Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas XI
Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang struktur teks laporan dan mampu menyusun kalimat efektif dalam berbagai konteks. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik dapat menganalisis dan mengevaluasi argumen dalam karya ilmiah tentang konservasi alam untuk mengidentifikasi kelemahan logis. - kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik mampu menghasilkan gagasan orisinal untuk topik penelitian konservasi alam yang relevan dengan konteks lokal. - kolaborasi — elemen: Membangun tim dan mengelola kerja sama
Peserta didik dapat membangun tim yang efektif dan mengelola kerja sama dalam menyusun serta menyajikan karya ilmiah secara kelompok.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase F, peserta didik menulis berbagai jenis teks untuk menyampaikan informasi, gagasan, dan argumen secara logis dan sistematis, termasuk karya ilmiah, dengan memperhatikan struktur, kebahasaan, dan etika penulisan yang relevan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Konservasi alam di Indonesia meliputi upaya perlindungan hutan hujan tropis, terumbu karang, dan berbagai spesies endemik seperti orangutan dan harimau Sumatra. |
| Konseptual | Karya ilmiah adalah tulisan yang menyajikan hasil penelitian atau kajian mendalam secara sistematis dan objektif, dengan tujuan mengembangkan ilmu pengetahuan. |
| Prosedural | Menulis karya ilmiah melibatkan tahapan perancangan, pengumpulan data, analisis, penyusunan kerangka, penulisan draf, revisi, dan penyajian. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya kejujuran akademik dan objektivitas dalam menyampaikan informasi ilmiah untuk mendukung upaya konservasi alam. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui analisis contoh, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan jenis karya ilmiah tentang konservasi alam dengan tepat.
- Dengan membaca teks, peserta didik dapat merumuskan permasalahan penelitian konservasi alam yang relevan dengan lingkungan sekitar secara jelas.
- Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menyusun kerangka karya ilmiah tentang konservasi alam dengan struktur yang runtut.
- Melalui praktik penulisan, peserta didik dapat menulis karya ilmiah tentang konservasi alam sesuai kaidah kebahasaan dan etika ilmiah yang berlaku.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat menyajikan karya ilmiah tentang konservasi alam secara lisan dengan bahasa yang efektif dan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Menyusun karya ilmiah yang berkualitas bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga tentang memberikan kontribusi nyata dalam upaya konservasi alam Indonesia melalui pemikiran kritis dan solusi inovatif.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah tulisan bisa menjadi 'senjata' paling ampuh untuk menyelamatkan hutan, laut, dan hewan-hewan langka di Indonesia?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Biologi: Memahami ekosistem, keanekaragaman hayati, dan dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan yang menjadi objek konservasi. Geografi: Menganalisis persebaran wilayah konservasi, dampak perubahan iklim, dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Sosiologi: Mengkaji peran masyarakat lokal, kebijakan pemerintah, dan konflik kepentingan dalam isu-isu konservasi alam. |
| Kemitraan Pembelajaran | Peserta didik dapat berinteraksi dengan aktivis lingkungan lokal atau peneliti konservasi untuk mendapatkan wawasan dan data pendukung karya ilmiah mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dan perpustakaan sekolah yang kondusif, serta akses ke area hijau sekitar sekolah atau taman kota untuk observasi awal. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform daring untuk riset literatur, pengumpulan data melalui kuesioner daring, dan penggunaan aplikasi pengolah kata untuk penulisan karya ilmiah. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui analisis contoh, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan jenis karya ilmiah tentang konservasi alam dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Konservasi: Guru menyebutkan ciri-ciri suatu istilah konservasi, peserta didik menebak istilah tersebut. Contoh: 'Tempat hidup hewan langka.' (Jawab: Suaka Margasatwa).
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menyusun kerangka karya ilmiah tentang konservasi alam dengan struktur yang runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Lingkungan: Setiap peserta didik menyebutkan satu kata terkait lingkungan atau konservasi, secara berurutan membentuk rantai kata tanpa mengulang.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat merancang kerangka karya ilmiah dan mengidentifikasi bagian-bagiannya dengan tepat.
