MTsKelas IXFase D

Modul Ajar & RPP Bahasa Jawa Kelas IX
Teks Naratif Legenda

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Teks naratif legenda adalah cerita rakyat yang mengisahkan asal-usul suatu hal dengan tokoh sakti, berlatar masa lampau, dan mengandung nilai moral serta kearifan lokal. Strukturnya meliputi orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Mempelajari legenda membantu kita memahami kekayaan budaya dan etika masyarakat Indonesia, serta mengambil pelajaran berharga dari setiap cerita.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM BERBASIS CINTA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Teks Naratif Legenda
Bahasa Jawa · Kelas IX · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Teks Naratif Legenda
Bahasa Jawa · Fase D · Kelas IX · Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: SK Dirjen Pendis 9941/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Jawa
Fase / KelasD / IX
Materi PokokTeks Naratif Legenda
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis cerita rakyat dan mampu mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik sederhana dalam sebuah cerita.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  2. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainMembaca dan Memirsa
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis informasi, ide, dan argumen dari berbagai teks (termasuk teks naratif legenda) serta menyimpulkan makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dengan kritis dan kreatif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualLegenda Rawa Pening dan Tangkuban Perahu adalah contoh nyata teks naratif legenda yang populer di Indonesia.
KonseptualTeks naratif legenda adalah cerita rakyat yang mengisahkan asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadian dengan tokoh utama yang seringkali memiliki kekuatan supranatural.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengidentifikasi struktur, ciri kebahasaan, dan nilai-nilai moral dalam teks naratif legenda serta menyajikannya kembali secara lisan maupun tulis.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami konteks budaya dan sejarah di balik sebuah legenda untuk mengapresiasi kearifan lokal.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMendalami legenda yang sarat nilai kebaikan dan keadilan, serta mengaitkannya dengan ajaran agama untuk menumbuhkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
2. Cinta IlmuMengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam mengidentifikasi struktur, ciri, dan nilai-nilai legenda, serta mencari informasi dari berbagai sumber untuk memperkaya pemahaman.
3. Cinta LingkunganMengenali dan menghargai legenda sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal yang perlu dilestarikan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan yang menjadi latar cerita legenda.
4. Cinta Diri dan SesamaMemahami pesan moral tentang pentingnya berbakti kepada orang tua, menghargai sesama, dan menghindari sifat-sifat buruk yang dicontohkan dalam legenda, untuk membentuk karakter diri yang lebih baik.
5. Cinta Tanah AirMencintai dan bangga terhadap keanekaragaman cerita rakyat Indonesia, serta berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian budaya lokal melalui apresiasi dan penyebarluasan legenda.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kegiatan membaca dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri teks naratif legenda dengan tepat.
  2. Setelah menganalisis contoh teks legenda, peserta didik mampu menelaah struktur teks naratif legenda (orientasi, komplikasi, resolusi, koda) dengan runtut.
  3. Dengan memanfaatkan media digital, peserta didik dapat menemukan nilai-nilai moral dan kearifan lokal yang terkandung dalam teks naratif legenda secara kritis.
  4. Melalui kegiatan menulis kreatif, peserta didik mampu menyajikan ringkasan teks naratif legenda menggunakan bahasa sendiri secara jelas.
  5. Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat membandingkan dua teks naratif legenda berdasarkan unsur intrinsiknya dengan percaya diri.
Halaman 2 · Teks Naratif Legenda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami teks naratif legenda tidak hanya sekadar membaca cerita, tetapi juga menggali kearifan lokal, nilai-nilai budaya, dan pesan moral yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa banyak tempat di sekitar kita memiliki cerita asal-usul yang unik dan menarik?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Sosial (IPS): Mempelajari latar belakang sejarah dan geografis suatu legenda serta kaitannya dengan kebudayaan masyarakat setempat.
Pendidikan Pancasila: Mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai moral serta kearifan lokal dalam legenda yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila.
Seni Budaya: Mengeksplorasi bentuk-bentuk ekspresi seni (misalnya drama, tari, musik) yang terinspirasi dari cerita legenda.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berbagi cerita legenda daerah asal mereka, menjadi narasumber, atau mendampingi peserta didik mencari legenda lokal.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan posisi duduk berkelompok untuk diskusi, dilengkapi pojok baca berisi buku-buku legenda, dan akses internet yang aman untuk riset.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video animasi legenda, infografis tentang kearifan lokal, dan platform kolaborasi daring untuk membuat peta pikiran atau ringkasan cerita.
