SMPKelas VIIIFase DSemester 1

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VIII
Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Masa Daulah Abbasiyah adalah periode keemasan Islam yang ditandai oleh perkembangan pesat ilmu pengetahuan dan budaya. Kota Baghdad dan Bayt al-Ḥikmah menjadi pusat peradaban yang mendorong semangat literasi dan produktivitas intelektual. Ilmuwan Muslim seperti Al-Khawarizmi dan Ibnu Sina memberikan kontribusi besar yang menjadi dasar ilmu pengetahuan modern. Meneladani semangat mereka adalah kunci untuk kemajuan pribadi dan peradaban.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah
Pendidikan Agama Islam · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah
Pendidikan Agama Islam · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokMeneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami sejarah awal perkembangan Islam dan karakteristik Daulah Umayyah sebagai fondasi peradaban Islam.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. kewargaan — elemen: Menganalisis peran dan kontribusi
    Peserta didik menganalisis peran Daulah Abbasiyah dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam.
  2. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi
    Peserta didik mengevaluasi relevansi semangat literasi dan produktivitas masa Abbasiyah dengan konteks kekinian.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama dalam kelompok
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun proyek pameran mini tentang tokoh ilmuwan Abbasiyah.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainSejarah Peradaban Islam
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis sejarah perkembangan peradaban Islam pada masa Daulah Abbasiyah, mengidentifikasi faktor kemajuan dan kemunduran, serta meneladani nilai-nilai positif yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDaulah Abbasiyah berpusat di Baghdad dan memiliki perpustakaan besar bernama Bayt al-Ḥikmah.
KonseptualMasa keemasan Islam pada Daulah Abbasiyah ditandai oleh semangat produktivitas intelektual dan literasi yang tinggi.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah meneladani nilai-nilai produktivitas dan literasi dari tokoh-tokoh Abbasiyah.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya refleksi terhadap sejarah untuk memahami relevansi nilai-nilai masa lalu dengan tantangan masa kini.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMempelajari sejarah peradaban Islam Abbasiyah sebagai wujud kecintaan pada ajaran Allah dan Rasul-Nya yang mendorong ilmu pengetahuan.
2. Cinta IlmuMeningkatkan semangat membaca, meneliti, dan berinovasi sebagai bentuk meneladani tradisi keilmuan masa keemasan Islam.
3. Cinta LingkunganMenjaga dan merawat fasilitas belajar sebagai bentuk cinta lingkungan yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan.
4. Cinta Diri dan SesamaBerdiskusi dan berkolaborasi dalam kelompok untuk saling mendukung dan menghargai ide-ide sesama peserta didik.
5. Cinta Tanah AirMengambil hikmah dari sejarah peradaban Islam untuk membangun semangat literasi dan produktivitas demi kemajuan bangsa Indonesia.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang berdirinya Daulah Abbasiyah dan karakteristik pemerintahannya dengan tepat.
  2. Dengan mengamati peta dan video, peserta didik dapat menjelaskan keindahan kota Baghdad dan peran Bayt al-Ḥikmah sebagai pusat literasi dunia pada masa Abbasiyah secara runtut.
  3. Setelah menganalisis biografi tokoh-tokoh ilmuwan Abbasiyah, peserta didik dapat menguraikan contoh-contoh produktivitas dan semangat literasi yang mereka tunjukkan dengan minimal tiga contoh.
  4. Melalui proyek pameran mini, peserta didik dapat menyajikan hasil identifikasi nilai-nilai produktivitas dan literasi dari Daulah Abbasiyah serta relevansinya dengan kehidupan modern sesuai kaidah presentasi yang baik.
  5. Dengan berdiskusi, peserta didik dapat merumuskan hikmah dan pelajaran berharga dari masa keemasan Daulah Abbasiyah untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari secara kolaboratif.
Halaman 2 · Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Masa keemasan Daulah Abbasiyah menunjukkan bahwa produktivitas dan semangat literasi adalah kunci kemajuan peradaban, relevan untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah peradaban bisa mencapai puncak keemasan dan apa peran ilmu pengetahuan di dalamnya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Sosial (IPS): Mempelajari geografi, ekonomi, dan sistem pemerintahan Daulah Abbasiyah serta pengaruhnya terhadap dunia.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan menulis laporan, menyusun presentasi, dan berdiskusi secara efektif.
Seni Budaya: Mendesain infografis atau poster pameran mini yang menarik secara visual.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana nilai-nilai produktivitas dan literasi diterapkan dalam kehidupan keluarga atau masyarakat.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta tersedia akses ke perpustakaan sekolah atau sudut baca.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform presentasi daring (misal: Canva, Google Slides) untuk membuat infografis atau poster digital pameran mini.
