SMPLBKelas VIIIFase D

Modul Ajar & RPP IPA Kelas VIII
Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Tekanan adalah gaya per satuan luas, yang bekerja berbeda pada zat padat, cair, dan gas. Pada zat padat, tekanan dipengaruhi luas permukaan sentuh. Pada zat cair, tekanan hidrostatis dipengaruhi kedalaman, dan Hukum Pascal menjelaskan penerusan tekanan dalam ruang tertutup. Pada zat gas, tekanan dipengaruhi volume dan suhu. Berbagai teknologi seperti dongkrak hidrolik, pompa, dan alat suntik menerapkan prinsip-prinsip tekanan ini untuk mempermudah kehidupan kita.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra
IPA · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra
IPA · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokTeknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami bahwa ada gaya yang bekerja pada suatu benda dan beberapa benda dapat menekan benda lain.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis fenomena tekanan dan mengevaluasi solusi teknologi sederhana yang relevan.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menghasilkan gagasan inovatif untuk memecahkan masalah terkait tekanan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang dan membuat model penerapan tekanan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainPemahaman Sains
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan konsep tekanan pada zat padat, cair, dan gas, serta menganalisis penerapannya dalam teknologi sederhana di kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualContoh nyata penerapan tekanan pada zat adalah dongkrak hidrolik, pompa air sederhana, atau alat suntik.
KonseptualTekanan adalah gaya per satuan luas, yang dapat diterapkan pada zat padat, cair, dan gas dengan prinsip yang berbeda.
ProseduralPeserta didik akan belajar merancang dan membuat model sederhana yang memanfaatkan prinsip tekanan pada zat.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana konsep fisika yang abstrak dapat memiliki banyak aplikasi praktis dalam teknologi di sekitar kita.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Dengan mengamati demonstrasi sederhana, peserta didik dapat menjelaskan konsep tekanan pada zat padat, cair, dan gas secara lisan dengan bantuan guru.
  2. Melalui diskusi kelompok dan eksplorasi media taktil, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga contoh penerapan tekanan pada zat dalam teknologi sehari-hari dengan tepat.
  3. Setelah melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat membedakan prinsip kerja tekanan pada zat padat, cair, dan gas dengan memberikan contoh konkret.
  4. Dengan bimbingan guru dan kerja kelompok, peserta didik dapat merancang model sederhana yang memanfaatkan prinsip tekanan pada zat cair atau gas secara kreatif.
  5. Setelah merancang dan membuat model, peserta didik dapat mempresentasikan cara kerja model penerapan tekanan yang dibuat dengan jelas dan percaya diri.
Halaman 2 · Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami konsep tekanan pada zat dan prinsip kerjanya memungkinkan kita untuk menciptakan atau memperbaiki berbagai alat dan teknologi yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah kapal besar bisa mengapung di air, sementara batu kecil bisa tenggelam?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Menghitung luas permukaan dan gaya untuk menentukan tekanan, serta mengukur volume cairan.
Seni Budaya: Merancang dan membuat model penerapan tekanan secara estetis dan fungsional.
Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menjelaskan dan mempresentasikan konsep serta hasil proyek secara lisan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota keluarga dapat membantu peserta didik mengidentifikasi contoh teknologi penerapan tekanan di rumah atau lingkungan sekitar, serta membantu menyiapkan alat dan bahan sederhana untuk proyek.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi meja kerja yang mudah diakses, area demonstrasi yang aman, dan sudut bahan taktil/audio untuk eksplorasi konsep tekanan, serta lingkungan luar kelas untuk mengamati penerapan tekanan (misal: keran air, pompa ban).
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan rekaman audio deskripsi tentang prinsip tekanan, video dengan narasi deskriptif yang kuat, atau simulasi interaktif berbasis suara yang menjelaskan cara kerja alat berprinsip tekanan.
Halaman 3 · Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Dengan mengamati demonstrasi sederhana, peserta didik dapat menjelaskan konsep tekanan pada zat padat, cair, dan gas secara lisan dengan bantuan guru.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Fokus: Guru memandu peserta didik tepuk satu kali untuk 'fokus', dua kali untuk 'siap', dan tiga kali untuk 'belajar', diikuti dengan instruksi lisan dan sentuhan ringan pada bahu.
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan melakukan presensi dengan memanggil nama serta menanyakan kabar.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik meraba dan menjelaskan perbedaan tekstur dan kekerasan beberapa benda (misal: spons, balok kayu, air dalam botol) dan bertanya, 'Apa yang terjadi jika kalian menekan benda-benda ini dengan jari?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami konsep tekanan dan mengemukakan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sebuah kapal besar bisa mengapung di air, sementara batu kecil bisa tenggelam?' agar peserta didik siap belajar.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru mendemonstrasikan perbedaan efek tekanan dengan menekan plastisin menggunakan jari telunjuk dan ibu jari yang datar, lalu menekan plastisin dengan ujung pensil atau paku payung, sambil memberikan deskripsi verbal yang kaya dan kesempatan peserta didik untuk meraba.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan meminta mereka mendiskusikan apa yang mereka rasakan dan amati dari demonstrasi, serta mengapa hasilnya berbeda.
