SMKKelas XIIFase F

Modul Ajar & RPP Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XII
Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Perencanaan usaha kreatif dan inovatif efektif menggunakan Design Thinking, sebuah pendekatan berpusat pada manusia. Tahapannya meliputi Empathize untuk memahami pengguna, Define untuk merumuskan masalah inti, Ideate untuk menghasilkan solusi, Prototype untuk membuat model sederhana, dan Test untuk menguji dan memperbaiki. Proses ini iteratif, memungkinkan pengembangan solusi yang relevan, inovatif, dan berpotensi sukses di pasar.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking
Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XII · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking
Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Fase F · Kelas XII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan
Fase / KelasF / XII
Materi PokokPerencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking
Alokasi Waktu2 Pertemuan (5 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep kewirausahaan dan mampu mengidentifikasi ide-ide bisnis sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainKewirausahaan dan Pengembangan Usaha
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis peluang usaha kreatif dan inovatif, serta merancang rencana bisnis yang komprehensif dengan pendekatan Design Thinking untuk keberlanjutan usaha.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBanyak usaha rintisan (startup) yang sukses berawal dari pemecahan masalah nyata menggunakan pendekatan Design Thinking.
KonseptualDesign Thinking adalah pendekatan iteratif yang berpusat pada manusia untuk memecahkan masalah kompleks dan menciptakan solusi inovatif.
ProseduralPeserta didik akan belajar dan menerapkan tahapan Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test) untuk merancang sebuah rencana usaha kreatif.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya berpikir fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada pengguna dalam mengembangkan ide usaha.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dan tahapan Design Thinking dalam perencanaan usaha dengan tepat.
  2. Dengan melakukan wawancara dan observasi, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dan kebutuhan calon pelanggan secara empatik dan mendalam.
  3. Setelah menganalisis hasil identifikasi masalah, peserta didik dapat merumuskan permasalahan inti (problem statement) yang jelas dan berpusat pada pengguna.
  4. Melalui sesi brainstorming, peserta didik dapat menghasilkan ide-ide solusi kreatif dan inovatif untuk mengatasi permasalahan yang telah dirumuskan.
  5. Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membuat prototipe sederhana dari ide usaha kreatif mereka secara kolaboratif.
  6. Melalui presentasi dan umpan balik, peserta didik dapat menguji dan mengevaluasi prototipe usaha mereka untuk perbaikan berkelanjutan.
Halaman 2 · Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa perencanaan usaha yang efektif tidak hanya tentang profit, tetapi juga tentang menciptakan nilai dan memecahkan masalah nyata bagi pelanggan melalui proses Design Thinking yang iteratif.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah ide 'gila' bisa berubah menjadi bisnis yang sukses dan berdampak positif bagi banyak orang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan komunikasi persuasif dalam wawancara dan presentasi ide usaha.
Informatika: Pemanfaatan perangkat lunak desain grafis sederhana untuk membuat prototipe visual atau presentasi.
Ekonomi Bisnis: Penerapan konsep segmentasi pasar dan analisis kebutuhan pelanggan dalam tahap Empathize dan Define.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berperan sebagai narasumber dalam tahap Empathize untuk wawancara kebutuhan dan masalah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur ulang menjadi area diskusi kelompok yang fleksibel dan dilengkapi dengan papan tulis/flipchart untuk brainstorming dan sketsa prototipe.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik memanfaatkan aplikasi seperti Google Jamboard atau Miro untuk kolaborasi ide secara digital dan membuat mind map hasil Design Thinking.
Halaman 3 · Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dan tahapan Design Thinking dalam perencanaan usaha dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video singkat tentang kisah sukses startup yang lahir dari masalah sederhana, lalu bertanya 'Menurut kalian, bagaimana mereka menemukan ide bisnis yang pas?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sebuah ide 'gila' bisa berubah menjadi bisnis yang sukses dan berdampak positif bagi banyak orang?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memfasilitasi diskusi tentang pentingnya memahami pelanggan sebelum membuat produk/jasa, mengaitkannya dengan Design Thinking.
  2. Guru menjelaskan konsep Design Thinking dan kelima tahapannya (Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test) menggunakan infografis.
  3. Peserta didik secara berkelompok menganalisis studi kasus usaha kreatif yang berhasil, mengidentifikasi bagaimana tahapan Design Thinking mungkin telah diterapkan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil dan menugaskan mereka untuk memulai proyek perencanaan usaha kreatif dengan pendekatan Design Thinking.
  2. Setiap kelompok memilih satu area masalah umum di lingkungan sekolah atau masyarakat sekitar (misal: sampah, transportasi, pembelajaran) untuk dijadikan fokus awal.
  3. Peserta didik merancang daftar pertanyaan wawancara dan observasi sederhana untuk tahap Empathize guna menggali kebutuhan dan masalah calon pengguna.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan rancangan pertanyaan wawancara dan area masalah yang dipilih.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap rancangan pertanyaan dan area masalah setiap kelompok.
  3. Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya empati sebagai fondasi Design Thinking dalam menemukan masalah yang relevan untuk dipecahkan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang Design Thinking dan langkah awal proyek perencanaan usaha.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang dipelajari dan satu tantangan yang mungkin dihadapi dalam proyek ini.
  3. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memberikan tugas untuk mulai melakukan wawancara/observasi sederhana di luar jam pelajaran.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membuat prototipe sederhana dari ide usaha kreatif mereka secara kolaboratif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru meminta beberapa kelompok berbagi pengalaman singkat saat melakukan wawancara/observasi dan temuan menarik yang didapat.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan mengubah temuan masalah menjadi ide solusi dan mulai mewujudkannya dalam bentuk prototipe.'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk memetakan hasil wawancara/observasi dan mengidentifikasi pola atau insight kunci dari data tersebut.
  2. Guru menjelaskan cara merumuskan 'Point of View' (POV) atau problem statement yang jelas dan berpusat pada pengguna dari insight yang ditemukan.
  3. Peserta didik secara berkelompok merumuskan minimal satu problem statement yang akan menjadi dasar pengembangan ide solusi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Guru membimbing setiap kelompok melakukan sesi brainstorming untuk menghasilkan sebanyak mungkin ide solusi inovatif untuk problem statement mereka.
  2. Peserta didik memilih satu ide terbaik dan mulai membuat prototipe sederhana (bisa berupa sketsa, maket, storyboard, atau simulasi peran) dari ide usaha kreatif mereka.
  3. Setiap kelompok menyiapkan presentasi singkat untuk menguji prototipe mereka dan mengumpulkan umpan balik dari kelompok lain.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan prototipe sederhana mereka di depan kelas, menjelaskan masalah yang dipecahkan dan bagaimana prototipe bekerja.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif dan pertanyaan untuk membantu kelompok penyaji mengevaluasi dan memperbaiki prototipe mereka.
  3. Guru memimpin diskusi kelas tentang tantangan dan pembelajaran yang didapat selama proses pembuatan prototipe dan pengujian awal.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya iterasi dan umpan balik dalam proses Design Thinking untuk menyempurnakan ide usaha.
  2. Refleksi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu area perbaikan untuk prototipe mereka dan satu keterampilan baru yang mereka rasakan berkembang.
  3. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan kerja keras peserta didik, serta memberikan motivasi untuk terus mengembangkan ide-ide inovatif di masa depan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Masalah dengan Design Thinking!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dan kebutuhan calon pelanggan secara empatik.

