Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VIII
Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw)
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Warga Belajar:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Warga belajar telah memiliki pengetahuan dasar tentang rukun iman, khususnya iman kepada Rasulullah Saw., serta mengenal beberapa kisah Nabi Muhammad Saw. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
Warga belajar menunjukkan sikap hormat dan teladan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk cinta kepada Nabi Muhammad Saw. - kewargaan — elemen: kesadaran berbangsa dan bernegara
Warga belajar mengaplikasikan nilai-nilai kepemimpinan dan kasih sayang Nabi Muhammad Saw. dalam berinteraksi sosial di lingkungan sekitar. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Warga belajar mampu bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun proyek dakwah sederhana yang terinspirasi dari akhlak Nabi Muhammad Saw.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Akidah |
| Rumusan CP Fase | Warga belajar memahami dasar-dasar keimanan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, serta mampu mengimplementasikan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Cinta Rasulullah Saw. diwujudkan melalui pengamalan sunah-sunah beliau dalam kehidupan sehari-hari, seperti menjaga kebersihan dan berkata jujur. |
| Konseptual | Cinta Rasulullah Saw. adalah bentuk pengagungan terhadap beliau sebagai utusan Allah Swt. dan teladan sempurna bagi umat manusia, yang diikat oleh syahadat dan ketaatan. |
| Prosedural | Warga belajar akan mempelajari cara meneladani akhlak Nabi Muhammad Saw. dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari ibadah hingga muamalah. |
| Metakognitif | Warga belajar menyadari pentingnya meneladani Nabi Muhammad Saw. sebagai jalan meraih kebahagiaan dunia dan akhirat, serta dampak positifnya bagi diri dan masyarakat. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mengikuti sunah Nabi Muhammad Saw. sebagai wujud ketaatan kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya, serta menjaga akidah yang benar. |
| 2. Cinta Ilmu | Mempelajari kisah-kisah Nabi Muhammad Saw. dan hadis-hadis beliau untuk menambah ilmu pengetahuan agama dan hikmah. |
| 3. Cinta Lingkungan | Meneladani kasih sayang Nabi Muhammad Saw. kepada seluruh makhluk, termasuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengamalkan akhlak mulia Nabi Muhammad Saw. dalam berinteraksi dengan diri sendiri dan sesama manusia, seperti jujur dan peduli. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mencintai tanah air dengan menerapkan nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan keadilan yang dicontohkan Nabi Muhammad Saw. dalam bernegara. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok tentang kisah-kisah Nabi Muhammad Saw., warga belajar dapat menjelaskan makna cinta Rasul dengan tepat.
- Dengan menganalisis berbagai contoh perilaku Nabi Muhammad Saw. dari bahan ajar, warga belajar dapat mengidentifikasi minimal tiga bentuk pengamalan cinta Rasul dalam kehidupan sehari-hari secara benar.
- Setelah mengamati video tentang akhlak Nabi Muhammad Saw., warga belajar dapat merumuskan nilai-nilai keteladanan beliau yang relevan dengan konteks pedesaan dengan cermat.
- Melalui proyek sederhana pembuatan poster dakwah, warga belajar dapat mengaplikasikan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad Saw. dalam pesan-pesan positif untuk komunitas dengan kreatif.
