Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V
Memahami Masalah Sehari-hari
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Koding dan Kecerdasan Artifisial |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | Memahami Masalah Sehari-hari |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengalaman mengidentifikasi masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Berpikir Komputasional |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan merumuskan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari secara logis untuk menemukan solusi yang inovatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Masalah seperti kesulitan menemukan buku di perpustakaan atau antrean panjang di kantin adalah contoh nyata yang sering ditemui. |
| Konseptual | Memahami masalah berarti mampu mengidentifikasi inti permasalahan, data yang relevan, dan batasan-batasan yang ada. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah dalam mengidentifikasi masalah, mengumpulkan informasi, dan merumuskan deskripsi masalah. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir secara sistematis dan kritis dalam menghadapi masalah untuk menemukan solusi yang efektif. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang terjadi dalam skenario sehari-hari dengan tepat.
- Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik mampu mengumpulkan informasi relevan yang berkaitan dengan masalah yang teridentifikasi secara cermat.
- Setelah menganalisis informasi, peserta didik dapat merumuskan inti permasalahan dengan kalimat yang jelas dan terstruktur.
- Melalui simulasi, peserta didik dapat membedakan antara masalah dan gejala masalah pada contoh kasus dengan benar.
Pemahaman bermakna: Pemahaman yang baik tentang suatu masalah adalah langkah pertama dan terpenting dalam menemukan solusi yang tepat, membantu kita berpikir secara logis dan terstruktur.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu memahami masalah dengan baik sebelum mencari solusinya?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengidentifikasi gagasan utama dan informasi penting dari teks deskripsi masalah. Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS): Mengamati dan mengidentifikasi masalah lingkungan atau sosial di sekitar. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi mengenai masalah-masalah kecil di rumah dan bagaimana peserta didik mulai mencoba mengidentifikasinya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang nyaman dengan penataan meja berkelompok mendukung diskusi, serta area dinding untuk menempelkan hasil kerja kelompok. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan tayangan video atau gambar melalui proyektor untuk stimulus awal dan pencarian informasi sederhana di internet (dengan pendampingan) untuk contoh masalah. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus sederhana, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang terjadi dalam skenario sehari-hari dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah menganalisis informasi, peserta didik dapat merumuskan inti permasalahan dengan kalimat yang jelas dan terstruktur. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan berlatih mengidentifikasi, mengumpulkan informasi, dan merumuskan inti masalah dari berbagai situasi sehari-hari.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada berbagai masalah, mulai dari yang sederhana seperti lupa membawa pensil hingga yang lebih kompleks seperti sulit belajar karena lingkungan bising.
Alat & bahan: kertas, pensil, spidol warna, kertas tempel
Langkah kerja:
- Bacalah setiap skenario masalah dengan saksama dan cermat.
- Identifikasi masalah utama yang terjadi dalam skenario tersebut dan tuliskan di kolom 'Masalah Utama'.
- Kumpulkan informasi relevan yang mendukung masalah tersebut dari skenario atau pengalamanmu, lalu catat di kolom 'Informasi Relevan'.
- Rumuskan inti masalah dengan kalimat yang jelas dan singkat di kolom 'Rumusan Inti Masalah'.
- Diskusikan hasil pekerjaanmu dengan teman sekelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang 'masalah'?
- Coba sebutkan satu masalah yang pernah kamu alami di sekolah!
- Menurutmu, mengapa penting untuk memahami suatu masalah sebelum mencari solusinya?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil rumusan masalah peserta didik berdasarkan studi kasus yang diberikan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi masalah sehari-hari | Studi kasus masalah di lingkungan sekolah | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengumpulkan informasi relevan | Diskusi kelompok dan analisis skenario | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Merumuskan inti permasalahan | Latihan perumusan masalah kompleks | 2 JP | kreativitas |
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada berbagai masalah, mulai dari yang sederhana seperti lupa membawa pensil hingga yang lebih kompleks seperti sulit belajar karena lingkungan bising. Untuk bisa menyelesaikan masalah-masalah ini dengan baik, langkah pertama yang paling penting adalah memahami masalah itu sendiri. Modul ini akan membimbingmu untuk menjadi detektif masalah yang handal!
1. Apa Itu Masalah?
Masalah adalah suatu kondisi atau situasi yang tidak diinginkan, yang menghambat pencapaian tujuan, atau yang memerlukan solusi. Masalah bisa muncul kapan saja dan di mana saja, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan sekitar. Contoh masalah sederhana di sekolah adalah kesulitan menemukan buku di perpustakaan yang tidak tertata rapi, atau antrean panjang di kantin saat jam istirahat. Mengidentifikasi masalah adalah langkah awal yang krusial sebelum kita bisa mencari jalan keluarnya.
2. Mengidentifikasi Masalah
Mengidentifikasi masalah berarti menemukan dan mengenali apa yang salah atau tidak beres. Ini membutuhkan kemampuan untuk mengamati situasi dengan cermat dan berpikir kritis. Misalnya, jika kamu melihat banyak sampah berserakan di halaman sekolah, masalahnya mungkin adalah kurangnya tempat sampah atau kesadaran peserta didik untuk membuang sampah pada tempatnya. Kita perlu bertanya 'Apa yang sebenarnya terjadi?' dan 'Mengapa ini menjadi masalah?' untuk bisa menggali akar masalahnya. Proses ini melibatkan pengamatan, pertanyaan, dan analisis.
