Modul Ajar & RPP Ekonomi Kelas X
Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan
Sudah jadi 10 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 10 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Ekonomi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan |
| Alokasi Waktu | 1 Pertemuan (2 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami bahwa manusia memiliki berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak bernegara
Peserta didik menentukan kebutuhan berdasarkan skala prioritas yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan dan kemaslahatan umat. - penalaran kritis — elemen: memperoleh dan memproses informasi dan gagasan
Peserta didik menganalisis berbagai kebutuhan dan sumber daya yang terbatas untuk menyusun daftar skala prioritas secara logis. - kemandirian — elemen: pemahaman diri dan situasi
Peserta didik mampu mengidentifikasi kebutuhan pribadinya dan menyusun skala prioritas untuk mengelola keuangan secara bijak.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Konsep Ekonomi |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menjelaskan konsep dasar ekonomi, kelangkaan, dan kebutuhan manusia, serta menerapkan prinsip-prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari untuk membuat keputusan yang rasional dan bertanggung jawab. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Masyarakat dihadapkan pada pilihan-pilihan kebutuhan dengan sumber daya yang terbatas, seperti memilih antara membeli buku pelajaran atau smartphone baru. |
| Konseptual | Skala prioritas adalah daftar kebutuhan yang disusun berdasarkan tingkat kepentingannya, dari yang paling mendesak hingga yang kurang mendesak. |
| Prosedural | Langkah-langkah menyusun skala prioritas meliputi identifikasi kebutuhan, penentuan urgensi, dan pertimbangan manfaat. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya perencanaan finansial dan pengambilan keputusan yang bijak dalam memenuhi kebutuhan hidup. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengingat bahwa setiap rezeki adalah karunia-Nya, kita belajar mengelola kebutuhan dengan bijak dan bersyukur atas apa yang telah diberikan. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong rasa ingin tahu untuk terus belajar tentang cara terbaik mengelola keuangan dan kebutuhan agar hidup lebih terencana dan sejahtera. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menyadari bahwa konsumsi berlebihan dapat berdampak negatif pada lingkungan, sehingga kita memprioritaskan kebutuhan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun kesadaran diri untuk mengelola keuangan pribadi secara bertanggung jawab, serta peduli terhadap kebutuhan sesama dengan berbagi kelebihan rezeki. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menerapkan prinsip efisiensi dalam memenuhi kebutuhan sebagai wujud kontribusi nyata terhadap stabilitas ekonomi dan kemajuan bangsa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis kebutuhan manusia berdasarkan tingkat kepentingannya dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi skala prioritas dengan runtut.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat menyusun daftar skala prioritas kebutuhan pribadi atau keluarga secara logis.
- Setelah menyusun daftar skala prioritas, peserta didik dapat mempresentasikan hasil identifikasi dan analisisnya dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Skala prioritas membantu individu dan rumah tangga membuat keputusan ekonomi yang rasional dengan mengelola sumber daya terbatas untuk memenuhi kebutuhan yang paling penting.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memutuskan kebutuhan mana yang harus dipenuhi terlebih dahulu ketika uang yang kita miliki terbatas?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam: Kaitan antara kebutuhan primer, sekunder, tersier dengan konsep daruriyat, hajiyat, tahsiniyat dalam maqashid syariah. Matematika: Penerapan konsep persentase dan alokasi anggaran dalam menyusun daftar skala prioritas pengeluaran. Bahasa Indonesia: Keterampilan menyusun argumen dan mempresentasikan hasil diskusi tentang skala prioritas secara jelas dan logis. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi dengan anak tentang pengelolaan uang saku dan prioritas belanja di rumah untuk mengaplikasikan konsep yang dipelajari. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke papan tulis atau proyektor. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan infografis atau video pendek dari internet sebagai stimulus awal untuk memperkenalkan konsep skala prioritas. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai jenis kebutuhan manusia berdasarkan tingkat kepentingannya dengan tepat dan menyusun daftar skala prioritas kebutuhan pribadi atau keluarga secara logis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Ekonomi: Guru menyebutkan definisi singkat, peserta didik menebak istilah ekonomi terkait skala prioritas, siapa cepat dia dapat poin.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi kebutuhan dan menyusun skala prioritas dengan tepat.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada pilihan. Sumber daya yang terbatas memaksa kita untuk membuat keputusan cerdas tentang apa yang paling penting untuk dipenuhi.