Alat & bahan: Buku teks, alat tulis, komputer/laptop (opsional), akses internet (opsional)
Langkah kerja:
- Amati 1 tentang kerusakan lingkungan, lalu diskusikan permasalahan konservasi alam yang muncul dengan kelompokmu.
- Berdasarkan permasalahan yang telah diidentifikasi, rumuskan satu judul karya ilmiah yang menarik dan relevan.
- Susun kerangka karya ilmiahmu dengan mengisi tabel di bawah ini, pastikan setiap bagian memiliki poin-poin penting yang akan dikembangkan.
Gambar 1. Tabel - Identifikasi minimal 3 sumber referensi awal (buku, jurnal, artikel berita) yang relevan untuk mendukung setiap bagian kerangka karyamu.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang konservasi alam?
- Pernahkah Anda membaca atau mendengar tentang karya ilmiah? Apa itu?
- Menurut Anda, bagaimana karya ilmiah bisa membantu upaya pelestarian lingkungan?
- Apa saja bagian-bagian yang biasanya ada dalam sebuah laporan atau tulisan ilmiah?
Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan progres penyusunan kerangka karya ilmiah.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap presentasi karya ilmiah kelompok berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri dan jenis karya ilmiah tentang konservasi alam. | Ciri-ciri dan jenis karya ilmiah, isu konservasi alam. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Merumuskan permasalahan penelitian konservasi alam dan menyusun kerangka karya ilmiah. | Perumusan masalah, struktur karya ilmiah, penyusunan kerangka. | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Menulis dan menyajikan karya ilmiah tentang konservasi alam. | Kaidah penulisan ilmiah, etika ilmiah, teknik presentasi. | 2 JP | Kolaborasi |
Karya ilmiah bukan sekadar tugas sekolah, melainkan sebuah bentuk kontribusi nyata terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan penyelesaian masalah di sekitar kita. Di tengah tantangan konservasi alam yang semakin mendesak di Indonesia, kemampuan menyusun dan menyajikan karya ilmiah menjadi sangat penting untuk menyuarakan ide-ide penyelamatan lingkungan.
1. Mengenal Karya Ilmiah tentang Konservasi Alam
Karya ilmiah adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian suatu masalah secara sistematis, objektif, dan menggunakan metode ilmiah. Dalam konteks konservasi alam, karya ilmiah berperan penting untuk mengidentifikasi masalah lingkungan, menganalisis penyebabnya, serta menawarkan solusi berbasis bukti. Contohnya adalah penelitian tentang dampak sampah plastik terhadap ekosistem laut atau studi tentang efektivitas program reboisasi hutan.
2. Jenis-jenis Karya Ilmiah
Karya ilmiah memiliki beragam jenis, antara lain makalah, laporan penelitian, skripsi, tesis, disertasi, dan artikel jurnal. Makalah umumnya lebih ringkas dan sering disajikan dalam seminar. Laporan penelitian adalah hasil riset yang lebih mendalam. Skripsi, tesis, dan disertasi adalah karya ilmiah untuk jenjang pendidikan tinggi. Artikel jurnal adalah publikasi hasil penelitian yang telah melalui proses peninjauan sejawat (peer-review) untuk memastikan kualitas dan validitasnya. Pemilihan jenis karya ilmiah bergantung pada tujuan dan ruang lingkup penelitian yang dilakukan.
3. Struktur Karya Ilmiah yang Baku
Struktur karya ilmiah umumnya terdiri dari beberapa bagian utama. Pertama, bagian awal meliputi judul, abstrak, kata pengantar, daftar isi, dan daftar tabel/gambar. Kedua, bagian inti yang mencakup pendahuluan (latar belakang, rumusan masalah, tujuan, manfaat), kajian pustaka, metodologi penelitian, hasil penelitian, pembahasan, dan kesimpulan. Ketiga, bagian akhir meliputi daftar pustaka dan lampiran. Setiap bagian memiliki fungsi spesifik yang mendukung keterpaduan dan kejelasan penyampaian informasi ilmiah.