- Dengan presentasi hasil proyek, warga belajar dapat menunjukkan komitmen untuk meneladani Nabi Muhammad Saw. dalam interaksi sosial dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Cinta kepada Nabi Muhammad Saw. bukan hanya perasaan, melainkan juga tindakan nyata meneladani akhlak dan ajaran beliau dalam setiap aspek kehidupan, yang akan membawa kebaikan bagi diri sendiri dan lingkungan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menunjukkan rasa cinta kepada seseorang yang sangat kita kagumi, terutama jika orang tersebut adalah teladan terbaik bagi seluruh umat manusia?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan menulis pesan dakwah yang efektif dan komunikatif pada poster. Seni Budaya: Pemanfaatan elemen desain grafis dan estetika dalam pembuatan poster dakwah. Pendidikan Pancasila: Penerapan nilai-nilai kebersamaan, musyawarah, dan gotong royong dalam kerja kelompok. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dan tokoh masyarakat dapat dilibatkan untuk memberikan contoh nyata pengamalan akhlak Nabi Muhammad Saw. dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pedesaan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan belajar diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan pengerjaan proyek, dengan akses ke bahan bacaan dan alat tulis, serta memanfaatkan sudut-sudut ruangan untuk memajang hasil karya. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan gawai dapat digunakan untuk mencari contoh-contoh poster dakwah inspiratif atau video kisah teladan Nabi Muhammad Saw. dari sumber terpercaya (misalnya YouTube) sebagai referensi proyek. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok tentang kisah-kisah Nabi Muhammad Saw., warga belajar dapat menjelaskan makna cinta Rasul dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Nabi: Tutor menyebutkan satu sifat Nabi Muhammad Saw., lalu warga belajar menebak contoh perilakunya yang sesuai dalam 10 detik.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melalui proyek sederhana pembuatan poster dakwah, warga belajar dapat mengaplikasikan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad Saw. dalam pesan-pesan positif untuk komunitas dengan kreatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kebaikan: Warga belajar menyebutkan satu kebaikan yang bisa dilakukan hari ini, lalu warga belajar berikutnya melanjutkan dengan kebaikan lain yang berkaitan.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Tutor |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Warga belajar dapat mengidentifikasi nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad Saw. dari kisah-kisah beliau dan merumuskan penerapannya dalam kehidupan.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Cinta Rasulullah Saw. adalah fondasi penting dalam ajaran Islam.
Alat & bahan: Bahan ajar, alat tulis, kertas HVS atau karton
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini yang menunjukkan berbagai aktivitas di pedesaan, lalu diskusikan masalah atau tantangan apa yang mungkin terjadi di sana.
- Baca dengan saksama kisah-kisah Nabi Muhammad Saw. tentang akhlak mulia yang ada di bahan ajar Anda (misalnya kisah kejujuran, kasih sayang, atau kepedulian sosial).
- Identifikasi nilai-nilai keteladanan yang terkandung dalam setiap kisah Nabi Muhammad Saw. dan catat pada kolom 'Nilai Keteladanan'.
- Diskusikan bagaimana nilai-nilai keteladanan tersebut dapat diterapkan untuk mengatasi masalah atau tantangan yang Anda amati di lingkungan pedesaan, lalu catat pada kolom 'Penerapan di Pedesaan'.
- Siapkan rancangan poster dakwah sederhana yang berisi pesan moral dari nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad Saw. untuk komunitas Anda.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa tokoh yang paling Anda kagumi dan mengapa?
- Menurut Anda, apa arti 'teladan'?
- Sebutkan satu sifat baik Nabi Muhammad Saw. yang Anda ketahui.
- Bagaimana cara kita menunjukkan rasa hormat kepada orang yang lebih tua?
Formatif (proses): Tutor melakukan observasi selama diskusi kelompok dan pengerjaan proyek, mencatat partisipasi dan kemampuan warga belajar dalam mengidentifikasi serta mengaplikasikan nilai-nilai.
Sumatif (akhir): Warga belajar dinilai berdasarkan kualitas poster dakwah yang dibuat dan presentasi tentang pesan serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan makna cinta Rasul dengan tepat. | Makna dan dimensi cinta Rasulullah Saw. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Mengidentifikasi bentuk pengamalan cinta Rasul dalam kehidupan sehari-hari secara benar. | Bentuk-bentuk pengamalan sunah Nabi Muhammad Saw. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Merumuskan nilai-nilai keteladanan beliau yang relevan dengan konteks pedesaan dengan cermat. | Nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad Saw. dan relevansinya. | 2 JP | kewargaan |
| 4 | Mengaplikasikan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad Saw. dalam pesan-pesan positif untuk komunitas dengan kreatif. | Proyek poster dakwah tentang keteladanan Nabi Muhammad Saw. | 2 JP | kolaborasi |
Cinta Rasulullah Saw. adalah fondasi penting dalam ajaran Islam. Ia bukan sekadar perasaan, tetapi sebuah komitmen untuk meneladani akhlak dan ajaran beliau dalam setiap aspek kehidupan. Modul ini akan membimbing Anda memahami makna cinta Rasul dan bagaimana mengimplementasikannya, terutama dalam konteks kehidupan bermasyarakat di pedesaan.
