindak Lanjut & Doa: Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh garis di lingkungan sekitar dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Garis dan Sudut — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui demonstrasi guru dan praktik mandiri, peserta didik dapat mengukur besar sudut menggunakan busur derajat dengan akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Gerak Sudut: Peserta didik membentuk sudut lancip, siku-siku, atau tumpul dengan tangan mereka sesuai instruksi guru. Contoh: 'Buat sudut siku-siku!'
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kembali jenis-jenis garis yang telah dipelajari dan mengaitkannya dengan pembentukan sudut, 'Jika dua garis berpotongan, apa yang terbentuk?'
  3. Penyampaian Tujuan & Pertanyaan Pemantik: Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik, 'Bagaimana cara kita mengetahui seberapa besar 'bukaan' suatu sudut?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang penggunaan sudut dalam kehidupan sehari-hari (misalnya, tukang kayu mengukur sudut potongan kayu) dan bertanya, 'Mengapa penting untuk mengukur sudut dengan tepat?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan busur derajat serta lembar kerja yang berisi berbagai gambar sudut.
  3. Membimbing penyelidikan: Guru mendemonstrasikan cara menggunakan busur derajat untuk mengukur sudut dengan benar, kemudian setiap kelompok mencoba mengukur beberapa sudut yang berbeda.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik secara mandiri mempraktikkan pengukuran sudut pada LKPD 2, mencatat hasilnya, dan membandingkan dengan anggota kelompok lain.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diminta untuk membuat tiga contoh sudut (lancip, siku-siku, tumpul) pada kertas dan mengukur besar sudut tersebut, lalu menuliskannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pengukuran sudut mereka dan menjelaskan langkah-langkahnya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik mengenai ketepatan pengukuran dan penggunaan busur derajat, serta membahas kesulitan yang dihadapi peserta didik.
  3. Guru memberikan penguatan tentang jenis-jenis sudut berdasarkan besarnya dan cara mengukurnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama membuat rangkuman tentang cara mengukur sudut dan jenis-jenisnya.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru meminta peserta didik berbagi pengalaman saat mengukur sudut dan memberikan pujian atas ketekunan mereka, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Tindak Lanjut & Doa: Guru memberikan tugas untuk mencari benda di rumah yang memiliki sudut lancip, siku-siku, dan tumpul, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Garis dan Sudut — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Garis dan Sudut Sekitarku!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Mengidentifikasi jenis-jenis garis dan mengukur besar sudut pada objek di sekitar.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Garis dan sudut adalah konsep dasar dalam geometri yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari bentuk bangunan, desain jalan, hingga pola pada kain.

Alat & bahan: Penggaris, busur derajat, pensil, penghapus, kertas gambar

Langkah kerja:

  1. Amati sudut 120° pada gambar berikut. Tentukan jenisnya, lalu gambarlah satu sudut lain yang sejenis.
    120°
    Gambar 1. Sudut
  2. Amati gambar di bawah ini, lalu identifikasi dan tuliskan jenis garis (sejajar, berpotongan, berimpit) yang kamu temukan pada setiap bagian gambar.
  3. Pilih tiga objek nyata di sekitar kelasmu, lalu gambarlah sketsa objek tersebut di kolom yang tersedia.
  4. Pada setiap sketsa objek yang kamu buat, tandai minimal dua sudut dan ukur besar sudut tersebut menggunakan busur derajat.
  5. Tentukan jenis sudut (lancip, siku-siku, tumpul) dari setiap sudut yang telah kamu ukur.
  6. Diskusikan hasil pengamatan dan pengukuranmu dengan kelompok, lalu bandingkan temuanmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Garis dan Sudut — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa itu garis?
  2. Bisakah kamu menyebutkan contoh benda yang memiliki garis lurus?
  3. Apa yang kamu ketahui tentang sudut?
  4. Bagaimana cara kita mengetahui seberapa besar suatu sudut?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi dan diskusi kelompok saat mengerjakan LKPD serta ketepatan dalam mengukur sudut.