Halaman 3 · Teks Naratif Legenda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui kegiatan membaca dan diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri teks naratif legenda dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan gambar peta Indonesia yang menunjukkan beberapa lokasi legenda terkenal (misalnya Danau Toba, Gunung Tangkuban Perahu) dan bertanya apakah peserta didik mengetahui cerita di balik lokasi tersebut, mengaitkan dengan pengalaman pribadi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri dan struktur teks legenda, serta pertanyaan pemantik: 'Apa yang membuat sebuah cerita disebut legenda?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah video singkat berisi cuplikan legenda populer (misalnya Rawa Pening) dan meminta peserta didik mencermati alur ceritanya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD yang berisi teks naratif legenda pendek (misalnya 'Asal Mula Danau Toba').
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok membaca teks legenda pada LKPD dan berdiskusi untuk mengidentifikasi ciri-ciri umum legenda (misalnya cerita asal-usul, tokoh sakti, peristiwa luar biasa) serta unsur-unsur intrinsiknya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi ciri-ciri legenda dan unsur intrinsik dalam lembar kerja mereka.
  2. Peserta didik secara individu memilih satu tokoh dalam legenda yang dibaca dan menuliskan satu kalimat sifat tokoh tersebut disertai alasannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang ciri-ciri legenda dan unsur intrinsik di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, mengoreksi jika ada miskonsepsi.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang ciri-ciri dan struktur teks naratif legenda dengan menyoroti poin-poin penting yang telah dibahas.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan ciri-ciri dan struktur teks naratif legenda yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan menumbuhkan suasana menggembirakan dengan pujian serta mengingatkan pentingnya melestarikan cerita rakyat.
  3. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya tentang nilai-nilai legenda dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Teks Naratif Legenda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 80 menit · awal 15 · inti 50 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan memanfaatkan media digital, peserta didik dapat menemukan nilai-nilai moral dan kearifan lokal yang terkandung dalam teks naratif legenda secara kritis.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang ciri dan struktur legenda, lalu bertanya: 'Menurut kalian, apa manfaat mempelajari legenda bagi kehidupan kita saat ini?' mengaitkan dengan nilai-nilai kehidupan.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menemukan nilai-nilai moral dan kearifan lokal dalam legenda serta menyajikan ringkasan cerita, agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah infografis tentang berbagai kearifan lokal di Indonesia dan bertanya bagaimana kearifan tersebut bisa diwariskan dari generasi ke generasi.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan teks naratif legenda yang berbeda dari pertemuan sebelumnya (misalnya 'Malin Kundang') kepada setiap kelompok.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok membaca teks legenda 'Malin Kundang' dan berdiskusi untuk mengidentifikasi nilai-nilai moral dan kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat peta pikiran (mind map) yang berisi nilai-nilai moral dan kearifan lokal dari legenda 'Malin Kundang' yang telah mereka temukan.
  2. Peserta didik secara individu menuliskan ringkasan singkat legenda 'Malin Kundang' dengan bahasa sendiri, fokus pada pesan moral yang ingin disampaikan.
  3. Peserta didik secara berpasangan membandingkan nilai-nilai moral yang ditemukan dalam legenda 'Malin Kundang' dengan legenda 'Asal Mula Danau Toba' dari pertemuan sebelumnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Perwakilan kelompok mempresentasikan peta pikiran mereka tentang nilai-nilai moral dan ringkasan cerita yang telah dibuat.
  2. Guru dan peserta didik lain memberikan tanggapan dan masukan terhadap presentasi, lalu guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya nilai-nilai dalam legenda.
  3. Guru memberikan penguatan tentang relevansi nilai-nilai legenda dalam kehidupan modern dan mendorong peserta didik untuk terus menggali kekayaan budaya lokal.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan nilai-nilai moral dan kearifan lokal yang dapat dipetik dari teks naratif legenda.
  2. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar peserta didik dan menciptakan suasana menggembirakan dengan memberikan tantangan kecil untuk mencari legenda lain di daerah masing-masing.
  3. Guru menyampaikan pesan moral singkat tentang pentingnya menghargai budaya dan menutup pembelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Teks Naratif Legenda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMenjelajahi Dunia LegendaNama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri, struktur, dan nilai-nilai dalam teks naratif legenda.