  3. Bimbingan penyelidikan: Guru membagikan media taktil berupa gambar timbul atau model sederhana (misalnya, balok kayu dengan paku, spuit kosong) dan lembar kerja berhuruf braille/audio untuk membantu peserta didik mengidentifikasi elemen-elemen yang terlibat dalam tekanan (gaya dan luas permukaan).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Bimbingan penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencoba menekan plastisin dengan berbagai benda yang berbeda luas permukaannya (misal: ujung pensil, penghapus, telapak tangan) dan mencatat hasil pengamatannya melalui deskripsi verbal atau gambar taktil.
  2. Bimbingan penyelidikan: Guru membimbing peserta didik untuk menghubungkan konsep gaya dan luas permukaan dengan efek tekanan yang mereka rasakan dan amati, menggunakan analogi sederhana yang relevan dengan pengalaman mereka.
  3. Bimbingan penyelidikan: Peserta didik diajak untuk memikirkan contoh-contoh lain di kehidupan sehari-hari di mana tekanan diterapkan (misalnya, pisau memotong, jarum suntik, ban mobil) dan menjelaskan mengapa tekanan penting dalam contoh-contoh tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan pengamatan mereka mengenai konsep tekanan, serta contoh-contoh penerapannya, dengan bantuan media taktil atau deskripsi lisan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok dan memfasilitasi diskusi kelas untuk menyamakan pemahaman tentang konsep tekanan.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tekanan pada zat padat, cair, dan gas dengan menjelaskan bahwa tekanan adalah gaya per satuan luas, dan bagaimana perbedaan luas permukaan memengaruhi besar tekanan yang dihasilkan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali konsep dasar tekanan pada zat padat, cair, dan gas yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif dan kerja sama yang baik, serta mengajak mereka untuk merenungkan manfaat belajar tentang tekanan dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah melakukan percobaan sederhana, peserta didik dapat membedakan prinsip kerja tekanan pada zat padat, cair, dan gas dengan memberikan contoh konkret.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Suara Benda: Guru membunyikan beberapa benda (misal: botol air, kaleng kosong, balok kayu) dan peserta didik menebak benda apa itu, lalu guru bertanya bagaimana suara itu dihasilkan.
  1. Guru menyapa peserta didik, memeriksa kehadiran, dan menanyakan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang konsep tekanan.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik membayangkan bagaimana alat suntik bekerja atau bagaimana pompa ban sepeda dapat mengisi udara, dan bertanya 'Bagaimana tekanan berperan dalam alat-alat ini?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu membedakan prinsip kerja tekanan pada zat padat, cair, dan gas, serta mengaitkannya dengan teknologi sederhana.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru mendemonstrasikan percobaan sederhana tentang tekanan hidrostatis menggunakan botol berlubang yang diisi air dan perbedaan ketinggian air yang keluar, serta demonstrasi tekanan udara menggunakan gelas terbalik dengan kertas yang tidak jatuh.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi kembali dalam kelompok dan diberikan lembar kerja berhuruf braille/audio yang berisi panduan percobaan sederhana tentang tekanan zat cair dan gas.
  3. Bimbingan penyelidikan: Guru membimbing setiap kelompok untuk melakukan percobaan: 1) Menekan plastisin dengan benda tumpul dan tajam (zat padat), 2) Mengamati semburan air dari botol berlubang di berbagai ketinggian (zat cair), 3) Menggunakan spuit untuk merasakan tekanan udara (zat gas).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Bimbingan penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencatat hasil pengamatan dari setiap percobaan pada lembar kerja, mendeskripsikan apa yang terjadi secara lisan, dan mencoba merumuskan perbedaan prinsip kerja tekanan pada masing-masing zat.
  2. Bimbingan penyelidikan: Guru memfasilitasi diskusi dalam kelompok untuk menganalisis data percobaan, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tekanan pada zat padat (luas permukaan), zat cair (kedalaman), dan zat gas (volume/ruang).
  3. Bimbingan penyelidikan: Peserta didik mencari contoh-contoh teknologi yang memanfaatkan prinsip tekanan zat padat (pisau, paku), zat cair (dongkrak hidrolik, bendungan), dan zat gas (pompa ban, balon udara) melalui diskusi dan eksplorasi audio/taktil.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil percobaan dan analisis mereka, menjelaskan perbedaan prinsip kerja tekanan pada zat padat, cair, dan gas, serta memberikan contoh teknologi yang relevan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik dan mengklarifikasi konsep-konsep yang masih membingungkan, serta membandingkan hasil antar kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan tentang hukum Pascal untuk tekanan zat cair dan hukum Boyle untuk tekanan zat gas, serta mengaitkannya dengan aplikasi teknologi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum perbedaan prinsip tekanan pada zat padat, cair, dan gas serta contoh-contoh penerapannya.
  2. Guru memberikan pujian atas semangat belajar dan kerja sama peserta didik, serta mendorong mereka untuk terus mengamati fenomena tekanan di sekitar mereka.
  3. Guru menyampaikan tugas untuk mempersiapkan ide rancangan model sederhana penerapan tekanan untuk pertemuan berikutnya dan memimpin doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi hubungan antara gaya, luas permukaan, dan tekanan pada zat padat melalui percobaan sederhana.

