Modul Ajar & RPP Matematika Kelas IX
Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal konsep bilangan cacah dan dapat melakukan penjumlahan serta pengurangan sederhana menggunakan benda konkret.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik dapat mengidentifikasi informasi penting dari soal cerita tentang bilangan bulat untuk memecahkan masalah. - kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
Peserta didik mampu mengenali kesulitan belajarnya dan meminta bantuan saat menemukan hambatan dalam mengerjakan tugas. - kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi
Peserta didik berinteraksi secara aktif dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas matematika dengan saling membantu.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Bilangan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan penggunaan bilangan bulat, pecahan, dan desimal dalam konteks kehidupan sehari-hari, serta melakukan operasi dasar matematika secara konkret dan fungsional. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Bilangan bulat digunakan untuk menyatakan suhu di bawah nol, kedalaman laut, atau utang piutang dalam kehidupan sehari-hari. |
| Konseptual | Bilangan bulat terdiri dari bilangan bulat positif, nol, dan bilangan bulat negatif yang dapat direpresentasikan pada garis bilangan. |
| Prosedural | Operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dapat dilakukan dengan menggunakan garis bilangan atau model koin positif dan negatif. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa memahami konsep bilangan bulat akan membantu mereka menyelesaikan masalah sehari-hari yang melibatkan nilai di bawah nol atau di atas nol. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati garis bilangan dan model koin, peserta didik dapat mengidentifikasi bilangan bulat positif dan negatif dengan tepat.
- Melalui demonstrasi guru dan praktik langsung, peserta didik dapat membandingkan dua bilangan bulat menggunakan tanda '<', '>', atau '=' dengan benar.
- Dengan menggunakan garis bilangan atau model koin, peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan bilangan bulat dengan bantuan guru secara runtut.
- Melalui latihan soal cerita sederhana, peserta didik dapat menyelesaikan masalah pengurangan bilangan bulat yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dengan minimal tiga contoh.
- Setelah melihat contoh dan bimbingan, peserta didik dapat mengaplikasikan konsep bilangan bulat untuk menghitung perubahan suhu atau kedalaman dengan tepat.
- Dengan bantuan media konkret, peserta didik dapat memecahkan masalah sederhana yang melibatkan operasi campuran bilangan bulat dalam konteks fungsional.
Pemahaman bermakna: Memahami bilangan bulat membantu peserta didik mengerti konsep jumlah, kekurangan, dan posisi relatif dalam situasi nyata seperti suhu, kedalaman, atau transaksi keuangan sederhana.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian melihat termometer menunjukkan angka di bawah nol derajat, atau menyelam ke bawah permukaan air laut?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Menghitung perubahan suhu air atau cuaca menggunakan bilangan bulat negatif dan positif. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS): Memahami konsep ketinggian dan kedalaman tempat dalam peta atau denah menggunakan bilangan bulat. Bahasa Indonesia: Menganalisis dan menyusun kalimat sederhana untuk menjelaskan konsep bilangan bulat dalam soal cerita. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat membantu peserta didik mengidentifikasi penggunaan bilangan bulat dalam aktivitas sehari-hari di rumah, seperti membaca suhu kulkas atau menghitung sisa belanja. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan meja kelompok yang fleksibel, dilengkapi dengan garis bilangan besar di lantai dan pojok matematika dengan berbagai media konkret untuk eksplorasi bilangan bulat. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Guru menggunakan aplikasi interaktif atau video edukasi sederhana tentang bilangan bulat melalui tablet atau proyektor untuk visualisasi yang menarik dan mudah dipahami. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati garis bilangan dan model koin, peserta didik dapat mengidentifikasi bilangan bulat positif dan negatif dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tebak Angka: Guru menyebutkan angka, peserta didik menunjukkan jempol ke atas jika positif dan jempol ke bawah jika negatif. Permainan ini melatih pengenalan cepat bilangan bulat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui demonstrasi guru dan praktik langsung, peserta didik dapat membandingkan dua bilangan bulat menggunakan tanda '<', '>', atau '=' dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Ice breaking: Tunjuk Lebih Besar/Kecil: Guru menyebutkan dua bilangan bulat. Peserta didik menunjuk ke kanan jika bilangan pertama lebih besar, ke kiri jika lebih kecil. Ini melatih perbandingan sederhana.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, membandingkan, dan melakukan operasi penjumlahan-pengurangan bilangan bulat menggunakan alat bantu.
