Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas VI
Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang
Modul ajar (RPP) Pendidikan Agama Islam SD kelas VI materi Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang yang Anda cari? Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VI lainnya:
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | C / VI |
| Materi Pokok | Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal huruf hijaiah tunggal dan beberapa huruf hijaiah bersambung dua kata serta memiliki dasar pemahaman tentang tajwid.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis, kreativitas.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Al-Qur'an dan Hadis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu membaca dan memahami makna dasar ayat-ayat Al-Qur'an dan Hadis dengan kaidah tajwid yang benar, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Materi ini membahas contoh-contoh nyata huruf hijaiah yang bersambung dalam tiga kata atau lebih, seperti pada kalimat 'بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ' (Bismillahirrahmanirrahim) dan praktik bacaan tafkhim dan tarkik. |
| Konseptual | Konsep intinya adalah memahami kaidah penulisan dan pembacaan huruf hijaiah bersambung yang melibatkan lebih dari dua kata, serta membedakan hukum bacaan tafkhim (tebal) dan tarkik (tipis) pada huruf-huruf tertentu. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah menyambung huruf hijaiah menjadi kata dan kalimat, serta mempraktikkan cara membaca bacaan tafkhim dan tarkik dengan benar. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dalam membaca Al-Qur'an dan Hadis serta bagaimana penguasaan kaidah ini membantu mereka memahami makna dan pesan agama. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi huruf hijaiah bersambung yang terdiri dari tiga kata atau lebih dengan tepat.
- Menyambung huruf hijaiah tunggal menjadi kalimat yang terdiri dari tiga kata atau lebih dengan benar.
- Membedakan bacaan tafkhim (tebal) dan tarkik (tipis) pada huruf-huruf tertentu dalam Al-Qur'an dan Hadis.
- Mempraktikkan bacaan tafkhim dan tarkik dalam kalimat-kalimat Al-Qur'an dan Hadis dengan fasih.
- Menyusun dan mempresentasikan kalimat-kalimat pendek dari Hadis tentang pentingnya menuntut ilmu dengan kaidah hijaiah bersambung serta bacaan tafkhim dan tarkik yang benar.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai kaidah membaca huruf hijaiah bersambung lebih dari dua kata serta praktik tafkhim dan tarkik akan meningkatkan kemahiran membaca Al-Qur'an dan Hadis dengan benar, sehingga pesan-pesan ilahi dapat dipahami dan diamalkan secara lebih mendalam.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian menemukan bacaan Al-Qur'an atau Hadis yang terdiri dari banyak huruf bersambung dan merasa kesulitan membacanya dengan tepat?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Keterampilan menyusun kalimat dan memahami makna Hadis. Seni Budaya: Kreativitas dalam mendesain poster Hadis. Pendidikan Pancasila: Menghargai keberagaman dan pentingnya ilmu dalam membangun karakter bangsa. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak mendampingi peserta didik saat mencari contoh huruf hijaiah bersambung di Al-Qur'an atau Hadis di rumah dan mendengarkan praktik bacaan mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan nyaman, memungkinkan diskusi kelompok dan praktik membaca secara berpasangan, serta menyediakan sudut bacaan dengan mushaf Al-Qur'an dan buku Hadis. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi Al-Qur'an digital atau video tutorial membaca tajwid (tafkhim/tarkik) sebagai sumber belajar tambahan di kelas atau di rumah. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi huruf hijaiah bersambung yang terdiri dari tiga kata atau lebih dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa, kemudian mengecek kehadiran. Guru melakukan apersepsi dengan menampilkan potongan ayat Al-Qur'an atau Hadis pendek yang banyak mengandung huruf hijaiah bersambung dan bertanya 'Apa yang kalian lihat dari tulisan ini?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi huruf hijaiah bersambung tiga kata atau lebih dan mengapa penting untuk mempelajarinya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati contoh-contoh kalimat Al-Qur'an dan Hadis yang disajikan oleh guru dan mengidentifikasi pola penyambungan huruf hijaiah serta bagian-bagian yang membentuk tiga kata atau lebih, mencari tahu bagaimana huruf-huruf tersebut berubah bentuk saat bersambung. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menerima kartu berisi potongan kalimat dari Hadis tentang pentingnya menuntut ilmu. Mereka diminta untuk menyusun potongan-potongan tersebut menjadi kalimat yang utuh dan mengidentifikasi huruf-huruf hijaiah bersambung di dalamnya, lalu menuliskan kembali kalimat tersebut di papan tulis. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, menjelaskan bagaimana mereka menyambung huruf-huruf tersebut. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang kaidah dasar penyambungan huruf hijaiah serta menjawab pertanyaan dari peserta didik, memastikan pemahaman awal yang kuat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua kelompok dan menugaskan mereka untuk mencari contoh lain huruf hijaiah bersambung tiga kata atau lebih di rumah sebagai persiapan untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup dipimpin oleh salah satu peserta didik. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Direct Instruction + Practice |