4. Merumuskan Masalah dan Tujuan Penelitian
Perumusan masalah adalah langkah krusial dalam penelitian. Masalah harus spesifik, dapat diukur, relevan, dan memiliki batasan yang jelas. Misalnya, bukan 'masalah sampah di Jakarta', tetapi 'Dampak limbah plastik terhadap kualitas air di Sungai Ciliwung segmen Jakarta Selatan'. Dari masalah tersebut, dirumuskan tujuan penelitian yang ingin dicapai, seperti 'Menganalisis kandungan mikroplastik dalam air Sungai Ciliwung segmen Jakarta Selatan' dan 'Mengidentifikasi sumber utama limbah plastik di area tersebut'.
5. Pentingnya Kajian Pustaka dan Metodologi
Kajian pustaka berisi tinjauan teori dan penelitian terdahulu yang relevan, berfungsi sebagai landasan teoretis dan pembanding. Metodologi penelitian menjelaskan cara penelitian dilakukan, termasuk jenis penelitian (kuantitatif/kualitatif), populasi dan sampel, teknik pengumpulan data (observasi, wawancara, kuesioner), serta teknik analisis data. Bagian ini penting untuk memastikan penelitian dapat direplikasi dan hasilnya valid serta reliabel.
6. Ragam Bahasa dan Etika Penulisan Ilmiah
Bahasa karya ilmiah harus lugas, baku, efektif, dan objektif, menghindari penggunaan kata-kata kiasan atau subjektif. Gaya penulisan harus konsisten. Etika penulisan ilmiah sangat penting, meliputi kejujuran dalam pengumpulan dan penyajian data, menghindari plagiarisme dengan selalu mencantumkan sumber (sitasi dan daftar pustaka), serta menghargai hak cipta. Pelanggaran etika dapat merusak kredibilitas penulis dan validitas karya ilmiah.
7. Menyajikan Karya Ilmiah secara Lisan
Penyajian karya ilmiah secara lisan (presentasi) memerlukan persiapan matang. Presenter harus menguasai materi, menggunakan media visual yang menarik (slide), berbicara dengan jelas dan percaya diri, serta mampu menjawab pertanyaan audiens dengan lugas. Latihan presentasi sangat membantu untuk meningkatkan kelancaran dan efektivitas penyampaian. Tujuannya adalah menyampaikan inti penelitian secara ringkas dan menarik, serta memancing diskusi yang konstruktif.
Rangkuman: Karya ilmiah adalah tulisan sistematis dan objektif yang berperan penting dalam konservasi alam. Struktur baku, perumusan masalah jelas, kajian pustaka, metodologi tepat, serta bahasa dan etika ilmiah yang benar adalah kunci. Kemampuan menyajikan karya ilmiah secara lisan juga krusial untuk mengomunikasikan temuan dan menginspirasi tindakan nyata dalam pelestarian lingkungan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Konservasi | Upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan serta sumber daya alam. |
| Karya Ilmiah | Tulisan yang menyajikan hasil penelitian atau kajian secara sistematis dan objektif. |
| Plagiarisme | Tindakan menjiplak ide, tulisan, atau karya orang lain tanpa mencantumkan sumbernya. |
| Metodologi Penelitian | Bagian dalam karya ilmiah yang menjelaskan metode atau cara penelitian dilakukan. |
| Ekosistem | Hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 3 siap unduh
Mengenalkan Produk Pangan Lokal IndonesiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenyajikan Berita Inovasi yang MenghiburBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenggali Nilai Sejarah Bangsa melalui Cerita PendekModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Menulis Puisi Bertema Kesempatan untuk SemuaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengenal Indonesia melalui Pertunjukan DramaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Karya IlmiahBahasa Indonesia Kelas XI SMKMengenalkan dan mempromosikan produk pangan lokal IndonesiaBahasa Indonesia Kelas XI SMKBeritaBahasa Indonesia Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah pada Bahasa Indonesia SMK, Fase F, elemen Menulis.
Modul Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas XI SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah ini gratis?
Ya. Modul Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah untuk Bahasa Indonesia kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Berperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya Ilmiah disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.