SDLBKelas IFase A

Modul Ajar & RPP Matematika Kelas I
Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Kita sudah belajar mengenal bilangan asli sampai 10 dan cara menghitungnya menggunakan benda konkret. Kita juga belajar membandingkan jumlah benda untuk mengetahui mana yang lebih banyak atau lebih sedikit. Yang terpenting, kita sudah bisa mengurutkan kelompok benda dari yang paling sedikit ke paling banyak, atau sebaliknya dari paling banyak ke paling sedikit. Keterampilan ini sangat berguna untuk membantu kita memahami jumlah dan menata benda di sekitar kita setiap hari. Teruslah berlatih menghitung dan mengurutkan benda di rumah ya!

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita
Matematika · Kelas I · Fase A
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita
Matematika · Fase A · Kelas I · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasA / I
Materi PokokMengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik sudah mengenal dan dapat menyebutkan nama bilangan asli sampai 5 secara lisan dengan bantuan gambar atau benda.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kemandirian — elemen: Memahami Diri dan Situasi
    Peserta didik mengenali kemampuan diri dalam mengurutkan bilangan dengan bantuan benda konkret, membangun rasa percaya diri.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik mampu menemukan berbagai cara untuk mengurutkan benda-benda sesuai jumlah bilangannya dari yang terkecil hingga terbesar.
  3. Komunikasi — elemen: Menyimak dan Menanggapi
    Peserta didik menyimak instruksi guru dan menanggapi pertanyaan tentang urutan bilangan menggunakan bahasa sederhana.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBilangan
Rumusan CP FasePeserta didik menunjukkan pemahaman tentang bilangan asli sampai 10, termasuk kemampuan mengurutkan, membandingkan, dan mengidentifikasi nilai tempatnya dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBilangan asli 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10 adalah fakta yang digunakan untuk menghitung jumlah benda.
KonseptualKonsep mengurutkan bilangan berarti menata bilangan dari yang paling kecil ke paling besar atau sebaliknya.
ProseduralPeserta didik belajar langkah-langkah menghitung jumlah benda, membandingkannya, lalu menatanya sesuai urutan nilai bilangan.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa mengurutkan bilangan dapat membantu mereka memahami jumlah dan memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Dengan bantuan benda konkret, peserta didik dapat mengidentifikasi jumlah benda sampai 10 dengan tepat.
  2. Melalui demonstrasi guru, peserta didik dapat membandingkan dua kelompok benda yang berbeda jumlahnya sampai 10 dengan benar.
  3. Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat mengurutkan kelompok benda dari yang paling sedikit ke paling banyak sampai 10 dengan bimbingan guru.
  4. Setelah berlatih, peserta didik dapat menata kelompok benda dari yang paling banyak ke paling sedikit sampai 10 secara mandiri.
Halaman 2 · Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Mengurutkan bilangan adalah cara untuk menata benda atau angka berdasarkan jumlahnya dari yang paling sedikit ke paling banyak, yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari seperti saat berbelanja atau bermain.

