SDKelas IIIFase B

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas III
Pengukuran Berat

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Pengukuran berat adalah proses mengetahui seberapa berat suatu benda menggunakan alat ukur seperti timbangan. Satuan baku untuk berat adalah gram (g) dan kilogram (kg), di mana 1 kg sama dengan 1000 g. Kita dapat membandingkan berat benda dan mengonversi satuan berat untuk memecahkan masalah sehari-hari. Memahami pengukuran berat sangat penting untuk berbagai aktivitas, mulai dari berbelanja hingga memasak.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pengukuran Berat
Matematika · Kelas III · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pengukuran Berat
Matematika · Fase B · Kelas III · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasB / III
Materi PokokPengukuran Berat
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal konsep benda ringan dan benda berat dalam kehidupan sehari-hari.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi informasi tentang berat benda untuk mengambil keputusan yang tepat.
  2. kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menghasilkan gagasan baru dalam memecahkan masalah pengukuran berat menggunakan alat sederhana.
  3. kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas pengukuran berat dan mempresentasikan hasilnya.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBilangan dan Aljabar
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menunjukkan pemahaman tentang pengukuran berat, termasuk memilih alat ukur yang sesuai, mengukur berat benda, dan mengonversi satuan berat baku.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBenda-benda di sekitar kita memiliki berat yang berbeda-beda, seperti buah apel lebih berat dari sehelai daun.
KonseptualBerat adalah ukuran seberapa besar gaya gravitasi menarik suatu benda, diukur dengan satuan baku seperti kilogram dan gram.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara menggunakan timbangan sederhana untuk mengukur berat benda dan melakukan konversi satuan berat.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya memahami pengukuran berat untuk berbagai keperluan di kehidupan nyata, seperti membeli bahan makanan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan dan diskusi, peserta didik dapat menjelaskan konsep berat benda dengan tepat.
  2. Dengan menggunakan timbangan sederhana, peserta didik dapat membandingkan berat dua benda dengan benar.
  3. Setelah melakukan praktik pengukuran, peserta didik dapat mengukur berat benda menggunakan satuan baku (gram dan kilogram) dengan akurat.
  4. Melalui kegiatan kelompok, peserta didik dapat mengonversi satuan berat dari kilogram ke gram dan sebaliknya dengan tepat.
  5. Dengan menyelesaikan LKPD, peserta didik dapat memecahkan masalah sehari-hari terkait pengukuran berat dengan runtut.
Halaman 2 · Pengukuran Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pengukuran berat membantu kita memahami sifat benda dan penting dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat berbelanja atau memasak. Memahami konsep berat dan satuannya memungkinkan kita membuat perbandingan dan perhitungan yang akurat.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu menimbang benda saat membeli buah atau sayur di pasar?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik membaca teks informasi tentang berat benda dan menuliskan hasil pengukurannya.
Ilmu Pengetahuan Alam: Peserta didik mengidentifikasi sifat-sifat benda yang berkaitan dengan berat dan massa.
Seni Budaya: Peserta didik dapat membuat poster atau infografis sederhana tentang satuan berat dan contohnya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang bagaimana pengukuran berat digunakan di rumah, misalnya saat menimbang bahan kue atau buah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar memiliki area praktik pengukuran dengan berbagai jenis timbangan dan benda, serta sudut bacaan tentang berat benda.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik dapat menonton video edukasi tentang jenis-jenis timbangan dan cara menggunakannya, serta simulasi konversi satuan berat secara interaktif.
Halaman 3 · Pengukuran Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan dan diskusi, peserta didik dapat menjelaskan konsep berat benda dengan tepat. Dengan menggunakan timbangan sederhana, peserta didik dapat membandingkan berat dua benda dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Berat Ringan: Guru menyebutkan benda, jika berat tepuk tangan satu kali, jika ringan tepuk tangan dua kali. Contoh: Batu (tepuk 1), Kapas (tepuk 2).
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Anak-anak, pernahkah kalian membantu ibu berbelanja di pasar? Benda apa saja yang biasanya ditimbang?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami konsep berat dan membandingkan berat benda, serta pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu menimbang benda saat membeli buah atau sayur di pasar?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar berbagai benda dengan berat yang berbeda (misalnya, semangka dan apel) dan bertanya, 'Benda mana yang lebih berat? Bagaimana cara kita mengetahuinya?'