3. Informasi Relevan untuk Memahami Masalah
Setelah mengidentifikasi adanya masalah, langkah selanjutnya adalah mengumpulkan informasi yang relevan. Informasi relevan adalah data atau fakta yang berhubungan langsung dengan masalah tersebut dan dapat membantu kita memahami situasi secara lebih mendalam. Misalnya, untuk masalah antrean panjang di kantin, informasi relevan bisa berupa jumlah peserta didik yang jajan, jumlah penjual, jenis makanan yang paling banyak dibeli, atau waktu puncak antrean. Semakin banyak informasi relevan yang terkumpul, semakin baik pemahaman kita terhadap masalah.
4. Merumuskan Inti Masalah
Merumuskan inti masalah berarti menyajikan masalah dalam bentuk kalimat yang jelas, ringkas, dan terstruktur. Rumusan masalah yang baik harus fokus pada akar penyebab, bukan hanya gejalanya. Misalnya, 'banyak peserta didik sakit perut' adalah gejala; masalah intinya mungkin 'kurangnya kebersihan makanan di kantin'. Rumusan masalah yang jelas akan mempermudah kita dalam mencari solusi yang tepat sasaran. Gunakan kalimat sederhana namun padat informasi, seperti 'Bagaimana cara meningkatkan kebersihan kantin sekolah?'
5. Membedakan Masalah dan Gejala
Penting untuk membedakan antara masalah dan gejala. Gejala adalah tanda-tanda atau akibat dari suatu masalah, sedangkan masalah adalah akar penyebabnya. Jika kita hanya menyelesaikan gejala, masalah utama mungkin akan muncul kembali. Contoh: 'Peserta didik sering mengantuk di kelas' adalah gejala. Masalah utamanya mungkin 'peserta didik kurang tidur' atau 'metode belajar yang membosankan'. Dengan memahami perbedaan ini, kita bisa fokus pada solusi yang benar-benar mengatasi akar masalah.
Rangkuman: Memahami masalah sehari-hari adalah langkah awal penting dalam menemukan solusi. Ini melibatkan identifikasi masalah melalui pengamatan cermat, pengumpulan informasi relevan, dan perumusan inti masalah secara jelas. Penting juga untuk membedakan antara masalah (akar penyebab) dan gejala (akibat), agar solusi yang ditemukan benar-benar efektif dan tepat sasaran. Dengan begitu, kita bisa menjadi pemecah masalah yang handal.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Masalah | Situasi yang tidak diinginkan dan memerlukan solusi. |
| Gejala | Tanda-tanda atau akibat dari suatu masalah. |
| Identifikasi | Proses mengenali atau menemukan sesuatu. |
| Relevan | Berkaitan erat atau sesuai dengan topik yang dibahas. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Memahami Masalah Sehari-hari" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bagian dari Bab 1 · Berpikir Komputasional: Menemukan Solusi
Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:
Bab 1Berpikir Komputasional: Menemukan SolusiModul siap unduh · Word + PDF ber-kop1.1Memahami Masalah Sehari-hariSedang Anda buka1.2Memecahkan Masalah secara Sistematis1.3Menuliskan Instruksi Logis dan TerstrukturBukan Memahami Masalah Sehari-hari yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Berpikir Komputasional: Menemukan SolusiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengenal Teknologi Digital: Canggih, Seru, tetapi Harus Bijak!Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBERIKUTNYASemester 2 / Genap1 dari 2 siap unduh
Kecerdasan Artifisial: Teman Baru di Dunia DigitalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBelajar Bersama Kecerdasan Artifisial: Si Cerdas yang Terus BelajarBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Koding dan Kecerdasan Artifisial lain yang sudah tersedia
Dekomposisi: Memecah Masalah Menjadi Bagian KecilKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V SDMenerapkan Algoritma SederhanaKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V SDPengenalan Berpikir KomputasionalKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V SDPengenalan Pola dan AbstraksiKoding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V SDLihat semua Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas V →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Memahami Masalah Sehari-hari pada Koding dan Kecerdasan Artifisial SD, Fase C, elemen Berpikir Komputasional.
Modul Memahami Masalah Sehari-hari ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas V SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial materi Memahami Masalah Sehari-hari ini gratis?
Ya. Modul Memahami Masalah Sehari-hari untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Memahami Masalah Sehari-hari ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Memahami Masalah Sehari-hari ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Memahami Masalah Sehari-hari dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Memahami Masalah Sehari-hari ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Memahami Masalah Sehari-hari tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Memahami Masalah Sehari-hari untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Memahami Masalah Sehari-hari ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Memahami Masalah Sehari-hari beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Koding dan Kecerdasan Artifisial ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Memahami Masalah Sehari-hari yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Koding dan Kecerdasan Artifisial MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.