SMAKelas XFase E

Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas X
Tentang Hikayat

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Hikayat adalah prosa lama yang berciri istanasentris, anonim, dan menggunakan bahasa Melayu klasik. Strukturnya meliputi orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Unsur intrinsiknya mencakup tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat. Hikayat kaya akan nilai moral, sosial, agama, dan budaya. Kaidah kebahasaannya ditandai dengan kata arkais, konjungsi urutan waktu, dan majas yang khas.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Tentang Hikayat
Bahasa Indonesia · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Tentang Hikayat
Bahasa Indonesia · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasE / X
Materi PokokTentang Hikayat
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang cerita rakyat dan dongeng dari jenjang sebelumnya.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainMenyimak; Membaca dan Memirsa; Berbicara dan Mempresentasikan; Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengevaluasi dan menciptakan berbagai teks sastra klasik seperti hikayat dengan memahami ciri kebahasaan, struktur, serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, serta mengkomunikasikannya secara lisan dan tertulis.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualHikayat adalah salah satu bentuk sastra klasik Melayu yang berisi cerita rekaan, sejarah, atau biografi dengan fokus pada kepahlawanan atau keagamaan.
KonseptualHikayat memiliki ciri khas pada struktur, unsur intrinsik dan ekstrinsik, serta penggunaan kaidah kebahasaan arkais.
ProseduralPeserta didik akan menganalisis ciri, struktur, dan nilai hikayat serta menyajikan hasil analisisnya.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana memahami sastra klasik dapat memperkaya pemahaman budaya dan sejarah bangsanya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri hikayat dengan tepat.
  2. Dengan membaca teks hikayat, peserta didik dapat menganalisis struktur dan unsur intrinsik hikayat dengan runtut.
  3. Setelah mengamati contoh, peserta didik dapat menemukan nilai-nilai kehidupan dalam hikayat dengan benar.
  4. Melalui latihan, peserta didik dapat mengidentifikasi kaidah kebahasaan dalam hikayat dengan cermat.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyajikan hasil analisis hikayat secara lisan dengan percaya diri.
Halaman 2 · Tentang Hikayat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Hikayat sebagai salah satu warisan sastra klasik Indonesia mengandung nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang relevan dengan kehidupan masa kini, serta mencerminkan kekayaan budaya bangsa.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita perlu mempelajari cerita-cerita lama seperti hikayat di era digital ini?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSejarah: Memahami konteks historis dan budaya di balik penciptaan hikayat serta nilai-nilai yang relevan dengan zaman tersebut.
Seni Budaya: Mengidentifikasi unsur-unsur estetika dan ekspresi seni dalam penyampaian cerita hikayat, seperti penggunaan gaya bahasa dan simbolisme.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendorong peserta didik untuk membaca cerita rakyat atau legenda daerah setempat dan mendiskusikannya di rumah.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata agar nyaman untuk diskusi kelompok dan terdapat akses ke perpustakaan sekolah atau sumber digital untuk mencari referensi hikayat.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform berbagi video untuk menonton adaptasi hikayat atau mendengarkan pembacaan hikayat, serta menggunakan aplikasi presentasi untuk menyajikan hasil analisis.
Halaman 3 · Tentang Hikayat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri hikayat dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik terkait cerita rakyat atau dongeng yang pernah mereka dengar atau baca.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami hikayat serta pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita perlu mempelajari cerita-cerita lama seperti hikayat di era digital ini?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang cuplikan hikayat atau pembacaan hikayat, lalu bertanya tentang kesan dan pengetahuan awal peserta didik mengenai tayangan tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan setiap kelompok menerima Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi teks hikayat singkat dan pertanyaan panduan.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok membaca teks hikayat yang diberikan dan berdiskusi untuk mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri umum hikayat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menuliskan hasil diskusinya mengenai pengertian dan ciri-ciri hikayat pada kertas plano atau papan tulis.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling untuk memantau diskusi, memberikan bimbingan, dan memastikan setiap anggota kelompok berpartisipasi aktif.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, dan kelompok lain memberikan tanggapan atau pertanyaan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan jawaban peserta didik, mengarahkan pada pemahaman yang lebih mendalam.
  3. Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang pengertian dan ciri-ciri hikayat melalui penjelasan singkat dan contoh tambahan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang pengertian dan ciri-ciri hikayat.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok atas partisipasi aktif dan hasil kerja mereka, menciptakan suasana belajar yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas membaca hikayat lain sebagai persiapan pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Tentang Hikayat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan membaca teks hikayat, peserta didik dapat menganalisis struktur dan unsur intrinsik hikayat dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang pengertian dan ciri-ciri hikayat melalui pertanyaan singkat.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis struktur, unsur, nilai, dan kaidah kebahasaan hikayat.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah teks hikayat pendek dan meminta peserta didik untuk membacanya dalam hati, kemudian bertanya tentang kesan pertama mereka.
  2. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok yang sama melanjutkan analisis dengan fokus pada struktur (orientasi, komplikasi, resolusi, koda) dan unsur intrinsik (tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, amanat) dari hikayat yang sudah dibaca.
  3. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagikan LKPD kedua yang berisi panduan analisis struktur dan unsur intrinsik serta nilai-nilai kehidupan dan kaidah kebahasaan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik berdiskusi untuk mengidentifikasi nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam hikayat tersebut, seperti nilai moral, sosial, agama, dan budaya.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik juga mengidentifikasi kaidah kebahasaan yang khas dalam hikayat (misalnya penggunaan kata arkais, konjungsi urutan waktu, dan majas).
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan presentasi hasil analisis mereka secara lisan, bisa dalam bentuk peta pikiran atau poin-poin penting.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok secara bergantian mempresentasikan hasil analisis struktur, unsur, nilai, dan kaidah kebahasaan hikayat di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Peserta didik lain memberikan pertanyaan atau tanggapan, dan guru memberikan umpan balik untuk memperkaya pemahaman.
  3. Guru memberikan penguatan materi dengan menjelaskan secara komprehensif struktur, unsur intrinsik, nilai-nilai, dan kaidah kebahasaan hikayat, serta contoh-contohnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan keseluruhan materi tentang hikayat yang telah dipelajari selama dua pertemuan.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan antusiasme peserta didik, serta mendorong mereka untuk terus membaca sastra klasik sebagai bagian dari melestarikan budaya.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk mencari dan membaca hikayat lain, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Tentang Hikayat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri, struktur, unsur, nilai, dan kaidah kebahasaan hikayat.

