Modul Ajar & RPP Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X
Perencanaan Usaha
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Prakarya dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Perencanaan Usaha |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis kebutuhan manusia dan sumber daya ekonomi. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kemandirian — elemen: Pemahaman Diri dan Situasi
Peserta didik menganalisis potensi diri dan peluang usaha di lingkungan sekitar untuk menentukan ide bisnis yang sesuai. - Kreativitas — elemen: Menghasilkan Gagasan yang Orisinal
Peserta didik mengembangkan ide usaha yang inovatif dan unik, serta merancang strategi pemasaran yang kreatif. - Kolaborasi — elemen: Bekerja Sama dan Berkomunikasi untuk Mencapai Tujuan Bersama
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk menyusun proposal usaha dan mempresentasikan hasil perencanaan.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Prakarya dan Kewirausahaan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan usaha berdasarkan potensi lokal dan kebutuhan pasar, serta mengembangkan sikap wirausaha yang inovatif dan bertanggung jawab. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Usaha kecil menengah (UKM) seperti warung kopi, toko pakaian, atau jasa laundry memerlukan perencanaan yang matang untuk berhasil. |
| Konseptual | Perencanaan usaha adalah proses sistematis untuk merumuskan tujuan bisnis, strategi, dan langkah-langkah operasional yang akan dilakukan. |
| Prosedural | Langkah-langkah dalam perencanaan usaha meliputi identifikasi peluang, analisis pasar, penentuan produk/jasa, penyusunan strategi pemasaran, dan perhitungan keuangan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir strategis dan adaptif dalam menghadapi tantangan dunia usaha, serta memahami bahwa kegagalan adalah bagian dari proses belajar. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi potensi diri dan peluang usaha di lingkungan sekitar dengan tepat.
- Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis jenis-jenis perencanaan usaha berdasarkan karakteristiknya secara akurat.
- Melalui curah pendapat, peserta didik dapat merumuskan ide usaha yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pasar secara kreatif.
- Setelah mengumpulkan data, peserta didik dapat menyusun komponen-komponen utama proposal usaha dengan lengkap dan runtut.
- Melalui presentasi kelompok, peserta didik dapat mengomunikasikan rencana usaha mereka dengan percaya diri dan persuasif.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat merefleksikan proses perencanaan usaha dan mengidentifikasi area perbaikan untuk pengembangan diri.
Pemahaman bermakna: Perencanaan usaha yang matang adalah kunci untuk memulai dan mengembangkan bisnis yang berkelanjutan, meminimalkan risiko, dan mencapai tujuan keuangan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa banyak usaha baru yang gagal dalam tahun pertama, dan bagaimana kita bisa menghindarinya?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi: Mempelajari konsep dasar ekonomi seperti penawaran dan permintaan, biaya produksi, serta strategi penetapan harga. Bahasa Indonesia: Mengembangkan keterampilan menulis proposal usaha yang efektif dan mempresentasikan ide secara persuasif. Seni Budaya: Mengembangkan kreativitas dalam mendesain logo, kemasan produk, dan materi promosi yang menarik secara visual. |
| Kemitraan Pembelajaran | Peserta didik dapat berinteraksi dengan pelaku UMKM lokal untuk mendapatkan wawasan dan umpan balik langsung mengenai ide usaha mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan meja-meja yang fleksibel untuk memfasilitasi kerja kelompok, dilengkapi akses internet dan papan tulis interaktif. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan aplikasi presentasi (misalnya Canva, Google Slides) untuk menyusun proposal usaha dan media sosial untuk simulasi promosi produk/jasa mereka. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi potensi diri dan peluang usaha di lingkungan sekitar dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Bisnis: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu istilah bisnis, lalu peserta didik menebak istilah tersebut. Contoh: 'Proses menjual barang' (Jawab: Pemasaran).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis jenis-jenis perencanaan usaha berdasarkan karakteristiknya secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Bisnis: Satu peserta didik menyebutkan kata terkait bisnis, peserta didik berikutnya menyebutkan kata lain yang berhubungan dengan kata sebelumnya. Contoh: 'Produksi' -> 'Pabrik' -> 'Pekerja'.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu akan merancang ide usaha yang inovatif dan menyusun komponen-komponen utama proposal usaha.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.