  2. Guru membagikan benda-benda nyata yang mudah dipegang (batu kecil, kapas, pensil, penghapus) dan meminta peserta didik membandingkan beratnya dengan mengangkatnya.
  3. Peserta didik secara individu mencoba merasakan berat benda-benda tersebut dan mengelompokkannya menjadi 'berat' dan 'ringan'.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan membagikan satu set timbangan sederhana (misalnya, timbangan neraca sederhana atau timbangan mainan) dan beberapa benda berbeda (misalnya, jeruk, pisang, buku, botol air kecil).
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk membandingkan berat dua benda menggunakan timbangan sederhana, lalu mencatat hasilnya di LKPD.
  3. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok, memastikan mereka menggunakan timbangan dengan benar dan membantu jika ada kesulitan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil perbandingan berat benda yang telah mereka lakukan di depan kelas.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan hasil kerja kelompok, mengapresiasi usaha peserta didik.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru bersama peserta didik menyimpulkan cara membandingkan berat benda dan pentingnya menggunakan alat ukur.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali konsep berat dan cara membandingkan berat benda.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada seluruh peserta didik atas partisipasi aktif dan semangat belajarnya, menciptakan suasana ceria di kelas.
  3. Guru menyampaikan materi pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pengukuran Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah melakukan praktik pengukuran, peserta didik dapat mengukur berat benda menggunakan satuan baku (gram dan kilogram) dengan akurat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Beratku: Guru memegang sebuah benda (misal: buku) dan meminta peserta didik menebak apakah beratnya lebih dari 1 kg atau kurang. Peserta didik yang menebak benar akan diberi tepuk tangan.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Pada pertemuan sebelumnya, kita sudah membandingkan berat benda. Bagaimana kita bisa tahu persis berapa beratnya, bukan hanya lebih berat atau lebih ringan?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengukur berat benda menggunakan satuan baku dan memancing rasa ingin tahu dengan pertanyaan: 'Apa saja alat yang bisa kita gunakan untuk mengukur berat secara tepat?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan video singkat tentang penggunaan timbangan digital dan timbangan pasar dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Identifikasi masalah: Guru menunjukkan berbagai alat ukur berat (timbangan pasar, timbangan digital, timbangan kue) dan bertanya, 'Apa perbedaan alat-alat ini? Bagaimana cara membacanya?'
  3. Guru memperkenalkan satuan baku berat: gram (g) dan kilogram (kg) serta menjelaskan bahwa 1 kg = 1000 g.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengumpulan data: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok dan setiap kelompok mendapatkan satu jenis timbangan (misal: timbangan kue) dan beberapa benda dengan berat berbeda (misal: gula, tepung, beras dalam kemasan kecil).
  2. Pengolahan data: Peserta didik secara bergantian mengukur berat benda menggunakan timbangan yang tersedia, mencatat hasil pengukurannya dalam satuan gram dan kilogram pada LKPD.
  3. Guru membimbing peserta didik dalam membaca skala timbangan dengan tepat dan membantu mereka memahami perbedaan satuan gram dan kilogram.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengukuran berat benda yang telah mereka lakukan, membandingkan hasilnya dengan kelompok lain.
  2. Guru memberikan umpan balik dan klarifikasi jika ada perbedaan hasil atau kesalahan dalam pembacaan skala.
  3. Menarik kesimpulan: Guru bersama peserta didik merumuskan kesimpulan tentang cara mengukur berat benda dengan satuan baku gram dan kilogram, serta pentingnya ketelitian dalam pengukuran.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik merangkum kembali materi pengukuran berat dengan satuan baku.
  2. Guru memberikan pujian atas semangat belajar dan kerja sama peserta didik, menciptakan suasana positif di akhir pelajaran.
  3. Guru memberikan tugas singkat untuk mengamati benda-benda di rumah yang memiliki label berat dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pengukuran Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · AYO BERHITUNG!Ayo Menimbang Benda!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengukur dan membandingkan berat benda menggunakan timbangan serta mengonversi satuan berat.

