SMAKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Matematika Lanjutan Kelas XI
Matriks

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Matriks adalah susunan bilangan dalam baris dan kolom yang memiliki berbagai jenis dan operasi dasar seperti penjumlahan, pengurangan, dan perkalian. Konsep determinan dan invers matriks sangat penting untuk memecahkan sistem persamaan linear dan melakukan transformasi geometri. Matriks menyediakan kerangka kerja yang kuat untuk mengorganisir dan memanipulasi data secara efisien dalam berbagai aplikasi di dunia nyata, dari ekonomi hingga grafika komputer.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Matriks
Matematika Lanjutan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika Lanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Matriks
Matematika Lanjutan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika Lanjutan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokMatriks
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep bilangan, operasi aljabar, dan sistem persamaan linear dua atau tiga variabel.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi Penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi berbagai strategi penyelesaian masalah matriks yang kompleks.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
    Peserta didik menghasilkan gagasan orisinal dalam memodelkan masalah kontekstual menggunakan matriks.
  3. Kolaborasi — elemen: Kerja Sama Komunikasi untuk Mencapai Tujuan Bersama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek aplikasi matriks dan mengkomunikasikan hasilnya.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainAljabar dan Fungsi
Rumusan CP FasePeserta didik dapat menganalisis dan memecahkan masalah kompleks yang melibatkan berbagai jenis matriks, termasuk operasi matriks, determinan, invers, dan penerapannya dalam sistem persamaan linear dan transformasi geometri.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMatriks digunakan dalam representasi data seperti nilai siswa, data penjualan, atau koordinat titik pada bidang.
KonseptualMatriks adalah susunan bilangan dalam baris dan kolom yang memiliki operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, determinan, dan invers dengan sifat-sifat tertentu.
ProseduralLangkah-langkah sistematis untuk melakukan operasi matriks, menghitung determinan, mencari invers, dan menyelesaikan sistem persamaan linear dengan matriks.
MetakognitifKesadaran tentang kapan dan bagaimana menggunakan matriks sebagai alat yang efisien untuk memecahkan masalah yang melibatkan banyak variabel dan data terstruktur.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui analisis contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep dasar matriks (ordo, elemen, jenis-jenis) dengan tepat.
  2. Dengan mengerjakan latihan soal, peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks secara benar.
  3. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menghitung determinan dan invers matriks ordo 2x2 dan 3x3 dengan akurat.
  4. Melalui studi kasus, peserta didik dapat menerapkan konsep matriks untuk menyelesaikan sistem persamaan linear tiga variabel dengan metode invers matriks atau Cramer secara sistematis.
  5. Dengan melakukan simulasi, peserta didik dapat mengaplikasikan matriks dalam transformasi geometri (translasi, refleksi, rotasi, dilatasi) dengan benar.
  6. Setelah menyelesaikan proyek, peserta didik dapat memodelkan dan menyelesaikan masalah kontekstual menggunakan matriks secara kreatif dan kolaboratif.
Halaman 2 · Matriks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika Lanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Matriks bukan hanya sekadar tabel angka, tetapi merupakan alat matematis yang kuat untuk merepresentasikan dan memecahkan masalah dunia nyata yang kompleks secara terstruktur dan efisien.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita mengatur dan memanipulasi data dalam jumlah besar agar mudah dianalisis dan digunakan untuk pengambilan keputusan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuEkonomi: Penggunaan matriks dalam analisis input-output, optimasi produksi, atau model ekonomi Leontief.
Fisika: Aplikasi matriks dalam transformasi koordinat, mekanika kuantum, atau analisis rangkaian listrik.
Teknik Informatika: Matriks digunakan dalam pengolahan citra digital, grafika komputer, dan algoritma enkripsi data.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas dapat diajak berpartisipasi dengan memberikan contoh-contoh data real-world dari pekerjaan atau usaha mereka yang dapat dimodelkan dengan matriks.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang fleksibel untuk diskusi kelompok, akses ke perpustakaan dan laboratorium komputer, serta papan tulis interaktif untuk memvisualisasikan matriks dan transformasinya.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi atau software matematika (misalnya GeoGebra, Wolfram Alpha) untuk memvisualisasikan operasi matriks dan transformasi geometri, serta simulasi perhitungan matriks yang kompleks.
