Modul Ajar & RPP Matematika Kelas II
Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | A / II |
| Materi Pokok | Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 30 menit = 60 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Kooperatif + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik dapat membilang dan mengenal angka 1 sampai 10. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kemampuan berkomunikasi
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Bilangan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik menunjukkan pemahaman tentang bilangan cacah sampai dengan 100, termasuk membilang, membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan, serta melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan sederhana dalam konteks kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Angka 25 adalah bilangan cacah yang menunjukkan jumlah dua puluhan dan lima satuan. |
| Konseptual | Konsep nilai tempat puluhan dan satuan membantu memahami struktur bilangan dua angka. |
| Prosedural | Langkah-langkah membilang benda, menulis lambang bilangan, dan membandingkan bilangan dapat dipelajari secara bertahap. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa memahami bilangan besar membantu mereka menghitung dan berbelanja di kehidupan sehari-hari. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui kegiatan membilang benda konkret, peserta didik dapat membilang bilangan cacah sampai 20 dengan tepat.
- Melalui pengamatan kartu angka, peserta didik dapat membaca lambang bilangan sampai 20 dengan benar.
- Dengan bantuan guru, peserta didik dapat menulis lambang bilangan sampai 20 sesuai contoh dengan rapi.
- Setelah mengamati kumpulan benda, peserta didik dapat membandingkan dua kelompok benda sampai 20 menggunakan istilah 'lebih banyak' atau 'lebih sedikit' dengan tepat.
- Melalui permainan kartu angka, peserta didik dapat mengurutkan bilangan cacah sampai 20 dari yang terkecil atau terbesar dengan benar.
Pemahaman bermakna: Memahami bilangan sampai 100 membantu peserta didik menghitung benda, mengenali harga, dan berinteraksi dengan angka dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka menjadi lebih mandiri.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kamu tahu berapa banyak permen yang kamu punya jika jumlahnya lebih dari 10?"
| Praktik Pedagogis | Pembelajaran Kooperatif + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Membaca dan menulis lambang bilangan. Seni Budaya: Membuat karya seni dari benda-benda yang dihitung, seperti kolase angka. Pendidikan Jasmani: Menghitung jumlah langkah atau gerakan dalam aktivitas fisik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga dapat membantu peserta didik membilang benda-benda di rumah dan berlatih menulis angka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata agar mudah diakses oleh peserta didik tunadaksa, dengan meja dan kursi yang disesuaikan serta area bergerak yang cukup. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan tablet dengan aplikasi belajar angka interaktif yang memiliki fitur sentuh besar dan suara untuk membantu peserta didik tunagrahita memahami bilangan. |
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Kooperatif |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui kegiatan membilang benda konkret, peserta didik dapat membilang bilangan cacah sampai 20 dengan tepat. Dengan bantuan guru, peserta didik dapat menulis lambang bilangan sampai 20 sesuai contoh dengan rapi. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Pembelajaran Kooperatif |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah mengamati kumpulan benda, peserta didik dapat membandingkan dua kelompok benda sampai 20 menggunakan istilah 'lebih banyak' atau 'lebih sedikit' dengan tepat. Melalui permainan kartu angka, peserta didik dapat mengurutkan bilangan cacah sampai 20 dari yang terkecil atau terbesar dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 20 menit
Tujuan: Peserta didik dapat membilang, menulis, dan membandingkan kelompok benda sampai 20.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Halo, teman-teman! Hari ini kita akan belajar tentang bilangan.
Alat & bahan: kelereng, stik es krim, kartu angka, pensil warna
Langkah kerja:
- Ada 10 bola pada gambar. Warnai semuanya sambil berhitung, lalu tulis lambang bilangannya.
Gambar 1. Benda - Ambil kelereng sebanyak 12 buah, lalu hitunglah satu per satu.
- Tuliskan lambang bilangan yang kamu hitung di kolom 'Jumlah Kelereng'.
- Ambil stik es krim sebanyak 15 buah, lalu hitunglah satu per satu.
- Tuliskan lambang bilangan yang kamu hitung di kolom 'Jumlah Stik Es Krim'.
- Warnai gambar kelompok benda di bawah ini sesuai jumlah yang diminta.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Coba hitung berapa jari tanganmu?
- Angka berapa ini? (Guru menunjukkan kartu angka 5)
- Mana yang lebih banyak, 3 apel atau 7 apel?
Formatif (proses): Observasi saat peserta didik membilang benda, menulis angka, dan berinteraksi dalam kelompok.
Sumatif (akhir): Tes tertulis atau lisan untuk membilang, membaca, menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan sampai 20.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Melalui kegiatan membilang benda konkret, peserta didik dapat membilang bilangan cacah sampai 20 dengan tepat. | Membilang bilangan cacah 1-20 | 2 JP | Kemandirian |
| 2 | Dengan bantuan guru, peserta didik dapat menulis lambang bilangan sampai 20 sesuai contoh dengan rapi. | Menulis lambang bilangan 1-20 | 2 JP | Kemampuan berkomunikasi |
| 3 | Setelah mengamati kumpulan benda, peserta didik dapat membandingkan dua kelompok benda sampai 20 menggunakan istilah 'lebih banyak' atau 'lebih sedikit' dengan tepat. | Membandingkan bilangan sampai 20 | 2 JP | Penalaran kritis |
| 4 | Melalui permainan kartu angka, peserta didik dapat mengurutkan bilangan cacah sampai 20 dari yang terkecil atau terbesar dengan benar. | Mengurutkan bilangan sampai 20 | 2 JP | Penalaran kritis |
Halo, teman-teman! Hari ini kita akan belajar tentang bilangan. Bilangan itu penting sekali, lho! Dengan bilangan, kita bisa tahu berapa banyak benda yang kita punya, berapa harga makanan di warung, atau berapa umur kita. Yuk, kita mulai petualangan kita mengenal bilangan sampai 100 dengan cara yang seru dan mudah dipahami!