Alat & bahan: Timbangan kue, timbangan pasar, timbangan digital, berbagai benda (gula, beras, tepung, buah-buahan kecil), pensil, penghapus, buku catatan.

Langkah kerja:

  1. Panjang pita pada gambar adalah 10 cm. Ukurlah dua benda di sekitarmu dengan penggaris, lalu bandingkan panjangnya dengan pita itu.
    01234567891011cm
    Gambar 1. Penggaris
  2. Amati timbangan dan tuliskan kegunaannya!
  3. Pilih dua benda yang berbeda dari meja, lalu bandingkan beratnya menggunakan timbangan sederhana. Catat hasilnya!
  4. Ukur berat benda-benda yang disediakan (gula, beras, tepung) menggunakan timbangan kue atau digital. Catat hasilnya dalam gram dan kilogram!
  5. Konversikan berat benda berikut: 2 kg gula menjadi gram dan 5000 gram beras menjadi kilogram!
  6. Selesaikan soal cerita: Ibu membeli 3 kg apel dan 1500 gram jeruk. Berapa total berat belanjaan Ibu dalam gram?
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Pengukuran Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Mana yang lebih berat, selembar kertas atau sebuah buku?
  2. Apa yang kamu gunakan untuk mengetahui berat suatu benda?
  3. Apakah semua benda punya berat yang sama?
  4. Sebutkan satu contoh benda yang berat dan satu contoh benda yang ringan!

Formatif (proses): Observasi saat peserta didik melakukan praktik pengukuran berat dan diskusi kelompok, serta penilaian LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai tentang konsep berat, satuan, dan konversi berat.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Pengukuran Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep berat bendaKonsep berat benda, perbandingan berat2 JPpenalaran kritis
2Mengukur berat benda dengan satuan bakuSatuan baku (gram, kilogram), penggunaan timbangan2 JPkreativitas
3Mengonversi satuan berat dan memecahkan masalahKonversi kg-g, pemecahan masalah pengukuran berat2 JPkolaborasi
Halaman 8 · Pengukuran Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Berat adalah sifat penting dari setiap benda di sekitar kita. Bayangkan saat kamu mengangkat tas sekolah atau membeli buah di pasar, kamu pasti merasakan beratnya. Memahami berat benda dan cara mengukurnya sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita belajar lebih jauh tentang pengukuran berat!

1. Pengertian Berat Benda
Berat adalah ukuran seberapa kuat gaya gravitasi menarik suatu benda ke bawah. Setiap benda memiliki berat yang berbeda-beda. Benda yang berukuran besar belum tentu lebih berat dari benda yang berukuran kecil. Contohnya, sebuah balon besar mungkin lebih ringan daripada sebuah batu kecil. Kita bisa merasakan berat benda dengan mengangkatnya, tetapi untuk mengetahui berat yang pasti, kita memerlukan alat ukur.

2. Membandingkan Berat Benda
Untuk membandingkan berat dua benda, kita bisa menggunakan tangan atau timbangan sederhana. Jika kita mengangkat dua benda, benda yang terasa lebih sulit diangkat biasanya lebih berat. Dengan timbangan sederhana seperti neraca, kita bisa meletakkan satu benda di setiap sisi. Sisi yang turun menunjukkan benda tersebut lebih berat. Ini membantu kita memahami konsep 'lebih berat dari' atau 'lebih ringan dari'.

3. Alat Ukur Berat Benda
Ada berbagai jenis timbangan yang digunakan untuk mengukur berat. Timbangan pasar digunakan untuk menimbang sayuran dan buah-buahan. Timbangan kue digunakan di dapur untuk menimbang bahan-bahan masakan. Timbangan digital memberikan hasil yang sangat akurat dan mudah dibaca. Setiap timbangan memiliki cara penggunaan dan skala yang berbeda, tetapi tujuannya sama: mengetahui berat benda secara tepat.

