Modul Ajar & RPP Fisika Kelas X
Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Fisika |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar energi dan berbagai bentuknya di lingkungan sekitar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Fisika |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis fenomena fisika dalam kehidupan sehari-hari, termasuk isu-isu energi, serta mengaitkannya dengan prinsip-prinsip sains untuk menemukan solusi inovatif secara kolaboratif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kebutuhan energi listrik di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan industri. |
| Konseptual | Urgensi isu kebutuhan energi listrik melibatkan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, serta dampak lingkungan dari sumber energi konvensional. |
| Prosedural | Peserta didik akan menganalisis data konsumsi listrik dan membandingkannya dengan ketersediaan sumber daya energi. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya berpikir kritis dan mencari solusi berkelanjutan untuk masalah energi listrik. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari urgensi energi listrik sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah dan mendorong penggunaan energi yang bertanggung jawab sesuai syariat. |
| 2. Cinta Ilmu | Mengembangkan penalaran kritis dan kreativitas dalam mencari solusi energi terbarukan, sebagai wujud semangat belajar dan berinovasi. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menganalisis dampak lingkungan dari konsumsi energi dan mengusulkan solusi ramah lingkungan, sebagai bentuk menjaga amanah Allah atas bumi. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berdiskusi dan berkolaborasi dalam kelompok untuk menemukan solusi energi yang adil dan merata bagi semua lapisan masyarakat. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengidentifikasi masalah energi di Indonesia dan mengusulkan solusi yang berkontribusi pada kemandirian energi nasional. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui pengamatan data konsumsi listrik, peserta didik dapat mengidentifikasi tren peningkatan kebutuhan energi listrik di Indonesia dengan tepat.
- Dengan menganalisis video tentang krisis energi, peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor penyebab urgensi kebutuhan energi listrik secara runtut.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat membandingkan dampak positif dan negatif penggunaan energi listrik konvensional terhadap lingkungan dan sosial dengan benar.
- Dengan melakukan simulasi perhitungan, peserta didik dapat menganalisis hubungan antara pertumbuhan penduduk dengan peningkatan konsumsi energi listrik secara akurat.
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengusulkan minimal tiga solusi inovatif dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di masa depan dengan argumentasi yang logis.
- Setelah melakukan presentasi, peserta didik dapat mengomunikasikan hasil analisis dan usulan solusi terkait urgensi isu kebutuhan energi listrik secara jelas dan persuasif.
Pemahaman bermakna: Memahami urgensi isu kebutuhan energi listrik membantu peserta didik menyadari pentingnya efisiensi energi dan pengembangan sumber energi terbarukan untuk keberlanjutan hidup.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa listrik sering padam di beberapa daerah, padahal kita merasa selalu membutuhkan listrik?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi: Menganalisis dampak ekonomi dari krisis energi dan biaya produksi listrik. Geografi: Mempelajari persebaran sumber daya energi dan pola konsumsi listrik antarwilayah. Pendidikan Agama Islam: Mengaitkan urgensi efisiensi energi dengan ajaran menjaga lingkungan (hifzh al-bi'ah) sebagai bagian dari ibadah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Peserta didik dapat berdiskusi dengan orang tua atau anggota komunitas tentang kebiasaan penggunaan listrik di rumah dan dampaknya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi akses internet dan proyektor, serta lingkungan madrasah yang mendukung observasi penggunaan listrik (misalnya, panel surya mini jika ada). |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform belajar daring untuk mengakses data konsumsi listrik, video edukasi, dan mengunggah hasil diskusi kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui pengamatan data konsumsi listrik, peserta didik dapat mengidentifikasi tren peningkatan kebutuhan energi listrik di Indonesia dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis video tentang krisis energi, peserta didik dapat menjelaskan faktor-faktor penyebab urgensi kebutuhan energi listrik secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan menganalisis data konsumsi energi listrik dan faktor penyebab urgensinya.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia modern. Hampir semua aspek kehidupan kita, mulai dari penerangan, komunikasi, transportasi, hingga industri, sangat bergantung pada ketersediaan listrik.