Sumatif (akhir): Tes tertulis yang mencakup identifikasi jenis garis, pengukuran sudut, dan penyelesaian masalah hubungan antar sudut.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Garis dan Sudut — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis garisGaris sejajar, berpotongan, berimpit2 JPpenalaran kritis
2Mengukur besar sudutJenis-jenis sudut, busur derajat2 JPpenalaran kritis
3Mengidentifikasi hubungan antar sudutSudut berpelurus, berpenyiku, bertolak belakang2 JPpenalaran kritis
4Merancang desain dengan konsep garis dan sudutPenerapan garis dan sudut dalam desain2 JPkreativitas, kolaborasi
Halaman 8 · Garis dan Sudut — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Garis dan sudut adalah konsep dasar dalam geometri yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari bentuk bangunan, desain jalan, hingga pola pada kain. Memahami garis dan sudut akan membuka wawasan kita tentang bagaimana dunia di sekitar kita terbentuk dan bekerja, serta membantu kita memecahkan berbagai masalah praktis.

1. Jenis-jenis Garis
Garis adalah kumpulan titik-titik yang berderet memanjang ke dua arah. Ada tiga jenis garis utama: garis sejajar, garis berpotongan, dan garis berimpit. Garis sejajar adalah dua garis atau lebih yang terletak pada satu bidang datar dan tidak akan pernah berpotongan meskipun diperpanjang tak terbatas, contohnya rel kereta api. Garis berpotongan adalah dua garis yang terletak pada satu bidang datar dan bertemu di satu titik, contohnya persimpangan jalan. Garis berimpit adalah dua garis yang terletak pada satu bidang datar dan saling menutupi satu sama lain, artinya setiap titik pada satu garis juga merupakan titik pada garis lainnya, contohnya jarum jam pada pukul 12.00.

2. Pengertian dan Bagian Sudut
Sudut adalah daerah yang dibentuk oleh dua sinar garis yang bersekutu pada satu titik. Titik persekutuan ini disebut titik sudut, dan kedua sinar garis disebut kaki sudut. Besar sudut diukur dalam satuan derajat (°). Misalnya, sudut pada pojok buku adalah sudut siku-siku yang besarnya 90°. Sudut dapat dilambangkan dengan simbol ∠ atau dengan tiga huruf kapital, di mana huruf tengah menunjukkan titik sudutnya. Contoh: ∠ABC berarti sudut dengan titik sudut di B.

3. Jenis-jenis Sudut
Berdasarkan besarnya, sudut dibagi menjadi beberapa jenis. Sudut lancip adalah sudut yang besarnya antara 0° dan 90°. Sudut siku-siku adalah sudut yang besarnya tepat 90°. Sudut tumpul adalah sudut yang besarnya antara 90° dan 180°. Sudut lurus adalah sudut yang besarnya tepat 180°, menyerupai garis lurus. Sudut refleks adalah sudut yang besarnya antara 180° dan 360°. Memahami jenis-jenis sudut ini penting untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk geometri.

4. Mengukur Sudut dengan Busur Derajat
Untuk mengukur besar sudut, kita menggunakan alat bernama busur derajat. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: pertama, letakkan titik pusat busur derajat tepat pada titik sudut yang akan diukur. Kedua, impitkan salah satu kaki sudut dengan garis alas busur derajat (garis 0°). Ketiga, perhatikan angka pada skala busur derajat yang dilalui oleh kaki sudut yang lain. Angka tersebut menunjukkan besar sudut. Pastikan untuk membaca skala yang benar, baik dari 0° kiri atau 0° kanan, tergantung arah kaki sudut yang diimpitkan.

5. Sudut Berpelurus
Dua sudut dikatakan saling berpelurus atau bersuplemen jika jumlah besar kedua sudut tersebut adalah 180°. Jika ∠A dan ∠B adalah sudut berpelurus, maka ∠A + ∠B = 180°. Salah satu contohnya adalah sudut pada garis lurus; jika sebuah garis dipotong oleh sinar garis lain, maka dua sudut yang terbentuk di sisi yang sama akan saling berpelurus. Konsep ini sering digunakan dalam konstruksi untuk memastikan kestabilan struktur.