4. Satuan Berat Baku
Untuk mengukur berat secara standar, kita menggunakan satuan baku. Satuan berat baku yang paling umum adalah gram (g) dan kilogram (kg). Kilogram biasanya digunakan untuk benda-benda yang lebih berat, seperti beras atau gula dalam jumlah besar. Gram digunakan untuk benda-benda yang lebih ringan atau dalam jumlah kecil, seperti bumbu masakan atau perhiasan. Penting untuk menggunakan satuan yang tepat agar pengukuran menjadi jelas dan bisa dipahami semua orang.

5. Hubungan Kilogram dan Gram
Kilogram dan gram memiliki hubungan yang sangat erat. Satu kilogram (1 kg) sama dengan seribu gram (1000 g). Ini berarti jika kamu memiliki 1 kg gula, itu sama dengan 1000 gram gula. Memahami hubungan ini sangat penting saat kita perlu mengubah satuan berat dari kilogram ke gram atau sebaliknya. Contohnya, jika sebuah resep membutuhkan 500 gram tepung, dan kamu hanya punya tepung dalam kemasan kilogram, kamu perlu tahu berapa bagian dari 1 kg itu.

6. Konversi Satuan Berat
Konversi satuan berat adalah proses mengubah nilai berat dari satu satuan ke satuan lain. Misalnya, mengubah kilogram ke gram atau sebaliknya. Untuk mengubah kilogram ke gram, kita mengalikan jumlah kilogram dengan 1000. Contoh: 2 kg = 2 x 1000 g = 2000 g. Untuk mengubah gram ke kilogram, kita membagi jumlah gram dengan 1000. Contoh: 3000 g = 3000 : 1000 kg = 3 kg. Kemampuan ini sangat berguna dalam berbagai situasi, dari berbelanja hingga pekerjaan profesional.

7. Memecahkan Masalah Pengukuran Berat
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menghadapi masalah yang melibatkan pengukuran berat. Misalnya, menghitung total berat belanjaan, menentukan berapa banyak bahan yang dibutuhkan untuk membuat kue, atau membandingkan berat kemasan produk. Untuk memecahkan masalah ini, kita perlu membaca soal dengan teliti, mengidentifikasi informasi yang diberikan, melakukan pengukuran atau konversi yang diperlukan, dan kemudian menghitung jawabannya dengan benar. Latihan soal akan membantu kita menjadi lebih mahir.

Rangkuman: Pengukuran berat adalah proses mengetahui seberapa berat suatu benda menggunakan alat ukur seperti timbangan. Satuan baku untuk berat adalah gram (g) dan kilogram (kg), di mana 1 kg sama dengan 1000 g. Kita dapat membandingkan berat benda dan mengonversi satuan berat untuk memecahkan masalah sehari-hari. Memahami pengukuran berat sangat penting untuk berbagai aktivitas, mulai dari berbelanja hingga memasak.

Halaman 9 · Pengukuran Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
BeratUkuran gaya gravitasi menarik suatu benda.
Kilogram (kg)Satuan baku berat untuk benda yang lebih berat.
Gram (g)Satuan baku berat untuk benda yang lebih ringan.
TimbanganAlat untuk mengukur berat benda.
KonversiMengubah nilai dari satu satuan ke satuan lain.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Pengukuran Berat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pengukuran Berat" mata pelajaran Matematika Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Pengukuran Berat — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Pengukuran Berat ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIIPeta Konsep
Pengukuran BeratPengertian Berat BendaMembandingkan Berat BendaAlat Ukur Berat BendaSatuan Berat BakuHubungan Kilogram dan Gram
Dari sub-bab Pengukuran BeratHalaman 12
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Pengukuran Berat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 3 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pengukuran Berat pada Matematika SD, Fase B, elemen Bilangan dan Aljabar.

Modul Pengukuran Berat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Pengukuran Berat untuk Matematika kelas III.

Apakah modul ajar Matematika materi Pengukuran Berat ini gratis?

Ya. Modul Pengukuran Berat untuk kelas III SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Pengukuran Berat ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas III langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Pengukuran Berat ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pengukuran Berat dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Pengukuran Berat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase B untuk kelas III SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pengukuran Berat tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pengukuran Berat untuk Matematika kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Pengukuran Berat ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas III SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pengukuran Berat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Matematika ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Pengukuran Berat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Matematika SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.