Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Hindu Kelas XI
Membangun Keluarga Sakinah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Hindu |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Membangun Keluarga Sakinah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep keluarga dan nilai-nilai moral dalam agama Hindu. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- keimanan dan ketakwaan — elemen: akhlak pribadi
Peserta didik mengembangkan kesadaran spiritual dan etika dalam berinteraksi dengan keluarga serta menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. - kewargaan — elemen: peran sebagai warga negara
Peserta didik memahami hak dan kewajiban anggota keluarga sebagai bagian dari masyarakat, serta berkontribusi positif dalam menciptakan harmoni. - kolaborasi — elemen: kerja sama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk merancang proyek tentang peran anggota keluarga, menunjukkan saling menghargai dan mencapai tujuan bersama.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Memahami nilai-nilai ajaran agama Hindu |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis konsep keluarga Sakinah menurut ajaran agama Hindu, mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam mewujudkannya, serta menyusun rencana aksi untuk membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Keluarga Sakinah adalah kondisi ideal keluarga Hindu yang harmonis, damai, dan sejahtera, yang dapat dilihat dari interaksi positif antar anggota keluarga. |
| Konseptual | Konsep keluarga Sakinah mencakup nilai-nilai dasar seperti Tri Hita Karana, Catur Asrama, dan Panca Yama Brata yang menjadi pedoman dalam membangun keharmonisan keluarga. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah konkret dalam menerapkan ajaran agama Hindu untuk menyelesaikan konflik, berkomunikasi efektif, dan menjaga keutuhan keluarga. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana pemahaman dan penerapan ajaran keluarga Sakinah dapat membentuk karakter diri dan meningkatkan kualitas hubungan dalam keluarga serta masyarakat. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menumbuhkan rasa bhakti dan keyakinan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa melalui doa dan persembahyangan bersama dalam keluarga, memperkuat ikatan spiritual. |
| 2. Cinta Ilmu | Mendorong semangat mencari pengetahuan tentang ajaran Dharma dan nilai-nilai luhur Hindu untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari secara konsisten. |
| 3. Cinta Lingkungan | Mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan rumah sebagai cerminan keharmonisan dan rasa syukur kepada alam semesta. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Menanamkan nilai kasih sayang, empati, dan saling menghormati antar anggota keluarga, serta mendorong komunikasi yang efektif dan resolusi konflik. |
| 5. Cinta Tanah Air | Membangun kesadaran akan peran keluarga sebagai unit terkecil bangsa yang harus berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan budaya luhur Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan tujuan keluarga Sakinah menurut ajaran agama Hindu dengan tepat.
- Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi nilai-nilai Tri Hita Karana, Catur Asrama, dan Panca Yama Brata dalam membangun keluarga Sakinah secara runtut.
- Melalui curah pendapat, peserta didik dapat menguraikan tantangan dan solusi dalam mewujudkan keluarga Sakinah di era digital dengan minimal tiga contoh.
- Melalui simulasi peran, peserta didik dapat menerapkan strategi komunikasi efektif untuk menyelesaikan konflik dalam keluarga sesuai kaidah agama Hindu.
- Dengan merancang sebuah proyek, peserta didik dapat membuat rencana aksi pribadi untuk berkontribusi dalam membangun keluarga Sakinah yang harmonis dan sejahtera secara mandiri.
Pemahaman bermakna: Membangun keluarga Sakinah bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan lahiriah, tetapi juga menghayati dan mengimplementasikan nilai-nilai spiritual Hindu dalam setiap aspek kehidupan keluarga, sehingga menciptakan kebahagiaan sejati.