Halaman 3 · Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian literatur dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang berdirinya Daulah Abbasiyah dan karakteristik pemerintahannya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Tokoh: Guru menyebutkan ciri-ciri tokoh sejarah Islam, peserta didik menebak nama tokoh tersebut. Dimulai dari tokoh Daulah Umayyah untuk mengaitkan materi sebelumnya.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa bersama, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang Daulah Umayyah dengan pertanyaan: 'Apa yang kalian ingat tentang akhir masa Daulah Umayyah?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memantik rasa ingin tahu dengan pertanyaan: 'Bagaimana Daulah Abbasiyah bisa menggantikan Daulah Umayyah dan apa yang membuat mereka istimewa?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang transisi kekuasaan dari Umayyah ke Abbasiyah dan bertanya: 'Apa saja tantangan yang dihadapi Daulah Abbasiyah di awal berdirinya?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan menerima lembar kerja yang berisi pertanyaan panduan tentang latar belakang dan karakteristik Daulah Abbasiyah.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik mencari informasi dari buku teks, artikel singkat yang disediakan, atau sumber digital tepercaya mengenai latar belakang berdirinya Daulah Abbasiyah, tokoh-tokoh penting, dan karakteristik awal pemerintahannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyusun rangkuman atau mind map tentang informasi yang mereka temukan, fokus pada faktor-faktor pendukung dan karakteristik awal Daulah Abbasiyah.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas, menjelaskan poin-poin penting yang ditemukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan terhadap presentasi, lalu guru memfasilitasi diskusi untuk mengklarifikasi informasi.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil kerja kelompok, mengapresiasi usaha setiap kelompok.
  3. Guru melakukan penguatan materi tentang latar belakang dan karakteristik Daulah Abbasiyah, menyoroti aspek-aspek penting yang perlu diingat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang latar belakang Daulah Abbasiyah.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif dan semangat belajarnya, menciptakan suasana gembira.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengamati peta dan video, peserta didik dapat menjelaskan keindahan kota Baghdad dan peran Bayt al-Ḥikmah sebagai pusat literasi dunia pada masa Abbasiyah secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata: Guru menampilkan beberapa gambar ikonik (misal: buku, pena, peta) dan peserta didik menebak kata kunci yang berhubungan dengan literasi atau ilmu pengetahuan.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Guru memulai apersepsi dengan pertanyaan: 'Setelah kita tahu bagaimana Daulah Abbasiyah berdiri, menurut kalian, apa yang paling penting bagi sebuah peradaban untuk bisa maju?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran tentang keindahan Baghdad dan peran Bayt al-Ḥikmah, serta pertanyaan pemantik: 'Mengapa Baghdad menjadi pusat peradaban dan apa peran perpustakaan di sana?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan peta jalur perdagangan dan kota-kota penting di masa Abbasiyah, diikuti video singkat tentang rekonstruksi visual kota Baghdad kuno dan Bayt al-Ḥikmah.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik secara individu mengidentifikasi apa saja keunggulan geografis dan arsitektur Baghdad, serta fungsi utama Bayt al-Ḥikmah berdasarkan tayangan tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan temuan mereka, mengumpulkan informasi lebih lanjut dari bahan bacaan tentang sistem pendidikan, penerjemahan, dan ilmuwan di Bayt al-Ḥikmah.
  2. Pengolahan data: Setiap kelompok menyusun infografis sederhana atau poster digital yang menggambarkan keindahan Baghdad dan peran krusial Bayt al-Ḥikmah sebagai pusat ilmu pengetahuan.
  3. Pembuktian: Kelompok mempresentasikan infografis atau poster mereka, menjelaskan bagaimana Baghdad dan Bayt al-Ḥikmah mencerminkan masa keemasan Daulah Abbasiyah.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik dan guru bersama-sama menyimpulkan faktor-faktor yang menjadikan Baghdad dan Bayt al-Ḥikmah sebagai mercusuar peradaban Islam.
  2. Guru memberikan umpan balik positif atas kreativitas dan pemahaman peserta didik, mengapresiasi setiap upaya yang telah dilakukan.
  3. Guru melakukan penguatan materi dengan menyoroti nilai-nilai literasi dan produktivitas yang terkandung dalam sejarah Baghdad dan Bayt al-Ḥikmah.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru merangkum peran sentral Baghdad dan Bayt al-Ḥikmah dalam kemajuan ilmu pengetahuan.
  2. Guru memotivasi peserta didik untuk meneladani semangat literasi, menciptakan suasana inspiratif dan menggembirakan.
  3. Guru menyampaikan agenda pertemuan berikutnya tentang tokoh-tokoh ilmuwan dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKJejak Emas Ilmuwan Abbasiyah
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menguraikan kontribusi ilmuwan Abbasiyah serta nilai-nilai yang dapat diteladani.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Masa Daulah Abbasiyah, yang berlangsung dari tahun 750 M hingga 1258 M, sering disebut sebagai 'Masa Keemasan Islam'. Periode ini menyaksikan perkembangan pesat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, seni, dan budaya.