Alat & bahan: Teks hikayat, alat tulis, kertas plano, spidol

Langkah kerja:

  1. Baca teks Hikayat Indera Bangsawan berikut dengan saksama.
  2. Identifikasi ciri-ciri umum hikayat yang terdapat dalam teks, tuliskan pada kolom yang tersedia.
  3. Analisis struktur hikayat (orientasi, komplikasi, resolusi, koda) dalam teks tersebut dan tuliskan ringkasannya.
  4. Temukan minimal tiga nilai kehidupan (moral, sosial, agama, budaya) yang terkandung dalam hikayat dan berikan alasannya.
  5. Identifikasi tiga kaidah kebahasaan khas hikayat (kata arkais, konjungsi, majas) beserta contohnya dari teks.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Tentang Hikayat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu pernah mendengar atau membaca cerita rakyat seperti Malin Kundang atau Si Tanggang?
  2. Apa yang kamu ketahui tentang cerita-cerita lama yang biasanya berasal dari kerajaan?
  3. Menurutmu, apa perbedaan antara dongeng dan hikayat?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil analisis hikayat.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil analisis struktur, unsur, nilai, dan kaidah kebahasaan hikayat dalam LKPD dan presentasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Tentang Hikayat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri hikayatPengertian dan Ciri-ciri Hikayat2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis struktur dan unsur intrinsik hikayatStruktur dan Unsur Intrinsik Hikayat2 JPPenalaran Kritis, Kreativitas
3Menemukan nilai-nilai kehidupan dalam hikayatNilai-nilai Kehidupan dalam Hikayat2 JPPenalaran Kritis
4Mengidentifikasi kaidah kebahasaan hikayatKaidah Kebahasaan Hikayat2 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
Halaman 8 · Tentang Hikayat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Hikayat adalah salah satu bentuk karya sastra lama yang kaya akan nilai dan sejarah. Dengan mempelajari hikayat, kita tidak hanya mengenal cerita-cerita masa lalu, tetapi juga memahami kearifan lokal, budaya, serta perkembangan bahasa Indonesia. Mari kita telusuri lebih dalam dunia hikayat yang penuh makna dan petualangan.

1. Pengertian dan Ciri-Ciri Hikayat
Hikayat adalah cerita rekaan berbentuk prosa lama, yang mengisahkan kehidupan istana, raja-raja, pahlawan, atau tokoh-tokoh suci dengan segala keanehan, kesaktian, dan mukjizatnya. Ciri-ciri hikayat antara lain anonim (tidak diketahui pengarangnya), istanasentris (berpusat pada kehidupan istana), menggunakan bahasa Melayu klasik, bersifat statis, memiliki pola klise, dan mengandung unsur-unsur kemustahilan serta kesaktian tokohnya. Hikayat seringkali berfungsi sebagai hiburan, pembangkit semangat, atau pelestari nilai budaya.