Alat & bahan: Alat tulis, kertas, infografis kebutuhan
Langkah kerja:
- Amati infografis tentang contoh-contoh kebutuhan manusia di bawah ini, lalu diskusikan dengan kelompokmu.
Gambar 1. Peta pikiran - Identifikasi minimal 5 kebutuhan yang ada dalam infografis dan kelompokkan ke dalam kebutuhan primer, sekunder, atau tersier.
- Sebutkan 3 faktor yang menurutmu paling memengaruhi seseorang dalam menentukan prioritas kebutuhannya.
- Susunlah daftar 7 kebutuhan yang paling mendesak bagi seorang pelajar seperti kalian, urutkan dari yang paling penting hingga kurang penting, dan berikan alasannya.
- Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas dan bandingkan dengan kelompok lain.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang kebutuhan manusia?
- Mengapa kita tidak bisa memenuhi semua keinginan kita?
- Pernahkah kamu harus memilih antara dua barang yang kamu inginkan? Bagaimana kamu memutuskan?
Formatif (proses): Observasi diskusi kelompok dan partisipasi peserta didik dalam menyusun daftar skala prioritas.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi kelompok dan LKPD tentang penyusunan skala prioritas.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai jenis kebutuhan manusia berdasarkan tingkat kepentingannya dengan tepat. | Jenis-jenis kebutuhan manusia (primer, sekunder, tersier) dan faktor yang memengaruhinya. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi skala prioritas dengan runtut. | Faktor-faktor penentu skala prioritas (pendapatan, lingkungan, agama, dll.). | 2 JP | penalaran kritis, kemandirian |
| 3 | Menyusun daftar skala prioritas kebutuhan pribadi atau keluarga secara logis. | Langkah-langkah penyusunan skala prioritas dan penerapannya. | 2 JP | kemandirian, keimanan dan ketakwaan |
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada pilihan. Sumber daya yang terbatas memaksa kita untuk membuat keputusan cerdas tentang apa yang paling penting untuk dipenuhi. Inilah mengapa konsep skala prioritas menjadi sangat relevan, membantu kita mengelola kebutuhan dan keinginan agar mencapai kesejahteraan optimal.
1. Pengertian Kebutuhan dan Keinginan
Kebutuhan adalah segala sesuatu yang mutlak harus dipenuhi agar manusia dapat melangsungkan hidupnya dengan layak. Sementara itu, keinginan adalah segala sesuatu yang tidak harus dipenuhi untuk kelangsungan hidup, namun jika terpenuhi akan menambah kenyamanan atau kepuasan. Perbedaan mendasar ini penting dipahami sebelum menyusun skala prioritas.
2. Jenis-jenis Kebutuhan Manusia
Kebutuhan manusia dapat dikelompokkan berdasarkan intensitasnya menjadi tiga, yaitu kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Kebutuhan primer meliputi sandang, pangan, dan papan, yang esensial untuk bertahan hidup. Kebutuhan sekunder adalah pelengkap kebutuhan primer, seperti pendidikan dan kesehatan. Kebutuhan tersier adalah kebutuhan mewah yang dipenuhi setelah primer dan sekunder terpenuhi, seperti liburan ke luar negeri atau kendaraan mewah.
3. Pengertian Skala Prioritas
Skala prioritas adalah daftar urutan kebutuhan yang disusun berdasarkan tingkat kepentingannya, mulai dari yang paling mendesak dan harus segera dipenuhi hingga kebutuhan yang bisa ditunda atau tidak terlalu penting. Penyusunan skala prioritas ini merupakan salah satu cara bijak dalam mengelola sumber daya yang terbatas untuk mencapai tujuan hidup.
