SMK · Kelas X · Fase E

Modul Ajar & RPP Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X
Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja

Modul ajar (RPP) Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual SMK kelas X materi Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja, gratis dalam Word + PDF atas nama Anda: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

Sampul modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X materi Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — siap cetak A412 lembar A4✨ Bisa sampai 18 lembar lebih3 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord (.docx) + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Kecakapan kerja dasar, K3LH, dan budaya kerja adalah elemen krusial bagi profesional DKV. Mengidentifikasi bahaya, menerapkan prinsip K3LH termasuk penggunaan APD, serta membangun etos kerja positif akan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan produktif. Ini bukan hanya tentang memenuhi standar, tetapi juga investasi untuk kesejahteraan dan keberlanjutan karier di industri kreatif. Profesionalisme di DKV lahir dari kombinasi kreativitas, keterampilan teknis, dan kesadaran akan tanggung jawab ini.
📥 Unduh dengan Nama & Kop Sekolah Saya — GRATISIsi nama & sekolah dulu · ±1 menit · Word + PDF tanpa watermark

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja
Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja
Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar-dasar Desain Komunikasi Visual
Fase / KelasE / X
Materi PokokKecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja
Alokasi Waktu3 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang etika dan norma sosial yang berlaku di masyarakat.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. penalaran kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis kasus-kasus pelanggaran K3LH dan memberikan solusi berdasarkan prinsip-prinsip keselamatan kerja.
  2. kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik berkolaborasi dalam kelompok untuk menyusun prosedur K3LH dan mempraktikkannya dalam simulasi lingkungan kerja.
  3. kesehatan — elemen: Menjaga kesehatan fisik dan mental
    Peserta didik memahami pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental di lingkungan kerja DKV untuk produktivitas yang optimal.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
Elemen / DomainDasar-dasar Desain Komunikasi Visual
Rumusan CP FasePada akhir fase E, peserta didik mampu mengaplikasikan kecakapan kerja dasar, prinsip K3LH, dan budaya kerja industri DKV sesuai standar operasional prosedur untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKecelakaan kerja di studio desain atau kantor agensi iklan sering terjadi akibat kelalaian penerapan K3LH.
KonseptualK3LH adalah upaya sistematis untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman melalui identifikasi bahaya dan pengendalian risiko.
ProseduralLangkah-langkah penerapan K3LH meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, dan evaluasi berkelanjutan.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa pemahaman K3LH dan budaya kerja akan membentuk profesionalisme dan melindungi diri serta orang lain di lingkungan kerja DKV.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko di lingkungan kerja DKV dengan tepat.
  2. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip K3LH sesuai standar industri dengan benar.
  3. Dengan simulasi, peserta didik dapat menerapkan prosedur penggunaan alat pelindung diri (APD) di lingkungan kerja DKV secara runtut.
  4. Melalui observasi, peserta didik dapat menganalisis budaya kerja positif dan negatif di industri DKV minimal tiga contoh.
  5. Setelah presentasi, peserta didik dapat merumuskan solusi untuk menciptakan lingkungan kerja DKV yang aman dan produktif sesuai kaidah K3LH.
Halaman 2 · Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menerapkan K3LH serta budaya kerja yang baik bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi untuk keselamatan, kesehatan, dan produktivitas jangka panjang di dunia kerja DKV.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kecelakaan kerja seringkali terjadi di tempat kerja, dan bagaimana kita bisa mencegahnya di bidang Desain Komunikasi Visual?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menyusun laporan identifikasi bahaya dan prosedur K3LH dengan bahasa yang jelas dan efektif.
Seni Budaya: Menganalisis desain ergonomis pada peralatan kerja DKV dan estetika visual rambu K3LH.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Memahami postur tubuh yang benar dan latihan peregangan untuk mencegah cedera saat bekerja di DKV.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendukung dengan mengingatkan pentingnya keselamatan dan kesehatan di rumah, serta komunitas industri DKV dapat diundang untuk berbagi pengalaman K3LH.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas diatur agar menyerupai studio DKV mini dengan area kerja yang jelas, serta platform digital digunakan untuk berbagi materi dan diskusi online.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial penggunaan APD, simulasi virtual bahaya di lingkungan kerja DKV, dan forum diskusi online untuk berbagi informasi K3LH.
Halaman 3 · Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko di lingkungan kerja DKV dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tebak Gerakan: Guru memperagakan gerakan terkait K3LH (misal: memakai helm, mengangkat barang berat), peserta didik menebak dan menjelaskan maknanya.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan gambar atau video singkat tentang kecelakaan kerja di lingkungan perkantoran/studio desain, lalu bertanya 'Apa yang kalian lihat? Mengapa ini bisa terjadi?' untuk mengaitkan dengan pengalaman atau pengetahuan awal peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko di lingkungan kerja DKV serta pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa mengenali bahaya sebelum terjadi kecelakaan di tempat kerja DKV?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah studi kasus berupa narasi singkat tentang insiden kecil di studio DKV (misalnya, kabel berserakan, kursi rusak, pencahayaan kurang) dan meminta peserta didik untuk membaca serta memahami masalah yang terjadi.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok-kelompok kecil (4-5 orang) dan memberikan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi panduan untuk menganalisis studi kasus tersebut.
  3. Guru menjelaskan tugas kelompok: mengidentifikasi potensi bahaya fisik, kimia, biologi, dan ergonomi yang ada dalam studi kasus, serta risiko yang mungkin timbul dari bahaya tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko berdasarkan studi kasus yang diberikan, mencatatnya pada LKPD.
  2. Peserta didik menggunakan sumber belajar yang disediakan (modul ajar, internet) untuk memperdalam pemahaman tentang jenis-jenis bahaya dan risiko kerja.