Alat & bahan: Plastisin, balok kayu kecil, paku payung, penghapus, penggaris

Langkah kerja:

  1. Siapkan plastisin dan letakkan di atas meja.
  2. Tekan plastisin dengan balok kayu kecil menggunakan satu jari, rasakan dan amati bekasnya.
  3. Tekan plastisin dengan paku payung menggunakan satu jari, rasakan dan amati bekasnya.
  4. Tekan plastisin dengan penghapus menggunakan satu jari, rasakan dan amati bekasnya.
  5. Catat hasil pengamatan kalian pada tabel.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Bisakah kamu merasakan perbedaan saat menekan spons dan menekan tembok?
  2. Menurutmu, apa yang membuat jarum bisa menembus kain dengan mudah?
  3. Pernahkah kamu melihat orang memompa ban sepeda? Apa yang terjadi saat ban dipompa?
  4. Benda apa di sekitarmu yang menurutmu bekerja dengan cara menekan?

Formatif (proses): Pengamatan terhadap partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan melakukan percobaan, dan kolaborasi dalam merancang model.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap presentasi model penerapan tekanan yang dibuat oleh kelompok dan jawaban atas soal esai.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep tekanan pada zat padat, cair, dan gas.Konsep tekanan, gaya, dan luas permukaan.2 JPpenalaran kritis
2Mengidentifikasi contoh penerapan tekanan pada zat dalam teknologi sehari-hari.Tekanan pada zat padat, cair, dan gas.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Merancang dan membuat model sederhana penerapan tekanan.Prinsip kerja tekanan hidrolik dan pneumatik.2 JPkreativitas, kolaborasi
Halaman 8 · Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Tekanan adalah salah satu konsep fisika yang sangat penting dan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari pisau yang tajam, jarum suntik, hingga dongkrak hidrolik yang mengangkat mobil, semuanya bekerja dengan memanfaatkan prinsip tekanan. Memahami bagaimana tekanan bekerja pada zat padat, cair, dan gas akan membuka wawasan kita tentang berbagai teknologi di sekitar kita.

1. Pengertian Tekanan
Tekanan adalah besarnya gaya yang bekerja pada suatu benda per satuan luas permukaan tempat gaya itu bekerja. Artinya, semakin besar gaya yang diberikan atau semakin kecil luas permukaan yang ditekan, maka tekanan yang dihasilkan akan semakin besar. Hal ini menjelaskan mengapa pisau yang tajam (luas permukaan kecil) lebih mudah memotong daripada pisau tumpul (luas permukaan besar) dengan gaya yang sama.

