Modul Ajar & RPP Ekonomi Kelas X
Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang
Sudah jadi 10 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 10 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Ekonomi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang |
| Alokasi Waktu | 1 Pertemuan (2 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar kebutuhan manusia dan alat pemuas kebutuhan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
Peserta didik menunjukkan sikap bersyukur atas nikmat sumber daya dan bertanggung jawab dalam mengelola sumber daya yang terbatas. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis informasi tentang kelangkaan dan biaya peluang untuk membuat keputusan ekonomi yang rasional. - kolaborasi — elemen: bekerja sama dan berkomunikasi
Peserta didik berinteraksi secara efektif dalam kelompok untuk memecahkan masalah kelangkaan dan biaya peluang.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Ilmu Ekonomi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep dasar ilmu ekonomi, termasuk kelangkaan, biaya peluang, sistem ekonomi, serta peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi untuk membuat keputusan yang rasional dan bertanggung jawab. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kelangkaan sumber daya seperti air bersih dan waktu belajar adalah contoh nyata yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. |
| Konseptual | Kelangkaan adalah kondisi di mana alat pemuas kebutuhan lebih sedikit dari kebutuhan, yang selalu menimbulkan biaya peluang. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi masalah kelangkaan dan menghitung biaya peluang dari berbagai pilihan keputusan ekonomi. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya berpikir rasional dalam menghadapi kelangkaan dan membuat pilihan yang tepat untuk mencapai tujuan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Bersyukur kepada Allah atas karunia sumber daya alam yang melimpah dan mengelolanya secara bertanggung jawab. |
| 2. Cinta Ilmu | Mencari pengetahuan tentang cara mengelola sumber daya yang terbatas dan membuat keputusan ekonomi yang bijak. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kelestarian lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya secara efisien dan tidak berlebihan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berempati terhadap sesama yang mengalami kelangkaan dan berkolaborasi mencari solusi yang adil. |
| 5. Cinta Tanah Air | Berpartisipasi aktif dalam upaya mengatasi kelangkaan di lingkungan sekitar demi kemajuan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok dan studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep kelangkaan dalam konteks kehidupan sehari-hari dengan tepat.
- Dengan menganalisis berbagai skenario pilihan, peserta didik dapat menjelaskan pengertian biaya peluang secara mandiri dan benar.
- Melalui simulasi sederhana, peserta didik dapat menghitung biaya peluang dari suatu keputusan ekonomi dengan akurat.
- Dengan mengerjakan lembar kerja, peserta didik dapat menganalisis pola hubungan antara kelangkaan dan biaya peluang dalam pengambilan keputusan dengan runtut.
- Melalui presentasi hasil kerja kelompok, peserta didik dapat menyajikan contoh kasus kelangkaan dan biaya peluang serta solusinya secara percaya diri.
Pemahaman bermakna: Kelangkaan adalah inti masalah ekonomi yang memaksa kita untuk memilih, dan setiap pilihan yang dibuat pasti memiliki biaya peluang, yaitu nilai dari alternatif terbaik yang dikorbankan.
Pertanyaan pemantik: "Jika kamu punya uang Rp 10.000 dan ingin membeli buku atau makan bakso, mana yang akan kamu pilih dan apa yang kamu korbankan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Geografi: Kaitan antara distribusi sumber daya alam yang tidak merata (kelangkaan) dengan kegiatan ekonomi dan pembangunan wilayah. Pendidikan Agama Islam: Konsep bersyukur atas nikmat Allah dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah dalam mengelola sumber daya alam secara bijak untuk kemaslahatan umat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga dapat diajak berdiskusi oleh peserta didik mengenai keputusan ekonomi yang mereka ambil sehari-hari dan biaya peluangnya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang nyaman dengan penataan meja diskusi serta akses ke perpustakaan atau sudut baca yang menyediakan referensi ekonomi mendukung eksplorasi materi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek, infografis, atau artikel berita online tentang isu kelangkaan sumber daya dan biaya peluang membantu visualisasi dan pemahaman materi. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok dan studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep kelangkaan dalam konteks kehidupan sehari-hari dengan tepat dan dengan menganalisis berbagai skenario pilihan, peserta didik dapat menjelaskan pengertian biaya peluang secara mandiri dan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Ekonomi: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu istilah ekonomi, peserta didik berlomba menebak istilah tersebut dengan cepat dan benar.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi kelangkaan dan menghitung biaya peluang dari keputusan ekonomi.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada situasi di mana keinginan dan kebutuhan kita melebihi sumber daya yang tersedia. Kondisi inilah yang disebut kelangkaan, inti dari masalah ekonomi.