  3. Guru berkeliling mengamati dan membimbing setiap kelompok, memastikan diskusi berjalan efektif dan peserta didik fokus pada identifikasi bahaya dan risiko spesifik DKV.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi potensi bahaya dan risiko dari studi kasus di depan kelas.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan tanggapan, pertanyaan, atau masukan terhadap presentasi, lalu guru memfasilitasi diskusi untuk membandingkan temuan antar kelompok.
  3. Guru memberikan penguatan konsep tentang pentingnya identifikasi bahaya sebagai langkah awal pencegahan kecelakaan kerja, mengoreksi jika ada miskonsepsi, dan memastikan semua potensi bahaya teridentifikasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali potensi bahaya dan risiko di lingkungan kerja DKV yang telah diidentifikasi.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta beberapa peserta didik menyampaikan perasaan setelah mengikuti pembelajaran, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas rumah berupa observasi sederhana di lingkungan sekitar untuk menemukan potensi bahaya, serta menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya, kemudian menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan prinsip-prinsip K3LH sesuai standar industri dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata K3LH: Guru menyebut satu kata terkait K3LH, peserta didik berikutnya menyebut kata yang diawali huruf terakhir kata sebelumnya, secara bergantian dalam lingkaran.
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kembali hasil observasi tugas rumah tentang potensi bahaya di lingkungan sekitar, lalu mengaitkannya dengan pentingnya prinsip K3LH untuk mencegah bahaya tersebut.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menjelaskan prinsip-prinsip K3LH sesuai standar industri dan pertanyaan pemantik 'Prinsip-prinsip apa saja yang menjadi dasar keselamatan dan kesehatan kerja di dunia DKV?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan beberapa gambar atau video yang menunjukkan praktik K3LH yang baik dan buruk di lingkungan kerja DKV, meminta peserta didik untuk mengamati perbedaan dan dampaknya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok yang sama seperti pertemuan sebelumnya dan memberikan LKPD yang berisi panduan untuk menganalisis prinsip-prinsip K3LH.
  3. Guru menginstruksikan kelompok untuk mencari informasi dari bahan ajar dan internet tentang prinsip-prinsip K3LH seperti pengendalian bahaya, penggunaan APD, dan prosedur darurat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk menjelaskan masing-masing prinsip K3LH dan memberikan contoh penerapannya yang relevan di industri DKV.
  2. Peserta didik mencatat hasil diskusi mereka pada LKPD, menyertakan argumen mengapa setiap prinsip itu penting untuk keselamatan dan kesehatan kerja.
  3. Guru memfasilitasi diskusi antar kelompok jika ada kesulitan atau perbedaan pemahaman, serta memberikan klarifikasi jika diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyajikan hasil diskusi mereka tentang prinsip-prinsip K3LH di depan kelas, menggunakan poster mini atau mind map yang dibuat.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan umpan balik dan bertanya, lalu guru memimpin sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman tentang prinsip-prinsip K3LH.
  3. Guru memberikan penguatan mengenai prinsip-prinsip K3LH yang esensial, memastikan peserta didik memahami pentingnya setiap prinsip dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan prinsip-prinsip dasar K3LH dan relevansinya dalam konteks DKV.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru mengajak peserta didik untuk berbagi satu hal baru yang dipelajari dan memberikan pujian atas kerja sama kelompok, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk mencari contoh-contoh Alat Pelindung Diri (APD) yang relevan untuk pekerja DKV dan menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya, kemudian menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 3Dengan simulasi, peserta didik dapat menerapkan prosedur penggunaan alat pelindung diri (APD) di lingkungan kerja DKV secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menitIce breaking: Tunjuk APD: Guru menyebutkan jenis bahaya (misal: percikan tinta), peserta didik secara cepat menunjuk atau menyebutkan APD yang sesuai (misal: kacamata pelindung).
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan kembali hasil tugas rumah tentang contoh APD untuk pekerja DKV, lalu mengaitkannya dengan pentingnya penggunaan APD yang benar sebagai bagian dari K3LH.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menerapkan prosedur penggunaan APD di lingkungan kerja DKV melalui simulasi dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara memakai dan menggunakan APD yang benar agar efektif melindungi kita?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video singkat tentang penggunaan APD yang salah atau tidak lengkap dan dampaknya, kemudian meminta peserta didik untuk mengidentifikasi kesalahan tersebut.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok dan memberikan LKPD yang berisi skenario simulasi penggunaan APD dalam berbagai situasi kerja DKV (misalnya, saat mencetak dengan mesin besar, saat memotong bahan dengan cutter).
  3. Guru menjelaskan jenis-jenis APD dasar yang akan disimulasikan (misalnya, sarung tangan, masker, kacamata pelindung) dan fungsinya masing-masing.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk merencanakan prosedur penggunaan APD yang tepat sesuai skenario pada LKPD.
  2. Peserta didik mempraktikkan simulasi penggunaan APD secara bergantian di dalam kelompok, saling mengoreksi dan memberikan masukan untuk memastikan prosedur yang benar.
  3. Guru berkeliling mengamati dan memberikan bimbingan langsung kepada setiap kelompok, memastikan setiap peserta didik memahami dan mempraktikkan penggunaan APD dengan benar dan runtut.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok secara bergantian melakukan simulasi penggunaan APD di depan kelas sesuai skenario yang telah disiapkan.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok lain memberikan evaluasi terhadap simulasi yang dilakukan, menunjukkan bagian yang sudah baik dan yang perlu diperbaiki berdasarkan prinsip K3LH.
  3. Guru memberikan penguatan dan koreksi terhadap praktik simulasi, menekankan pentingnya disiplin dalam penggunaan APD untuk keselamatan diri di lingkungan kerja DKV.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya dan prosedur yang benar dalam penggunaan APD di lingkungan kerja DKV.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menyampaikan satu komitmen terkait penggunaan APD, memberikan apresiasi atas keberanian dan partisipasi dalam simulasi, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas untuk membuat daftar APD yang relevan dengan jenis pekerjaan DKV yang diminati dan menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya, kemudian menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Deteksi Bahaya di Studio DKV!Nama: ................................ Kelas: ....... Tanggal: ...........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko di lingkungan kerja DKV dengan tepat.

