Modul Ajar & RPP Fikih Kelas VI
Binatang yang Halal dan Haram
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Fikih |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Binatang yang Halal dan Haram |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep halal dan haram secara umum dalam ajaran Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025 |
| Elemen / Domain | Fikih |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi jenis-jenis binatang halal dan haram, menjelaskan dasar hukumnya, serta menerapkan prinsip konsumsi yang sesuai syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak jenis binatang yang hidup di sekitar kita, sebagian boleh dimakan dan sebagian tidak. |
| Konseptual | Binatang halal adalah yang diizinkan syariat untuk dikonsumsi, sedangkan binatang haram adalah yang dilarang karena alasan tertentu. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar cara mengidentifikasi binatang halal dan haram berdasarkan ciri-ciri dan dalilnya. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memilih makanan yang halal sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan menjaga kesehatan diri. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Meyakini dan mengamalkan perintah Allah SWT untuk mengonsumsi makanan yang halal sebagai wujud ketaatan kepada-Nya dan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Menggali informasi dan berdiskusi secara kritis untuk memahami dalil-dalil syar'i tentang binatang halal dan haram. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menjaga kebersihan lingkungan sekitar hewan peliharaan dan memastikan proses penyembelihan dilakukan dengan cara yang baik dan tidak menyakiti hewan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menghargai pilihan makanan teman yang berbeda keyakinan dan memilih makanan halal demi kesehatan diri serta kebaikan sesama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menerapkan prinsip konsumsi halal dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari identitas kebangsaan yang religius dan bertanggung jawab. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis binatang yang halal dikonsumsi berdasarkan dalil syar'i dengan tepat.
- Dengan membaca bahan ajar, peserta didik dapat menjelaskan dasar hukum kehalalan binatang buruan dan binatang sembelihan dengan benar.
- Dengan praktik simulasi, peserta didik dapat mendemonstrasikan cara menyembelih hewan kurban atau akikah sesuai syariat Islam secara runtut.
- Melalui proyek poster, peserta didik dapat mengomunikasikan daftar binatang halal dan haram beserta alasannya kepada masyarakat luas dengan jelas.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menerapkan ketentuan binatang halal dan haram bukan hanya tentang makanan, tetapi juga tentang ketaatan kepada ajaran agama, menjaga kesehatan, dan membentuk karakter Muslim yang bertanggung jawab.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa Allah SWT menetapkan ada binatang yang boleh kita makan dan ada yang tidak?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: Klasifikasi hewan berdasarkan habitat dan karakteristik fisik yang berkaitan dengan kehalalan atau keharaman. Bahasa Indonesia: Keterampilan menyusun teks deskripsi tentang ciri-ciri binatang halal/haram dan menyajikan informasi dalam bentuk poster. Pendidikan Pancasila: Membangun sikap toleransi dan menghargai perbedaan keyakinan dalam memilih makanan, serta pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi dengan anak tentang jenis makanan halal yang sering dikonsumsi di rumah dan asal-usulnya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke bahan ajar cetak dan, jika memungkinkan, perangkat digital. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek tentang tata cara penyembelihan yang benar dari kanal edukasi Islam terpercaya sebagai stimulus awal dan referensi. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi minimal tiga jenis binatang yang halal dikonsumsi berdasarkan dalil syar'i dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan praktik simulasi, peserta didik dapat mendemonstrasikan cara menyembelih hewan kurban atau akikah sesuai syariat Islam secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi status halal atau haram binatang berdasarkan ciri-ciri dan dalil syar'i.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Dalam Islam, memilih makanan yang halal adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Tidak hanya soal bersih dan sehat, tetapi juga tentang ketaatan kepada perintah Allah SWT.
Alat & bahan: Gambar binatang, alat tulis, bahan ajar
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
1 2 3 4 5 6 Mendatar 4. Aturan atau hukum-hukum agama Islam. 5. Penyembelihan hewan sebagai ungkapan syukur atas kelahiran anak. 6. Dilarang atau tidak diperbolehkan menurut syariat Islam. Menurun 1. Baik, bersih, dan tidak menjijikkan. 2. Diizinkan atau diperbolehkan menurut syariat Islam. 3. Penyembelihan hewan sebagai bentuk ibadah pada Hari Raya Idul Adha. Gambar 1. Teka-teki silang - Perhatikan yang berisi beberapa jenis binatang.
- Diskusikan dengan kelompokmu, apakah binatang tersebut halal atau haram untuk dikonsumsi.
- Tuliskan nama binatang, status hukumnya (halal/haram), dan alasan singkatnya pada tabel yang tersedia.
- Cari dalil (ayat Al-Qur'an atau Hadis) yang mendukung alasan kelompokmu dan tuliskan di kolom dalil.
- Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan tiga jenis binatang yang sering kamu makan di rumah!
- Menurutmu, apa bedanya binatang halal dan haram?
- Pernahkah kamu mendengar tentang tata cara penyembelihan hewan? Apa yang kamu ketahui?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek poster tentang binatang halal dan haram, serta ujian tulis untuk menguji pemahaman konsep dan dalil.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi jenis-jenis binatang halal dan haram berdasarkan dalil syar'i. | Pengertian dan jenis binatang halal, pengertian dan jenis binatang haram, dalil-dalil terkait dari Al-Qur'an dan Hadis. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan dasar hukum dan tata cara penyembelihan hewan sesuai syariat Islam. | Syarat penyembelihan hewan, rukun penyembelihan, sunah penyembelihan, serta hikmah di balik tata cara penyembelihan yang benar. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kewargaan |
| 3 | Menentukan status hukum binatang yang diragukan kehalalannya sesuai prinsip fikih. | Prinsip-prinsip fikih dalam menentukan hukum binatang yang tidak disebutkan secara eksplisit, serta contoh kasusnya. | 2 JP | penalaran kritis, keimanan dan ketakwaan |
Dalam Islam, memilih makanan yang halal adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Tidak hanya soal bersih dan sehat, tetapi juga tentang ketaatan kepada perintah Allah SWT. Modul ini akan membimbingmu mengenal lebih jauh tentang binatang yang halal dan haram untuk dikonsumsi, serta bagaimana cara memastikan kehalalannya sesuai ajaran agama.