Halaman 3 · Matriks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika Lanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui analisis contoh kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi konsep dasar matriks (ordo, elemen, jenis-jenis) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Angka Tersembunyi: Guru menyebutkan posisi (baris, kolom), peserta didik menebak angka yang ada di posisi tersebut dari sebuah tabel angka yang ditayangkan. Permainan berlanjut hingga semua angka tertebak.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik dalam mengorganisir data dalam bentuk tabel, misalnya jadwal pelajaran atau daftar harga barang, lalu mengaitkan dengan pentingnya struktur data.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi konsep dasar matriks dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita mengatur dan memanipulasi data dalam jumlah besar agar mudah dianalisis dan digunakan untuk pengambilan keputusan?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar sebuah tabel data penjualan produk atau nilai ujian siswa, kemudian meminta peserta didik mengamati struktur data pada gambar.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik mengidentifikasi informasi apa saja yang dapat diperoleh dari tabel tersebut dan bagaimana cara membaca data berdasarkan posisi baris dan kolom.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik diberikan LKPD yang berisi beberapa contoh tabel data, lalu diminta untuk mengidentifikasi elemen, ordo, dan mencoba mengelompokkan tabel berdasarkan karakteristik tertentu.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Pengolahan data: Dalam kelompok kecil, peserta didik mendiskusikan hasil identifikasi mereka, membandingkan temuan, dan mencoba merumuskan definisi awal untuk ordo, elemen, dan jenis-jenis matriks (misalnya matriks baris, kolom, persegi).
  2. Pembuktian: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, dan kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memfasilitasi diskusi untuk menyamakan persepsi dan mengoreksi pemahaman yang kurang tepat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik bersama guru menyimpulkan konsep dasar matriks, meliputi pengertian, ordo, elemen, dan berbagai jenis matriks berdasarkan ciri-cirinya.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi dan pemahaman peserta didik, mengapresiasi partisipasi aktif.
  3. Penguatan: Guru memberikan penguatan materi dengan menjelaskan secara lebih rinci konsep matriks dan contoh-contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik dan guru membuat simpulan bersama mengenai konsep dasar matriks yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan semangat belajar peserta didik, serta mengajak untuk merefleksikan kembali pentingnya struktur data yang rapi dalam berbagai konteks, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru menginformasikan materi untuk pertemuan selanjutnya dan peserta didik berdoa bersama untuk mengakhiri pelajaran.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Matriks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika Lanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan mengerjakan latihan soal, peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks secara benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Matriks Kata: Guru memberikan dua 'matriks' huruf, peserta didik diminta menemukan 'hasil penjumlahan' atau 'pengurangan' dengan menggabungkan/mengurangi huruf di posisi yang sama untuk membentuk kata baru.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi.
  2. Guru meninjau kembali konsep dasar matriks dari pertemuan sebelumnya dan mengaitkan dengan kebutuhan untuk memanipulasi data dalam matriks, seperti menjumlahkan atau mengalikan data penjualan dari dua periode berbeda.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: peserta didik dapat melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks dengan benar, serta pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita dapat menggabungkan atau mengubah informasi yang tersimpan dalam matriks untuk mendapatkan data baru yang bermakna?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menyajikan sebuah masalah kontekstual, misalnya data penjualan dua cabang toko dalam bentuk matriks, dan meminta peserta didik memikirkan bagaimana cara menghitung total penjualan atau perubahan penjualan antar cabang.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dan diberikan LKPD yang berisi masalah kontekstual serta petunjuk untuk mengeksplorasi operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok mencari informasi dari buku teks atau sumber digital tentang aturan operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks. Mereka mencoba menerapkan aturan tersebut pada masalah yang diberikan di LKPD.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyelesaikan soal-soal operasi matriks pada LKPD dan menyiapkan presentasi hasil diskusi mereka, termasuk penjelasan langkah-langkah penyelesaiannya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya, sementara kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memfasilitasi diskusi untuk menganalisis berbagai pendekatan dan mengevaluasi kebenaran hasil.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik terhadap pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam melakukan operasi matriks, serta mengapresiasi upaya kolaborasi.
  3. Penguatan: Guru menguatkan konsep operasi matriks, menekankan syarat-syarat untuk setiap operasi, dan memberikan contoh tambahan jika diperlukan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik dan guru membuat simpulan bersama tentang aturan dan syarat-syarat operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriks.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan diskusi yang produktif, serta mendorong peserta didik untuk terus berlatih, menciptakan suasana yang menyenangkan.
  3. Guru memberikan tugas mandiri untuk latihan soal dan peserta didik berdoa bersama.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Matriks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika Lanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
123LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Matriks: Mengungkap Rahasia Data!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi elemen, ordo, dan jenis-jenis matriks serta melakukan operasi dasar matriks.

