SDKelas VFase C📘 Bab 10Semester 2

Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas V
Keteladanan Khulafaurasyidin

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
  • 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)

💚 + Panca Cinta · Kurikulum Berbasis Cinta (KMA 1503/2025)
Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

📽️ Modul ini sekalian jadi PPT-nyaSlide dari isi modul ini · satu .pptx per pertemuan

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Khulafaurasyidin adalah empat pemimpin Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW: Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali. Setiap dari mereka memiliki keteladanan yang luar biasa, seperti kesetiaan, keberanian, keadilan, kedermawanan, kesabaran, dan kecerdasan. Mempelajari kisah mereka membantu kita meneladani akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Keteladanan Khulafaurasyidin
Pendidikan Agama Islam · Kelas V · Fase C
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
MODUL AJAR
Keteladanan Khulafaurasyidin
Pendidikan Agama Islam · Fase C · Kelas V · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPendidikan Agama Islam
Fase / KelasC / V
Materi PokokKeteladanan Khulafaurasyidin
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengetahui kisah Nabi Muhammad SAW dan beberapa sahabat utama beliau secara garis besar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak mulia
    Peserta didik meneladani sifat-sifat mulia Khulafaurasyidin sebagai cerminan iman dan takwa kepada Allah SWT.
  2. kewargaan — elemen: memahami peran sebagai warga negara
    Peserta didik mengidentifikasi nilai-nilai kepemimpinan dan keadilan dari Khulafaurasyidin yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat.
  3. penalaran kritis — elemen: mengidentifikasi, menganalisis, dan mengevaluasi informasi
    Peserta didik menganalisis informasi tentang kisah Khulafaurasyidin untuk menarik pelajaran berharga dan menerapkannya.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026
Elemen / DomainSejarah Kebudayaan Islam
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami kisah-kisah teladan tokoh Islam, termasuk Khulafaurasyidin, serta mengambil ibrah atau pelajaran dari kisah-kisah tersebut untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKhulafaurasyidin adalah empat pemimpin Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, yaitu Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali.
KonseptualKonsep keteladanan Khulafaurasyidin mencakup sifat-sifat mulia seperti keadilan, keberanian, kesederhanaan, dan kedermawanan yang patut dicontoh.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi nilai-nilai teladan dari kisah tokoh dan mengaplikasikannya dalam konteks kehidupan modern.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya belajar dari sejarah untuk membentuk karakter diri yang lebih baik dan bermanfaat bagi sesama.

Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:

1. Cinta Allah dan Rasul-NyaMeningkatkan keimanan dengan meneladani kesetiaan Abu Bakar Ash-Shiddiq dan keberanian Umar bin Khattab dalam membela agama Allah SWT.
2. Cinta IlmuMeningkatkan semangat belajar ilmu pengetahuan agama dan umum, mencontoh kecerdasan serta kebijaksanaan Ali bin Abi Thalib r.a. sebagai gerbang ilmu.
3. Cinta LingkunganMenumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan meneladani kedermawanan Usman bin Affan r.a. dalam berbagi sumber daya untuk kemaslahatan umat.
4. Cinta Diri dan SesamaMengembangkan sikap adil dan bijaksana dalam berinteraksi dengan sesama, meneladani keadilan Umar bin Khattab r.a. dan kesabaran Usman bin Affan r.a. dalam menghadapi perbedaan.
5. Cinta Tanah AirMembangun rasa persatuan dan kesatuan bangsa dengan memahami nilai-nilai kepemimpinan Khulafaurasyidin yang menjaga keutuhan umat dan negara.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui kajian kisah, peserta didik dapat mengidentifikasi keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. dengan menyebutkan minimal tiga sifat mulianya secara tepat.
  2. Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik mampu menunjukkan contoh penerapan sikap adil dan berani Umar bin Khattab r.a. dalam kehidupan sehari-hari secara runtut.
  3. Dengan menyimak cerita, peserta didik dapat menjelaskan sikap dermawan dan sabar Usman bin Affan r.a. dengan memberikan minimal dua contoh konkret.
  4. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat merumuskan hikmah dari keteladanan Ali bin Abi Thalib r.a. tentang ilmu dan kepemimpinan dengan tepat.
  5. Setelah melakukan simulasi, peserta didik dapat mempraktikkan sikap bijaksana dalam mengambil keputusan, meneladani Khulafaurasyidin, sesuai dengan situasi yang diberikan.
Halaman 2 · Keteladanan Khulafaurasyidin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami keteladanan Khulafaurasyidin membantu peserta didik membentuk karakter mulia dan kepemimpinan yang adil dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Menurutmu, mengapa kita perlu belajar dari kisah-kisah pemimpin masa lalu seperti Khulafaurasyidin?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik mengembangkan keterampilan menyimak, berbicara, dan menulis saat menceritakan kembali kisah dan merumuskan hikmah.
Ilmu Pengetahuan Sosial: Peserta didik memahami konteks sejarah dan nilai-nilai kepemimpinan dalam masyarakat Islam awal.
Pendidikan Pancasila: Peserta didik mengidentifikasi nilai-nilai keadilan, musyawarah, dan persatuan yang selaras dengan nilai Pancasila dari kisah Khulafaurasyidin.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat membantu peserta didik mencari kisah-kisah teladan Khulafaurasyidin dari berbagai sumber di rumah dan mendiskusikannya.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke bahan bacaan tambahan tentang sejarah Islam.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek, aplikasi interaktif kisah Islami, dan platform diskusi online untuk berbagi temuan dan refleksi tentang keteladanan Khulafaurasyidin.
Halaman 3 · Keteladanan Khulafaurasyidin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.1  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui kajian kisah, peserta didik dapat mengidentifikasi keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. dengan menyebutkan minimal tiga sifat mulianya secara tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Tokoh Muslim: Guru menyebutkan ciri-ciri seorang tokoh muslim tanpa menyebut namanya, peserta didik menebak siapa tokoh tersebut. Contoh: 'Sahabat Nabi yang paling jujur.'
  1. Guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan bertanya tentang tokoh-tokoh yang dikenal peserta didik dan mengapa mereka dikagumi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik tentang pentingnya meneladani pemimpin masa lalu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar Khulafaurasyidin dan bertanya, 'Siapa sajakah mereka dan apa yang kamu ketahui tentang mereka?'
  2. Guru menyajikan kisah singkat tentang Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. melalui video atau narasi interaktif, fokus pada kepemimpinannya setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil dan diberikan LKPD berjudul 'Jejak Teladan Abu Bakar'.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta untuk mengidentifikasi minimal tiga sifat keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. dari kisah yang telah disimak dan mencatatnya dalam LKPD.
  3. Peserta didik mencari contoh konkret dari kehidupan Abu Bakar yang mencerminkan sifat-sifat tersebut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, menyebutkan sifat teladan dan contohnya.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman peserta didik tentang keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a.
  3. Guru bersama peserta didik membuat rangkuman singkat tentang poin-poin penting keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini tentang keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merenungkan bagaimana meneladani kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Guru memberikan pengarahan untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Keteladanan Khulafaurasyidin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
D.2  PENGALAMAN BELAJAR — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah menganalisis studi kasus, peserta didik mampu menunjukkan contoh penerapan sikap adil dan berani Umar bin Khattab r.a. dalam kehidupan sehari-hari secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Siapa Aku?: Guru memberikan petunjuk tentang sebuah benda atau konsep yang terkait dengan keadilan atau keberanian, peserta didik menebaknya. Contoh: 'Aku adalah sifat yang membuat seseorang tidak memihak.'
  1. Guru memulai pelajaran dengan salam, doa, dan memeriksa kesiapan belajar peserta didik.
  2. Guru mengaitkan materi sebelumnya tentang Abu Bakar dengan materi hari ini tentang Umar bin Khattab sebagai penerusnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini tentang keteladanan Umar bin Khattab r.a. dan sikap adil serta berani.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan studi kasus singkat tentang sebuah masalah di sekolah yang membutuhkan keputusan adil atau tindakan berani.
  2. Guru menyajikan kisah tentang Umar bin Khattab r.a., menyoroti keberaniannya dalam membela Islam dan keadilannya dalam memimpin umat, melalui narasi dan gambar.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi dalam kelompok dan diberikan LKPD yang berisi studi kasus dan pertanyaan panduan.
  2. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok diminta menganalisis studi kasus tersebut dan mengidentifikasi bagaimana Umar bin Khattab r.a. akan menyelesaikannya dengan sikap adil dan berani.
  3. Peserta didik diminta untuk menunjukkan contoh penerapan sikap adil dan berani Umar bin Khattab r.a. dalam konteks kehidupan sehari-hari mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Perwakilan kelompok mempresentasikan analisis studi kasus dan contoh penerapan sikap adil dan berani Umar bin Khattab r.a.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi konsep, dan mengajak peserta didik untuk melakukan penilaian diri terhadap sikap adil dan berani mereka.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya keadilan dan keberanian dalam memimpin dan berinteraksi sosial.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang keteladanan Umar bin Khattab r.a.
  2. Guru memberikan apresiasi atas diskusi yang aktif dan mendorong peserta didik untuk berani membela kebenaran dengan bijak.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari kisah lain tentang keadilan Umar bin Khattab r.a. dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Keteladanan Khulafaurasyidin — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · AYO BELAJAR!Jejak Teladan Khulafaurasyidin
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi dan mencatat sifat-sifat teladan dari kisah Khulafaurasyidin.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, kepemimpinan umat Islam dilanjutkan oleh empat sahabat terbaik yang dikenal sebagai Khulafaurasyidin. Mereka adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