Alat & bahan: Kertas, pulpen, ponsel (untuk merekam wawancara jika diizinkan)

Langkah kerja:

  1. Lengkapi urutan tahapan design thinking berikut, lalu terapkan pada satu masalah di sekolahmu.
    12Ideasi3Prototipe4Uji coba5
    Gambar 1. Alur
  2. Amati gambar di bawah ini, lalu diskusikan potensi masalah atau kebutuhan yang mungkin muncul dari aktivitas tersebut.
  3. Pilih satu masalah atau kebutuhan yang paling menarik untuk kelompokmu.
  4. Rancang 3-5 pertanyaan wawancara untuk menggali lebih dalam tentang masalah/kebutuhan tersebut dari sudut pandang calon pelanggan.
  5. Lakukan wawancara singkat dengan 1-2 orang (teman, guru, atau anggota keluarga) sesuai pertanyaan yang dirancang.
  6. Catat hasil wawancara pada tabel di bawah.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang Design Thinking?
  2. Menurutmu, mengapa penting untuk memahami masalah sebelum membuat solusi bisnis?
  3. Sebutkan satu contoh usaha kreatif yang kamu tahu dan mengapa kamu menganggapnya kreatif!

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, perumusan masalah, dan pembuatan prototipe.

Sumatif (akhir): Penilaian jobsheet praktik pembuatan prototipe dan presentasi ide usaha.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep dan tahapan Design Thinking.Konsep Design Thinking, tahapan Empathize & Define.3 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi masalah dan kebutuhan calon pelanggan.Teknik wawancara dan observasi, perumusan problem statement.2 JPKolaborasi
3Menghasilkan ide solusi kreatif dan membuat prototipe.Teknik brainstorming, pembuatan prototipe sederhana.2 JPKreativitas
4Menguji dan mengevaluasi prototipe usaha.Pengujian prototipe, pengumpulan umpan balik.2 JPKolaborasi
Halaman 8 · Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membimbing Anda dalam merancang usaha kreatif dan inovatif menggunakan pendekatan Design Thinking. Anda akan belajar bagaimana memahami kebutuhan pelanggan, merumuskan masalah, menciptakan ide solusi, hingga membuat prototipe sederhana. Pendekatan ini akan membantu Anda mengembangkan produk atau layanan yang benar-benar dibutuhkan dan disukai pasar, bukan sekadar ide 'bagus' di atas kertas.