Alat & bahan: Kertas LKPD, pensil, spidol, penggaris, kartu bilangan bulat, koin positif-negatif, garis bilangan mini.
Langkah kerja:
- Amati termometer dan garis bilangan yang diberikan guru, lalu lingkari angka-angka yang menunjukkan bilangan bulat positif dan negatif.
- Gunakan kartu bilangan dan garis bilangan untuk membandingkan pasangan bilangan bulat yang ada di tabel, lalu tulis tanda '<', '>', atau '='.
- Dengan bantuan koin positif-negatif, selesaikan soal penjumlahan bilangan bulat berikut, lalu tuliskan hasilnya.
- Baca soal cerita pengurangan bilangan bulat dengan teliti, kemudian selesaikan menggunakan garis bilangan atau koin, dan tuliskan jawabannya.
- Diskusikan hasil pekerjaanmu dengan teman kelompok dan siapkan untuk presentasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apakah kamu tahu angka-angka yang ada di bawah nol?
- Coba sebutkan bilangan yang lebih besar dari 5!
- Jika kamu punya 3 permen dan temanmu memberimu 2 lagi, berapa permenmu sekarang?
- Jika kamu punya 5 kelereng dan kehilangan 2, berapa sisa kelerengmu?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi dan pemahaman peserta didik saat diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan pengerjaan LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis individu berupa soal pilihan ganda dan esai sederhana yang mencakup identifikasi, perbandingan, dan operasi bilangan bulat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi bilangan bulat positif dan negatif dengan tepat. | Konsep bilangan bulat positif, negatif, dan nol. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Membandingkan dua bilangan bulat menggunakan tanda '<', '>', atau '=' dengan benar. | Perbandingan bilangan bulat pada garis bilangan. | 2 JP | kemandirian |
| 3 | Melakukan operasi penjumlahan bilangan bulat dengan bantuan guru secara runtut. | Penjumlahan bilangan bulat menggunakan garis bilangan dan model koin. | 2 JP | kolaborasi |
| 4 | Menyelesaikan masalah pengurangan bilangan bulat yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari dengan minimal tiga contoh. | Pengurangan bilangan bulat dan aplikasinya dalam soal cerita. | 2 JP | penalaran kritis |
Modul ini akan mengajak kalian menjelajahi dunia bilangan bulat yang seru! Bilangan bulat adalah angka-angka yang kita gunakan untuk menghitung banyak hal, mulai dari suhu yang dingin di puncak gunung sampai kedalaman laut yang misterius. Dengan memahami bilangan bulat, kalian akan lebih mudah mengerti berbagai situasi dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita belajar bersama dengan cara yang menyenangkan!
1. Mengenal Bilangan Bulat
Bilangan bulat adalah kumpulan bilangan yang terdiri dari bilangan bulat positif (seperti 1, 2, 3, dan seterusnya), nol (0), dan bilangan bulat negatif (seperti -1, -2, -3, dan seterusnya). Bilangan bulat positif biasanya digunakan untuk menunjukkan jumlah atau nilai di atas nol, sedangkan bilangan bulat negatif untuk menunjukkan nilai di bawah nol. Angka nol adalah pembatas antara positif dan negatif. Contohnya, suhu 5 derajat Celcius di atas nol ditulis 5°C, sedangkan 5 derajat Celcius di bawah nol ditulis -5°C. Sangat penting untuk memahami perbedaan ini.
2. Garis Bilangan
Garis bilangan adalah alat bantu yang sangat berguna untuk membayangkan dan memahami bilangan bulat. Pada garis bilangan, angka nol berada di tengah. Angka-angka positif diletakkan di sebelah kanan nol, dan angka-angka negatif diletakkan di sebelah kiri nol. Semakin ke kanan, nilai bilangan semakin besar. Sebaliknya, semakin ke kiri, nilai bilangan semakin kecil. Dengan garis bilangan, kita bisa melihat posisi setiap bilangan dan membandingkannya dengan mudah. Ini membantu kita memahami konsep lebih besar atau lebih kecil.