1. Mengenal Bilangan 1 sampai 20
Bilangan adalah cara kita menghitung jumlah benda. Kita sudah mengenal bilangan 1 sampai 10. Sekarang, kita akan belajar bilangan yang lebih besar, yaitu sampai 20. Coba lihat jari kakimu, ada berapa? Ya, ada 10! Jika kita punya 10 jari tangan dan 10 jari kaki, jumlahnya adalah 20. Mari kita berlatih membilang benda satu per satu. Misalnya, kita punya 15 buah apel. Kita bisa menghitungnya satu per satu dari 1 sampai 15. Setelah itu, kita akan belajar bagaimana menuliskan bilangan tersebut.
2. Membaca dan Menulis Lambang Bilangan
Setelah kita bisa membilang, langkah selanjutnya adalah membaca dan menulis lambang bilangannya. Lambang bilangan adalah simbol atau angka yang kita gunakan untuk mewakili jumlah. Contohnya, untuk jumlah dua belas, kita menulis '12'. Angka '1' di depan menunjukkan satu puluhan, dan angka '2' di belakang menunjukkan dua satuan. Untuk menulisnya, kita harus menulis dengan rapi agar mudah dibaca oleh orang lain. Kita akan berlatih menulis lambang bilangan dari 1 sampai 20 di buku tulis kita.
3. Membandingkan Bilangan: Lebih Banyak atau Lebih Sedikit
Setelah mengenal bilangan, kita bisa membandingkan dua kelompok benda. Misalnya, kamu punya 8 permen dan temanmu punya 5 permen. Mana yang 'lebih banyak'? Tentu saja 8 permen! Dan 5 permen berarti 'lebih sedikit'. Kita akan menggunakan kata 'lebih banyak' dan 'lebih sedikit' untuk membandingkan jumlah benda. Ini akan membantu kita saat memilih atau membagi benda dengan teman.
4. Mengurutkan Bilangan
Selain membandingkan, kita juga bisa mengurutkan bilangan. Mengurutkan bilangan berarti menyusun bilangan dari yang paling kecil ke yang paling besar, atau sebaliknya. Contohnya, jika kita punya angka 7, 3, dan 10, urutan dari yang terkecil adalah 3, 7, 10. Mengurutkan bilangan sangat berguna, misalnya saat kita ingin mengetahui siapa yang paling muda atau paling tua di antara teman-teman kita, atau saat menyusun barang dari yang paling sedikit ke paling banyak.
Rangkuman: Kita sudah belajar banyak tentang bilangan sampai 20. Kita bisa membilang benda satu per satu, membaca lambang bilangannya, dan menulisnya dengan rapi. Selain itu, kita juga bisa membandingkan jumlah benda menggunakan 'lebih banyak' atau 'lebih sedikit', serta mengurutkan bilangan dari yang terkecil sampai terbesar. Semua ini adalah keterampilan penting yang akan sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari kita. Terus berlatih ya, agar kamu semakin pintar berhitung!
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Bilangan | Angka yang menyatakan jumlah atau urutan. |
| Lambang Bilangan | Simbol angka untuk menyatakan suatu bilangan. |
| Membilang | Menghitung satu per satu. |
| Nilai Tempat | Nilai suatu angka dalam bilangan berdasarkan posisinya (misal: puluhan, satuan). |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa" mata pelajaran Matematika Kelas II ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas II Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Ayo Membilang sampai dengan 50Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenjumlahan dan PenguranganBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBentuk di Sekitar KitaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPosisi Benda dan Pola di Sekitar KitaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
PecahanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengukuranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAyo Membilang sampai dengan 100Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBerbagai DiagramBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Matematika lain yang sudah tersedia
Bilangan sampai 100 — TunagrahitaMatematika Kelas II SDLBBilangan sampai 20 — TunagrahitaMatematika Kelas I SDLBMengurutkan Bilangan Asli sampai 10 dengan Benda Konkret — TunagrahitaMatematika Kelas I SDLBAyo Membilang sampai dengan 10 — TunagrahitaMatematika Kelas I SDLBLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas II →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 2 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas II dan kelas 2 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa pada Matematika SDLB, Fase A, elemen Bilangan.
Modul Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa untuk Matematika kelas II.
Apakah modul ajar Matematika materi Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa ini gratis?
Ya. Modul Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa untuk kelas II SDLB dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas II ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas II langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas II di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas II ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase A untuk kelas II SDLB. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa untuk Matematika kelas II di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas II SDLB berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas II berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk SDLB negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SDLB Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Bilangan sampai 100 — Tunagrahita — Tunadaksa disusun untuk SDLB dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.