Pertanyaan pemantik: "Menurut kamu, mengapa keharmonisan dalam keluarga seringkali menjadi tantangan terbesar di era modern ini?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: Menganalisis peran keluarga dalam masyarakat dan dinamika interaksi sosial antar anggota keluarga. Bimbingan dan Konseling: Mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal dan resolusi konflik dalam konteks keluarga. Bahasa Indonesia: Menyusun laporan proyek dan presentasi dengan struktur yang baik dan bahasa yang efektif. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau tokoh masyarakat dapat diundang sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dalam membangun keluarga harmonis, atau memberikan dukungan dalam proyek peserta didik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang kondusif untuk diskusi kelompok dan presentasi, serta akses ke perpustakaan atau ruang terbuka untuk kegiatan refleksi dan curah pendapat. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform kolaborasi daring (misalnya Google Docs/Slides) untuk pengerjaan proyek kelompok dan pencarian informasi dari sumber digital yang terpercaya. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan pengertian dan tujuan keluarga Sakinah menurut ajaran agama Hindu dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Berbisik: Peserta didik membentuk kelompok kecil, lalu satu orang membisikkan kata terkait keluarga Sakinah ke teman di sebelahnya, begitu seterusnya hingga orang terakhir menyebutkan kata yang didengar.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi nilai-nilai Tri Hita Karana, Catur Asrama, dan Panca Yama Brata dalam membangun keluarga Sakinah secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tunjuk Bagian Tubuh: Guru menyebutkan bagian tubuh (misalnya, 'hidung'), peserta didik harus dengan cepat menunjuk bagian tubuh yang disebutkan. Jika salah, peserta didik akan memberikan contoh nilai Tri Hita Karana.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Menganalisis studi kasus untuk mengidentifikasi nilai-nilai Tri Hita Karana, Catur Asrama, dan Panca Yama Brata dalam keluarga.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran sangat fundamental. Dalam ajaran agama Hindu, konsep keluarga Sakinah merujuk pada sebuah keluarga yang harmonis, damai, dan sejahtera, baik secara material maupun spiritual.
Alat & bahan: Kertas, pulpen, bahan ajar, studi kasus
Langkah kerja:
- Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
Gambar 1. Teka-teki silang - Amati yang berisi skenario keluarga 'Saraswati' dan 'Putra', lalu baca dengan seksama kedua studi kasus yang diberikan guru.
- Identifikasi masalah atau keberhasilan yang dialami oleh masing-masing keluarga dalam studi kasus tersebut.
- Diskusikan dalam kelompok, nilai-nilai Tri Hita Karana, Catur Asrama, dan Panca Yama Brata mana saja yang diterapkan atau diabaikan oleh keluarga Saraswati dan Putra.
- Catatlah temuan kelompokmu pada tabel analisis yang tersedia, sertakan contoh perilaku konkret dari studi kasus.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu pahami tentang arti keluarga?
- Bagaimana peranmu dalam keluargamu saat ini?
- Sebutkan satu nilai luhur yang menurutmu penting dalam keluarga.
- Apa tantangan terbesar yang sering dihadapi keluarga di lingkunganmu?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, simulasi peran, dan kemajuan proyek, serta umpan balik dari presentasi kelompok.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek 'Rencana Aksi Keluarga Sakinah' yang mencakup kelengkapan isi, kreativitas, dan relevansi solusi yang diusulkan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian dan tujuan keluarga Sakinah menurut ajaran agama Hindu. | Pengertian dan tujuan keluarga Sakinah. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kewargaan |
| 2 | Mengidentifikasi nilai-nilai Tri Hita Karana, Catur Asrama, dan Panca Yama Brata dalam membangun keluarga Sakinah. | Nilai-nilai Hindu dalam keluarga Sakinah. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| 3 | Menguraikan tantangan dan solusi dalam mewujudkan keluarga Sakinah di era digital. | Tantangan dan solusi keluarga Sakinah di era digital. | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 4 | Menerapkan strategi komunikasi efektif untuk menyelesaikan konflik dalam keluarga sesuai kaidah agama Hindu. | Komunikasi efektif dan resolusi konflik keluarga. | 2 JP | kolaborasi, komunikasi |
| 5 | Membuat rencana aksi pribadi untuk berkontribusi dalam membangun keluarga Sakinah. | Rencana aksi keluarga Sakinah. | 2 JP | kemandirian, kolaborasi |
Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran sangat fundamental. Dalam ajaran agama Hindu, konsep keluarga Sakinah merujuk pada sebuah keluarga yang harmonis, damai, dan sejahtera, baik secara material maupun spiritual. Modul ini akan membimbing kamu untuk memahami lebih dalam tentang bagaimana ajaran agama Hindu memberikan landasan dan pedoman untuk membangun keluarga yang ideal, menghadapi tantangan modern, serta bagaimana setiap anggota keluarga dapat berkontribusi mewujudkannya.