Alat & bahan: Kisah Khulafaurasyidin (terlampir), alat tulis, kertas A3

Langkah kerja:

  1. Tuliskan nama khalifah yang berjasa pada setiap baris tabel berikut, lalu jelaskan manfaat jasanya bagi umat.
    Jasa Khulafaur RasyidinJasaKhalifahMenghimpun Al-Qur'anMembebaskan BaitulmaqdisMenyeragamkan mushafMembentuk angkatan laut
    Gambar 1. Tabel
  2. Amati Khulafaurasyidin dengan cermat.
  3. Bacalah kisah singkat tentang Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. Yang disediakan oleh gurumu.
  4. Diskusikan dalam kelompokmu, sifat-sifat teladan apa saja yang dimiliki oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a..
  5. Catatlah sifat-sifat teladan tersebut beserta contoh konkretnya ke dalam tabel yang tersedia.
  6. Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Keteladanan Khulafaurasyidin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Siapa saja yang kamu tahu sebagai pemimpin setelah Nabi Muhammad SAW?
  2. Sebutkan satu sifat baik yang menurutmu penting dimiliki seorang pemimpin!
  3. Pernahkah kamu mendengar tentang Abu Bakar Ash-Shiddiq?
  4. Apa yang kamu ketahui tentang kejujuran?