2. Struktur Hikayat
Struktur hikayat umumnya meliputi orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Orientasi adalah bagian pengenalan cerita, tokoh, dan latar. Komplikasi berisi permasalahan atau konflik yang dihadapi tokoh utama. Resolusi merupakan penyelesaian dari konflik tersebut. Koda adalah bagian penutup yang berisi amanat atau pesan moral yang dapat diambil dari cerita. Meskipun tidak semua hikayat memiliki koda secara eksplisit, pesan moral selalu tersirat dalam keseluruhan cerita.

3. Unsur Intrinsik Hikayat
Unsur intrinsik hikayat meliputi tema (gagasan utama), tokoh dan penokohan (karakterisasi), alur (jalannya cerita yang biasanya maju), latar (tempat, waktu, dan suasana), sudut pandang (biasanya orang ketiga mahatahu), dan amanat (pesan moral). Tokoh dalam hikayat seringkali bersifat datar dan stereotip, menggambarkan kebaikan mutlak atau kejahatan mutlak. Latar tempat seringkali di kerajaan atau tempat-tempat ajaib, sementara waktu tidak terlalu spesifik.

4. Nilai-nilai Kehidupan dalam Hikayat
Hikayat mengandung berbagai nilai kehidupan yang relevan, seperti nilai moral (kebaikan, kejujuran, kesetiaan), nilai sosial (gotong royong, kebersamaan, kepedulian), nilai agama (keimanan, ketakwaan, kesabaran), dan nilai budaya (adat istiadat, tradisi, seni). Nilai-nilai ini seringkali disampaikan secara tersirat melalui tindakan dan dialog para tokoh, serta melalui akhir cerita yang mengajarkan kebaikan akan selalu menang.

5. Kaidah Kebahasaan Hikayat
Kaidah kebahasaan dalam hikayat memiliki ciri khas penggunaan kata-kata arkais atau Melayu klasik yang jarang digunakan dalam bahasa modern, seperti 'hatta', 'syahdan', 'alkisah', 'maka', dan 'sebermula'. Selain itu, banyak ditemukan penggunaan konjungsi urutan waktu untuk menunjukkan kronologi peristiwa. Hikayat juga kaya akan penggunaan majas, seperti perbandingan dan metafora, untuk memperindah cerita dan memberikan efek dramatis.

Rangkuman: Hikayat adalah prosa lama yang berciri istanasentris, anonim, dan menggunakan bahasa Melayu klasik. Strukturnya meliputi orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda. Unsur intrinsiknya mencakup tema, tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat. Hikayat kaya akan nilai moral, sosial, agama, dan budaya. Kaidah kebahasaannya ditandai dengan kata arkais, konjungsi urutan waktu, dan majas yang khas.

Halaman 9 · Tentang Hikayat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
HikayatCerita rekaan berbentuk prosa lama yang mengisahkan kehidupan istana atau tokoh pahlawan.
ArkaisKata-kata yang sudah kuno atau tidak lazim digunakan dalam bahasa modern.
IstanasentrisBerpusat pada kehidupan atau lingkungan istana.
AnonimTidak diketahui nama pengarangnya.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Tentang Hikayat — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Tentang Hikayat" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Tentang Hikayat — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Tentang Hikayat ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XPeta Konsep
Tentang HikayatPengertian dan Ciri-Ciri HikayatStruktur HikayatUnsur Intrinsik HikayatNilai-nilai Kehidupan dalam HikayatKaidah Kebahasaan Hikayat
Dari sub-bab Tentang HikayatHalaman 12
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Tentang Hikayat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tentang Hikayat pada Bahasa Indonesia SMA, Fase E, elemen Menyimak; Membaca dan Memirsa; Berbicara dan Mempresentasikan; Menulis.

Modul Tentang Hikayat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Tentang Hikayat untuk Bahasa Indonesia kelas X.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Tentang Hikayat ini gratis?

Ya. Modul Tentang Hikayat untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Tentang Hikayat ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Tentang Hikayat ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tentang Hikayat dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Tentang Hikayat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tentang Hikayat tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tentang Hikayat untuk Bahasa Indonesia kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Tentang Hikayat ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tentang Hikayat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Tentang Hikayat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Bahasa Indonesia SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.