Alat & bahan: Infografis data konsumsi listrik, alat tulis, LKPD
Langkah kerja:
- Lengkapi perubahan energi pada kipas angin berikut, lalu cari dua alat lain di rumah beserta perubahan energinya.
Gambar 1. Alur - Amati infografis data konsumsi energi listrik di Indonesia dan dunia.
- Catat tren peningkatan konsumsi energi listrik per kapita dari tahun ke tahun pada tabel di bawah.
- Identifikasi minimal tiga faktor penyebab peningkatan kebutuhan energi listrik berdasarkan pengamatanmu.
- Diskusikan dengan kelompokmu, bagaimana dampak peningkatan kebutuhan ini terhadap lingkungan dan masyarakat?
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang energi listrik?
- Menurutmu, mengapa listrik menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari?
- Pernahkah kamu mengalami pemadaman listrik? Apa penyebabnya?
- Sebutkan beberapa contoh sumber energi yang kamu tahu!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi.
Sumatif (akhir): Penilaian esai tentang usulan solusi kreatif untuk isu kebutuhan energi listrik.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi tren peningkatan kebutuhan energi listrik di Indonesia. | Data konsumsi energi listrik. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan faktor-faktor penyebab urgensi kebutuhan energi listrik. | Faktor penyebab urgensi energi. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Mengusulkan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk kebutuhan energi listrik. | Solusi energi berkelanjutan. | 2 JP | Kreativitas |
Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia modern. Hampir semua aspek kehidupan kita, mulai dari penerangan, komunikasi, transportasi, hingga industri, sangat bergantung pada ketersediaan listrik. Namun, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kemajuan teknologi, kebutuhan akan energi listrik terus meningkat pesat. Modul ini akan membahas mengapa isu kebutuhan energi listrik menjadi sangat mendesak dan apa saja tantangan yang kita hadapi.
1. Peningkatan Kebutuhan Energi Listrik
Sejak era revolusi industri, konsumsi energi listrik global terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Data dari berbagai lembaga energi internasional menunjukkan bahwa rata-rata pertumbuhan kebutuhan listrik per kapita meningkat setiap tahun. Faktor utamanya adalah pertumbuhan populasi dunia, urbanisasi yang pesat, serta perkembangan teknologi dan industri yang semakin banyak mengandalkan listrik. Di Indonesia sendiri, laju pertumbuhan kebutuhan listrik seringkali melebihi kapasitas produksi yang tersedia, menyebabkan terjadinya defisit energi di beberapa wilayah.
2. Faktor Pendorong Urgensi
Ada beberapa faktor utama yang mendorong urgensi isu kebutuhan energi listrik. Pertama, pertumbuhan ekonomi yang memicu peningkatan aktivitas industri dan komersial, yang secara langsung meningkatkan permintaan listrik. Kedua, peningkatan standar hidup masyarakat yang berdampak pada penggunaan peralatan elektronik rumah tangga yang lebih banyak. Ketiga, infrastruktur energi yang belum merata, terutama di daerah-daerah terpencil, sehingga akses listrik masih menjadi tantangan. Keempat, ketergantungan pada sumber energi fosil yang terbatas dan berdampak negatif pada lingkungan.
3. Dampak Ketergantungan Energi Fosil
Mayoritas pembangkit listrik di dunia, termasuk di Indonesia, masih mengandalkan bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Penggunaan sumber energi ini memiliki dampak negatif yang serius. Pembakaran bahan bakar fosil menghasilkan emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida (CO2) yang menjadi penyebab utama perubahan iklim dan pemanasan global. Selain itu, eksplorasi dan penambangan bahan bakar fosil dapat merusak ekosistem, mencemari air dan tanah, serta menimbulkan masalah kesehatan bagi masyarakat sekitar.