Alat & bahan: Teks naratif legenda 'Asal Mula Danau Toba', alat tulis, kertas HVS

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 tentang lokasi Danau Toba di peta Indonesia, kemudian bacalah teks legenda 'Asal Mula Danau Toba' dengan saksama.
    IndonesiaDanau TobaGunung TangkubanPerahuRawa Pening
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Diskusikan dalam kelompok untuk mengidentifikasi ciri-ciri teks legenda yang terdapat dalam cerita tersebut dan catatlah pada tabel yang disediakan.
  3. Identifikasikan unsur-unsur intrinsik (tokoh, latar, alur, amanat) dari legenda 'Asal Mula Danau Toba' dan tuliskan pada kolom yang sesuai.
  4. Temukan setidaknya 3 nilai-nilai moral atau kearifan lokal yang dapat dipetik dari cerita tersebut.
  5. Buatlah ringkasan singkat legenda 'Asal Mula Danau Toba' menggunakan bahasa sendiri, fokus pada pesan moral yang ingin disampaikan.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Teks Naratif Legenda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kalian pernah mendengar cerita rakyat tentang asal-usul suatu tempat?
  2. Sebutkan satu contoh cerita rakyat yang kalian ketahui!
  3. Menurut kalian, apa perbedaan antara dongeng dan legenda?
  4. Apa yang membuat sebuah cerita menjadi menarik untuk didengar atau dibaca?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan hasil identifikasi ciri serta unsur intrinsik legenda pada LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian esai tentang analisis nilai-nilai moral dalam legenda dan kemampuan menyajikan ringkasan legenda secara kreatif.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Teks Naratif Legenda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Berbasis Cinta
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri teks naratif legenda dengan tepat.Ciri-ciri dan unsur intrinsik teks naratif legenda.2 JPpenalaran kritis
2Menelaah struktur teks naratif legenda (orientasi, komplikasi, resolusi, koda) dengan runtut.Struktur teks naratif legenda.2 JPpenalaran kritis
3Menemukan nilai-nilai moral dan kearifan lokal dalam teks naratif legenda secara kritis.Nilai-nilai moral dan kearifan lokal dalam legenda.2 JPkeimanan dan ketakwaan
4Menyajikan ringkasan teks naratif legenda menggunakan bahasa sendiri secara jelas.Ringkasan teks naratif legenda.2 JPkreativitas
Halaman 8 · Teks Naratif Legenda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Teks naratif legenda merupakan salah satu warisan budaya tak benda yang kaya akan nilai dan kearifan lokal. Cerita-cerita ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengandung pesan moral yang mendalam dan menjelaskan asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadian. Mari kita selami lebih dalam dunia legenda untuk memahami kekayaan budaya Indonesia.

1. Pengertian dan Ciri-ciri Teks Naratif Legenda
Legenda adalah cerita rakyat yang mengisahkan asal-usul suatu tempat, benda, atau kejadian yang dianggap benar-benar terjadi oleh masyarakat setempat, meskipun kebenarannya tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Ciri-ciri legenda antara lain: bersifat semi-historis (terkait dengan sejarah meskipun tidak sepenuhnya faktual), menggunakan latar waktu lampau, tokoh utamanya seringkali memiliki kesaktian atau kekuatan supranatural, dan mengandung pesan moral atau kearifan lokal. Contohnya adalah legenda 'Rawa Pening' yang mengisahkan asal-usul danau di Jawa Tengah.