Alat & bahan: Alat tulis, penggaris, kalkulator (opsional), lembar kerja.

Langkah kerja:

  1. Amati gambar tabel data penjualan berikut dengan saksama. Identifikasi berapa banyak baris dan kolom yang ada pada tabel tersebut.
    Data Penjualan Buah (kg)Jenis BuahSeninSelasaRabuApel151218Jeruk101411Mangga8913
    Gambar 1. Tabel
  2. Tuliskan matriks yang merepresentasikan data penjualan tersebut. Tentukan ordo dari matriks yang telah kamu buat.
  3. Identifikasi elemen-elemen matriks pada posisi berikut: a₂₁, a₁₃, dan a₃₂. Apa makna dari setiap elemen tersebut dalam konteks data penjualan?
  4. Diberikan dua matriks A dan B, hitunglah hasil dari A + B dan A - B. Perhatikan syarat-syarat untuk operasi penjumlahan dan pengurangan.
  5. Diberikan dua matriks C dan D, hitunglah hasil dari C × D. Perhatikan syarat-syarat untuk operasi perkalian matriks.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Matriks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika Lanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang susunan bilangan dalam bentuk tabel?
  2. Bagaimana cara membaca data dari sebuah tabel yang memiliki baris dan kolom?
  3. Apakah kamu pernah mendengar istilah 'matriks' sebelumnya? Jika ya, apa yang kamu pahami?
  4. Bagaimana kamu menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi hasil kerja, dan penyelesaian LKPD untuk menilai pemahaman konsep dan keterampilan kolaborasi.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa soal pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep matriks, operasi, determinan, invers, dan penerapannya dalam pemecahan masalah.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Matriks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika Lanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi konsep dasar matriks (ordo, elemen, jenis-jenis)Konsep dasar matriks3 JPPenalaran Kritis
2Melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian matriksOperasi matriks2 JPPenalaran Kritis
3Menghitung determinan dan invers matriks ordo 2x2 dan 3x3Determinan dan invers matriks3 JPPenalaran Kritis
4Menerapkan matriks dalam pemecahan masalah kontekstualAplikasi matriks2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 8 · Matriks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika Lanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Matriks adalah salah satu konsep fundamental dalam matematika yang memiliki aplikasi luas di berbagai bidang, mulai dari ilmu komputer, teknik, ekonomi, hingga fisika. Materi ini akan membawa Anda memahami bagaimana matriks dapat menjadi alat yang ampuh untuk merepresentasikan data dan memecahkan sistem persamaan linear yang kompleks, serta melakukan transformasi geometri. Dengan menguasai matriks, Anda akan memiliki kemampuan analitis yang lebih tajam.

1. Pengertian dan Jenis Matriks
Matriks adalah susunan bilangan atau simbol dalam bentuk persegi panjang yang diatur dalam baris dan kolom. Setiap bilangan dalam matriks disebut elemen. Ordo matriks ditentukan oleh jumlah baris (m) dan jumlah kolom (n), ditulis m x n. Contohnya, matriks A memiliki 3 baris dan 2 kolom, maka ordonya adalah 3x2. Terdapat berbagai jenis matriks, seperti matriks baris (hanya satu baris), matriks kolom (hanya satu kolom), matriks persegi (jumlah baris = jumlah kolom), matriks nol (semua elemen nol), matriks identitas (matriks persegi dengan elemen diagonal utama 1 dan lainnya 0), dan matriks diagonal.

2. Operasi Matriks
Operasi dasar pada matriks meliputi penjumlahan, pengurangan, dan perkalian. Penjumlahan dan pengurangan matriks hanya dapat dilakukan jika kedua matriks memiliki ordo yang sama, dengan menjumlahkan atau mengurangi elemen-elemen yang seletak. Perkalian matriks memiliki aturan yang lebih kompleks: matriks A (m x p) dapat dikalikan dengan matriks B (p x n) jika jumlah kolom matriks A sama dengan jumlah baris matriks B, menghasilkan matriks C (m x n). Setiap elemen Cᵢⱼ diperoleh dari penjumlahan hasil kali elemen baris ke-i matriks A dengan elemen kolom ke-j matriks B. Perkalian skalar dengan matriks dilakukan dengan mengalikan setiap elemen matriks dengan skalar tersebut.

3. Determinan Matriks
Determinan adalah nilai skalar unik yang dapat dihitung dari matriks persegi. Untuk matriks ordo 2x2 (A = [[a, b], [c, d]]), determinannya adalah ad - bc. Untuk matriks ordo 3x3, determinan dapat dihitung menggunakan metode Sarrus atau ekspansi kofaktor. Metode Sarrus melibatkan penjumlahan hasil kali elemen-elemen diagonal utama dan paralelnya, dikurangi penjumlahan hasil kali elemen-elemen diagonal sekunder dan paralelnya. Determinan memiliki peran penting dalam menentukan apakah suatu matriks memiliki invers dan dalam menyelesaikan sistem persamaan linear.