| Tujuan Pertemuan 2 | Membedakan bacaan tafkhim (tebal) dan tarkik (tipis) pada huruf-huruf tertentu dalam Al-Qur'an dan Hadis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan presensi. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang identifikasi huruf hijaiah bersambung. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami dan mempraktikkan bacaan tafkhim dan tarkik, serta menjelaskan relevansinya dalam membaca Al-Qur'an dan Hadis dengan benar. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Guru menjelaskan secara langsung konsep bacaan tafkhim (tebal) dan tarkik (tipis) pada huruf-huruf tertentu (seperti Lam pada lafaz Allah, Ra, dan huruf istila') menggunakan contoh-contoh dari Al-Qur'an dan Hadis. Peserta didik mendengarkan dan mencatat poin-poin penting serta menirukan bacaan guru. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berpasangan melakukan latihan membaca potongan ayat Al-Qur'an atau Hadis yang sudah disiapkan guru, fokus pada penerapan bacaan tafkhim dan tarkik. Mereka saling mengoreksi dan memberikan masukan. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi individu. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa pasangan diminta untuk mendemonstrasikan bacaan mereka di depan kelas. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif mengenai ketepatan bacaan tafkhim dan tarkik. Guru menguatkan pemahaman dengan menjelaskan kembali perbedaan dan cara melafalkannya dengan benar. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan kembali pentingnya bacaan tafkhim dan tarkik. Guru memberikan pujian atas usaha dan kemajuan peserta didik. Sebagai tindak lanjut, peserta didik diminta untuk melatih kembali bacaan tafkhim dan tarkik di rumah. Pelajaran ditutup dengan doa bersama. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Menyusun dan mempresentasikan kalimat-kalimat pendek dari Hadis tentang pentingnya menuntut ilmu dengan kaidah hijaiah bersambung serta bacaan tafkhim dan tarkik yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengawali pelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya tentang huruf hijaiah bersambung dan bacaan tafkhim/tarkik. Guru menyampaikan tujuan akhir pembelajaran yaitu membuat proyek 'Poster Hadis Menuntut Ilmu' dan mempresentasikannya, menghubungkan dengan pentingnya berbagi ilmu. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara mandiri atau berkelompok kecil memilih satu Hadis pendek tentang menuntut ilmu (misalnya 'طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ' (Tholabul 'ilmi faridhotun 'ala kulli muslimin) - Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim). Mereka menganalisis kalimat Hadis tersebut, mengidentifikasi huruf hijaiah bersambung tiga kata atau lebih, serta menentukan potensi bacaan tafkhim dan tarkik di dalamnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok merancang sebuah poster sederhana yang berisi Hadis pilihan mereka, ditulis dengan huruf hijaiah bersambung yang benar, dan menandai huruf-huruf yang memerlukan bacaan tafkhim atau tarkik. Mereka juga menuliskan transliterasi dan artinya. Kelompok berlatih membaca Hadis tersebut dengan fasih, memperhatikan kaidah tajwid yang telah dipelajari. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan poster dan bacaan Hadis mereka di depan kelas. Guru dan teman-teman lain memberikan apresiasi dan umpan balik terkait ketepatan penulisan huruf hijaiah bersambung, penerapan tafkhim/tarkik, serta kejelasan presentasi. Guru memberikan penguatan dan koreksi akhir. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kreativitas dan usaha mereka dalam menyelesaikan proyek. Guru menyimpulkan pentingnya mengamalkan ilmu yang telah dipelajari. Sebagai penutup, guru mengajak peserta didik untuk terus semangat dalam belajar Al-Qur'an dan Hadis. Doa penutup dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis dan mempraktikkan bacaan huruf hijaiah bersambung (3 kata atau lebih) serta bacaan tafkhim dan tarkik.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil/pulpen, penggaris, kartu huruf hijaiah, mushaf Al-Qur'an kecil/buku Hadis, spidol warna (opsional)
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Pilih satu Hadis pendek tentang menuntut ilmu dari daftar yang disediakan guru atau cari sendiri di mushaf.
