Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Hindu Kelas XI
Sad Darsana Cara Panjang Hindu
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Hindu |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Sad Darsana Cara Panjang Hindu |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep dasar filsafat Hindu seperti Brahman, Atman, Karma, dan Reinkarnasi. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi argumen dari berbagai aliran Sad Darsana untuk memahami dasar pemikiran Hindu. - kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik menghasilkan gagasan orisinal dalam menyajikan pemahaman Sad Darsana melalui media presentasi kreatif. - kolaborasi — elemen: Bekerja sama dan berkomunikasi untuk mencapai tujuan bersama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk meneliti dan menyajikan materi Sad Darsana, serta memberikan umpan balik konstruktif.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Tattwa |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase F, peserta didik mampu menganalisis secara mendalam ajaran Sad Darsana sebagai landasan filosofis Hindu dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sad Darsana terdiri dari enam aliran filsafat Hindu utama yaitu Nyaya, Vaisheshika, Samkhya, Yoga, Mimamsa, dan Vedanta. |
| Konseptual | Konsep inti Sad Darsana adalah sistematisasi pemikiran filosofis Hindu untuk mencapai kebenaran dan pembebasan. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dalam menganalisis argumen dan pandangan dari setiap aliran Sad Darsana. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana memahami berbagai perspektif filosofis dapat memperkaya pemahaman spiritual dan cara berpikir kritis mereka. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mendalami Sad Darsana sebagai wujud cinta kepada Tuhan dalam memahami kebenaran tertinggi dan jalan menuju pembebasan spiritual. |
| 2. Cinta Ilmu | Meningkatkan rasa ingin tahu dan semangat belajar dengan menjelajahi berbagai sistem filsafat Hindu untuk memperkaya wawasan. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menerapkan nilai-nilai etis dari Sad Darsana, seperti ahimsa dan karma, dalam menjaga keharmonisan dengan lingkungan alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mengembangkan pemahaman diri dan empati terhadap sesama manusia melalui refleksi ajaran Sad Darsana tentang hakikat jiwa dan realitas. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memperkuat identitas budaya dan spiritual sebagai bagian dari warisan kekayaan filosofis bangsa Indonesia melalui studi Sad Darsana. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi enam aliran Sad Darsana (Nyaya, Vaisheshika, Samkhya, Yoga, Mimamsa, Vedanta) dengan tepat.
- Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar dan inti ajaran masing-masing aliran Sad Darsana (Nyaya, Vaisheshika, Samkhya, Yoga, Mimamsa, Vedanta) secara runtut.
- Setelah menganalisis sumber bacaan, peserta didik dapat membandingkan persamaan dan perbedaan antara aliran-aliran Sad Darsana dengan argumentasi yang kuat.
- Melalui presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan relevansi ajaran Sad Darsana dalam konteks kehidupan modern dengan minimal tiga contoh konkret.
- Dengan melakukan refleksi, peserta didik dapat mengaplikasikan nilai-nilai filosofis Sad Darsana dalam pengembangan diri dan pemecahan masalah sehari-hari secara bijaksana.
Pemahaman bermakna: Memahami Sad Darsana bukan hanya menghafal nama-nama aliran, tetapi juga menginternalisasi esensi dan implikasinya dalam memecahkan masalah kehidupan serta mencapai tujuan spiritual.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa dalam Hindu terdapat begitu banyak pandangan filosofis yang berbeda, dan bagaimana kita dapat menyatukan atau memahami keberagaman tersebut?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sosiologi: Memahami bagaimana Sad Darsana membentuk pandangan dunia dan struktur sosial masyarakat Hindu. Filsafat: Membandingkan Sad Darsana dengan aliran filsafat Barat dalam mencari kebenaran dan makna hidup. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana nilai-nilai filosofis Hindu diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan nyaman dan dilengkapi poster-poster infografis Sad Darsana, serta akses ke perpustakaan digital untuk sumber belajar. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform presentasi interaktif (misalnya Prezi, Canva) dan video edukasi dari YouTube untuk presentasi proyek kelompok. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi enam aliran Sad Darsana (Nyaya, Vaisheshika, Samkhya, Yoga, Mimamsa, Vedanta) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Gambar Sad Darsana: Guru menampilkan gambar simbol atau tokoh yang terkait dengan salah satu aliran Sad Darsana. Peserta didik menebak nama aliran tersebut.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar dan inti ajaran masing-masing aliran Sad Darsana (Nyaya, Vaisheshika, Samkhya, Yoga, Mimamsa, Vedanta) secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rangkai Kata Sad Darsana: Guru memberikan beberapa kata kunci terkait Sad Darsana secara acak. Peserta didik secara individu merangkai kata-kata tersebut menjadi satu kalimat bermakna.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan mengidentifikasi konsep dasar setiap aliran Sad Darsana dan menghubungkannya dengan isu-isu kehidupan.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Sad Darsana adalah enam aliran filsafat ortodoks dalam agama Hindu yang menerima otoritas Veda. Setiap aliran menawarkan sistem pemikiran yang unik tentang hakikat realitas, pengetahuan, dan jalan menuju pembebasan.