1. Makna Cinta Rasulullah Saw.
Cinta Rasulullah Saw. (Nabi Muhammad Saw.) adalah bentuk pengagungan, penghormatan, dan ketaatan kepada beliau sebagai utusan Allah Swt. dan teladan terbaik bagi seluruh umat manusia. Cinta ini termanifestasi dalam keyakinan yang kuat akan kenabian beliau, mengikuti sunah-sunah beliau, mencintai apa yang beliau cintai, dan membenci apa yang beliau benci. Ini adalah cinta yang membawa kedamaian hati dan petunjuk hidup. Allah Swt. berfirman dalam QS. Ali Imran: 31, قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ (Qul in kuntum tuhibbūnallāha fattabi'ūnī yuḥbibkumullāhu wa yaghfir lakum zunūbakum, wallāhu ghafūrun raḥīm), yang artinya: Katakanlah (Muhammad), 'Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.' Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
2. Bentuk Pengamalan Cinta Rasul
Pengamalan cinta Rasulullah Saw. dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, meliputi: pertama, menjalankan segala perintahnya dan menjauhi larangannya, baik dalam ibadah maupun muamalah. Kedua, mempelajari dan mengamalkan sunah-sunah beliau, dari cara berpakaian, makan, hingga berinteraksi sosial. Ketiga, memperbanyak selawat dan salam kepada beliau sebagai bentuk penghormatan. Keempat, mencintai keluarga dan sahabat beliau. Kelima, menyebarkan ajaran Islam dengan hikmah dan cara yang baik, sebagaimana yang beliau contohkan. Keenam, membela kehormatan beliau dan ajaran Islam dari fitnah atau pelecehan. Ketujuh, menjadikan beliau sebagai teladan utama dalam setiap aspek kehidupan.
3. Keteladanan Nabi Muhammad Saw. dalam Kejujuran
Nabi Muhammad Saw. dikenal dengan gelar Al-Amin (orang yang terpercaya) bahkan sebelum kenabiannya. Beliau selalu jujur dalam perkataan dan perbuatan. Kejujuran beliau terbukti dalam berdagang, bermuamalah, dan menyampaikan risalah. Contohnya, ketika beliau berdagang, beliau tidak pernah menipu atau mengurangi takaran. Sifat jujur ini sangat penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan pedesaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan kepercayaan. Dengan jujur, kita membangun kepercayaan antarwarga, mempererat tali silaturahmi, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.
4. Keteladanan Nabi Muhammad Saw. dalam Kasih Sayang
Rasulullah Saw. adalah rahmat bagi semesta alam (QS. Al-Anbiya: 107). Kasih sayang beliau tidak hanya kepada sesama manusia, tetapi juga kepada hewan dan tumbuhan. Beliau mengajarkan untuk tidak menyakiti hewan, menyayangi anak yatim, dan berbuat baik kepada tetangga. Di pedesaan, nilai kasih sayang ini sangat relevan untuk menjaga kebersamaan, saling membantu dalam kesulitan, dan menciptakan lingkungan yang peduli. Misalnya, dengan berbagi hasil panen dengan tetangga yang membutuhkan atau merawat hewan ternak dengan baik.