- Tulis kembali Hadis tersebut di kertas, pastikan huruf hijaiah bersambung ditulis dengan benar.
- Identifikasi dan lingkari huruf-huruf yang memiliki hukum bacaan tafkhim (warna merah) dan tarkik (warna biru).
- Latih membaca Hadis tersebut secara bergantian dalam kelompok, perhatikan ketepatan bacaan tafkhim dan tarkik.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Bisakah kamu membaca lafaz 'الحمد لله' (Alhamdulillahi) dengan benar?
- Apa yang kamu ketahui tentang huruf tebal dan huruf tipis dalam Al-Qur'an?
- Coba sambungkan huruf 'ك' 'ت' 'ب' menjadi satu kata.
- Mengapa penting membaca Al-Qur'an dan Hadis dengan kaidah yang benar?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan penyusunan kalimat Hadis, dan praktik membaca tafkhim/tarkik.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek poster Hadis dan presentasi bacaan Hadis dengan rubrik yang telah ditentukan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi huruf hijaiah bersambung tiga kata atau lebih. | Identifikasi pola huruf hijaiah bersambung. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Membedakan dan mempraktikkan bacaan tafkhim dan tarkik. | Konsep dan latihan tafkhim/tarkik. | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan |
| 3 | Menyusun kalimat Hadis dengan hijaiah bersambung dan tafkhim/tarkik. | Proyek poster Hadis. | 2 JP | Kreativitas |
Integrasi Panca Cinta (KBC):
| Nilai Cinta | Wujud dalam Pembelajaran |
|---|---|
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menumbuhkan rasa kagum terhadap keindahan Al-Qur'an dan Hadis sebagai pedoman hidup, serta berusaha membaca dan memahami setiap kalimatnya dengan benar sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong semangat untuk terus belajar dan mendalami ilmu tajwid serta kaidah bahasa Arab agar dapat membaca dan memahami sumber-sumber ajaran Islam secara otentik dan mendalam. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menanamkan kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kerapian mushaf Al-Qur'an dan buku Hadis, serta menggunakan media pembelajaran digital secara bijak dan bertanggung jawab. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membangun sikap saling membantu dan mengoreksi bacaan teman dengan sopan, serta menghargai perbedaan kemampuan membaca sebagai wujud kepedulian dan persaudaraan sesama muslim. |
| 5. Cinta Tanah Air | Menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama, serta berkontribusi dalam melestarikan tradisi membaca Al-Qur'an dan Hadis dengan baik. |
Membaca Al-Qur'an dan Hadis dengan benar adalah kunci untuk memahami ajaran Islam. Salah satu keterampilan penting adalah menguasai cara menyambung huruf hijaiah, terutama dalam kalimat yang panjang, serta memahami hukum bacaan seperti tafkhim dan tarkik. Modul ini akan membimbingmu untuk mahir dalam membaca huruf hijaiah bersambung tiga kata atau lebih, serta melafalkan bacaan tafkhim dan tarkik dengan tepat.
1. Mengenal Huruf Hijaiah Bersambung Lebih dari Dua Kata
Huruf hijaiah memiliki bentuk yang berbeda saat berdiri sendiri dan saat bersambung dengan huruf lain, terutama dalam kalimat yang terdiri dari tiga kata atau lebih. Perubahan bentuk ini mengikuti kaidah tertentu, seperti huruf yang bisa disambung dari dua arah, hanya dari kanan, atau tidak bisa disambung sama sekali. Memahami perubahan bentuk ini sangat penting agar kita dapat membaca Al-Qur'an dan Hadis dengan lancar dan benar. Contohnya pada kalimat 'بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ' (Bismillahirrahmanirrahim), setiap huruf memiliki bentuk sambung yang spesifik dan membentuk kesatuan makna.
2. Kaidah Dasar Penyambungan Huruf Hijaiah
Ada beberapa kaidah dasar dalam menyambung huruf hijaiah. Huruf-huruf seperti Alif (ا), Dal (د), Dzal (ذ), Ra (ر), Zay (ز), dan Waw (و) hanya bisa disambung dari arah kanan dan tidak bisa menyambung ke huruf setelahnya. Sementara itu, sebagian besar huruf hijaiah lainnya dapat disambung dari kedua arah. Pemahaman ini akan membantu kita dalam menulis dan membaca kalimat-kalimat Arab secara tepat. Kesalahan dalam penyambungan huruf dapat mengubah makna atau bahkan membuat bacaan menjadi tidak berarti.