Info singkat: Modul ini akan membimbing kamu dalam memahami dan menyusun perencanaan usaha. Kamu akan belajar bagaimana mengidentifikasi peluang, merumuskan ide inovatif, menganalisis pasar, hingga menyusun proposal bisnis yang komprehensif.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil, pulpen, spidol, kertas tempel, gunting, lem, laptop/tablet dengan akses internet
Langkah kerja:
- Amati gambar di bawah ini, lalu diskusikan potensi usaha apa yang bisa dikembangkan dan mengapa.
- Identifikasi minimal tiga masalah atau kebutuhan di lingkungan sekitarmu yang belum terpenuhi, lalu tuliskan ide solusi dalam bentuk produk atau jasa.
- Pilih satu ide usaha terbaik dari daftar solusi yang kamu buat, lalu analisis target pasar dan pesaing utama untuk ide usahamu.
- Kembangkan ide produk/jasa tersebut agar lebih inovatif dan unik, serta buat rancangan nama merek dan logo sederhana.
- Susun strategi pemasaran awal untuk ide usahamu, termasuk penentuan harga, saluran distribusi, dan cara promosi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang pengertian usaha?
- Menurutmu, apa saja yang perlu disiapkan sebelum memulai sebuah bisnis?
- Coba sebutkan satu contoh usaha di sekitarmu yang menurutmu berhasil, dan mengapa?
- Apa bedanya kebutuhan dan keinginan dalam konteks berbisnis?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan pengisian LKPD, dan kualitas presentasi ide usaha awal.
Sumatif (akhir): Penilaian proposal usaha lengkap yang disusun kelompok dan presentasi akhir rencana bisnis.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi potensi diri dan peluang usaha di lingkungan sekitar. | Potensi diri dan peluang usaha. | 2 JP | Kemandirian, Kreativitas |
| 2 | Menganalisis jenis-jenis perencanaan usaha dan karakteristiknya. | Jenis-jenis perencanaan usaha. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Merumuskan ide usaha yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan pasar. | Inovasi produk/jasa dan strategi pemasaran. | 2 JP | Kreativitas, Kolaborasi |
| 4 | Menyusun komponen-komponen utama proposal usaha. | Komponen proposal usaha (profil, produk, pasar, keuangan). | 2 JP | Kemandirian, Penalaran Kritis |
Modul ini akan membimbing kamu dalam memahami dan menyusun perencanaan usaha. Kamu akan belajar bagaimana mengidentifikasi peluang, merumuskan ide inovatif, menganalisis pasar, hingga menyusun proposal bisnis yang komprehensif. Persiapkan dirimu untuk menjadi seorang wirausahawan muda yang visioner dan terampil!
1. Mengenali Potensi Diri dan Lingkungan
Setiap orang memiliki potensi unik berupa minat, bakat, dan keterampilan. Mengenali potensi diri adalah langkah awal penting dalam menentukan jenis usaha yang sesuai. Selain itu, mengamati lingkungan sekitar untuk menemukan masalah atau kebutuhan yang belum terpenuhi dapat membuka peluang usaha yang menjanjikan. Contohnya, jika kamu mahir memasak dan di lingkunganmu banyak pekerja kantoran yang sibuk, kamu bisa membuka usaha katering makanan sehat.
2. Identifikasi Peluang Usaha
Peluang usaha muncul ketika ada kesenjangan antara kebutuhan pasar dan penawaran yang ada. Mengidentifikasi peluang membutuhkan kepekaan terhadap tren, masalah sosial, dan perubahan gaya hidup masyarakat. Riset sederhana seperti mengamati kebiasaan belanja orang, mencari tahu apa yang sering dikeluhkan, atau melihat inovasi yang sedang populer bisa menjadi sumber ide. Misalnya, meningkatnya kesadaran akan lingkungan menciptakan peluang usaha produk ramah lingkungan.
3. Jenis-jenis Perencanaan Usaha
Perencanaan usaha dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Perencanaan strategis berfokus pada tujuan jangka panjang dan arah umum bisnis. Perencanaan operasional merinci kegiatan harian dan teknis. Perencanaan pemasaran fokus pada cara produk/jasa dikenal dan dijual. Perencanaan keuangan mengatur proyeksi pendapatan, biaya, dan laba. Setiap jenis perencanaan saling terkait dan penting untuk keberhasilan usaha, disesuaikan dengan skala dan kompleksitas bisnis.