1. Pengertian dan Tujuan Keluarga Sakinah
Keluarga Sakinah dalam konteks Hindu adalah keluarga yang diliputi kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan lahir batin, sesuai dengan ajaran Dharma. Tujuan utamanya adalah menciptakan ikatan yang kuat berdasarkan cinta kasih, saling menghormati, dan tanggung jawab. Hal ini juga bertujuan untuk melahirkan generasi yang berkualitas, berkarakter mulia, dan berbakti kepada Tuhan, orang tua, serta masyarakat. Keluarga Sakinah menjadi pondasi bagi pembentukan masyarakat yang harmonis dan beradab, di mana setiap anggota merasa aman, dicintai, dan didukung dalam mencapai potensi terbaiknya.
2. Nilai-nilai Tri Hita Karana dalam Keluarga
Tri Hita Karana adalah tiga penyebab kebahagiaan yang saling terkait: hubungan harmonis dengan Tuhan (Parhyangan), sesama manusia (Pawongan), dan lingkungan (Palemahan). Dalam keluarga, Parhyangan diwujudkan melalui doa bersama, persembahyangan, dan menjalankan ajaran agama. Pawongan tercermin dari komunikasi yang baik, saling tolong-menolong, menghormati orang tua, dan menyayangi anak. Palemahan berarti menjaga kebersihan dan keindahan rumah, serta bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Penerapan Tri Hita Karana secara seimbang akan menciptakan keharmonisan dan keseimbangan dalam kehidupan keluarga.
3. Penerapan Catur Asrama dan Panca Yama Brata
Catur Asrama adalah empat tahapan kehidupan manusia, yaitu Brahmacari (masa menuntut ilmu), Grhasta (masa berumah tangga), Wanaprasta (masa mengasingkan diri), dan Bhiksuka (masa melepaskan diri). Dalam konteks keluarga Sakinah, tahap Grhasta menjadi fokus utama, di mana pasangan suami istri menjalankan Dharma sebagai pengatur rumah tangga. Panca Yama Brata adalah lima pengendalian diri, yaitu Ahimsa (tidak menyakiti), Satya (setia/jujur), Asteya (tidak mencuri), Brahmacari (hidup suci), dan Aparigraha (tidak terikat harta benda). Nilai-nilai ini membimbing anggota keluarga untuk berperilaku baik, jujur, dan bertanggung jawab, sehingga tercipta suasana damai dan saling percaya.
4. Tantangan Keluarga Sakinah di Era Digital
Era digital membawa berbagai tantangan bagi keluarga Sakinah. Ketergantungan pada gawai dan media sosial dapat mengurangi kualitas komunikasi tatap muka antar anggota keluarga, menyebabkan kesalahpahaman, bahkan isolasi. Informasi yang tersebar luas di internet, baik positif maupun negatif, juga dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku anggota keluarga. Tekanan ekonomi, gaya hidup konsumtif, serta pengaruh budaya asing yang tidak sesuai nilai-nilai luhur juga menjadi faktor yang menguji ketahanan keluarga. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran dan strategi khusus untuk menghadapi tantangan ini.
5. Solusi Mewujudkan Keluarga Sakinah di Era Digital
Untuk mengatasi tantangan era digital, keluarga perlu membangun komunikasi yang berkualitas, misalnya dengan menetapkan 'waktu bebas gawai' atau melakukan kegiatan bersama. Pendidikan agama dan moral yang kuat perlu ditanamkan sejak dini untuk membentengi anggota keluarga dari pengaruh negatif. Penting juga untuk mengembangkan literasi digital agar dapat menyaring informasi dengan bijak. Selain itu, keluarga harus tetap menjaga tradisi dan nilai-nilai luhur Hindu, serta menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan spiritual dan emosional setiap anggota. Fleksibilitas dan adaptasi terhadap perubahan zaman juga kunci keberhasilan.
6. Komunikasi Efektif dan Resolusi Konflik
Komunikasi yang efektif adalah kunci keharmonisan dalam keluarga. Ini melibatkan mendengarkan aktif, berbicara dengan jujur namun santun, dan mengungkapkan perasaan tanpa menyalahkan. Ketika konflik muncul, penting untuk menyelesaikannya dengan kepala dingin, mencari akar masalah, dan menemukan solusi yang adil bagi semua pihak. Ajaran Hindu mengajarkan pentingnya musyawarah (rembug desa/keluarga) dan prinsip 'Tat Twam Asi' (Aku adalah Engkau, Engkau adalah Aku) yang menumbuhkan empati dan pengertian. Dengan komunikasi yang baik, konflik dapat menjadi peluang untuk memperkuat ikatan keluarga.