3. Pengenalan Bacaan Tafkhim (Tebal)
Tafkhim adalah cara membaca huruf hijaiah dengan suara yang tebal dan penuh. Huruf-huruf tafkhim (huruf istila') meliputi خ, ص, ض, غ, ط, ق, ظ. Selain itu, huruf Lam (ل) pada lafaz Allah (الله) juga dibaca tafkhim jika didahului harakat fathah atau dammah, seperti 'قَالَ اللَّهُ' (Qolallahu). Begitu pula huruf Ra (ر) yang berharakat fathah, dammah, atau sukun yang didahului fathah/dammah. Melafalkan tafkhim dengan benar akan memberikan keindahan dan ketepatan dalam membaca Al-Qur'an dan Hadis.
4. Pengenalan Bacaan Tarkik (Tipis)
Tarkik adalah cara membaca huruf hijaiah dengan suara yang tipis dan ringan. Sebagian besar huruf hijaiah dibaca tarkik. Contohnya, huruf Lam (ل) pada lafaz Allah (الله) dibaca tarkik jika didahului harakat kasrah, seperti 'بِسْمِ اللَّهِ' (Bismillahi). Huruf Ra (ر) juga dibaca tarkik jika berharakat kasrah, atau sukun yang didahului kasrah. Kesalahan dalam melafalkan tafkhim dan tarkik dapat mengubah makna ayat atau bahkan menyebabkan kekeliruan dalam pemahaman ajaran agama. Oleh karena itu, praktik yang konsisten sangat diperlukan.
5. Hadis tentang Pentingnya Menuntut Ilmu
Dalam Islam, menuntut ilmu adalah ibadah yang sangat ditekankan. Banyak Hadis Nabi Muhammad SAW yang mendorong umatnya untuk senantiasa belajar dan mencari ilmu. Salah satunya adalah 'طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ' (Tholabul 'ilmi faridhotun 'ala kulli muslimin), yang artinya 'Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim'. Hadis ini mengajarkan bahwa ilmu adalah pondasi kemajuan dan kebaikan. Dengan ilmu, kita dapat memahami perintah Allah, beribadah dengan benar, dan memberikan manfaat bagi sesama.
Rangkuman: Menguasai huruf hijaiah bersambung (tiga kata atau lebih) serta praktik bacaan tafkhim dan tarkik sangat penting untuk membaca Al-Qur'an dan Hadis dengan benar. Pemahaman kaidah penyambungan huruf dan perbedaan pelafalan tebal-tipis akan meningkatkan kemahiran membaca dan pemahaman terhadap ajaran Islam. Menuntut ilmu, sebagaimana diajarkan dalam Hadis, adalah kewajiban yang harus terus kita lakukan untuk kebaikan dunia dan akhirat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Hijaiah | Abjad dalam bahasa Arab. |
| Tafkhim | Bacaan huruf hijaiah dengan suara tebal. |
| Tarkik | Bacaan huruf hijaiah dengan suara tipis. |
| Hadis | Perkataan, perbuatan, atau ketetapan Nabi Muhammad SAW. |
| Istila' | Huruf-huruf hijaiah yang selalu dibaca tebal (tafkhim). |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
1 Peta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas VI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 5 siap unduh
Iman kepada Hari AkhirModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKisah Nabi MuhammadBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisZakat dan InfakModul siap unduh · Word + PDF ber-kopToleransi dan KerukunanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSurah Al-Kafirun dan Al-HujuratModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 4 siap unduh
Iman kepada Hari Akhir serta Qada dan QadarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerilaku Toleran dan SimpatiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisZakat, Infak, dan SedekahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKisah Nabi Muhammad saw. dan Para SahabatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Agama Islam di kelas lain
Belajar Al - Qur'an dan HadisPendidikan Agama Islam Kelas VI SDsurah Al-Insyirah, bacaan gunnahPendidikan Agama Islam Kelas VI SDAllah swt maha segalanyaPendidikan Agama Islam Kelas VI SDasmaul husnaPendidikan Agama Islam Kelas VI SDLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas VI →2 Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang ini gratis?
Ya. Modul Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang untuk kelas VI SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas VI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang ini mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase C untuk kelas VI SD.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang untuk Pendidikan Agama Islam kelas VI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas VI SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 6 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VI dan kelas 6 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang pada Pendidikan Agama Islam SD, Fase C, elemen Al-Qur'an dan Hadis.
Bisakah modul Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Huruf Hijaiah Bersambung (3 Kata atau Lebih) (Praktik Bacaan Tafkhim Tarkik) Hadis tentang dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas VI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.