2. Struktur Teks Naratif Legenda
Teks naratif legenda umumnya memiliki struktur yang terdiri dari beberapa bagian. Pertama, Orientasi, yaitu pengenalan tokoh, latar waktu, dan latar tempat. Kedua, Komplikasi, yaitu munculnya masalah atau konflik yang dialami tokoh. Ketiga, Resolusi, yaitu penyelesaian masalah atau konflik yang terjadi. Keempat, Koda, yaitu bagian penutup yang berisi pesan moral atau amanat dari cerita. Memahami struktur ini membantu kita menganalisis alur cerita dengan lebih baik. Misalnya, dalam legenda 'Malin Kundang', orientasi dimulai dengan perkenalan Malin dan ibunya.

3. Unsur Intrinsik dalam Legenda
Seperti cerita fiksi lainnya, legenda juga memiliki unsur intrinsik yang membangun cerita. Unsur-unsur tersebut meliputi: Tokoh (pelaku dalam cerita), Latar (tempat, waktu, dan suasana kejadian), Alur (rangkaian peristiwa yang membentuk cerita), Tema (gagasan pokok cerita), Sudut Pandang (posisi pencerita), dan Amanat (pesan moral yang ingin disampaikan penulis). Dalam legenda 'Tangkuban Perahu', tokoh utamanya adalah Sangkuriang dan Dayang Sumbi, dengan latar tempat di Jawa Barat.

4. Nilai-nilai Moral dan Kearifan Lokal
Legenda seringkali menjadi media untuk menyampaikan nilai-nilai moral dan kearifan lokal yang dipegang teguh oleh masyarakat. Nilai moral bisa berupa kejujuran, kesetiakawanan, kerendahan hati, atau akibat buruk dari keserakahan. Kearifan lokal adalah pandangan hidup dan pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka. Menggali nilai-nilai ini membantu kita memahami budaya dan etika masyarakat setempat, seperti nilai gotong royong dalam legenda 'Danau Toba'.

Rangkuman: Teks naratif legenda adalah cerita rakyat yang mengisahkan asal-usul suatu hal dengan tokoh sakti, berlatar masa lampau, dan mengandung nilai moral serta kearifan lokal. Strukturnya meliputi orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Mempelajari legenda membantu kita memahami kekayaan budaya dan etika masyarakat Indonesia, serta mengambil pelajaran berharga dari setiap cerita.

Halaman 9 · Teks Naratif Legenda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
LegendaCerita rakyat tentang asal-usul yang dianggap benar terjadi.
Semi-historisBersifat sebagian sejarah, tidak sepenuhnya faktual.
Kearifan lokalPandangan hidup dan pengetahuan yang dipegang masyarakat setempat.
Unsur intrinsikUnsur pembangun cerita dari dalam (tokoh, latar, alur, dll.).
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Teks Naratif Legenda — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Jawa · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Teks Naratif Legenda" mata pelajaran Bahasa Jawa Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Madrasah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025

Halaman 11 · Teks Naratif Legenda — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Teks Naratif Legenda ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXPeta Konsep
Teks Naratif LegendaPengertian dan Ciri-ciri Teks Naratif LegendaStruktur Teks Naratif LegendaUnsur Intrinsik dalam LegendaNilai-nilai Moral dan Kearifan Lokal
Dari sub-bab Teks Naratif LegendaHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Jawa · Kelas IXProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanPenalaran kritisKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Jawa kelas 9 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Teks Naratif Legenda pada Bahasa Jawa MTs, Fase D, elemen Membaca dan Memirsa.

Modul Teks Naratif Legenda ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Teks Naratif Legenda untuk Bahasa Jawa kelas IX.

Apakah modul ajar Bahasa Jawa materi Teks Naratif Legenda ini gratis?

Ya. Modul Teks Naratif Legenda untuk kelas IX MTs dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Teks Naratif Legenda ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Jawa kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Jawa kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Teks Naratif Legenda ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Teks Naratif Legenda dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Jawa kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Jawa kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Teks Naratif Legenda ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas IX MTs. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Teks Naratif Legenda tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Teks Naratif Legenda untuk Bahasa Jawa kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Teks Naratif Legenda ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Jawa kelas IX MTs berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Teks Naratif Legenda beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Jawa kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Bahasa Jawa ini cocok untuk MTs negeri, swasta, maupun SMP?

Ya. Kop, logo, dan nama MTs Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMP, pilih jenjang SMP saat mengisi borang: materi Teks Naratif Legenda yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Bahasa Jawa MTsSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.