Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VIII
Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Warga Belajar:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Warga belajar memiliki pemahaman dasar tentang kewajiban seorang Muslim untuk berbuat baik kepada sesama dan lingkungan sekitar. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
Warga belajar menunjukkan sikap syukur atas nikmat kemerdekaan dan anugerah tanah air melalui tindakan nyata menjaga kebersihan lingkungan sekitar. - kewargaan — elemen: memperoleh dan menyampaikan informasi
Warga belajar mampu mengidentifikasi dan menyampaikan informasi mengenai berbagai bentuk tindakan cinta tanah air di lingkungan pedesaan. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Warga belajar berinteraksi dan bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun rencana aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan desa.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | akhlak pribadi dan akhlak sosial |
| Rumusan CP Fase | Warga belajar mampu menunjukkan perilaku mencintai tanah air sebagai wujud implementasi nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, serta berkontribusi positif dalam menjaga keutuhan bangsa. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Cinta tanah air diwujudkan dalam tindakan nyata seperti menjaga kebersihan fasilitas umum, melestarikan budaya lokal, dan berpartisipasi dalam pembangunan desa. |
| Konseptual | Cinta tanah air adalah bagian dari iman dalam Islam, yang mendorong seorang Muslim untuk memelihara dan membangun negerinya demi kemaslahatan bersama. |
| Prosedural | Warga belajar akan belajar langkah-langkah konkret dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan yang menumbuhkan rasa cinta tanah air di lingkungan tempat tinggal. |
| Metakognitif | Warga belajar menyadari pentingnya mengaitkan ajaran agama dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi warga negara yang bertanggung jawab. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menunjukkan rasa syukur kepada Allah atas nikmat kemerdekaan dan karunia tanah air melalui kepedulian terhadap lingkungan. |
| 2. Cinta Ilmu | Menggunakan pengetahuan agama dan umum untuk mengidentifikasi masalah dan mencari solusi terbaik bagi kemajuan desa. |
| 3. Cinta Lingkungan | Berpartisipasi aktif dalam kegiatan menjaga kebersihan dan kelestarian alam di lingkungan pedesaan sebagai wujud ibadah. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun kerukunan dan gotong royong antarwarga dalam upaya memajukan dan menjaga keharmonisan masyarakat desa. |
| 5. Cinta Tanah Air | Melaksanakan tindakan nyata yang menunjukkan rasa bangga dan tanggung jawab terhadap lingkungan serta budaya lokal desa. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi minimal tiga dalil naqli dan aqli yang berkaitan dengan pentingnya cinta tanah air dalam Islam dengan tepat.
- Dengan mengamati contoh kasus, warga belajar dapat menganalisis minimal tiga bentuk tindakan cinta tanah air yang relevan dengan kondisi pedesaan secara kritis.
- Setelah berdiskusi, warga belajar dapat merumuskan rencana aksi sederhana untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa dengan runtut.
- Melalui praktik langsung, warga belajar dapat menunjukkan partisipasi aktif dalam kegiatan menjaga kebersihan lingkungan desa secara bertanggung jawab.
Pemahaman bermakna: Cinta tanah air bukan sekadar slogan, melainkan manifestasi iman yang terwujud dalam kepedulian dan tindakan nyata untuk memelihara serta membangun lingkungan dan masyarakat sekitar sesuai nilai-nilai Islam.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana ajaran Islam mendorong kita untuk mencintai tanah air dan apa saja tindakan nyata yang bisa kita lakukan di desa kita?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Menganalisis nilai-nilai Pancasila dalam konteks cinta tanah air dan implementasinya di masyarakat. Ilmu Pengetahuan Sosial: Mempelajari potensi sumber daya alam dan masalah lingkungan di wilayah pedesaan serta upaya pelestariannya. Bahasa Indonesia: Berlatih menyusun teks persuasif atau poster ajakan untuk menjaga kebersihan lingkungan desa. |
| Kemitraan Pembelajaran | Warga belajar didorong berkolaborasi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, atau organisasi pemuda setempat dalam merencanakan dan melaksanakan aksi nyata menjaga lingkungan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di ruang kelas yang kondusif untuk diskusi dan di luar kelas untuk observasi lingkungan desa, memastikan keamanan dan kenyamanan warga belajar. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan gawai untuk mencari informasi dalil terkait cinta tanah air dari sumber terpercaya atau melihat contoh kegiatan kebersihan di desa lain melalui video singkat. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, warga belajar dapat mengidentifikasi minimal tiga dalil naqli dan aqli yang berkaitan dengan pentingnya cinta tanah air dalam Islam dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Pahlawan: Tutor menampilkan gambar pahlawan nasional, warga belajar menebak nama pahlawan dan menyebutkan satu jasa beliau, 10-25 kata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah berdiskusi, warga belajar dapat merumuskan rencana aksi sederhana untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa dengan runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Sambung Kata Cinta Tanah Air: Tutor menyebut satu kata terkait cinta tanah air, warga belajar melanjutkan dengan kata lain yang relevan secara bergantian, 10-25 kata.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Tutor |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Warga belajar dapat merumuskan rencana aksi sederhana untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan desa.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Cinta tanah air adalah fitrah manusia dan bagian tak terpisahkan dari ajaran Islam. Sebagai Muslim, kita tidak hanya diwajibkan mencintai Allah dan Rasul-Nya, tetapi juga mencintai negeri tempat kita dilahirkan dan dibesarkan.
Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, alat tulis, bahan ajar, gambar 1
Langkah kerja:
- Amati kondisi lingkungan desa, lalu diskusikan dalam kelompok mengenai masalah kebersihan yang sering Anda temui di lingkungan desa.
- Pilih satu masalah kebersihan paling mendesak yang ingin Anda atasi dan catatlah di kolom 'Masalah Lingkungan'.
- Diskusikan solusi atau tindakan nyata yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut, lalu tuliskan pada kolom 'Solusi/Tindakan'.
- Rencanakan langkah-langkah kegiatan secara detail, termasuk alat dan bahan yang dibutuhkan, serta siapa yang bertanggung jawab untuk setiap langkah, catat pada kolom 'Rencana Kegiatan'.
- Buatlah target waktu pelaksanaan yang realistis untuk rencana aksi Anda dan tuliskan pada kolom 'Target Waktu'.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda pahami tentang cinta tanah air?
- Sebutkan tiga contoh tindakan nyata mencintai tanah air di lingkungan sekitar Anda!
- Menurut Anda, apakah Islam mengajarkan tentang cinta tanah air? Mengapa?
Formatif (proses): Observasi partisipasi warga belajar dalam diskusi kelompok dan penyusunan rencana aksi.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil presentasi rencana aksi dan peta pikiran tentang dalil cinta tanah air.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi dalil cinta tanah air | Dalil naqli dan aqli tentang cinta tanah air | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menganalisis bentuk tindakan cinta tanah air | Bentuk-bentuk tindakan cinta tanah air di pedesaan | 2 JP | kewargaan |
| 3 | Merumuskan rencana aksi menjaga lingkungan | Penyusunan rencana aksi kebersihan lingkungan | 2 JP | kolaborasi |
Cinta tanah air adalah fitrah manusia dan bagian tak terpisahkan dari ajaran Islam. Sebagai Muslim, kita tidak hanya diwajibkan mencintai Allah dan Rasul-Nya, tetapi juga mencintai negeri tempat kita dilahirkan dan dibesarkan. Materi ini akan membimbing Anda memahami dalil-dalilnya dan mewujudkannya dalam tindakan nyata di lingkungan sekitar, khususnya di pedesaan.
1. Cinta Tanah Air dalam Perspektif Islam
Cinta tanah air atau disebut juga hubbul wathan minal iman adalah bagian dari keimanan seorang Muslim. Rasulullah Muhammad ﷺ sendiri menunjukkan rasa cinta yang mendalam terhadap kota Mekah, tempat kelahirannya. Ketika hijrah ke Madinah, beliau menoleh ke arah Mekah seraya berkata, “Demi Allah, engkau adalah bumi Allah yang paling baik dan bumi Allah yang paling aku cintai. Seandainya pendudukmu tidak mengusirku, niscaya aku tidak akan keluar dari padamu.” (HR. Tirmidzi). Ini menunjukkan bahwa mencintai tanah air adalah hal yang wajar dan dianjurkan dalam Islam, selama tidak bertentangan dengan ajaran agama.
2. Dalil Naqli Cinta Tanah Air
Al-Qur'an dan Hadis tidak secara eksplisit menyebut frasa 'cinta tanah air', namun banyak ayat dan hadis yang mendorong kita untuk menjaga lingkungan, berbuat baik kepada sesama, dan membangun peradaban. Misalnya, firman Allah dalam Q.S. Al-Qasas: 77, 'Dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.' Menjaga lingkungan dan tidak berbuat kerusakan adalah bentuk nyata cinta tanah air. Hadis lain menyebutkan, 'Kebersihan adalah sebagian dari iman.' (HR. Muslim). Ini menjadi dasar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai wujud iman dan cinta pada negeri.