7. Peran Anggota Keluarga dalam Membangun Sakinah
Setiap anggota keluarga memiliki peran penting dalam membangun keluarga Sakinah. Orang tua sebagai kepala rumah tangga bertanggung jawab memberikan bimbingan, perlindungan, dan teladan. Anak-anak memiliki kewajiban untuk berbakti, menghormati, dan membantu orang tua. Suami dan istri harus saling mencintai, menghargai, dan mendukung satu sama lain. Keterlibatan aktif dan kesadaran akan peran masing-masing akan menciptakan sinergi yang positif. Dengan demikian, keluarga Sakinah bukan hanya impian, tetapi sebuah tujuan yang dapat diwujudkan melalui kerja sama dan komitmen bersama.
Rangkuman: Keluarga Sakinah adalah keluarga Hindu yang harmonis, damai, dan sejahtera, berlandaskan nilai-nilai Tri Hita Karana, Catur Asrama, dan Panca Yama Brata. Meskipun menghadapi tantangan era digital, komunikasi efektif dan peran aktif setiap anggota keluarga menjadi kunci untuk mewujudkannya. Dengan memahami dan menerapkan ajaran ini, setiap keluarga dapat menjadi sumber kebahagiaan dan fondasi masyarakat yang kuat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Sakinah | Kondisi keluarga yang damai, harmonis, dan sejahtera. |
| Tri Hita Karana | Tiga penyebab kebahagiaan: hubungan harmonis dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan. |
| Catur Asrama | Empat tahapan kehidupan manusia menurut Hindu. |
| Panca Yama Brata | Lima pengendalian diri yang harus dilakukan. |
| Ahimsa | Prinsip tidak menyakiti makhluk lain, baik fisik maupun verbal. |
| Grhasta | Tahap kehidupan berumah tangga, fokus utama dalam membangun keluarga. |
| Tat Twam Asi | Prinsip 'Aku adalah Engkau, Engkau adalah Aku', menumbuhkan empati dan pengertian. |
| Dharma | Kebenaran, hukum universal, atau kewajiban moral yang harus dijalankan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Membangun Keluarga Sakinah" mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Membangun Keluarga Sakinah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Hindu Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Punarbhawa dan MoksaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisCatur Marga YogaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisWeda sebagai Sumber AjaranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSusila dan Etika Hindu ModernBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Catur Asrama dan Catur WarnaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisYadnya dalam Kehidupan ModernBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKepemimpinan Hindu (Asta Brata)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModerasi dan Kerukunan UmatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Hindu lain yang sudah tersedia
Sad Darsana Cara Panjang HinduPendidikan Agama Hindu Kelas XI SMASejarah Perkembangan Hindu di DuniaPendidikan Agama Hindu Kelas XI SMAUpanisad Sumber Fils Afat HinduPendidikan Agama Hindu Kelas XI SMAYadnya dalam Cerita MahabharataPendidikan Agama Hindu Kelas XI SMALihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Membangun Keluarga Sakinah pada Pendidikan Agama Hindu SMA, Fase F, elemen Memahami nilai-nilai ajaran agama Hindu.
Modul Membangun Keluarga Sakinah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Membangun Keluarga Sakinah untuk Pendidikan Agama Hindu kelas XI.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu materi Membangun Keluarga Sakinah ini gratis?
Ya. Modul Membangun Keluarga Sakinah untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Membangun Keluarga Sakinah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Hindu kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Hindu kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Membangun Keluarga Sakinah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Membangun Keluarga Sakinah dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Hindu kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Membangun Keluarga Sakinah ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase F untuk kelas XI SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Membangun Keluarga Sakinah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Membangun Keluarga Sakinah untuk Pendidikan Agama Hindu kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Membangun Keluarga Sakinah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Hindu kelas XI SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Membangun Keluarga Sakinah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Hindu kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Hindu ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Membangun Keluarga Sakinah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.