Alat & bahan: Kertas, pensil, spidol, gambar ilustrasi
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan kondisi kelangkaan sumber daya air di suatu daerah.
Gambar 1. Teks bacaan - Diskusikan dalam kelompok, apa saja yang menjadi penyebab kelangkaan air tersebut dan dampak yang ditimbulkannya bagi masyarakat.
- Identifikasi minimal 3 pilihan keputusan yang dapat diambil oleh masyarakat atau pemerintah untuk mengatasi kelangkaan air tersebut.
- Untuk setiap pilihan yang diidentifikasi, tentukan biaya peluang yang muncul jika pilihan tersebut diambil.
- Sajikan hasil diskusi kelompokmu dalam bentuk tabel dan bersiaplah untuk presentasi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang kebutuhan manusia?
- Menurutmu, apakah semua kebutuhan manusia bisa terpenuhi?
- Berikan contoh benda atau jasa yang sulit didapatkan di sekitarmu!
- Jika kamu punya dua pilihan yang sama baiknya, bagaimana kamu memilihnya?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dan kualitas diskusi kelompok selama kegiatan pembelajaran serta penilaian hasil pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep kelangkaan dan biaya peluang serta kemampuan analisis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi konsep kelangkaan dalam konteks kehidupan sehari-hari. | Konsep kelangkaan. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan pengertian biaya peluang secara mandiri. | Pengertian biaya peluang. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menghitung biaya peluang dari suatu keputusan ekonomi dengan akurat. | Perhitungan biaya peluang. | 2 JP | penalaran kritis |
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada situasi di mana keinginan dan kebutuhan kita melebihi sumber daya yang tersedia. Kondisi inilah yang disebut kelangkaan, inti dari masalah ekonomi. Kelangkaan memaksa kita untuk membuat pilihan, dan setiap pilihan yang kita ambil pasti mengorbankan alternatif lain yang terbaik. Alternatif yang dikorbankan inilah yang kita sebut sebagai biaya peluang.
1. Pengertian Kelangkaan
Kelangkaan (scarcity) adalah kondisi di mana sumber daya yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi semua keinginan dan kebutuhan manusia yang tidak terbatas. Kelangkaan bukan berarti tidak ada sama sekali, melainkan jumlahnya terbatas dibandingkan dengan kebutuhan. Kelangkaan dapat terjadi pada sumber daya alam (misalnya air bersih, minyak bumi), sumber daya manusia (misalnya tenaga ahli), modal (misalnya uang, mesin), dan kewirausahaan. Kelangkaan memaksa individu, perusahaan, dan pemerintah untuk membuat pilihan.
2. Penyebab Kelangkaan
Ada beberapa faktor yang menyebabkan kelangkaan. Pertama, perbedaan letak geografis menyebabkan distribusi sumber daya tidak merata. Kedua, pertumbuhan penduduk yang cepat meningkatkan kebutuhan, sementara sumber daya relatif tetap. Ketiga, kemampuan produksi yang terbatas menghambat pemenuhan kebutuhan. Keempat, bencana alam dan konflik dapat merusak atau menghabiskan sumber daya. Kelima, tingkat pendidikan dan teknologi yang rendah juga membatasi kemampuan manusia dalam mengelola sumber daya.
3. Dampak Kelangkaan
Dampak utama kelangkaan adalah timbulnya masalah ekonomi, yaitu bagaimana manusia dapat memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas dengan sumber daya yang terbatas. Kelangkaan mendorong manusia untuk melakukan pilihan dan menimbulkan biaya peluang. Selain itu, kelangkaan juga dapat menyebabkan kenaikan harga, kemiskinan, konflik sosial, dan kerusakan lingkungan jika sumber daya dieksploitasi secara berlebihan tanpa mempertimbangkan keberlanjutannya.