4. Faktor-faktor yang Memengaruhi Skala Prioritas
Ada beberapa faktor yang memengaruhi penyusunan skala prioritas, antara lain tingkat pendapatan, status sosial, lingkungan tempat tinggal, usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan nilai-nilai agama atau budaya. Sebagai contoh, prioritas kebutuhan seorang mahasiswa akan berbeda dengan prioritas seorang kepala keluarga, demikian pula prioritas di perkotaan dan pedesaan.
5. Manfaat Menyusun Skala Prioritas
Menyusun skala prioritas memiliki banyak manfaat. Pertama, membantu mengelola keuangan lebih efektif dan efisien. Kedua, menghindari pemborosan dan pembelian impulsif. Ketiga, memastikan kebutuhan paling penting terpenuhi terlebih dahulu. Keempat, membantu mencapai tujuan finansial jangka pendek maupun jangka panjang. Terakhir, mengurangi stres akibat tekanan finansial.
6. Langkah-langkah Menyusun Skala Prioritas
Penyusunan skala prioritas dapat dilakukan dengan langkah-langkah sistematis. Dimulai dengan mengidentifikasi semua kebutuhan yang ada. Kemudian, tentukan urgensi setiap kebutuhan, mana yang mendesak dan mana yang bisa ditunda. Setelah itu, pertimbangkan manfaat dan biaya dari setiap kebutuhan. Terakhir, buat daftar urutan kebutuhan dari yang paling penting hingga yang kurang penting, lalu patuhi daftar tersebut.
Rangkuman: Skala prioritas adalah alat penting dalam mengelola kebutuhan dan sumber daya yang terbatas. Dengan mengidentifikasi jenis kebutuhan, memahami faktor yang memengaruhi, dan mengikuti langkah penyusunan yang tepat, individu dapat membuat keputusan ekonomi yang rasional, menghindari pemborosan, dan mencapai stabilitas finansial. Hal ini selaras dengan ajaran agama untuk hidup hemat dan bersyukur.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kebutuhan | Segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mempertahankan hidup dan mencapai kesejahteraan. |
| Keinginan | Segala sesuatu yang tidak harus dipenuhi, namun jika terpenuhi akan memberikan kepuasan. |
| Kelangkaan | Kondisi di mana sumber daya terbatas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas. |
| Prioritas | Urutan kepentingan suatu hal yang harus didahulukan. |
| Urgensi | Tingkat kepentingan atau mendesaknya suatu kebutuhan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan" mata pelajaran Ekonomi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Ekonomi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Materi setahun3 dari 3 siap unduh
Kajian Ilmu EkonomiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasyarakat, Pasar, dan Terbentuknya Harga PasarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasyarakat dan Peran Lembaga Keuangan dalam Kehidupan Sehari-hariModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Ekonomi lain yang sudah tersedia
Kelangkaan sebagai Inti dari Masalah Ilmu EkonomiEkonomi Kelas X MADinamika Kegiatan EkonomiEkonomi Kelas X MADinamika Pasar dan Analisis HargaEkonomi Kelas X MAKonsep Ilmu EkonomiEkonomi Kelas X MALihat semua Modul Ajar Ekonomi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Ekonomi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan pada Ekonomi MA, Fase E, elemen Pemahaman Konsep Ekonomi.
Modul Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan untuk Ekonomi kelas X.
Apakah modul ajar Ekonomi materi Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan ini gratis?
Ya. Modul Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ekonomi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ekonomi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan dapat Anda sesuaikan dengan murid Ekonomi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Ekonomi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan untuk Ekonomi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ekonomi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ekonomi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Ekonomi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Skala Prioritas sebagai Acuan dalam Menentukan Berbagai Kebutuhan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Ekonomi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.