4. Tantangan dan Peluang
Mengatasi urgensi kebutuhan energi listrik adalah tantangan besar, namun juga membuka peluang. Tantangannya meliputi ketersediaan sumber daya yang terbatas, biaya investasi yang tinggi untuk infrastruktur energi terbarukan, serta resistensi terhadap perubahan kebijakan. Namun, ada peluang besar dalam pengembangan energi terbarukan seperti tenaga surya, angin, air, dan panas bumi yang melimpah di Indonesia. Peningkatan efisiensi energi melalui teknologi hemat energi dan perubahan perilaku konsumsi juga merupakan peluang penting untuk mencapai keberlanjutan energi.
5. Solusi Berkelanjutan
Untuk mencapai ketahanan energi yang berkelanjutan, diperlukan kombinasi berbagai solusi. Pertama, diversifikasi sumber energi dengan beralih secara bertahap dari energi fosil ke energi terbarukan. Kedua, peningkatan efisiensi energi di semua sektor, mulai dari rumah tangga, industri, hingga transportasi, melalui penggunaan teknologi hemat energi dan edukasi publik. Ketiga, pengembangan teknologi penyimpanan energi yang lebih baik. Keempat, kebijakan pemerintah yang mendukung investasi pada energi bersih dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam konservasi energi.
Rangkuman: Urgensi isu kebutuhan energi listrik muncul karena peningkatan konsumsi yang cepat didorong oleh pertumbuhan penduduk dan ekonomi, serta ketergantungan pada energi fosil. Ketergantungan ini menimbulkan dampak lingkungan serius seperti perubahan iklim. Solusi jangka panjang melibatkan transisi ke energi terbarukan, peningkatan efisiensi energi, dan kebijakan yang mendukung keberlanjutan untuk masa depan yang lebih baik.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Energi listrik | Bentuk energi yang dihasilkan dari aliran elektron. |
| Bahan bakar fosil | Sumber energi yang terbentuk dari sisa-sisa organisme purba, seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam. |
| Emisi gas rumah kaca | Gas-gas di atmosfer yang menyerap dan memancarkan radiasi inframerah, berkontribusi pada efek rumah kaca dan pemanasan global. |
| Energi terbarukan | Sumber energi yang dapat diperbarui secara alami dalam waktu singkat, seperti tenaga surya, angin, dan air. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik" mata pelajaran Fisika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bagian dari Bab 2 · Energi Terbarukan
Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:
Bab 2Energi TerbarukanModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2.1Urgensi Isu Kebutuhan Energi ListrikSedang Anda buka2.2Berbagai Macam Bentuk Energi2.3Konversi Energi2.4Berbagai Macam Sumber Energi2.5Dampak Eksplorasi dan Penggunaan Energi2.6Pemanfaatan Potensi Sumber Energi Lokal sebagai Upaya Pemenuhan Kebutuhan Energi ListrikBukan Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Fisika Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Materi setahun2 dari 3 siap unduh
Sistem Pengukuran dalam Kerja IlmiahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEnergi TerbarukanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerubahan IklimBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBERIKUTNYAModul Fisika lain yang sudah tersedia
Besaran dan PengukuranFisika Kelas X MAGerak LurusFisika Kelas X MAPemanasan Global dan Konsep SolusiFisika Kelas X MAListrik DinamisFisika Kelas XII MALihat semua Modul Ajar Fisika Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Fisika kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik pada Fisika MA, Fase E, elemen Pemahaman Fisika.
Modul Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Fisika kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Fisika materi Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik ini gratis?
Ya. Modul Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Fisika kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fisika kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik dapat Anda sesuaikan dengan murid Fisika kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Fisika kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik untuk Fisika kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Fisika kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Fisika kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Fisika ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Urgensi Isu Kebutuhan Energi Listrik yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Fisika SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.