Alat & bahan: Buku teks, artikel singkat tentang ilmuwan Abbasiyah, alat tulis, kertas A4

Langkah kerja:

  1. Tuliskan bidang keahlian setiap ilmuwan muslim pada tabel berikut, lalu cari satu karya atau temuannya.
    Ilmuwan muslimIlmuwan muslimBidang keahlianAl-IdrisiAl-FarabiIbnu KhaldunAl-Battani
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati peta pikiran tentang ilmuwan Daulah Abbasiyah di bawah ini dan isi bagian yang kosong.
  3. Pilihlah dua tokoh ilmuwan dari Daulah Abbasiyah yang paling kalian kagumi.
  4. Carilah informasi lebih lanjut tentang biografi singkat, bidang ilmu, dan kontribusi penting dari kedua tokoh tersebut.
  5. Tuliskan minimal dua nilai produktivitas dan dua nilai semangat literasi yang dapat kalian teladani dari masing-masing tokoh.
  6. Diskusikan dalam kelompok, bagaimana nilai-nilai tersebut relevan dengan kehidupan kalian saat ini.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa khalifah pertama Daulah Abbasiyah?
  2. Di kota mana pusat pemerintahan Daulah Abbasiyah didirikan?
  3. Apa nama perpustakaan besar yang terkenal pada masa Abbasiyah?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi proyek pameran mini.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek pameran mini tentang tokoh ilmuwan Abbasiyah dan presentasinya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi latar belakang berdirinya Daulah AbbasiyahLatar belakang dan karakteristik awal Daulah Abbasiyah2 JPkewargaan
2Menjelaskan keindahan kota Baghdad dan peran Bayt al-ḤikmahKota Baghdad dan Bayt al-Ḥikmah sebagai pusat literasi2 JPpenalaran kritis
3Menguraikan contoh produktivitas dan literasi ilmuwan AbbasiyahTokoh-tokoh ilmuwan dan nilai-nilai teladan2 JPkolaborasi
Halaman 8 · Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Masa Daulah Abbasiyah, yang berlangsung dari tahun 750 M hingga 1258 M, sering disebut sebagai 'Masa Keemasan Islam'. Periode ini menyaksikan perkembangan pesat dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, seni, dan budaya. Pusat peradaban Abbasiyah, kota Baghdad, menjadi mercusuar ilmu pengetahuan dan literasi yang menarik para cendekiawan dari seluruh dunia.

1. Latar Belakang Berdirinya Daulah Abbasiyah
Daulah Abbasiyah didirikan oleh keturunan Abbas bin Abdul Muthalib, paman Nabi Muhammad SAW. Mereka berhasil menggulingkan Daulah Umayyah pada tahun 750 M melalui revolusi yang didukung oleh berbagai kelompok masyarakat yang tidak puas dengan pemerintahan Umayyah. Faktor-faktor seperti diskriminasi etnis, ketidakadilan sosial, dan konflik internal menjadi pemicu utama kejatuhan Umayyah dan bangkitnya Abbasiyah. Pusat pemerintahan Abbasiyah dipindahkan dari Damaskus ke Baghdad, menandai era baru yang lebih terbuka terhadap berbagai pengaruh budaya dan ilmu pengetahuan.

2. Keindahan Kota Baghdad
Kota Baghdad, yang didirikan oleh Khalifah Abu Ja'far al-Mansur pada tahun 762 M, menjadi ibu kota Daulah Abbasiyah yang megah. Kota ini dirancang dengan arsitektur melingkar dan dikelilingi tembok kokoh, menjadikannya pusat perdagangan, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan yang ramai. Sungai Tigris mengalir di tengah kota, mendukung aktivitas ekonomi dan kehidupan masyarakat. Keindahan arsitektur, taman-taman yang asri, serta pasar-pasar yang ramai menjadikan Baghdad sebagai salah satu kota terindah dan termakmur di dunia pada masanya.

