Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X
Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar-dasar Agribisnis Tanaman |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (8 JP: 4 JP × 45 menit = 180 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis tanaman dan beberapa alat pertanian sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi
Peserta didik menganalisis potensi bahaya dalam kegiatan agribisnis tanaman dan mengevaluasi solusi K3 yang tepat. - kolaborasi — elemen: Kerja sama
Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok untuk mengidentifikasi risiko K3 dan merancang prosedur keselamatan kerja. - kesehatan — elemen: Menjaga kesehatan fisik dan mental
Peserta didik menerapkan prosedur K3 untuk menjaga kesehatan fisik dan mental saat bekerja di lingkungan agribisnis tanaman.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Proses Bisnis Menyeluruh Bidang Agribisnis Tanaman |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menerapkan prosedur K3 dalam berbagai tahapan proses bisnis agribisnis tanaman secara mandiri dan bertanggung jawab. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Kecelakaan kerja sering terjadi di sektor pertanian akibat kurangnya penerapan K3. |
| Konseptual | K3 adalah upaya untuk melindungi pekerja dari bahaya dan meningkatkan produktivitas kerja di agribisnis tanaman. |
| Prosedural | Langkah-langkah identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko K3 harus diterapkan secara sistematis. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya K3 dan proaktif dalam mencari informasi serta menerapkan praktik keselamatan kerja. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko K3 dalam agribisnis tanaman dengan benar.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip K3 dalam agribisnis tanaman secara runtut.
- Dengan simulasi, peserta didik dapat menerapkan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai untuk berbagai aktivitas agribisnis tanaman.
- Melalui praktik langsung, peserta didik dapat menyusun dan melaksanakan prosedur K3 untuk penanganan bahan kimia pertanian dengan aman.
- Setelah melakukan praktik, peserta didik dapat mengevaluasi efektivitas prosedur K3 yang diterapkan dalam kegiatan agribisnis tanaman.
Pemahaman bermakna: Penerapan prosedur K3 yang benar adalah kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif dalam agribisnis tanaman, sehingga mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Pertanyaan pemantik: "Menurut kalian, mengapa petani atau pekerja agribisnis seringkali mengabaikan aspek keselamatan kerja, dan apa dampaknya jika K3 tidak diterapkan?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Peserta didik menyusun laporan praktik K3 dengan kaidah penulisan yang baik dan benar. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Peserta didik memahami dampak kecelakaan kerja terhadap kesehatan fisik dan pentingnya menjaga kebugaran. Kimia: Peserta didik memahami sifat dan bahaya bahan kimia pertanian serta cara penanganannya yang aman. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat berbagi pengalaman tentang pentingnya K3 dalam pekerjaan pertanian mereka atau sebagai narasumber praktik baik. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dilengkapi poster K3, laboratorium atau lahan praktik disiapkan dengan standar keselamatan, serta akses internet untuk mencari informasi K3. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video tutorial penggunaan APD, aplikasi simulasi identifikasi bahaya, dan e-book panduan K3 pertanian sebagai sumber belajar. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko K3 dalam agribisnis tanaman dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tebak Gerakan: Guru memperagakan 3-4 gerakan pekerjaan agribisnis (misal: mencangkul, menyemprot, memanen) dan peserta didik menebak gerakan serta potensi bahayanya.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan simulasi, peserta didik dapat menerapkan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai untuk berbagai aktivitas agribisnis tanaman. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 30 menit | Ice breaking: Tukar Peran: Guru menyebutkan jenis pekerjaan di agribisnis tanaman (misal: menyemprot pestisida), peserta didik secara cepat menyebutkan APD yang diperlukan. Jika salah, teman yang lain mengoreksi.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 55 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 30 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 30 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko K3 dalam studi kasus agribisnis tanaman.
Alat & bahan: Alat tulis, buku sumber, internet
Langkah kerja:
- Tuliskan bagian tubuh yang dilindungi setiap APD pada tabel berikut, lalu tuliskan pekerjaan yang memerlukannya.