Alat & bahan: Kertas, pulpen, modul ajar, akses internet

Langkah kerja:

  1. Tuliskan bagian tubuh yang dilindungi setiap APD pada tabel berikut, lalu tuliskan pekerjaan yang memerlukannya.
    Alat pelindung diri (APD)Alat pelindung diriBagian dilindungiSepatu keselamatanPenyumbat telingaKacamata pengamanHelm pengaman
  2. Amati gambar situasi studio DKV di bawah ini dengan saksama.
  3. Identifikasi minimal 5 potensi bahaya yang ada pada gambar dan catat jenis bahaya (fisik, kimia, biologi, ergonomi) serta contoh risikonya.
  4. Diskusikan dengan kelompokmu, bagaimana bahaya tersebut dapat dicegah atau diminimalisir.
  5. Isi tabel analisis bahaya dan risiko pada lembar kerja yang disediakan.
  6. Siapkan hasil diskusimu untuk dipresentasikan di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang keselamatan di tempat kerja?
  2. Menurutmu, mengapa penting untuk menjaga kebersihan di lingkungan kerja?
  3. Pernahkah kamu melihat rambu-rambu keselamatan? Di mana dan apa maknanya?
  4. Apa saja yang termasuk kecelakaan kerja di bidang desain?

Formatif (proses): Observasi dan penilaian kinerja kelompok saat diskusi, presentasi, dan simulasi, serta penilaian kelengkapan dan ketepatan LKPD.

Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai, serta penilaian proyek mini tentang penyusunan SOP K3LH.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko di lingkungan kerja DKV dengan tepat.Identifikasi bahaya dan risiko kerja DKV.3 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan prinsip-prinsip K3LH sesuai standar industri dengan benar.Prinsip-prinsip K3LH.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
3Menerapkan prosedur penggunaan alat pelindung diri (APD) di lingkungan kerja DKV secara runtut.Penggunaan APD di DKV.3 JPkolaborasi, kesehatan
4Menganalisis budaya kerja positif dan negatif di industri DKV.Budaya kerja industri DKV.2 JPpenalaran kritis, kolaborasi
Halaman 9 · Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membimbing Anda memahami pentingnya Kecakapan Kerja Dasar, Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH), serta Budaya Kerja di dunia Desain Komunikasi Visual (DKV). Pengetahuan ini tidak hanya melindungi diri Anda, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan profesional. Bersiaplah untuk menjadi desainer yang tidak hanya kreatif, tetapi juga bertanggung jawab dan sadar akan keselamatan.

1. Pengenalan Kecakapan Kerja Dasar
Kecakapan kerja dasar adalah fondasi penting bagi setiap profesional, termasuk di bidang DKV. Ini mencakup kemampuan berkomunikasi efektif, bekerja sama dalam tim, berpikir kritis, memecahkan masalah, dan beradaptasi dengan perubahan. Di DKV, kecakapan ini esensial untuk berinteraksi dengan klien, berkolaborasi dengan sesama desainer, dan menyelesaikan proyek dengan efisien. Tanpa kecakapan dasar ini, seorang desainer mungkin kesulitan menyampaikan ide, menerima masukan, atau bahkan memahami kebutuhan proyek.

2. Pentingnya K3LH dalam DKV
Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) bukan sekadar aturan, melainkan kebutuhan vital di setiap industri, termasuk DKV. Meskipun terlihat tidak seberisiko pekerjaan fisik, lingkungan kerja DKV memiliki potensi bahaya seperti cedera ergonomis akibat posisi duduk yang salah, masalah mata akibat paparan layar berlebihan, atau bahkan bahaya listrik dari peralatan. K3LH bertujuan untuk mencegah kecelakaan, penyakit akibat kerja, dan menjaga kelestarian lingkungan, sehingga menciptakan suasana kerja yang aman, nyaman, dan produktif bagi semua.

3. Identifikasi Potensi Bahaya dan Risiko
Langkah pertama dalam penerapan K3LH adalah mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko. Potensi bahaya di studio DKV bisa berupa bahaya fisik (kabel berserakan, pencahayaan buruk), kimia (uap lem, tinta), biologi (jamur di AC, serangga), atau ergonomi (kursi tidak nyaman, posisi monitor salah). Risiko adalah kemungkinan terjadinya cedera atau penyakit akibat bahaya tersebut. Dengan mengidentifikasi bahaya, kita dapat merencanakan tindakan pencegahan yang efektif, seperti merapikan kabel, memastikan ventilasi yang baik, atau menggunakan peralatan yang ergonomis.

4. Prinsip-prinsip K3LH
Prinsip dasar K3LH meliputi pencegahan kecelakaan, pengendalian bahaya, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), prosedur tanggap darurat, dan pembinaan kesadaran K3LH. Pencegahan berarti mengambil langkah proaktif sebelum insiden terjadi. Pengendalian bahaya fokus pada eliminasi atau substitusi bahaya, rekayasa teknis, pengendalian administratif, dan terakhir penggunaan APD. Prosedur darurat memastikan setiap orang tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran atau gempa. Pembinaan kesadaran K3LH adalah upaya berkelanjutan untuk menanamkan budaya aman pada setiap pekerja.

5. Alat Pelindung Diri (APD) di DKV
Meskipun tidak sekompleks industri berat, pekerja DKV juga memerlukan APD. Contoh APD yang relevan meliputi sarung tangan saat menggunakan bahan kimia (lem, tinta khusus), masker untuk menghindari hirupan uap berbahaya, kacamata pelindung saat memotong bahan dengan alat tajam, dan sepatu yang nyaman serta antislip. Penggunaan APD harus sesuai standar dan dilakukan secara konsisten untuk memberikan perlindungan maksimal. Penting untuk memilih APD yang tepat sesuai jenis pekerjaan dan memastikan APD tersebut dalam kondisi baik.