Alat & bahan: Buku teks, artikel daring, kertas A3, spidol warna, kartu konsep Sad Darsana
Langkah kerja:
- Amati gambar 1 tentang enam aliran Sad Darsana, lalu diskusikan dengan kelompokmu apa yang kamu ketahui dari gambar tersebut.
Gambar 1. Peta pikiran - Baca dan analisis bahan ajar tentang Nyaya dan Vaisheshika. Catat konsep utama, fokus ajaran, dan contoh penerapannya dalam kehidupan.
- Ulangi langkah 2 untuk aliran Samkhya dan Yoga, serta Mimamsa dan Vedanta.
- Diskusikan dalam kelompokmu, bagaimana setiap aliran dapat memberikan panduan untuk mengatasi tantangan modern seperti stres atau dilema etika.
- Tuliskan hasil diskusimu pada tabel yang disediakan, pastikan setiap kolom terisi lengkap dan jelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang filsafat Hindu?
- Menurutmu, mengapa manusia membutuhkan filosofi hidup?
- Pernahkah kamu mendengar tentang Sad Darsana? Jika ya, apa yang kamu tahu?
- Sebutkan satu masalah kehidupan yang menurutmu bisa diselesaikan dengan berpikir filosofis!
Formatif (proses): Penilaian formatif dilakukan melalui observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan pengisian LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian sumatif dilakukan melalui presentasi proyek kelompok tentang relevansi Sad Darsana dalam konteks kehidupan modern.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi enam aliran Sad Darsana | Pengenalan enam aliran Sad Darsana melalui studi kasus. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan konsep dasar dan inti ajaran Sad Darsana | Pendalaman konsep dasar setiap aliran Sad Darsana. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Membandingkan persamaan dan perbedaan Sad Darsana | Analisis komparatif antaraliran Sad Darsana. | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Menyajikan relevansi Sad Darsana dalam kehidupan modern | Proyek presentasi tentang aplikasi Sad Darsana di era modern. | 4 JP | kreativitas, kolaborasi |
Sad Darsana adalah enam aliran filsafat ortodoks dalam agama Hindu yang menerima otoritas Veda. Setiap aliran menawarkan sistem pemikiran yang unik tentang hakikat realitas, pengetahuan, dan jalan menuju pembebasan. Mempelajari Sad Darsana membantu kita memahami keragaman dan kedalaman pemikiran filosofis Hindu yang telah berkembang selama ribuan tahun, serta relevansinya dalam kehidupan kontemporer.
1. Pendahuluan Sad Darsana
Sad Darsana secara harfiah berarti 'enam pandangan' atau 'enam sistem filsafat'. Ini adalah kumpulan dari enam sistem filosofis yang diakui sebagai ortodoks (Astika) karena menerima otoritas Veda. Keenam aliran ini adalah Nyaya, Vaisheshika, Samkhya, Yoga, Mimamsa, dan Vedanta. Meskipun memiliki perbedaan dalam metodologi dan kesimpulan, tujuan utama dari semua aliran ini adalah untuk mencapai moksha (pembebasan) dari lingkaran kelahiran dan kematian (samsara) melalui pemahaman yang benar tentang realitas.
2. Nyaya dan Vaisheshika
Nyaya adalah sistem filsafat yang berfokus pada logika dan epistemologi, mengajarkan tentang cara memperoleh pengetahuan yang benar melalui empat sumber: persepsi, inferensi, perbandingan, dan kesaksian verbal. Vaisheshika, di sisi lain, adalah sistem atomisme yang mengklasifikasikan realitas menjadi enam kategori (padartha): substansi, kualitas, tindakan, universalitas, partikularitas, dan inherensi. Kedua aliran ini sering dipelajari bersama karena saling melengkapi, dengan Nyaya sebagai metodologi dan Vaisheshika sebagai ontologi.
3. Samkhya dan Yoga
Samkhya adalah filsafat dualistik yang membedakan antara Purusha (kesadaran murni) dan Prakriti (materi). Ia mengajarkan bahwa alam semesta berevolusi dari Prakriti melalui tiga Guna (sattva, rajas, tamas). Yoga, yang paling dikenal melalui 'Yoga Sutra' Patanjali, adalah aliran praktis yang menerima metafisika Samkhya dan menambahkan aspek spiritual dan disiplin fisik-mental. Tujuannya adalah untuk menghentikan gejolak pikiran (citta vritti nirodha) dan mencapai samadhi (keadaan meditasi mendalam) untuk menyadari Purusha.
4. Mimamsa
Mimamsa, khususnya Purva Mimamsa, berfokus pada interpretasi dan pelaksanaan ritual Veda (karma kanda). Aliran ini menekankan pentingnya dharma (kewajiban) dan ritual sebagai jalan menuju kebahagiaan di dunia ini dan setelah kematian. Mimamsa percaya pada keabadian Veda dan kekuatan mantra serta ritual dalam mempengaruhi realitas. Mereka berpendapat bahwa pengetahuan sejati berasal dari perintah Veda dan pelaksanaan ritual yang benar.
