Modul Ajar & RPP Fikih Kelas I
Syahadatain
Sudah jadi 12 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
Isi modul ini
Di bawah ini 12 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Fikih |
| Fase / Kelas | A / I |
| Materi Pokok | Syahadatain |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik mengenal Allah sebagai Tuhan mereka dan Rasulullah Muhammad sebagai nabi utusan Allah.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, komunikasi, kreativitas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 |
| Elemen / Domain | Rukun Islam |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menunjukkan pemahaman dasar tentang rukun Islam, termasuk syahadatain, dan dapat mengucapkannya dengan baik sebagai pondasi keimanan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Syahadatain adalah dua kalimat persaksian yang menjadi dasar keimanan seorang muslim. |
| Konseptual | Syahadatain mengandung konsep tauhid, yaitu mengesakan Allah, dan risalah, yaitu mengakui kenabian Muhammad SAW. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar melafalkan kalimat syahadatain dengan benar dan memahami artinya secara sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya syahadatain sebagai pintu masuk ke Islam dan sebagai pengingat akan keesaan Allah. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui demonstrasi dan bimbingan guru, peserta didik dapat melafalkan kalimat syahadat tauhid (أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ - Asyhadu an lā ilāha illallāh) dengan fasih dan berani.
- Melalui penjelasan guru dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan arti sederhana dari kalimat syahadat tauhid dengan tepat.
- Setelah mendengarkan cerita dan berlatih, peserta didik dapat melafalkan kalimat syahadat rasul (وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ ٱللَّٰهِ - Wa asyhadu anna Muhammadar Rasūlullāh) dengan fasih dan percaya diri.
- Dengan bantuan media gambar dan tanya jawab, peserta didik dapat menjelaskan arti sederhana dari kalimat syahadat rasul dengan benar.
- Melalui kegiatan simulasi dan permainan, peserta didik dapat menunjukkan sikap percaya diri dalam mengucapkan syahadatain sebagai bentuk keimanan.
Pemahaman bermakna: Syahadatain adalah kunci keimanan seorang muslim, yang mengajarkan kita untuk hanya menyembah Allah SWT dan meyakini Nabi Muhammad SAW sebagai utusan-Nya.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita harus mengucapkan dua kalimat syahadat?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam (PAI): Memperkuat pemahaman rukun Islam dan akidah tauhid. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan menyimak, berbicara, dan memahami arti kata dalam konteks kalimat syahadatain. Seni Budaya dan Prakarya (SBdP): Membuat kartu kaligrafi sederhana berisi syahadatain sebagai ekspresi kreativitas. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak membimbing peserta didik melafalkan syahadatain di rumah dan menceritakan kisah-kisah teladan tentang Nabi Muhammad SAW. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang bersih dan nyaman, serta tersedianya pojok bacaan tentang kisah para nabi dan rukun Islam untuk eksplorasi mandiri. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video animasi pendek tentang kisah Nabi Muhammad SAW atau cara pelafalan syahadatain dari platform edukasi anak. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui demonstrasi dan bimbingan guru, peserta didik dapat melafalkan kalimat syahadat tauhid (أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ - Asyhadu an lā ilāha illallāh) dengan fasih dan berani. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mendengarkan cerita dan berlatih, peserta didik dapat melafalkan kalimat syahadat rasul (وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ ٱللَّٰهِ - Wa asyhadu anna Muhammadar Rasūlullāh) dengan fasih dan percaya diri. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Kooperatif + praktik |
| Tujuan Pertemuan 3 | Melalui kegiatan simulasi dan permainan, peserta didik dapat menunjukkan sikap percaya diri dalam mengucapkan syahadatain sebagai bentuk keimanan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mencocokkan lafal syahadatain dengan artinya dan menuliskan huruf hijaiyahnya.
Alat & bahan: Lembar LKPD, pensil warna, gunting, lem
Langkah kerja:
- Lengkapi urutan rukun Islam berikut, lalu tuliskan satu contoh pengamalannya.
1 Salat 2 Zakat 3 4 Haji 5 - Perhatikan kartu huruf hijaiyah syahadat tauhid dan syahadat rasul yang diberikan oleh gurumu.
- Gunting potongan kertas yang berisi arti syahadat tauhid dan syahadat rasul.
- Tempelkan arti yang sesuai di bawah setiap kartu huruf hijaiyah syahadatain.
- Warnai setiap kartu syahadatain dengan warna yang berbeda dan ceria.
- Tuliskan kembali kalimat syahadat tauhid dan syahadat rasul pada garis putus-putus yang tersedia.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa yang menciptakan kita?
- Apa yang kita ucapkan saat ingin menunjukkan kita percaya kepada Allah?
- Siapa nama Nabi terakhir kita?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan keberanian melafalkan syahadatain.
Sumatif (akhir): Penilaian unjuk kerja melafalkan syahadatain dan tes lisan tentang arti sederhana syahadatain.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Melafalkan kalimat syahadat tauhid dengan fasih. | Lafal Syahadat Tauhid | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menjelaskan arti sederhana syahadat tauhid dan rasul. | Arti Syahadat Tauhid dan Rasul | 2 JP | komunikasi |
| 3 | Melafalkan kalimat syahadat rasul dengan percaya diri. | Lafal Syahadat Rasul | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 4 | Menunjukkan sikap percaya diri dalam mengucapkan syahadatain. | Praktik Syahadatain | 2 JP | kreativitas |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meyakini keesaan Allah SWT dan kenabian Muhammad SAW sebagai dasar keimanan, serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat untuk mempelajari lafal dan arti Syahadatain dengan sungguh-sungguh, serta mencari tahu lebih dalam tentang rukun Islam lainnya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah SWT dan ajaran kebersihan dalam Islam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menghormati teman yang berbeda keyakinan, berbagi pengetahuan tentang Syahadatain dengan sopan, dan saling mendukung dalam kebaikan. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mencintai tanah air dengan menjadi warga negara yang baik, menjaga persatuan, serta mengamalkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin. |
Anak-anak yang saleh dan salihah, hari ini kita akan belajar tentang dua kalimat yang sangat penting dalam agama Islam, yaitu Syahadatain. Syahadatain adalah pintu masuk kita untuk menjadi seorang muslim yang sejati. Mari kita pelajari bersama, lafalnya, dan apa artinya agar kita semakin dekat dengan Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.
