Modul Ajar & RPP IPA Kelas VIII
Sistem Gerak Manusia
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Sistem Gerak Manusia |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal bagian-bagian tubuh manusia secara umum dan fungsi dasarnya.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik mengidentifikasi bagian-bagian sistem gerak dan fungsinya dari berbagai sumber informasi sederhana. - kesehatan — elemen: memelihara kesehatan fisik, mental, dan spiritual
Peserta didik mengenali pentingnya menjaga kesehatan sistem gerak melalui aktivitas fisik yang sesuai dan gizi seimbang. - kolaborasi — elemen: bekerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah dan mencari solusi perawatan sistem gerak.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III (Pendidikan Khusus) |
| Elemen / Domain | Makhluk Hidup dan Lingkungannya |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi sistem organ tubuh manusia (misalnya: sistem gerak, sistem pernapasan, sistem pencernaan), menjelaskan fungsi organ tubuh, serta menerapkan cara menjaga kesehatan organ tubuh melalui aktivitas sederhana. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Tulang dan otot adalah bagian utama sistem gerak manusia yang bekerja sama membuat kita bisa bergerak. |
| Konseptual | Sistem gerak manusia terdiri dari rangka (tulang) sebagai alat gerak pasif dan otot sebagai alat gerak aktif. |
| Prosedural | Mempelajari cara mengidentifikasi bagian-bagian tulang dan otot, serta cara menjaga kesehatan sistem gerak. |
| Metakognitif | Menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan sistem gerak penting untuk aktivitas sehari-hari dan masa depan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati model rangka manusia, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 5 bagian tulang penyusun rangka manusia dengan tepat.
- Melalui demonstrasi gerakan sederhana, peserta didik dapat menjelaskan fungsi otot sebagai alat gerak aktif dengan bahasa sendiri.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 3 contoh gangguan pada sistem gerak manusia dengan benar.
- Melalui penugasan membuat poster sederhana, peserta didik dapat menyajikan 2 cara menjaga kesehatan sistem gerak dengan kreatif.
- Dengan melakukan aktivitas fisik ringan, peserta didik dapat mempraktikkan gerakan untuk menjaga kekuatan tulang dan otot dengan bimbingan.
Pemahaman bermakna: Sistem gerak manusia memungkinkan kita melakukan berbagai aktivitas. Mengetahui bagian-bagiannya dan cara menjaganya akan membantu kita tetap aktif dan sehat.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian berpikir, bagaimana ya tubuh kita bisa bergerak, berjalan, atau melompat?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK): Mempelajari gerakan tubuh yang benar dan aman, serta pentingnya olahraga untuk kesehatan tulang dan otot. Pendidikan Pancasila: Mempraktikkan sikap kolaborasi dan saling membantu dalam kerja kelompok saat mengidentifikasi bagian tubuh dan menjaga kesehatan. Seni Budaya: Membuat poster sederhana sebagai media penyampaian informasi tentang cara menjaga kesehatan sistem gerak. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau keluarga diajak untuk mendukung peserta didik dalam menerapkan pola hidup sehat dan aktivitas fisik ringan di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar nyaman untuk bergerak dan berdiskusi kelompok, serta tersedia model rangka, gambar, dan media visual yang mudah dijangkau. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi singkat tentang sistem gerak dan cara menjaganya yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati model rangka manusia, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal 5 bagian tulang penyusun rangka manusia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tepuk Anggota Gerak: Guru menyebutkan 'Tepuk ...' (misal: tangan, kaki), peserta didik menepuk bagian tubuh yang disebut dengan cepat dan semangat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui demonstrasi gerakan sederhana, peserta didik dapat menjelaskan fungsi otot sebagai alat gerak aktif dengan bahasa sendiri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan: Guru melakukan gerakan sederhana (misal: melambaikan tangan, mengangkat kaki), peserta didik menebak gerakan apa itu dan menirukannya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi bagian-bagian sistem gerak dan cara menjaganya.