4. Pengertian Biaya Peluang (Opportunity Cost)
Biaya peluang adalah nilai dari barang atau jasa alternatif terbaik yang harus dikorbankan karena memilih suatu pilihan. Setiap kali kita membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya tertentu, kita secara otomatis mengorbankan kesempatan untuk menggunakan sumber daya tersebut untuk tujuan lain. Biaya peluang bukan selalu berupa uang, tetapi bisa juga waktu, tenaga, atau manfaat lain yang hilang. Contoh: seorang mahasiswa memilih bekerja paruh waktu, biaya peluangnya adalah waktu belajar yang hilang atau nilai akademik yang mungkin menurun.
5. Pola Hubungan Kelangkaan dan Biaya Peluang
Kelangkaan adalah akar masalah yang menyebabkan munculnya biaya peluang. Karena sumber daya terbatas, kita tidak bisa mendapatkan semua yang kita inginkan. Oleh karena itu, kita harus memilih. Setiap pilihan yang diambil pasti memiliki konsekuensi, yaitu mengorbankan pilihan terbaik lainnya. Semakin langka suatu sumber daya, semakin besar kemungkinan biaya peluang dari penggunaannya. Pemahaman tentang biaya peluang sangat penting untuk membuat keputusan ekonomi yang rasional dan efisien, baik bagi individu, perusahaan, maupun pemerintah.
6. Contoh Kasus Biaya Peluang
Seorang petani memiliki lahan yang bisa ditanami padi atau jagung. Jika ia memilih menanam padi dan menghasilkan keuntungan Rp 10.000.000, padahal jika menanam jagung bisa menghasilkan Rp 12.000.000, maka biaya peluang menanam padi adalah Rp 12.000.000 (keuntungan dari jagung yang dikorbankan). Contoh lain, pemerintah memilih membangun jalan raya, biaya peluangnya mungkin adalah pembangunan rumah sakit atau sekolah yang tidak jadi dibangun.
Rangkuman: Kelangkaan adalah kondisi di mana sumber daya terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas, menjadi inti masalah ekonomi. Kelangkaan memaksa kita untuk membuat pilihan, dan setiap pilihan yang dibuat pasti mengorbankan alternatif terbaik lainnya. Nilai dari alternatif terbaik yang dikorbankan inilah yang disebut biaya peluang. Memahami hubungan antara kelangkaan dan biaya peluang sangat penting untuk pengambilan keputusan ekonomi yang rasional dan efisien.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kelangkaan | Kondisi di mana sumber daya terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang tidak terbatas. |
| Biaya Peluang | Nilai dari alternatif terbaik yang dikorbankan karena memilih suatu pilihan. |
| Sumber Daya | Segala sesuatu yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. |
| Kebutuhan | Sesuatu yang harus dipenuhi agar manusia dapat bertahan hidup dan berkembang. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang" mata pelajaran Ekonomi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Ekonomi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Materi setahun3 dari 3 siap unduh
Kajian Ilmu EkonomiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasyarakat, Pasar, dan Terbentuknya Harga PasarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasyarakat dan Peran Lembaga Keuangan dalam Kehidupan Sehari-hariModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Ekonomi lain yang sudah tersedia
Kelangkaan sebagai Inti dari Masalah Ilmu EkonomiEkonomi Kelas X MADinamika Kegiatan EkonomiEkonomi Kelas X MADinamika Pasar dan Analisis HargaEkonomi Kelas X MAKonsep Ilmu EkonomiEkonomi Kelas X MALihat semua Modul Ajar Ekonomi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Ekonomi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang pada Ekonomi MA, Fase E, elemen Ilmu Ekonomi.
Modul Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang untuk Ekonomi kelas X.
Apakah modul ajar Ekonomi materi Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang ini gratis?
Ya. Modul Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ekonomi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ekonomi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang dapat Anda sesuaikan dengan murid Ekonomi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Ekonomi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang untuk Ekonomi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ekonomi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ekonomi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Ekonomi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Pola Hubungan Antara Kelangkaan dan Biaya Peluang yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Ekonomi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.