Gambar 1. Tabel - Amati atau video studi kasus kecelakaan kerja di agribisnis tanaman yang ditayangkan guru.
- Diskusikan dalam kelompok potensi bahaya (fisik, kimia, biologi, ergonomi, psikologi) yang ada pada studi kasus tersebut.
- Identifikasi risiko K3 yang mungkin terjadi akibat bahaya tersebut.
- Berikan contoh cara pengendalian risiko yang dapat dilakukan.
- Catat hasil diskusi kelompok pada tabel pengamatan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian ketahui tentang K3?
- Sebutkan 3 jenis pekerjaan di bidang pertanian!
- Menurutmu, apakah ada bahaya saat bekerja di kebun?
- Pernahkah kalian melihat seseorang memakai alat pelindung diri saat bekerja?
Formatif (proses): Observasi terhadap partisipasi diskusi kelompok dan kelengkapan identifikasi bahaya pada LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep K3 dan kemampuan analisis kasus.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko K3 | Jenis-jenis bahaya dan risiko K3 di agribisnis tanaman | 4 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan prinsip-prinsip K3 dalam agribisnis tanaman | Prinsip dasar K3 dan hierarki pengendalian risiko | 4 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menerapkan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai | Jenis-jenis APD dan cara penggunaannya | 4 JP | kolaborasi, kesehatan |
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah aspek krusial dalam setiap bidang pekerjaan, termasuk agribisnis tanaman. Memahami dan menerapkan prosedur K3 bukan hanya tentang kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga tentang melindungi diri sendiri, rekan kerja, dan lingkungan dari berbagai risiko yang mungkin timbul. Modul ini akan membimbing Anda memahami pentingnya K3 dan cara menerapkannya dalam kegiatan agribisnis tanaman.
1. Pengertian dan Tujuan K3 dalam Agribisnis Tanaman
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan serta kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Dalam agribisnis tanaman, K3 bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, mencegah cedera dan penyakit, meningkatkan produktivitas, serta mematuhi peraturan perundang-undangan. Penerapan K3 juga berkontribusi pada keberlanjutan usaha agribisnis dengan menjaga aset manusia dan fasilitas.
2. Potensi Bahaya dan Risiko dalam Agribisnis Tanaman
Kegiatan agribisnis tanaman memiliki berbagai potensi bahaya. Bahaya fisik meliputi kebisingan mesin, getaran, suhu ekstrem, dan radiasi UV dari matahari. Bahaya kimia berasal dari pestisida, herbisida, pupuk kimia, dan bahan bakar. Bahaya biologi meliputi bakteri, virus, jamur, serangga, dan hewan berbisa. Bahaya ergonomi terkait dengan posisi kerja yang salah, gerakan berulang, dan pengangkatan beban berat. Terakhir, bahaya psikologi seperti stres kerja dan kelelahan juga perlu diperhatikan. Setiap bahaya ini memiliki risiko kecelakaan atau penyakit yang berbeda-beda.
3. Hierarki Pengendalian Risiko K3
Pengendalian risiko K3 dilakukan secara hierarkis, dimulai dari upaya paling efektif. Eliminasi adalah menghilangkan sumber bahaya sepenuhnya, misalnya mengganti alat berbahaya. Substitusi adalah mengganti bahan atau proses berbahaya dengan yang lebih aman. Rekayasa teknik melibatkan perubahan fisik pada lingkungan kerja atau peralatan, seperti pemasangan pelindung mesin. Pengendalian administratif mencakup prosedur kerja aman, pelatihan, rotasi kerja, dan rambu K3. Terakhir, Alat Pelindung Diri (APD) adalah lini pertahanan terakhir yang digunakan saat pengendalian lain tidak memungkinkan.