1. Mengenal Syahadat Tauhid
Syahadat tauhid adalah kalimat pertama dari Syahadatain. Lafalnya adalah أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ (Asyhadu an lā ilāha illallāh). Artinya adalah 'Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah'. Kalimat ini mengajarkan kita bahwa hanya ada satu Tuhan yang wajib kita sembah, yaitu Allah SWT. Allah adalah pencipta langit, bumi, dan seluruh isinya. Kita tidak boleh menyembah selain Allah. Dengan mengucapkan syahadat tauhid, kita menyatakan bahwa Allah adalah satu-satunya yang berhak disembah dan kita hanya akan meminta pertolongan kepada-Nya.
2. Arti Penting Syahadat Tauhid
Syahadat tauhid adalah pondasi utama dalam Islam. Dengan meyakini dan mengucapkan kalimat ini, kita mengakui keesaan Allah SWT. Ini berarti kita percaya bahwa Allah itu Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan Dia tidak memiliki anak. Keyakinan ini membuat hati kita tenang dan kita merasa selalu dekat dengan Allah. Syahadat tauhid juga mengingatkan kita untuk selalu bersyukur atas semua nikmat yang telah Allah berikan kepada kita, karena semua berasal dari-Nya.
3. Mengenal Syahadat Rasul
Setelah syahadat tauhid, ada syahadat rasul. Lafalnya adalah وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ ٱللَّٰهِ (Wa asyhadu anna Muhammadar Rasūlullāh). Artinya adalah 'Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah'. Kalimat ini mengajarkan kita untuk percaya bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan terakhir Allah yang membawa ajaran Islam. Beliau adalah teladan terbaik bagi seluruh umat manusia. Kita harus mencintai dan mengikuti sunah-sunah beliau.
4. Arti Penting Syahadat Rasul
Syahadat rasul adalah pelengkap dari syahadat tauhid. Dengan mengucapkan kalimat ini, kita mengakui kenabian Nabi Muhammad SAW. Ini berarti kita percaya bahwa ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW adalah benar dan berasal dari Allah SWT. Kita wajib mengamalkan ajaran-ajaran beliau, seperti shalat, puasa, zakat, dan berbuat baik kepada sesama. Dengan mengikuti sunah Nabi Muhammad SAW, kita akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
5. Hikmah Mengucapkan Syahadatain
Mengucapkan Syahadatain memiliki banyak hikmah. Pertama, ia adalah kunci masuk Islam. Kedua, ia membersihkan hati dari segala bentuk kesyirikan dan menguatkan keyakinan kita kepada Allah SWT. Ketiga, ia menjadi pengingat bagi kita untuk selalu berbuat baik dan mengikuti ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan Syahadatain, kita menjadi pribadi yang beriman dan bertakwa, serta selalu berusaha menjadi muslim yang lebih baik setiap harinya.
Rangkuman: Syahadatain adalah dua kalimat persaksian yang menjadi rukun Islam pertama. Syahadat tauhid (أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّٰهُ) berarti 'Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah', menegaskan keesaan Allah. Syahadat rasul (وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ ٱللَّٰهِ) berarti 'Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah', mengakui kenabian Muhammad SAW. Mengucapkan dan memahami Syahadatain adalah pondasi keimanan seorang muslim.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Syahadatain | Dua kalimat persaksian dalam Islam |
| Tauhid | Mengesakan Allah, meyakini hanya ada satu Tuhan |
| Risalah | Ajaran atau misi kenabian yang dibawa oleh rasul |
| Rasul | Utusan Allah yang membawa ajaran dan syariat |
| Kesyirikan | Perbuatan menyekutukan Allah dengan sesuatu yang lain |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Syahadatain" mata pelajaran Fikih Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Syahadatain yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Fikih Kelas I Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Rukun IslamModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Hikmah BersuciBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAdab Buang HajatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIstinjaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisShalat Fardhu (Pengenalan)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Fikih lain yang sudah tersedia
Rukun islam, Syahadat,Fikih Kelas I MITata Cara WuduFikih Kelas II MIAmalan Bulan RamadhanFikih Kelas III MIBersuci dari HaidFikih Kelas V MILihat semua Modul Ajar Fikih Kelas I →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Fikih kelas 1 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Syahadatain pada Fikih MI, Fase A, elemen Rukun Islam.
Modul Syahadatain ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Fikih kelas I MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Fikih materi Syahadatain ini gratis?
Ya. Modul Syahadatain untuk kelas I MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Syahadatain ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Fikih kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fikih kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Syahadatain ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Syahadatain dapat Anda sesuaikan dengan murid Fikih kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Fikih kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Syahadatain ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025, pada Fase A untuk kelas I MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Syahadatain tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Syahadatain untuk Fikih kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Syahadatain ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Fikih kelas I MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Syahadatain beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Fikih kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Fikih ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Syahadatain yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.