5. Keteladanan Nabi Muhammad Saw. dalam Kepedulian Sosial
Nabi Muhammad Saw. selalu peduli terhadap kondisi umatnya, terutama kaum duafa dan yang membutuhkan. Beliau sering menjenguk orang sakit, membantu fakir miskin, dan menyelesaikan perselisihan dengan adil. Kepedulian sosial ini sangat penting di pedesaan, di mana gotong royong dan tolong-menolong menjadi ciri khas. Dengan meneladani kepedulian beliau, warga belajar dapat aktif dalam kegiatan sosial, membantu sesama, dan menjaga keharmonisan komunitas. Misalnya, ikut serta dalam kerja bakti membersihkan lingkungan atau membantu tetangga yang sedang membangun rumah.
6. Keteladanan Nabi Muhammad Saw. dalam Kepemimpinan
Nabi Muhammad Saw. adalah pemimpin yang adil, bijaksana, dan selalu mengutamakan kepentingan umat. Beliau memimpin dengan teladan, bukan hanya dengan perintah. Dalam setiap keputusan, beliau selalu bermusyawarah dan mendengarkan pendapat. Di lingkungan pedesaan, nilai kepemimpinan ini dapat diterapkan oleh para tokoh masyarakat atau pemuda dalam memimpin organisasi atau kegiatan desa. Dengan meneladani kepemimpinan beliau, kita dapat menciptakan lingkungan yang teratur, adil, dan sejahtera, di mana setiap warga merasa dihargai dan dilibatkan dalam pembangunan.
Rangkuman: Cinta Rasulullah Saw. adalah komitmen untuk meneladani akhlak mulia beliau dalam setiap aspek kehidupan. Ini diwujudkan melalui ketaatan pada perintah Allah Swt. dan sunah Rasul, memperbanyak selawat, serta menyebarkan ajaran Islam dengan hikmah. Keteladanan beliau dalam kejujuran, kasih sayang, kepedulian sosial, dan kepemimpinan sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun masyarakat pedesaan yang harmonis dan sejahtera.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Sunah | Perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad Saw. |
| Al-Amin | Gelar Nabi Muhammad Saw. yang berarti 'orang yang terpercaya'. |
| Muamalah | Hubungan antarmanusia dalam kehidupan sosial, seperti jual beli. |
| Dakwah bil hal | Dakwah melalui perbuatan atau teladan. |
| Hikmah | Kebijaksanaan atau kebijaksanaan dalam bertindak. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw)" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan
Inspirasi Al-Qur’an: Melestarikan Alam, Menjaga KehidupanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeyakini Kitab-Kitab Allah: Menjadi Generasi Pecinta Al-Qur’an yang ToleranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan JujurBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIbadah dengan Disiplin dan Penuh Harap: Salat Gerhana, Istiska, dan JenazahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah AbbasiyahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Inspirasi Al-Qur’an: Indahnya Beragama secara ModeratBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeyakini Nabi dan Rasul Allah: Menjadi Generasi Digital yang BerkarakterBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjadi Generasi Toleran Membangun Harmoni Intern dan Antarumat BeragamaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPribadi Terpercaya dan Terhindar dari Riba dalam Jual Beli dan Utang PiutangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeneladani Kontribusi Ilmuwan Muslim Masa Bani Abbasiyah untuk PeradabanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah AirPendidikan Agama Islam Kelas VIII Paket BHaji dan UmrahPendidikan Agama Islam Kelas VIII Paket BAl-Qur’an dan Sunah sebagai Pedoman HidupPendidikan Agama Islam Kelas VII Paket BBeriman kepada Qada dan QadarPendidikan Agama Islam Kelas IX Paket BLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) pada Pendidikan Agama Islam Paket B, Fase D, elemen Akidah.
Modul Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) untuk Pendidikan Agama Islam kelas VIII.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) ini gratis?
Ya. Modul Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) untuk kelas VIII Paket B dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VIII Paket B. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) untuk Pendidikan Agama Islam kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas VIII Paket B berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk Paket B negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama Paket B Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw) disusun untuk Paket B dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.