4. Invers Matriks
Invers matriks (dilambangkan A⁻¹) adalah matriks yang jika dikalikan dengan matriks aslinya (A) akan menghasilkan matriks identitas (I), yaitu A × A⁻¹ = A⁻¹ × A = I. Suatu matriks persegi memiliki invers jika dan hanya jika determinannya tidak nol. Untuk matriks ordo 2x2, inversnya dapat dihitung dengan rumus 1/det(A) dikalikan dengan matriks adjoinnya (menukar elemen diagonal utama dan mengubah tanda elemen diagonal sekunder). Untuk matriks ordo 3x3, invers dihitung menggunakan rumus 1/det(A) dikalikan dengan adjoin matriks (transpose dari matriks kofaktor).

5. Sistem Persamaan Linear dengan Matriks
Matriks merupakan alat yang sangat efektif untuk menyelesaikan sistem persamaan linear (SPL) dengan banyak variabel. SPL dapat direpresentasikan dalam bentuk matriks AX = B, di mana A adalah matriks koefisien, X adalah matriks variabel, dan B adalah matriks konstanta. Penyelesaian SPL dapat dilakukan dengan metode invers matriks (X = A⁻¹B) atau metode Cramer. Metode Cramer menggunakan determinan dari matriks koefisien dan matriks yang dibentuk dengan mengganti kolom matriks koefisien dengan matriks konstanta. Kedua metode ini memberikan solusi unik jika determinan matriks koefisien tidak nol.

6. Aplikasi Matriks dalam Transformasi Geometri
Matriks juga digunakan secara luas dalam transformasi geometri pada bidang koordinat. Transformasi seperti translasi (pergeseran), refleksi (pencerminan), rotasi (perputaran), dan dilatasi (perkalian skala) dapat direpresentasikan menggunakan matriks transformasi. Dengan mengalikan matriks koordinat titik atau bangun datar dengan matriks transformasi yang sesuai, kita dapat menemukan koordinat baru setelah transformasi. Ini sangat berguna dalam grafika komputer, desain, dan robotika untuk memanipulasi objek secara efisien.

Rangkuman: Matriks adalah susunan bilangan dalam baris dan kolom yang memiliki berbagai jenis dan operasi dasar seperti penjumlahan, pengurangan, dan perkalian. Konsep determinan dan invers matriks sangat penting untuk memecahkan sistem persamaan linear dan melakukan transformasi geometri. Matriks menyediakan kerangka kerja yang kuat untuk mengorganisir dan memanipulasi data secara efisien dalam berbagai aplikasi di dunia nyata, dari ekonomi hingga grafika komputer.

Halaman 9 · Matriks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika Lanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
MatriksSusunan bilangan dalam baris dan kolom.
Ordo MatriksUkuran matriks berdasarkan jumlah baris dan kolom.
Elemen MatriksSetiap bilangan yang menyusun matriks.
DeterminanNilai skalar dari matriks persegi.
Invers MatriksMatriks kebalikan yang menghasilkan matriks identitas saat dikalikan.
Matriks IdentitasMatriks persegi dengan diagonal utama 1 dan lainnya 0.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Matriks — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika Lanjutan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Matriks" mata pelajaran Matematika Lanjutan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Matriks — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Matriks ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaMatematika Lanjutan · Kelas XIPeta Konsep
MatriksPengertian dan Jenis MatriksOperasi MatriksDeterminan MatriksInvers MatriksSistem Persamaan Linear dengan Matriks
Dari sub-bab MatriksHalaman 12
Nama sekolah AndaMatematika Lanjutan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaMatematika Lanjutan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaMatematika Lanjutan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaMatematika Lanjutan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaMatematika Lanjutan · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Matematika Lanjutan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Matriks pada Matematika Lanjutan SMA, Fase F, elemen Aljabar dan Fungsi.

Modul Matriks ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Matriks untuk Matematika Lanjutan kelas XI.

Apakah modul ajar Matematika Lanjutan materi Matriks ini gratis?

Ya. Modul Matriks untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Matriks ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika Lanjutan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika Lanjutan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Matriks ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Matriks dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika Lanjutan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Matematika Lanjutan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Matriks ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Matriks tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Matriks untuk Matematika Lanjutan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Matriks ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika Lanjutan kelas XI SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Matriks beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika Lanjutan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Matematika Lanjutan ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Matriks yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).

Semua Modul Ajar Matematika Lanjutan SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.