Pertanyaan pemantik: "Coba lihat benda-benda di depanmu, bagaimana cara kita tahu mana yang lebih banyak dan mana yang lebih sedikit?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Peserta didik belajar menyebutkan nama bilangan dan kalimat perbandingan jumlah benda.
Seni Budaya: Peserta didik dapat membuat kolase atau menempel gambar benda sesuai urutan jumlahnya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk membimbing peserta didik menghitung dan mengurutkan benda-benda sederhana yang ada di rumah, seperti sendok atau buah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata dengan meja dan kursi yang mudah digeser untuk kegiatan kelompok, serta tersedia rak penyimpanan benda konkret yang mudah dijangkau.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi sederhana di tablet atau komputer untuk permainan mengurutkan angka atau benda, dengan pendampingan guru.
Halaman 3 · Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Dengan bantuan benda konkret, peserta didik dapat mengidentifikasi jumlah benda sampai 10 dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tepuk Angka: Guru menyebutkan angka, peserta didik menepuk tangan sejumlah angka yang disebutkan. Contoh: Guru bilang 'tiga', peserta didik tepuk 3 kali.
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru menunjukkan beberapa pensil dan bertanya 'Ada berapa pensil ini?' untuk mengingatkan materi berhitung.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menjelaskan bahwa hari ini akan belajar menghitung dan mengurutkan benda, lalu bertanya 'Bagaimana kita tahu mana yang lebih banyak dan mana yang lebih sedikit?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru meletakkan beberapa kelompok benda (misalnya kelereng, pensil, buku) di meja secara acak dan meminta peserta didik mengamati.
  2. Identifikasi masalah: Guru bertanya, 'Apakah jumlah kelereng, pensil, dan buku ini sama? Bagaimana cara kita mengetahuinya?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara bergantian menghitung jumlah benda pada setiap kelompok dengan bimbingan guru dan mencatatnya di kertas.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pengolahan data: Peserta didik membandingkan jumlah benda dari setiap kelompok yang telah dihitung dan menyebutkan mana yang paling sedikit dan paling banyak.
  2. Pembuktian: Guru meminta peserta didik untuk menunjukkan kelompok benda dengan jumlah tertentu (misalnya, 'Tunjukkan kelompok benda yang berjumlah 5!')
  3. Peserta didik secara individu melakukan latihan menghitung dan mencocokkan jumlah benda dengan angka yang sesuai pada kartu bilangan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik secara lisan menyebutkan jumlah benda dari setiap kelompok dan membandingkannya.
  2. Umpan balik: Guru memberikan pujian dan koreksi yang membangun atas jawaban peserta didik.
  3. Penguatan: Guru mengulang kembali cara menghitung dan membandingkan jumlah benda dengan tepat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru menyimpulkan cara menghitung jumlah benda.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru bertanya 'Apa yang paling kamu suka dari pelajaran hari ini?' dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru mengingatkan untuk berlatih menghitung benda di rumah dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat mengurutkan kelompok benda dari yang paling sedikit ke paling banyak sampai 10 dengan bimbingan guru.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Hitung Mundur: Guru meminta peserta didik menghitung mundur dari 5 sampai 1 sambil bertepuk tangan.
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengajak peserta didik mengingat kembali cara menghitung dan membandingkan jumlah benda dari pertemuan sebelumnya.
  3. Penyampaian tujuan & pertanyaan pemantik: Guru menyampaikan bahwa hari ini akan belajar mengurutkan benda dari yang paling sedikit, lalu bertanya 'Bagaimana ya caranya menata benda dari yang paling sedikit sampai paling banyak?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menunjukkan tiga kelompok benda dengan jumlah berbeda (misalnya 2, 5, dan 8 kelereng) yang masih acak.
  2. Identifikasi masalah: Guru bertanya, 'Bagaimana cara kita menata kelereng-kelereng ini agar berurutan dari yang paling sedikit?'
  3. Pengumpulan data: Peserta didik secara bergantian menghitung jumlah kelereng di setiap kelompok dan menyebutkannya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pengolahan data: Guru mendemonstrasikan cara mengurutkan kelompok kelereng dari yang paling sedikit ke paling banyak, sambil menjelaskan alasannya.
  2. Pembuktian: Peserta didik secara berpasangan mencoba mengurutkan kelompok benda lain (misalnya pensil, penghapus) dari yang paling sedikit ke paling banyak dengan bimbingan guru.
  3. Peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi kegiatan mengurutkan gambar benda dari jumlah terkecil hingga terbesar.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik secara lisan menyebutkan urutan benda yang telah mereka susun.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik positif dan arahan jika ada kesalahan dalam mengurutkan.
  3. Penguatan: Guru menegaskan kembali pentingnya menghitung dengan cermat sebelum mengurutkan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik bersama guru menyimpulkan cara mengurutkan benda dari yang paling sedikit ke paling banyak.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memuji usaha peserta didik dan bertanya 'Benda apa lagi yang bisa kamu urutkan di rumah?'
  3. Tindak lanjut & doa: Guru meminta peserta didik mengamati benda-benda di rumah dan berlatih mengurutkannya, lalu menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · AYO BERHITUNG!Ayo Urutkan Benda-Benda Ini!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 20 menit

Tujuan: Melalui LKPD ini, kamu akan berlatih mengurutkan kelompok benda dari yang paling sedikit ke paling banyak.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.