Formatif (proses): Penilaian observasi selama diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian hasil LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian tes tertulis untuk mengukur pemahaman tentang keteladanan Khulafaurasyidin dan kemampuan mengambil hikmah.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Keteladanan Khulafaurasyidin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi keteladanan Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a.Kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. dan sifat-sifat mulianya.2 JPkeimanan dan ketakwaan
2Menunjukkan penerapan sikap adil dan berani Umar bin Khattab r.a.Kisah Umar bin Khattab r.a. dan contoh sikap adil serta berani.2 JPkewargaan
3Menjelaskan sikap dermawan dan sabar Usman bin Affan r.a.Kisah Usman bin Affan r.a. dan contoh sikap dermawan serta sabar.2 JPkeimanan dan ketakwaan
4Merumuskan hikmah dari keteladanan Ali bin Abi Thalib r.a. tentang ilmu dan kepemimpinan.Kisah Ali bin Abi Thalib r.a. dan hikmah tentang ilmu serta kepemimpinan.2 JPpenalaran kritis
Halaman 8 · Keteladanan Khulafaurasyidin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
BAHAN AJAR

Setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW, kepemimpinan umat Islam dilanjutkan oleh empat sahabat terbaik yang dikenal sebagai Khulafaurasyidin. Mereka adalah Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Kisah hidup mereka penuh dengan keteladanan dalam memimpin, berjuang untuk kebenaran, dan berakhlak mulia. Mari kita pelajari bersama jejak langkah mereka.

1. Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a.: Sang Pembenar
Abu Bakar Ash-Shiddiq r.a. adalah khalifah pertama pengganti Nabi Muhammad SAW. Beliau dikenal dengan gelar Ash-Shiddiq yang berarti 'yang membenarkan', karena selalu membenarkan ucapan Nabi Muhammad SAW, terutama saat peristiwa Isra’ Mi’raj. Keteladanan beliau antara lain adalah kesetiaan yang tinggi kepada Nabi, keberanian dalam menjaga persatuan umat setelah wafatnya Nabi, dan kedermawanan luar biasa. Beliau mengorbankan seluruh hartanya untuk kepentingan Islam, seperti membebaskan budak dan membiayai perjuangan. Kepemimpinannya yang singkat namun sangat penting berhasil menstabilkan umat Islam.

2. Umar bin Khattab r.a.: Sang Pemisah Kebenaran
Umar bin Khattab r.a. adalah khalifah kedua yang bergelar Al-Faruq, artinya 'pemisah antara yang hak dan yang batil'. Beliau terkenal dengan keberaniannya yang luar biasa, bahkan sebelum masuk Islam. Setelah memeluk Islam, Umar menjadi pembela utama kebenaran. Keteladanan beliau mencakup keadilan yang ditegakkan tanpa pandang bulu, kesederhanaan dalam hidup meskipun seorang pemimpin besar, dan kebijaksanaan dalam mengatur pemerintahan. Banyak kebijakan beliau yang membawa kemajuan bagi peradaban Islam, seperti pembentukan lembaga-lembaga pemerintahan dan penetapan kalender Hijriah.

3. Usman bin Affan r.a.: Sang Pemilik Dua Cahaya
Usman bin Affan r.a. adalah khalifah ketiga yang bergelar Dzun Nurain, 'pemilik dua cahaya', karena menikahi dua putri Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah sosok yang sangat dermawan dan pemalu. Keteladanan Usman r.a. antara lain adalah kedermawanannya yang tak terbatas, seperti saat membiayai pasukan Islam dan membeli sumur untuk umat. Kesabarannya dalam menghadapi berbagai cobaan dan fitnah juga patut dicontoh. Sumbangsih terbesar beliau adalah standarisasi mushaf Al-Qur'an, yang dikenal sebagai Mushaf Usmani, untuk menjaga keaslian dan keseragaman bacaan Al-Qur'an di seluruh wilayah Islam.

4. Ali bin Abi Thalib r.a.: Sang Gerbang Ilmu
Ali bin Abi Thalib r.a. adalah khalifah keempat, sepupu sekaligus menantu Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah salah satu sahabat yang paling awal masuk Islam dan dikenal sebagai pemuda yang sangat cerdas, berilmu luas, dan pemberani. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda, 'Aku adalah kota ilmu dan Ali adalah pintunya.' Keteladanan Ali r.a. mencakup kecintaannya pada ilmu pengetahuan, keberaniannya dalam medan perang, dan kebijaksanaannya dalam memutuskan perkara. Meskipun kepemimpinannya diwarnai berbagai konflik internal, Ali r.a. selalu berusaha menegakkan keadilan dan kebenaran berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah.