1. Pengertian Binatang Halal dan Haram
Binatang halal adalah semua jenis binatang yang diizinkan oleh syariat Islam untuk dikonsumsi. Sebaliknya, binatang haram adalah binatang yang dilarang untuk dimakan karena ada ketentuan dari Allah SWT. Penentuan halal dan haram ini bukan tanpa alasan, melainkan demi kebaikan dan kemaslahatan manusia, baik untuk kesehatan fisik maupun spiritual. Contoh binatang halal adalah sapi, kambing, ayam, dan ikan, sedangkan babi, anjing, dan binatang buas bertaring adalah haram.
2. Ciri-ciri Binatang Halal
Secara umum, binatang yang halal memiliki beberapa ciri. Pertama, bukan termasuk binatang yang diharamkan secara tegas oleh Al-Qur'an dan Hadis. Kedua, binatang laut atau air seluruhnya halal, kecuali yang beracun. Ketiga, binatang darat yang baik (thayyibat) dan tidak menjijikkan, serta tidak bertaring atau berkuku tajam untuk memangsa. Keempat, binatang yang disembelih dengan cara syar'i. Contohnya unggas seperti ayam dan bebek, serta hewan ternak seperti sapi dan domba.
3. Ciri-ciri Binatang Haram
Binatang haram memiliki ciri-ciri yang jelas. Pertama, binatang yang disebutkan secara eksplisit haram dalam Al-Qur'an dan Hadis, seperti babi dan anjing. Kedua, binatang yang hidup di dua alam (amfibi) seperti katak. Ketiga, binatang buas yang bertaring kuat untuk memangsa, seperti harimau dan serigala. Keempat, burung yang berkuku tajam untuk memangsa, seperti elang. Kelima, binatang yang menjijikkan (khabaits) menurut pandangan umum, seperti tikus dan ular. Keenam, bangkai kecuali ikan dan belalang.
4. Syarat dan Rukun Penyembelihan
Agar daging binatang halal menjadi halal untuk dimakan, ia harus disembelih sesuai syariat Islam. Syarat penyembelih adalah seorang Muslim atau Ahli Kitab, balig, dan berakal. Alat penyembelih harus tajam. Rukun penyembelihan meliputi niat karena Allah, menyebut nama Allah (membaca basmalah), memutus tiga saluran (saluran pernapasan, saluran makanan, dan dua urat nadi leher), dan dilakukan dalam satu kali gerakan tanpa mengangkat pisau. Penyembelihan harus dilakukan dengan ihsan (berbuat baik) kepada hewan.
Rangkuman: Memilih binatang yang halal adalah bagian penting dari ibadah seorang Muslim. Binatang halal adalah yang diizinkan syariat, dengan ciri-ciri tertentu seperti tidak bertaring dan disembelih secara syar'i. Sebaliknya, binatang haram adalah yang dilarang, seperti babi, anjing, dan binatang buas. Memahami dasar hukum dan tata cara penyembelihan yang benar memastikan konsumsi yang sesuai dengan ajaran Islam, menjaga kesehatan, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Halal | Diizinkan atau diperbolehkan menurut syariat Islam. |
| Haram | Dilarang atau tidak diperbolehkan menurut syariat Islam. |
| Syariat | Aturan atau hukum-hukum agama Islam. |
| Thayyibat | Baik, bersih, dan tidak menjijikkan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Binatang yang Halal dan Haram" mata pelajaran Fikih Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Binatang yang Halal dan Haram yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Fikih Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Makanan dan Minuman Halal-HaramModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Materi Fikih di kelas lain
Bersuci dari HaidFikih Kelas V MIPuasa RamadanFikih Kelas V MIQurbanFikih Kelas V MIZakat Fitrah dan InfakFikih Kelas V MILihat semua Modul Ajar Fikih Kelas VI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Fikih kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Binatang yang Halal dan Haram pada Fikih MI, Fase C, elemen Fikih.
Modul Binatang yang Halal dan Haram ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Fikih kelas VI MI di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Fikih materi Binatang yang Halal dan Haram ini gratis?
Ya. Modul Binatang yang Halal dan Haram untuk kelas VI MI dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Binatang yang Halal dan Haram ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Fikih kelas VI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fikih kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Binatang yang Halal dan Haram ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Binatang yang Halal dan Haram dapat Anda sesuaikan dengan murid Fikih kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Fikih kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Binatang yang Halal dan Haram ini mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025, pada Fase C untuk kelas VI MI. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Binatang yang Halal dan Haram tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Binatang yang Halal dan Haram untuk Fikih kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Binatang yang Halal dan Haram ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Fikih kelas VI MI berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Binatang yang Halal dan Haram beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Fikih kelas VI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Fikih ini cocok untuk MI negeri, swasta, maupun SD?
Ya. Kop, logo, dan nama MI Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SD, pilih jenjang SD saat mengisi borang: materi Binatang yang Halal dan Haram yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.