5. Vedanta
Vedanta, atau Uttara Mimamsa, adalah aliran yang paling populer dan beragam, berfokus pada ajaran Upanishad, Bhagavad Gita, dan Brahma Sutra. Kata 'Vedanta' berarti 'akhir dari Veda'. Aliran ini membahas tentang Brahman (realitas tertinggi), Atman (jiwa individu), dan hubungan keduanya. Ada beberapa sub-aliran Vedanta, seperti Advaita Vedanta (monisme), Vishishtadvaita (monisme berkualifikasi), dan Dvaita (dualisme), yang menawarkan pandangan berbeda tentang hubungan antara Tuhan, jiwa, dan alam semesta.
6. Relevansi Sad Darsana di Era Modern
Meskipun berasal dari zaman kuno, ajaran Sad Darsana tetap relevan di era modern. Misalnya, logika Nyaya dapat melatih penalaran kritis dalam menghadapi informasi yang berlimpah. Disiplin Yoga sangat membantu mengatasi stres dan meningkatkan kesehatan mental. Konsep karma dari Mimamsa mengajarkan tanggung jawab atas tindakan. Sementara itu, Vedanta menawarkan perspektif mendalam tentang tujuan hidup dan pencarian makna di tengah hiruk pikuk materialisme. Mempelajari Sad Darsana memberikan kerangka kerja untuk pemahaman diri dan dunia yang lebih komprehensif.
Rangkuman: Sad Darsana adalah enam sistem filsafat Hindu ortodoks: Nyaya (logika), Vaisheshika (atomisme), Samkhya (dualistik Purusha-Prakriti), Yoga (disiplin fisik-mental), Mimamsa (ritual Veda), dan Vedanta (hakikat Brahman-Atman). Setiap aliran menawarkan jalan unik menuju pembebasan dan pemahaman realitas. Meskipun berbeda, semuanya bertujuan pada moksha dan memberikan kerangka berpikir yang relevan untuk tantangan kehidupan modern.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Sad Darsana | Enam sistem filsafat ortodoks Hindu. |
| Nyaya | Filsafat logika dan epistemologi. |
| Vaisheshika | Filsafat atomisme dan klasifikasi realitas. |
| Samkhya | Filsafat dualistik Purusha (kesadaran) dan Prakriti (materi). |
| Yoga | Filsafat praktis disiplin fisik dan mental. |
| Mimamsa | Filsafat interpretasi dan pelaksanaan ritual Veda. |
| Vedanta | Filsafat yang berfokus pada ajaran Upanishad tentang Brahman. |
| Moksha | Pembebasan dari siklus kelahiran dan kematian. |
| Samsara | Siklus kelahiran, kematian, dan kelahiran kembali. |
| Brahman | Realitas tertinggi dalam filsafat Hindu. |
| Atman | Jiwa individu atau diri sejati. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Sad Darsana Cara Panjang Hindu" mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Sad Darsana Cara Panjang Hindu yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Hindu Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Punarbhawa dan MoksaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisCatur Marga YogaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisWeda sebagai Sumber AjaranBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSusila dan Etika Hindu ModernBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Catur Asrama dan Catur WarnaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisYadnya dalam Kehidupan ModernBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKepemimpinan Hindu (Asta Brata)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModerasi dan Kerukunan UmatBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Hindu lain yang sudah tersedia
Sejarah Perkembangan Hindu di DuniaPendidikan Agama Hindu Kelas XI SMAUpanisad Sumber Fils Afat HinduPendidikan Agama Hindu Kelas XI SMAMembangun Keluarga SakinahPendidikan Agama Hindu Kelas XI SMAYadnya dalam Cerita MahabharataPendidikan Agama Hindu Kelas XI SMALihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Hindu Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sad Darsana Cara Panjang Hindu pada Pendidikan Agama Hindu SMA, Fase F, elemen Tattwa.
Modul Sad Darsana Cara Panjang Hindu ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Sad Darsana Cara Panjang Hindu untuk Pendidikan Agama Hindu kelas XI.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu materi Sad Darsana Cara Panjang Hindu ini gratis?
Ya. Modul Sad Darsana Cara Panjang Hindu untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Sad Darsana Cara Panjang Hindu ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Hindu kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Hindu kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Sad Darsana Cara Panjang Hindu ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sad Darsana Cara Panjang Hindu dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Hindu kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Hindu kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Sad Darsana Cara Panjang Hindu ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase F untuk kelas XI SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sad Darsana Cara Panjang Hindu tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sad Darsana Cara Panjang Hindu untuk Pendidikan Agama Hindu kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Sad Darsana Cara Panjang Hindu ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Hindu kelas XI SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sad Darsana Cara Panjang Hindu beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Hindu kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Hindu ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Sad Darsana Cara Panjang Hindu yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.