3. Membandingkan Bilangan Bulat
Untuk membandingkan dua bilangan bulat, kita bisa melihat posisinya pada garis bilangan. Bilangan yang letaknya lebih kanan pada garis bilangan memiliki nilai yang lebih besar. Contohnya, 3 lebih besar dari -2 karena 3 berada di kanan -2. Begitu juga, -1 lebih besar dari -5 karena -1 lebih dekat ke nol di sisi kanan -5. Kita menggunakan tanda '>' untuk 'lebih besar dari', '<' untuk 'lebih kecil dari', dan '=' untuk 'sama dengan'. Membandingkan bilangan bulat penting untuk menentukan mana yang lebih banyak atau lebih sedikit.
4. Penjumlahan Bilangan Bulat
Penjumlahan bilangan bulat bisa dilakukan dengan bantuan garis bilangan atau model koin. Pada garis bilangan, kita mulai dari bilangan pertama, lalu bergerak ke kanan jika ditambah bilangan positif, atau bergerak ke kiri jika ditambah bilangan negatif. Contoh: 2 + (-3) berarti mulai dari 2, lalu bergerak 3 langkah ke kiri, hasilnya -1. Dengan model koin, koin positif dan negatif saling meniadakan. Misal, 3 koin positif ditambah 5 koin negatif, maka 3 pasang koin akan hilang, menyisakan 2 koin negatif. Ini cara konkret untuk memahami penjumlahan.
5. Pengurangan Bilangan Bulat
Pengurangan bilangan bulat dapat diubah menjadi penjumlahan dengan lawan dari bilangan pengurang. Artinya, a - b sama dengan a + (-b). Contoh: 5 - 7 sama dengan 5 + (-7). Dengan garis bilangan, kita mulai dari 5, lalu bergerak 7 langkah ke kiri, hasilnya -2. Dengan model koin, kita bisa menambahkan pasangan koin nol (satu positif dan satu negatif) agar bisa mengambil koin yang dibutuhkan. Pengurangan seringkali digunakan dalam soal cerita tentang perubahan suhu atau kedalaman, sehingga penting untuk dikuasai.
Rangkuman: Bilangan bulat mencakup positif, nol, dan negatif, yang dapat digambarkan pada garis bilangan. Semakin ke kanan nilainya semakin besar. Operasi penjumlahan melibatkan pergerakan di garis bilangan atau penggabungan koin, sedangkan pengurangan dapat diubah menjadi penjumlahan dengan bilangan lawan. Pemahaman ini penting untuk menyelesaikan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan angka di bawah atau di atas nol, seperti suhu, kedalaman, atau transaksi sederhana.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Bilangan bulat | Kumpulan bilangan yang terdiri dari bilangan bulat positif, nol, dan bilangan bulat negatif. |
| Bilangan positif | Bilangan yang nilainya lebih besar dari nol. |
| Bilangan negatif | Bilangan yang nilainya lebih kecil dari nol. |
| Garis bilangan | Garis lurus yang menunjukkan urutan bilangan bulat. |
| Model koin | Alat bantu berupa koin berwarna berbeda untuk merepresentasikan bilangan positif dan negatif. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita" mata pelajaran Matematika Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan
Perpangkatan dan Bentuk AkarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPersamaan KuadratBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisFungsi KuadratBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTransformasi GeometriBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKesebangunan dan KekongruenanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Bangun Ruang Sisi LengkungBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeluangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKekongruenan dan KesebangunanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeluang dan Statistika LanjutanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Matematika di kelas lain
Bilangan Bulat — TunarunguMatematika Kelas VII SMPLBPecahan — TunarunguMatematika Kelas VII SMPLBPecahan Sederhana — TunarunguMatematika Kelas VIII SMPLBPerbandingan — TunarunguMatematika Kelas VII SMPLBLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita pada Matematika SMPLB, Fase D, elemen Bilangan.
Modul Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita untuk Matematika kelas IX.
Apakah modul ajar Matematika materi Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita ini gratis?
Ya. Modul Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita untuk kelas IX SMPLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX SMPLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita untuk Matematika kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas IX SMPLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Matematika ini cocok untuk SMPLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMPLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Gabungan Ketunaan Bab I,II,III,IV,V,VI, VII, VII Harus Lengkap Yah Jadi 16 Pertemuan — Tunagrahita disusun untuk SMPLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.