Alat & bahan: Model rangka manusia, gambar tulang dan otot, spidol warna, kertas gambar
Langkah kerja:
- Lengkapi jenis sendi pada tabel berikut, lalu peragakan arah gerak setiap sendi.
Gambar 1. Tabel - Amati rangka manusia di bawah ini dengan teliti.
- Tunjuk dan sebutkan bagian-bagian tulang yang kamu ketahui pada gambar atau model rangka.
- Diskusikan dengan teman kelompokmu tentang fungsi setiap bagian tulang dan otot.
- Gambarlah atau tuliskan 3 cara menjaga kesehatan tulang dan otot pada kolom yang tersedia.
- Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa saja bagian tubuhmu yang bisa bergerak?
- Apakah kamu tahu kenapa kita bisa berjalan atau melompat?
- Bagaimana cara kamu menjaga tubuhmu agar tetap kuat?
- Apa yang kamu rasakan jika kakimu sakit saat berjalan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil poster tentang cara menjaga kesehatan sistem gerak dan presentasi kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi bagian-bagian tulang penyusun rangka manusia. | Rangka manusia dan fungsinya. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan fungsi otot sebagai alat gerak aktif. | Otot manusia dan cara kerjanya. | 2 JP | penalaran kritis, kesehatan |
| 3 | Mengidentifikasi gangguan sistem gerak dan cara menjaganya. | Gangguan sistem gerak dan upaya pencegahan. | 2 JP | kesehatan, kolaborasi |
Tubuh kita bisa bergerak karena ada sistem gerak. Sistem ini sangat penting untuk semua aktivitas kita, mulai dari berjalan, berlari, menulis, hingga makan. Mari kita pelajari lebih dalam tentang bagian-bagian sistem gerak dan bagaimana cara menjaganya agar tetap sehat dan kuat.
1. Rangka Manusia (Tulang)
Rangka adalah kumpulan tulang yang membentuk tubuh kita. Tulang adalah alat gerak pasif, artinya tidak bisa bergerak sendiri. Tulang berfungsi sebagai penopang tubuh, tempat melekatnya otot, pelindung organ penting seperti otak dan jantung, serta tempat pembentukan sel darah. Ada banyak jenis tulang, seperti tulang tengkorak untuk melindungi otak, tulang belakang sebagai penyangga tubuh, tulang rusuk untuk melindungi paru-paru dan jantung, serta tulang anggota gerak seperti tulang lengan dan tulang kaki yang memungkinkan kita bergerak.
2. Otot Manusia
Otot adalah alat gerak aktif. Otot bekerja dengan cara berkontraksi (memendek) dan berelaksasi (memanjang). Ketika otot berkontraksi, otot menarik tulang sehingga tulang bergerak. Ada tiga jenis otot: otot lurik yang melekat pada rangka dan bisa kita kendalikan (misal: otot lengan), otot polos yang bekerja secara otomatis (misal: otot di lambung), dan otot jantung yang hanya ada di jantung dan juga bekerja otomatis. Dalam sistem gerak, otot lurik sangat berperan penting karena memungkinkan kita melakukan gerakan yang disengaja.
3. Gerak Sendi
Sendi adalah tempat bertemunya dua tulang atau lebih. Sendi memungkinkan tulang bergerak satu sama lain. Ada berbagai jenis sendi dengan gerakan yang berbeda. Contohnya, sendi engsel di siku dan lutut memungkinkan gerakan satu arah seperti engsel pintu. Sendi peluru di bahu dan panggul memungkinkan gerakan ke segala arah, seperti memutar lengan. Sendi geser di pergelangan tangan memungkinkan gerakan bergeser. Sendi ini dilindungi oleh cairan sendi agar tidak nyeri saat bergerak.