3. Bayt al-Ḥikmah: Pusat Literasi Dunia
Bayt al-Ḥikmah (بيت الحكمة), yang berarti 'Rumah Kebijaksanaan', adalah perpustakaan, akademi, dan pusat penerjemahan terbesar di dunia pada masa Abbasiyah. Didirikan oleh Khalifah Harun al-Rasyid dan dikembangkan pesat oleh putranya, Khalifah al-Ma'mun, Bayt al-Ḥikmah menjadi tempat berkumpulnya para ilmuwan, penerjemah, dan sarjana dari berbagai latar belakang. Di sinilah karya-karya Yunani, Persia, dan India diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, kemudian dipelajari, dikembangkan, dan menjadi dasar bagi kemajuan ilmu pengetahuan modern.

4. Semangat Produktivitas Intelektual
Masa Abbasiyah ditandai dengan semangat produktivitas intelektual yang luar biasa. Para ilmuwan didorong untuk melakukan penelitian, eksperimen, dan penulisan karya ilmiah. Tidak hanya menerjemahkan, mereka juga mengembangkan ilmu pengetahuan baru di berbagai bidang seperti matematika, astronomi, kedokteran, filsafat, kimia, dan geografi. Dukungan penuh dari para khalifah dan masyarakat terhadap ilmu pengetahuan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi lahirnya inovasi dan penemuan-penemuan besar yang mengubah dunia.

5. Tokoh-Tokoh Ilmuwan Abbasiyah dan Kontribusinya
Banyak ilmuwan Muslim brilian lahir di masa Abbasiyah. Contohnya, Al-Khawarizmi (الخوارزمي) yang dikenal sebagai bapak aljabar dan penemu angka nol. Ibnu Sina (ابن سينا) adalah seorang dokter dan filsuf terkemuka yang karyanya, 'Al-Qanun fi al-Tibb' (The Canon of Medicine), menjadi rujukan medis selama berabad-abad. Al-Razi (الرازي) adalah dokter dan ahli kimia yang menemukan alkohol dan membedakan antara cacar dan campak. Kontribusi mereka tidak hanya diakui di dunia Islam tetapi juga memberikan fondasi penting bagi Renaissance di Eropa.

6. Meneladani Semangat Literasi dan Intelektual
Semangat literasi di masa Abbasiyah sangat tinggi, terlihat dari banyaknya perpustakaan, toko buku, dan kegiatan membaca serta menulis. Meneladani hal ini berarti kita harus rajin membaca, mencari ilmu, dan tidak berhenti belajar. Produktivitas intelektual mengajarkan kita untuk tidak hanya mengonsumsi informasi, tetapi juga menghasilkan karya, berinovasi, dan berkontribusi pada kemajuan masyarakat. Ini relevan dengan tantangan zaman modern yang menuntut inovasi dan kemampuan beradaptasi.

Rangkuman: Masa Daulah Abbasiyah adalah periode keemasan Islam yang ditandai oleh perkembangan pesat ilmu pengetahuan dan budaya. Kota Baghdad dan Bayt al-Ḥikmah menjadi pusat peradaban yang mendorong semangat literasi dan produktivitas intelektual. Ilmuwan Muslim seperti Al-Khawarizmi dan Ibnu Sina memberikan kontribusi besar yang menjadi dasar ilmu pengetahuan modern. Meneladani semangat mereka adalah kunci untuk kemajuan pribadi dan peradaban.

Halaman 9 · Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AbbasiyahNama dinasti Islam yang berkuasa setelah Umayyah
Bayt al-ḤikmahPusat penerjemahan dan perpustakaan terbesar di Baghdad
LiterasiKemampuan membaca, menulis, dan memahami informasi
ProduktivitasKemampuan menghasilkan atau menciptakan sesuatu
Al-KhawarizmiMatematikawan penemu aljabar dan angka nol
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pendidikan Agama Islam · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIIIPeta Konsep
Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah AbbasiyahLatar Belakang Berdirinya Daulah AbbasiyahKeindahan Kota BaghdadBayt al-Ḥikmah: Pusat Literasi DuniaSemangat Produktivitas IntelektualTokoh-Tokoh Ilmuwan Abbasiyah dan Kontribusinya
Dari sub-bab Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah AbbasiyahHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIIIProfil Lulusan
KewargaanPenalaran kritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VIII Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia

Iman kepada Kitab AllahPendidikan Agama Islam Kelas VIII SMPMacam-macam SujudPendidikan Agama Islam Kelas VIII SMPShalat SunnahPendidikan Agama Islam Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VIII →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah pada Pendidikan Agama Islam SMP, Fase D, elemen Sejarah Peradaban Islam.

Modul Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah ini gratis?

Ya. Modul Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah untuk Pendidikan Agama Islam kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?

Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Meneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah Abbasiyah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam SMPSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.