4. Merumuskan Ide Usaha Inovatif
Inovasi adalah kunci untuk membedakan usahamu dari pesaing. Ide inovatif tidak selalu harus baru sama sekali, bisa juga berupa peningkatan dari produk/jasa yang sudah ada atau menciptakan cara baru dalam melayani pelanggan. Curah pendapat (curah pendapat) adalah teknik yang efektif untuk menghasilkan banyak ide. Setelah itu, saring ide-ide tersebut berdasarkan kelayakan, potensi pasar, dan sumber daya yang kamu miliki. Contohnya, inovasi pada kedai kopi bisa berupa konsep 'co-working space' atau 'drive-thru'.
5. Analisis Pasar dan Pesaing
Sebelum meluncurkan produk/jasa, penting untuk memahami siapa target pasarmu (usia, pendapatan, gaya hidup) dan siapa pesaingmu. Analisis pasar membantu kamu menyesuaikan produk, harga, dan strategi promosi. Sementara itu, analisis pesaing memungkinkan kamu menemukan keunggulan kompetitif yang bisa ditawarkan. Misalnya, jika pesaingmu menjual produk serupa dengan harga tinggi, kamu bisa menawarkan produk berkualitas dengan harga lebih terjangkau atau pelayanan yang lebih baik.
6. Menyusun Strategi Pemasaran
Strategi pemasaran adalah cara kamu memperkenalkan produk/jasa kepada target pasar. Ini meliputi penentuan harga (apakah premium, standar, atau diskon), saluran distribusi (toko fisik, online, reseller), dan promosi (iklan, media sosial, diskon). Kombinasi elemen-elemen ini, sering disebut 4P (Product, Price, Place, Promotion), harus disesuaikan dengan karakteristik target pasar dan tujuan usahamu. Pemasaran digital kini menjadi sangat efektif untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Rangkuman: Perencanaan usaha adalah fondasi penting bagi keberhasilan bisnis. Dimulai dengan mengenali potensi diri dan peluang di lingkungan, merumuskan ide inovatif, menganalisis pasar dan pesaing, hingga menyusun strategi pemasaran yang efektif. Proses ini membantu meminimalkan risiko, mengoptimalkan sumber daya, dan mencapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan. Dengan perencanaan yang matang, setiap wirausahawan dapat menghadapi tantangan dan meraih kesuksesan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Wirausaha | Orang yang berani mengambil risiko untuk memulai dan menjalankan bisnis. |
| Inovasi | Proses menciptakan atau memperkenalkan sesuatu yang baru atau cara baru dalam melakukan sesuatu. |
| Target Pasar | Kelompok konsumen spesifik yang ingin dijangkau oleh suatu produk atau jasa. |
| Peluang Usaha | Situasi yang menguntungkan yang dapat dimanfaatkan untuk memulai atau mengembangkan bisnis. |
| Proposal Usaha | Dokumen tertulis yang menjelaskan rencana bisnis secara rinci. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Perencanaan Usaha" mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Perencanaan Usaha yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Kerajinan Inspirasi Budaya LokalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopRekayasa Teknologi Transportasi SederhanaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBudi Daya Tanaman PanganModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPengolahan Makanan AwetanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Modul Prakarya dan Kewirausahaan lain yang sudah tersedia
Konsep Dasar Prakarya dan KewirausahaanPrakarya dan Kewirausahaan Kelas X SMAMerajutPrakarya dan Kewirausahaan Kelas X SMAProduk Aksesori Interior NusantaraPrakarya dan Kewirausahaan Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perencanaan Usaha pada Prakarya dan Kewirausahaan SMA, Fase E, elemen Prakarya dan Kewirausahaan.
Modul Perencanaan Usaha ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Prakarya dan Kewirausahaan kelas X SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan materi Perencanaan Usaha ini gratis?
Ya. Modul Perencanaan Usaha untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Perencanaan Usaha ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya dan Kewirausahaan kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya dan Kewirausahaan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Perencanaan Usaha ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perencanaan Usaha dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya dan Kewirausahaan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Perencanaan Usaha ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perencanaan Usaha tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perencanaan Usaha untuk Prakarya dan Kewirausahaan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Perencanaan Usaha ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya dan Kewirausahaan kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perencanaan Usaha beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya dan Kewirausahaan kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun, Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah, dan PPT bahan tayang tiap pertemuan tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Prakarya dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Perencanaan Usaha yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya dan Kewirausahaan MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.