1. Pengenalan Design Thinking
Design Thinking adalah metodologi pemecahan masalah yang berpusat pada manusia. Pendekatan ini menekankan pada pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna, menciptakan ide-ide inovatif, dan menguji solusi secara iteratif. Ini bukan hanya tentang desain estetika, tetapi tentang proses berpikir yang sistematis untuk menghasilkan solusi yang relevan dan bernilai. Design Thinking sangat cocok untuk mengembangkan usaha kreatif karena mendorong inovasi dan adaptasi terhadap perubahan pasar.

2. Tahap 1: Empathize (Berempati)
Tahap Empathize adalah fondasi Design Thinking. Di sini, kita mencoba memahami pengguna secara mendalam, bukan hanya apa yang mereka katakan, tetapi juga apa yang mereka rasakan dan butuhkan. Caranya bisa melalui wawancara, observasi, atau bahkan mencoba langsung pengalaman pengguna. Tujuannya adalah untuk mendapatkan insight atau pemahaman baru tentang dunia mereka, tantangan yang dihadapi, dan keinginan terpendam. Semakin baik kita berempati, semakin relevan solusi yang akan kita ciptakan.

3. Tahap 2: Define (Mendefinisikan Masalah)
Setelah mengumpulkan data dari tahap Empathize, kita perlu menyaring dan menganalisisnya untuk mengidentifikasi masalah inti yang sebenarnya. Tahap Define adalah merumuskan 'Point of View' (POV) atau problem statement yang jelas dan berpusat pada pengguna. Rumusan masalah ini harus spesifik, berorientasi pada tindakan, dan mencerminkan kebutuhan nyata pengguna. Contoh: 'Remaja membutuhkan cara yang menyenangkan untuk belajar bahasa Inggris agar tidak bosan dan bisa meningkatkan kepercayaan diri berkomunikasi.'

4. Tahap 3 & 4: Ideate (Beride) & Prototype (Membuat Prototipe)
Tahap Ideate adalah saatnya menghasilkan sebanyak mungkin ide solusi untuk problem statement yang telah dirumuskan, tanpa batasan. Teknik brainstorming sangat efektif di sini. Setelah mendapatkan banyak ide, pilih beberapa yang paling menjanjikan untuk dikembangkan menjadi Prototype. Prototype adalah representasi sederhana dari ide solusi, bisa berupa sketsa, maket, storyboard, atau model digital. Tujuannya bukan untuk membuat produk jadi, melainkan untuk menguji ide secara cepat dan murah.

5. Tahap 5: Test (Menguji)
Tahap terakhir adalah Test, di mana prototipe diuji coba dengan pengguna nyata untuk mendapatkan umpan balik. Umpan balik ini sangat berharga untuk mengidentifikasi apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki. Design Thinking adalah proses iteratif, artinya kita bisa kembali ke tahap sebelumnya (misalnya Empathize atau Ideate) berdasarkan hasil pengujian. Proses ini berulang hingga kita menemukan solusi yang optimal dan benar-benar memenuhi kebutuhan pengguna, serta layak secara bisnis.

Rangkuman: Perencanaan usaha kreatif dan inovatif efektif menggunakan Design Thinking, sebuah pendekatan berpusat pada manusia. Tahapannya meliputi Empathize untuk memahami pengguna, Define untuk merumuskan masalah inti, Ideate untuk menghasilkan solusi, Prototype untuk membuat model sederhana, dan Test untuk menguji dan memperbaiki. Proses ini iteratif, memungkinkan pengembangan solusi yang relevan, inovatif, dan berpotensi sukses di pasar.

Halaman 9 · Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Design ThinkingPendekatan pemecahan masalah berpusat pada manusia.
EmpathizeTahap memahami pengguna secara mendalam.
DefineTahap merumuskan masalah inti (problem statement).
IdeateTahap menghasilkan ide-ide solusi kreatif.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking" mata pelajaran Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XIIPeta Konsep
Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design ThinkingPengenalan Design ThinkingTahap 1: Empathize (Berempati)Tahap 2: Define (Mendefinisikan Masalah)Tahap 3 & 4: Ideate (Beride) & Prototype (Membuat Prototipe)Tahap 5: Test (Menguji)
Dari sub-bab Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design ThinkingHalaman 12
Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan · Kelas XIIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiPenalaran Kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas 12 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking pada Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan SMK, Fase F, elemen Kewirausahaan dan Pengembangan Usaha.

Modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking untuk Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII.

Apakah modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan materi Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini gratis?

Ya. Modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking dapat Anda sesuaikan dengan murid Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking untuk Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.

Modul Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.