Info singkat: Halo, teman-teman! Hari ini kita akan belajar tentang bilangan asli sampai 10.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, krayon, lem, gunting, berbagai gambar benda.

Langkah kerja:

  1. Amati gambar kelompok benda yang ada di bawah ini dengan cermat.
    Kelompok Benda2534
    Gambar 1. Kartu gambar
  2. Hitunglah jumlah benda pada setiap kelompok, lalu tuliskan angkanya di kotak yang tersedia.
  3. Warnai kelompok benda dengan jumlah paling sedikit menggunakan warna merah.
  4. Warnai kelompok benda dengan jumlah paling banyak menggunakan warna hijau.
  5. Guntinglah gambar kelompok benda tersebut, lalu tempelkan pada kolom di tabel sesuai urutan dari paling sedikit ke paling banyak.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Berapa jumlah kelereng di tangan Bu Guru?
  2. Jika ada 3 pensil dan 2 buku, mana yang lebih banyak?
  3. Sebutkan angka setelah 4!
  4. Sebutkan angka sebelum 3!

Formatif (proses): Observasi saat peserta didik menghitung dan mengurutkan benda, serta penilaian terhadap hasil LKPD.

Sumatif (akhir): Peserta didik secara individu mengurutkan kelompok gambar benda dari yang paling sedikit ke paling banyak dan sebaliknya.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jumlah benda sampai 10 dengan tepat.Identifikasi jumlah benda konkret.2 JPKemandirian
2Membandingkan dua kelompok benda sampai 10 dengan benar.Perbandingan jumlah benda konkret.2 JPKomunikasi
3Mengurutkan kelompok benda dari sedikit ke banyak dan sebaliknya.Mengurutkan benda konkret.2 JPKreativitas
Halaman 8 · Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Halo, teman-teman! Hari ini kita akan belajar tentang bilangan asli sampai 10. Kita akan mengenal angka-angka ini dan belajar bagaimana cara mengurutkannya. Mengurutkan bilangan sangat penting, lho! Misalnya, saat kamu ingin tahu mana mainan yang paling banyak atau paling sedikit. Yuk, kita mulai petualangan berhitung kita dengan benda-benda nyata di sekitar!

1. Mengenal Bilangan Asli sampai 10
Bilangan asli adalah bilangan yang kita gunakan untuk menghitung benda. Bilangan ini dimulai dari satu, dua, tiga, empat, dan seterusnya. Sampai 10 berarti kita akan mengenal bilangan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10. Setiap angka mewakili jumlah benda tertentu. Misalnya, angka 1 untuk satu apel, angka 2 untuk dua bola, dan seterusnya. Kita bisa menggunakan jari tangan, kelereng, pensil, atau benda lain untuk membantu kita menghitung. Penting untuk menghitung dengan hati-hati agar tidak ada benda yang terlewat atau terhitung dua kali.

2. Menghitung Jumlah Benda Konkret
Untuk mengetahui jumlah suatu benda, kita perlu menghitungnya satu per satu. Contohnya, jika kamu memiliki beberapa kelereng, ambil satu kelereng, sebut 'satu', lalu ambil kelereng kedua, sebut 'dua', dan seterusnya sampai semua kelereng terhitung. Setelah selesai menghitung, kamu akan tahu berapa total jumlah kelereng yang kamu miliki. Menghitung dengan benda konkret membantu kita memahami konsep jumlah secara langsung. Kita juga bisa menunjuk setiap benda sambil menyebutkan angkanya untuk memastikan hitungan kita benar. Berlatihlah menghitung benda-benda di sekitarmu, seperti buku, pensil, atau buah-buahan.