5. Pelajaran dari Keteladanan Khulafaurasyidin
Dari kisah keempat Khulafaurasyidin, kita dapat mengambil banyak pelajaran berharga. Abu Bakar mengajarkan kesetiaan dan pengorbanan. Umar mengajarkan keberanian dan keadilan. Usman mengajarkan kedermawanan dan kesabaran. Ali mengajarkan pentingnya ilmu dan kebijaksanaan. Sifat-sifat mulia ini adalah cerminan akhlak Islam yang patut kita contoh dalam kehidupan sehari-hari. Dengan meneladani mereka, kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik, bermanfaat bagi sesama, dan berpegang teguh pada ajaran Islam.

Rangkuman: Khulafaurasyidin adalah empat pemimpin Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW: Abu Bakar, Umar, Usman, dan Ali. Setiap dari mereka memiliki keteladanan yang luar biasa, seperti kesetiaan, keberanian, keadilan, kedermawanan, kesabaran, dan kecerdasan. Mempelajari kisah mereka membantu kita meneladani akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman 9 · Keteladanan Khulafaurasyidin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
GLOSARIUM
IstilahArti
KhulafaurasyidinEmpat khalifah (pemimpin) Islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW.
KhalifahPemimpin umat Islam setelah Nabi Muhammad SAW.
Ash-ShiddiqGelar Abu Bakar, artinya 'yang membenarkan'.
Al-FaruqGelar Umar bin Khattab, artinya 'pemisah antara yang hak dan yang batil'.
Dzun NurainGelar Usman bin Affan, artinya 'pemilik dua cahaya'.
Mushaf UsmaniAl-Qur'an yang distandarisasi pada masa Khalifah Usman bin Affan.
IbrahPelajaran atau hikmah yang dapat diambil dari suatu peristiwa.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Keteladanan Khulafaurasyidin — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaAlamat lengkap sekolah Anda
PENGESAHAN

Modul ajar "Keteladanan Khulafaurasyidin" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Keteladanan Khulafaurasyidin — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Keteladanan Khulafaurasyidin ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VPeta Konsep
Keteladanan KhulafaurasyidinAbu Bakar Ash-Shiddiq r.a.: Sang PembenarUmar bin Khattab r.a.: Sang Pemisah KebenaranUsman bin Affan r.a.: Sang Pemilik Dua CahayaAli bin Abi Thalib r.a.: Sang Gerbang IlmuPelajaran dari Keteladanan Khulafaurasyidin
Dari sub-bab Keteladanan KhulafaurasyidinHalaman 12
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPendidikan Agama Islam · Kelas VProfil Lulusan
Keimanan dan ketakwaanKewargaanPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS + analisis butir soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Keteladanan Khulafaurasyidin yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Keteladanan Khulafaurasyidin masuk ASAS Pendidikan Agama Islam Kelas V Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Pendidikan Agama Islam Kelas V →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 5 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Keteladanan Khulafaurasyidin pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase C, elemen Sejarah Kebudayaan Islam.

Modul Keteladanan Khulafaurasyidin ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas V SD di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Keteladanan Khulafaurasyidin ini gratis?

Ya. Modul Keteladanan Khulafaurasyidin untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Keteladanan Khulafaurasyidin ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas V langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Keteladanan Khulafaurasyidin ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Keteladanan Khulafaurasyidin dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Keteladanan Khulafaurasyidin ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Keteladanan Khulafaurasyidin tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Keteladanan Khulafaurasyidin untuk Pendidikan Agama Islam kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Keteladanan Khulafaurasyidin ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Keteladanan Khulafaurasyidin beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?

Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Keteladanan Khulafaurasyidin yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Pendidikan Agama Islam MI ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam SDSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.