4. Jenis-jenis Alat Pelindung Diri (APD) di Agribisnis Tanaman
APD adalah perlengkapan yang dirancang untuk melindungi pekerja dari bahaya. Contoh APD di agribisnis tanaman meliputi helm atau topi pelindung untuk kepala, kacamata atau pelindung wajah untuk mata dan wajah, masker atau respirator untuk pernapasan, sarung tangan untuk tangan, sepatu boot keselamatan untuk kaki, serta pakaian pelindung seperti apron atau jas hujan. Pemilihan APD harus disesuaikan dengan jenis bahaya dan risiko pekerjaan yang dihadapi. Penting untuk memastikan APD dalam kondisi baik dan digunakan dengan benar.
5. Prosedur Penanganan Bahan Kimia Pertanian yang Aman
Penanganan bahan kimia pertanian seperti pestisida dan pupuk memerlukan prosedur khusus. Selalu baca label produk untuk informasi penggunaan, dosis, dan APD yang diperlukan. Simpan bahan kimia di tempat yang aman, terkunci, dan jauh dari jangkauan anak-anak atau makanan. Gunakan APD lengkap saat mengaplikasikan bahan kimia. Hindari makan, minum, atau merokok saat bekerja dengan bahan kimia. Buang kemasan bekas sesuai petunjuk dan jangan mencemari lingkungan. Penting untuk memiliki pengetahuan tentang pertolongan pertama jika terjadi kontak atau keracunan.
6. Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) di Lapangan
Setiap lokasi kerja agribisnis harus dilengkapi dengan kotak P3K yang berisi perlengkapan dasar seperti perban, antiseptik, plester, gunting, dan obat-obatan dasar. Pekerja harus dilatih dalam dasar-dasar P3K, seperti cara menangani luka ringan, memar, sengatan serangga, atau paparan bahan kimia. Penting untuk segera mencari bantuan medis profesional jika cedera serius terjadi. Pengetahuan P3K dapat menyelamatkan nyawa dan mengurangi tingkat keparahan cedera sebelum bantuan medis tiba.
Rangkuman: K3 dalam agribisnis tanaman sangat penting untuk melindungi pekerja dari berbagai potensi bahaya dan risiko, seperti bahaya fisik, kimia, biologi, ergonomi, dan psikologi. Penerapan K3 dilakukan melalui hierarki pengendalian risiko, mulai dari eliminasi hingga penggunaan APD. Pemilihan dan penggunaan APD yang tepat serta penanganan bahan kimia yang aman adalah kunci. Selain itu, pengetahuan P3K juga esensial untuk memberikan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Agribisnis | Usaha yang bergerak di bidang pertanian dari hulu hingga hilir. |
| K3 | Keselamatan dan Kesehatan Kerja. |
| APD | Alat Pelindung Diri. |
| Pestida | Bahan kimia untuk membasmi hama tanaman. |
| Ergonomi | Ilmu tentang penyesuaian kerja dengan kemampuan manusia. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman" mata pelajaran Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil5 materi · siap dibuatkan
Manajemen Agribisnis TanamanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPerkembangan Proses Produksi Tanaman dan Isu-Isu GlobalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAgripreneurshipBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPengelolaan Faktor ProduksiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisFaktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Proses Produksi TanamanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 dari 4 siap unduh
Pembiakan TanamanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisProses Produksi TanamanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPascapanen dan PemasaranModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKelembagaan dalam Agribisnis TanamanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Dasar-dasar Agribisnis Tanaman lain yang sudah tersedia
Profil Entrepreneur, Job Profile, dan Peluang Usaha Bidang Agribisnis TanamanDasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X SMKProses Bisnis secara Menyeluruh di Bidang Agribisnis TanamanDasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X SMKSikap Kerja (Soft Skill) dalam Agribisnis TanamanDasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X SMKWawasan Dunia Kerja bidang Agribisnis TanamanDasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X SMKLihat semua Modul Ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman pada Dasar-dasar Agribisnis Tanaman SMK, Fase E, elemen Proses Bisnis Menyeluruh Bidang Agribisnis Tanaman.
Modul Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman untuk Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman materi Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman ini gratis?
Ya. Modul Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman untuk Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Agribisnis Tanaman kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Dasar-dasar Agribisnis Tanaman ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Prosedur K3 dalam Agribisnis Tanaman disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.