6. Sudut Berpenyiku
Dua sudut dikatakan saling berpenyiku atau berkomplemen jika jumlah besar kedua sudut tersebut adalah 90°. Jika ∠C dan ∠D adalah sudut berpenyiku, maka ∠C + ∠D = 90°. Contohnya adalah sudut-sudut yang terbentuk pada sudut siku-siku yang dibagi oleh sebuah sinar garis. Pemahaman tentang sudut berpenyiku penting dalam desain arsitektur dan teknik untuk menciptakan sudut yang tepat.

7. Sudut Bertolak Belakang
Ketika dua garis berpotongan, akan terbentuk empat sudut. Dua sudut yang letaknya saling bertolak belakang memiliki besar yang sama. Misalnya, jika garis AB dan CD berpotongan di titik O, maka ∠AOC akan bertolak belakang dengan ∠BOD, dan ∠AOD akan bertolak belakang dengan ∠BOC. Besar sudut-sudut yang bertolak belakang ini selalu sama. Konsep ini banyak diaplikasikan dalam optik dan desain grafis.

8. Penerapan Garis dan Sudut
Konsep garis dan sudut memiliki banyak penerapan dalam kehidupan nyata. Dalam arsitektur, garis dan sudut digunakan untuk merancang bangunan yang kokoh dan estetis. Dalam seni, garis dan sudut membentuk pola dan perspektif yang menarik. Dalam navigasi, garis dan sudut membantu menentukan arah dan posisi. Bahkan dalam olahraga, seperti sepak bola atau basket, pemahaman tentang sudut operan atau tembakan dapat meningkatkan peluang keberhasilan. Dengan memahami konsep ini, kita dapat melihat dunia dari sudut pandang matematis.

Rangkuman: Garis adalah kumpulan titik yang tak berhingga dan lurus, terbagi menjadi sejajar, berpotongan, dan berimpit. Sudut adalah daerah yang dibentuk oleh dua sinar garis yang bersekutu pada satu titik, diukur dengan busur derajat. Jenis sudut meliputi lancip, siku-siku, tumpul, lurus, dan refleks. Hubungan antar sudut meliputi berpelurus (jumlah 180°), berpenyiku (jumlah 90°), dan bertolak belakang (besar sama). Konsep ini fundamental dalam berbagai aspek kehidupan dan ilmu pengetahuan.

Halaman 9 · Garis dan Sudut — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
GarisKumpulan titik-titik yang berderet memanjang ke dua arah.
SudutDaerah yang dibentuk oleh dua sinar garis yang bersekutu pada satu titik.
Busur derajatAlat untuk mengukur besar sudut.
Sudut lancipSudut yang besarnya antara 0° dan 90°.
Sudut siku-sikuSudut yang besarnya tepat 90°.
Sudut tumpulSudut yang besarnya antara 90° dan 180°.
Sudut berpelurusDua sudut yang jumlah besarnya 180°.
Sudut berpenyikuDua sudut yang jumlah besarnya 90°.
Sudut bertolak belakangDua sudut yang letaknya saling bertolak belakang dan memiliki besar yang sama.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Garis dan Sudut — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Garis dan Sudut" mata pelajaran Matematika Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Garis dan Sudut — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Garis dan Sudut ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIPeta Konsep
Garis dan SudutJenis-jenis GarisPengertian dan Bagian SudutJenis-jenis SudutMengukur Sudut dengan Busur DerajatSudut Berpelurus
Dari sub-bab Garis dan SudutHalaman 12
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Garis dan Sudut yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Garis dan Sudut masuk ASAS Matematika Kelas VII Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Matematika Kelas VII →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 7 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Garis dan Sudut pada Matematika SMP, Fase D, elemen Geometri.

Modul Garis dan Sudut ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Matematika kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Matematika materi Garis dan Sudut ini gratis?

Ya. Modul Garis dan Sudut untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Garis dan Sudut ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Garis dan Sudut ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Garis dan Sudut dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Garis dan Sudut ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Garis dan Sudut tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Garis dan Sudut untuk Matematika kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Garis dan Sudut ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Garis dan Sudut beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Matematika ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Garis dan Sudut yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Matematika SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.