3. Membandingkan Jumlah Benda
Setelah bisa menghitung, kita bisa membandingkan jumlah dua kelompok benda. Membandingkan berarti kita melihat mana yang lebih banyak, mana yang lebih sedikit, atau apakah jumlahnya sama. Misalnya, ada kelompok apel berjumlah 3 dan kelompok jeruk berjumlah 5. Dengan menghitung, kita tahu 5 lebih banyak dari 3, jadi kelompok jeruk lebih banyak daripada kelompok apel. Sebaliknya, kelompok apel lebih sedikit daripada kelompok jeruk. Kita bisa menggunakan kata 'lebih banyak', 'lebih sedikit', atau 'sama banyak' untuk menyatakan perbandingan ini. Cara mudah membandingkan adalah dengan memasangkan benda satu per satu dari kedua kelompok.

4. Mengurutkan Benda dari Paling Sedikit
Mengurutkan benda dari yang paling sedikit berarti menata kelompok benda dimulai dari yang jumlahnya paling kecil, lalu ke yang lebih besar, dan seterusnya hingga yang paling besar. Langkah-langkahnya adalah: pertama, hitung jumlah benda di setiap kelompok. Kedua, cari kelompok dengan jumlah paling sedikit dan letakkan di posisi pertama. Ketiga, cari kelompok dengan jumlah sedikit berikutnya dan letakkan setelahnya, dan begitu seterusnya sampai semua kelompok benda terurut. Contohnya, jika ada kelompok 2 pensil, 5 buku, dan 3 kelereng, urutannya adalah 2 pensil, 3 kelereng, lalu 5 buku. Ini membantu kita melihat pola peningkatan jumlah.

5. Mengurutkan Benda dari Paling Banyak
Kebalikan dari mengurutkan dari paling sedikit, mengurutkan benda dari yang paling banyak berarti menata kelompok benda dimulai dari yang jumlahnya paling besar, lalu ke yang lebih kecil, dan seterusnya hingga yang paling kecil. Langkah-langkahnya sama: hitung jumlah setiap kelompok, lalu cari kelompok dengan jumlah paling banyak dan letakkan di posisi pertama. Kemudian, cari kelompok dengan jumlah banyak berikutnya dan letakkan setelahnya, sampai semua kelompok terurut. Contohnya, jika ada kelompok 2 pensil, 5 buku, dan 3 kelereng, urutannya dari paling banyak adalah 5 buku, 3 kelereng, lalu 2 pensil. Mengurutkan benda adalah keterampilan dasar yang berguna dalam banyak situasi.

Rangkuman: Kita sudah belajar mengenal bilangan asli sampai 10 dan cara menghitungnya menggunakan benda konkret. Kita juga belajar membandingkan jumlah benda untuk mengetahui mana yang lebih banyak atau lebih sedikit. Yang terpenting, kita sudah bisa mengurutkan kelompok benda dari yang paling sedikit ke paling banyak, atau sebaliknya dari paling banyak ke paling sedikit. Keterampilan ini sangat berguna untuk membantu kita memahami jumlah dan menata benda di sekitar kita setiap hari. Teruslah berlatih menghitung dan mengurutkan benda di rumah ya!

Halaman 9 · Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Bilangan asliBilangan untuk menghitung, dimulai dari 1.
Benda konkretBenda nyata yang bisa dilihat dan dipegang.
MengurutkanMenata benda atau angka sesuai urutan nilai (dari kecil ke besar atau sebaliknya).
MembandingkanMelihat perbedaan jumlah antara dua kelompok benda.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita" mata pelajaran Matematika Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IPeta Konsep
Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — TunagrahitaMengenal Bilangan Asli sampai 10Menghitung Jumlah Benda KonkretMembandingkan Jumlah BendaMengurutkan Benda dari Paling SedikitMengurutkan Benda dari Paling Banyak
Dari sub-bab Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — TunagrahitaHalaman 12
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas ILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika · Kelas IProfil Lulusan
KemandirianKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketPPT Bahan Tayang tiap Pertemuan
Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika kelas 1 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita pada Matematika SDLB, Fase A, elemen Bilangan.

Modul Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita untuk Matematika kelas I.

Apakah modul ajar Matematika materi Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita ini gratis?

Ya. Modul Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita untuk kelas I SDLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas I langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas I SDLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita untuk Matematika kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas I SDLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Matematika ini cocok untuk SDLB negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SDLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Mengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — Tunagrahita disusun untuk SDLB dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Matematika SDLBSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.