6. Budaya Kerja Profesional di Industri DKV
Budaya kerja adalah nilai-nilai, norma, dan kebiasaan yang membentuk perilaku karyawan di sebuah organisasi. Di industri DKV, budaya kerja profesional mencakup disiplin, tanggung jawab, inisiatif, kerja sama tim, etika kerja, dan komitmen terhadap kualitas. Budaya ini memengaruhi cara desainer berinteraksi, menyelesaikan proyek, dan menghadapi tantangan. Lingkungan kerja dengan budaya positif akan meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kesejahteraan karyawan, sementara budaya negatif dapat menghambat kemajuan dan memicu konflik.

7. Penerapan Budaya Kerja Positif
Membangun budaya kerja positif di DKV melibatkan beberapa aspek. Ini dimulai dari komunikasi yang transparan dan terbuka, saling menghargai antar rekan kerja, memiliki etos kerja yang tinggi, serta fokus pada inovasi dan pembelajaran berkelanjutan. Mematuhi tenggat waktu, memberikan umpan balik konstruktif, dan menjaga profesionalisme dalam setiap interaksi adalah contoh nyata penerapan budaya kerja positif. Lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan pengakuan akan memotivasi desainer untuk memberikan yang terbaik dan merasa memiliki terhadap pekerjaannya.

8. Etika dan Tanggung Jawab Profesi DKV
Sebagai desainer komunikasi visual, etika dan tanggung jawab profesi sangat penting. Ini mencakup menghormati hak cipta, menjaga kerahasiaan klien, tidak melakukan plagiarisme, serta menciptakan karya yang bertanggung jawab secara sosial. Desainer harus menyadari dampak visual yang mereka ciptakan terhadap masyarakat. Tanggung jawab juga berarti menyelesaikan pekerjaan dengan kualitas terbaik, tepat waktu, dan sesuai kesepakatan. Menjunjung tinggi etika profesi akan membangun reputasi baik dan kepercayaan dari klien serta kolega.

Rangkuman: Kecakapan kerja dasar, K3LH, dan budaya kerja adalah elemen krusial bagi profesional DKV. Mengidentifikasi bahaya, menerapkan prinsip K3LH termasuk penggunaan APD, serta membangun etos kerja positif akan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan produktif. Ini bukan hanya tentang memenuhi standar, tetapi juga investasi untuk kesejahteraan dan keberlanjutan karier di industri kreatif. Profesionalisme di DKV lahir dari kombinasi kreativitas, keterampilan teknis, dan kesadaran akan tanggung jawab ini.

Halaman 10 · Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
K3LHKeselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup.
APDAlat Pelindung Diri.
ErgonomiIlmu tentang penyesuaian lingkungan kerja agar sesuai dengan fisik dan psikologis pekerja.
DKVDesain Komunikasi Visual.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja" mata pelajaran Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja — pratinjau tuntas.org

12 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama & sekolah · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembarLembar 13–18

Modul Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja ini bisa jadi 18 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XPeta Konsep
Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya KerjaPengenalan Kecakapan Kerja DasarPentingnya K3LH dalam DKVIdentifikasi Potensi Bahaya dan RisikoPrinsip-prinsip K3LHAlat Pelindung Diri (APD) di DKV
Dari sub-bab Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya KerjaHalaman 13
Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 14
Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 15
Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 16
Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 17
Nama sekolah AndaDasar-dasar Desain Komunikasi Visual · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKesehatan
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 18

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Proses Bisnis Berbagai Industri di Bidang Desain Komunikasi Visual1Perkembangan Teknologi dan Isu-Isu Global Bidang Desain Komunikasi Visual1Profil Technopreneur, Peluang Usaha, dan Profesi Bidang Desain Komunikasi Visual1Teknik Dasar Proses Produksi Desain: Unsur dan Prinsip Desain (Nirmana)2Sketsa dan Ilustrasi…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDProses Bisnis Berbagai Industri di Bidang Desain Komunikasi VisualPerkembangan Teknologi dan Isu-Isu Global Bidang Desain Komunikasi VisualProfil Technopreneur, Peluang Usaha, dan Profesi Bidang Desain Komunikasi VisualTeknik Dasar Proses Produksi Desain: Unsur dan Prinsip Desain (Nirmana)
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Daftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja pada Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual SMK, Fase E, elemen Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual.

Modul Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja untuk Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual materi Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja ini gratis?

Ya. Modul Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja untuk Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian beserta kunci jawaban, ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Kecakapan Kerja Dasar, K3LH dan Budaya Kerja disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Dasar-dasar Desain Komunikasi Visual SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.