4. Mekanisme Kerja Sistem Gerak
Tulang dan otot bekerja sama seperti tim. Tulang adalah tiang penyangga, sedangkan otot adalah 'mesin' yang menggerakkan tiang tersebut. Ketika kita ingin menggerakkan lengan, otak mengirim sinyal ke otot lengan. Otot lengan akan berkontraksi, menarik tulang lengan, sehingga lengan bergerak. Setelah itu, otot akan berelaksasi kembali. Jadi, ototlah yang menghasilkan kekuatan untuk bergerak, dan tulang yang menyediakan kerangka untuk gerakan tersebut.
5. Gangguan pada Sistem Gerak
Sistem gerak kita bisa mengalami gangguan. Contohnya, patah tulang terjadi jika tulang retak atau putus akibat benturan keras. Keseleo adalah cedera pada ligamen (jaringan yang menghubungkan tulang) akibat gerakan yang salah. Nyeri otot bisa terjadi karena terlalu banyak bergerak atau kurang pemanasan. Osteoporosis adalah pengeroposan tulang yang membuat tulang mudah patah, sering terjadi pada lansia. Scoliosis adalah kelainan tulang belakang yang melengkung ke samping. Penting untuk mengetahui gangguan ini agar kita bisa mencegahnya.
6. Menjaga Kesehatan Sistem Gerak
Untuk menjaga sistem gerak tetap sehat, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Pertama, makan makanan bergizi yang kaya kalsium dan vitamin D, seperti susu, keju, ikan, dan sayuran hijau. Kalsium penting untuk kekuatan tulang, dan vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium. Kedua, berolahraga secara teratur untuk menguatkan otot dan tulang. Aktivitas fisik seperti berjalan, berlari, atau bersepeda sangat baik. Ketiga, hati-hati saat beraktivitas dan hindari cedera. Keempat, duduk dan berdiri dengan posisi yang benar untuk menjaga tulang belakang.
Rangkuman: Sistem gerak manusia terdiri dari tulang (rangka) sebagai alat gerak pasif dan otot sebagai alat gerak aktif. Keduanya bekerja sama memungkinkan kita bergerak. Sendi adalah penghubung antar tulang. Kita perlu menjaga kesehatan sistem gerak dengan makan makanan bergizi, berolahraga, dan hati-hati agar terhindar dari gangguan seperti patah tulang atau nyeri otot. Menjaga sistem gerak penting untuk aktivitas sehari-hari kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Rangka | Kumpulan tulang yang membentuk tubuh. |
| Otot | Alat gerak aktif yang dapat berkontraksi dan berelaksasi. |
| Sendi | Penghubung antara dua tulang atau lebih. |
| Kalsium | Mineral penting untuk kekuatan tulang. |
| Osteoporosis | Pengeroposan tulang. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Sistem Gerak Manusia" mata pelajaran IPA Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Sistem Gerak Manusia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPA Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Tekanan ZatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisGetaran, Gelombang, dan BunyiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopCahaya dan Alat OptikBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisZat Aditif dan AdiktifBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPA lain yang sudah tersedia
Sistem Gerak Manusia — TunagrahitaIPA Kelas VIII SMPLBSistem Gerak Manusia — TunarunguIPA Kelas VIII SMPLBSistem Pencernaan — TunagrahitaIPA Kelas VIII SMPLBSistem Peredaran Darah — TunagrahitaIPA Kelas VIII SMPLBLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sistem Gerak Manusia pada IPA SMPLB, Fase D, elemen Makhluk Hidup dan Lingkungannya.
Modul Sistem Gerak Manusia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPA kelas VIII SMPLB di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPA materi Sistem Gerak Manusia ini gratis?
Ya. Modul Sistem Gerak Manusia untuk kelas VIII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Sistem Gerak Manusia ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Sistem Gerak Manusia ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sistem Gerak Manusia dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Sistem Gerak Manusia ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III (Pendidikan Khusus), pada Fase D untuk kelas VIII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sistem Gerak Manusia tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sistem Gerak Manusia untuk IPA kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Sistem Gerak Manusia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VIII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sistem Gerak Manusia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul IPA ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Sistem Gerak Manusia disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.