3. Dalil Aqli Cinta Tanah Air
Secara akal sehat, mencintai tanah air berarti mensyukuri nikmat kemerdekaan dan anugerah alam yang Allah berikan. Tanah air adalah tempat kita hidup, mencari nafkah, berkeluarga, dan beribadah. Melindungi, memelihara, dan membangunnya adalah bentuk rasa terima kasih kita kepada Allah dan juga kepada para pahlawan yang telah berjuang. Jika kita tidak mencintai tanah air, siapa lagi yang akan menjaganya? Kerusakan lingkungan, kemiskinan, dan konflik sosial adalah masalah yang harus kita atasi bersama sebagai wujud kepedulian terhadap negeri ini. Ini semua adalah dalil akal yang menguatkan pentingnya cinta tanah air.
4. Bentuk Cinta Tanah Air di Lingkungan Pedesaan
Di pedesaan, cinta tanah air dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk nyata. Pertama, menjaga kebersihan lingkungan seperti membersihkan selokan, tidak membuang sampah sembarangan, atau ikut kerja bakti desa. Kedua, melestarikan budaya lokal seperti ikut serta dalam acara adat, mempelajari kesenian tradisional, atau mengembangkan produk UMKM khas desa. Ketiga, berpartisipasi dalam pembangunan desa, misalnya dengan gotong royong membangun fasilitas umum, aktif dalam musyawarah desa, atau menjadi relawan dalam kegiatan sosial. Keempat, menjaga kerukunan antarwarga dan toleransi beragama untuk menciptakan suasana damai dan harmonis.
5. Manfaat Menumbuhkan Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
Menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air memiliki banyak manfaat. Bagi individu, hal ini akan membentuk karakter yang peduli, bertanggung jawab, dan memiliki identitas diri yang kuat. Bagi masyarakat, akan tercipta persatuan dan kesatuan, gotong royong dalam membangun desa, serta lingkungan yang bersih dan nyaman. Secara lebih luas, ini akan memperkuat ketahanan bangsa dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman. Dengan cinta tanah air, kita akan termotivasi untuk berkontribusi positif demi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Rangkuman: Cinta tanah air adalah bagian dari iman dalam Islam, didukung oleh dalil naqli dan aqli. Wujudnya adalah tindakan nyata menjaga kebersihan, melestarikan budaya, dan berpartisipasi dalam pembangunan desa. Nasionalisme yang kuat akan membentuk karakter peduli, mempersatukan masyarakat, serta menjaga keutuhan bangsa demi kemajuan bersama.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Hubbul Wathan Minal Iman | Cinta tanah air adalah bagian dari iman. |
| Dalil Naqli | Dasar hukum yang bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis. |
| Dalil Aqli | Dasar hukum yang bersumber dari akal pikiran atau logika. |
| Gotong Royong | Bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. |
| UMKM | Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan
Inspirasi Al-Qur’an: Melestarikan Alam, Menjaga KehidupanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeyakini Kitab-Kitab Allah: Menjadi Generasi Pecinta Al-Qur’an yang ToleranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan JujurBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisIbadah dengan Disiplin dan Penuh Harap: Salat Gerhana, Istiska, dan JenazahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeneladani Produktivitas dan Semangat Literasi Masa Keemasan Daulah AbbasiyahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Inspirasi Al-Qur’an: Indahnya Beragama secara ModeratBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeyakini Nabi dan Rasul Allah: Menjadi Generasi Digital yang BerkarakterBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenjadi Generasi Toleran Membangun Harmoni Intern dan Antarumat BeragamaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPribadi Terpercaya dan Terhindar dari Riba dalam Jual Beli dan Utang PiutangBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMeneladani Kontribusi Ilmuwan Muslim Masa Bani Abbasiyah untuk PeradabanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
Cinta Rasul (Nabi Muhammad Saw)Pendidikan Agama Islam Kelas VIII Paket BHaji dan UmrahPendidikan Agama Islam Kelas VIII Paket BAl-Qur’an dan Sunah sebagai Pedoman HidupPendidikan Agama Islam Kelas VII Paket BBeriman kepada Qada dan QadarPendidikan Agama Islam Kelas IX Paket BLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air pada Pendidikan Agama Islam Paket B, Fase D, elemen akhlak pribadi dan akhlak sosial.
Modul Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air untuk Pendidikan Agama Islam kelas VIII.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air ini gratis?
Ya. Modul Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air untuk kelas VIII Paket B dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase D untuk kelas VIII Paket B. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air untuk Pendidikan Agama Islam kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas VIII Paket B berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk Paket B negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama Paket B Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Memupuk Nasionalisme dengan Cinta Tanah Air disusun untuk Paket B dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.