2. Tekanan pada Zat Padat
Pada zat padat, tekanan sangat bergantung pada gaya yang diberikan dan luas permukaan sentuh. Contohnya adalah paku. Ujung paku yang runcing memiliki luas permukaan yang sangat kecil, sehingga dengan sedikit gaya saja sudah mampu menghasilkan tekanan yang besar untuk menembus kayu. Sebaliknya, bagian kepala paku yang lebar dirancang untuk mengurangi tekanan agar tidak melukai jari saat dipukul.

3. Tekanan pada Zat Cair (Tekanan Hidrostatis)
Tekanan pada zat cair disebut tekanan hidrostatis. Tekanan ini dipengaruhi oleh kedalaman zat cair, massa jenis zat cair, dan percepatan gravitasi. Semakin dalam suatu titik di dalam zat cair, semakin besar tekanan yang dialaminya. Hal ini menjelaskan mengapa bendungan harus dibangun sangat kuat di bagian bawahnya karena menahan tekanan air yang sangat besar. Kapal selam juga dirancang khusus untuk menahan tekanan air di kedalaman laut.

4. Hukum Pascal
Hukum Pascal menyatakan bahwa tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan sama besar. Prinsip ini digunakan pada alat-alat hidrolik seperti dongkrak hidrolik, rem hidrolik, dan mesin pengangkat mobil. Dengan gaya kecil pada piston kecil, dapat dihasilkan gaya yang sangat besar pada piston yang lebih besar, sehingga mampu mengangkat beban berat.

5. Tekanan pada Zat Gas
Zat gas juga memiliki tekanan. Tekanan gas dihasilkan oleh tumbukan partikel-partikel gas pada dinding wadahnya. Tekanan gas sangat dipengaruhi oleh volume dan suhu. Jika volume wadah diperkecil, partikel gas akan lebih sering menumbuk dinding sehingga tekanan meningkat. Contoh penerapannya adalah pompa ban, balon udara, dan alat penyemprot parfum yang memanfaatkan tekanan udara.

6. Aplikasi Teknologi Tekanan
Banyak teknologi yang memanfaatkan prinsip tekanan. Selain yang sudah disebutkan, ada juga alat suntik yang menggunakan tekanan untuk mendorong cairan, alat pengisap (pipet) yang memanfaatkan perbedaan tekanan udara, serta sistem pengereman pada kendaraan. Memahami prinsip-prinsip ini memungkinkan kita untuk berinovasi dan menciptakan solusi untuk berbagai masalah.

Rangkuman: Tekanan adalah gaya per satuan luas, yang bekerja berbeda pada zat padat, cair, dan gas. Pada zat padat, tekanan dipengaruhi luas permukaan sentuh. Pada zat cair, tekanan hidrostatis dipengaruhi kedalaman, dan Hukum Pascal menjelaskan penerusan tekanan dalam ruang tertutup. Pada zat gas, tekanan dipengaruhi volume dan suhu. Berbagai teknologi seperti dongkrak hidrolik, pompa, dan alat suntik menerapkan prinsip-prinsip tekanan ini untuk mempermudah kehidupan kita.

Halaman 9 · Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
TekananGaya per satuan luas.
GayaTarikan atau dorongan yang menyebabkan benda bergerak atau berubah bentuk.
Luas PermukaanUkuran area bidang yang bersentuhan.
HidrolikSistem yang menggunakan zat cair (biasanya minyak) untuk meneruskan gaya.
PneumatikSistem yang menggunakan gas (biasanya udara) untuk meneruskan gaya.
Hukum PascalTekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup diteruskan sama besar ke segala arah.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra" mata pelajaran IPA Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIPeta Konsep
Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — TunanetraPengertian TekananTekanan pada Zat PadatTekanan pada Zat Cair (Tekanan Hidrostatis)Hukum PascalTekanan pada Zat Gas
Dari sub-bab Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — TunanetraHalaman 12
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaIPA · Kelas VIIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar IPA kelas 8 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra pada IPA SMPLB, Fase D, elemen Pemahaman Sains.

Modul Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra untuk IPA kelas VIII.

Apakah modul ajar IPA materi Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra ini gratis?

Ya. Modul Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra untuk kelas VIII SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar IPA kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase D untuk kelas VIII SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra untuk IPA kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VIII SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul IPA ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Teknologi Penerapan Tekanan pada Zat — Tunanetra disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar IPA SMPLBSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.