Modul Ajar & RPP Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XII
Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (5 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep kewirausahaan dan mampu mengidentifikasi ide-ide bisnis sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Kewirausahaan dan Pengembangan Usaha |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis peluang usaha kreatif dan inovatif, serta merancang rencana bisnis yang komprehensif dengan pendekatan Design Thinking untuk keberlanjutan usaha. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak usaha rintisan (startup) yang sukses berawal dari pemecahan masalah nyata menggunakan pendekatan Design Thinking. |
| Konseptual | Design Thinking adalah pendekatan iteratif yang berpusat pada manusia untuk memecahkan masalah kompleks dan menciptakan solusi inovatif. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar dan menerapkan tahapan Design Thinking (Empathize, Define, Ideate, Prototype, Test) untuk merancang sebuah rencana usaha kreatif. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya berpikir fleksibel, adaptif, dan berorientasi pada pengguna dalam mengembangkan ide usaha. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dan tahapan Design Thinking dalam perencanaan usaha dengan tepat.
- Dengan melakukan wawancara dan observasi, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dan kebutuhan calon pelanggan secara empatik dan mendalam.
- Setelah menganalisis hasil identifikasi masalah, peserta didik dapat merumuskan permasalahan inti (problem statement) yang jelas dan berpusat pada pengguna.
- Melalui sesi brainstorming, peserta didik dapat menghasilkan ide-ide solusi kreatif dan inovatif untuk mengatasi permasalahan yang telah dirumuskan.
- Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membuat prototipe sederhana dari ide usaha kreatif mereka secara kolaboratif.
- Melalui presentasi dan umpan balik, peserta didik dapat menguji dan mengevaluasi prototipe usaha mereka untuk perbaikan berkelanjutan.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa perencanaan usaha yang efektif tidak hanya tentang profit, tetapi juga tentang menciptakan nilai dan memecahkan masalah nyata bagi pelanggan melalui proses Design Thinking yang iteratif.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah ide 'gila' bisa berubah menjadi bisnis yang sukses dan berdampak positif bagi banyak orang?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan keterampilan komunikasi persuasif dalam wawancara dan presentasi ide usaha. Informatika: Pemanfaatan perangkat lunak desain grafis sederhana untuk membuat prototipe visual atau presentasi. Ekonomi Bisnis: Penerapan konsep segmentasi pasar dan analisis kebutuhan pelanggan dalam tahap Empathize dan Define. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota komunitas dapat berperan sebagai narasumber dalam tahap Empathize untuk wawancara kebutuhan dan masalah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur ulang menjadi area diskusi kelompok yang fleksibel dan dilengkapi dengan papan tulis/flipchart untuk brainstorming dan sketsa prototipe. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik memanfaatkan aplikasi seperti Google Jamboard atau Miro untuk kolaborasi ide secara digital dan membuat mind map hasil Design Thinking. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui studi kasus dan diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep dan tahapan Design Thinking dalam perencanaan usaha dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan bimbingan guru, peserta didik dapat membuat prototipe sederhana dari ide usaha kreatif mereka secara kolaboratif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah dan kebutuhan calon pelanggan secara empatik.
Alat & bahan: Kertas, pulpen, ponsel (untuk merekam wawancara jika diizinkan)
Langkah kerja:
- Lengkapi urutan tahapan design thinking berikut, lalu terapkan pada satu masalah di sekolahmu.
Gambar 1. Alur - Amati gambar di bawah ini, lalu diskusikan potensi masalah atau kebutuhan yang mungkin muncul dari aktivitas tersebut.
- Pilih satu masalah atau kebutuhan yang paling menarik untuk kelompokmu.
- Rancang 3-5 pertanyaan wawancara untuk menggali lebih dalam tentang masalah/kebutuhan tersebut dari sudut pandang calon pelanggan.
- Lakukan wawancara singkat dengan 1-2 orang (teman, guru, atau anggota keluarga) sesuai pertanyaan yang dirancang.
- Catat hasil wawancara pada tabel di bawah.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang Design Thinking?
- Menurutmu, mengapa penting untuk memahami masalah sebelum membuat solusi bisnis?
- Sebutkan satu contoh usaha kreatif yang kamu tahu dan mengapa kamu menganggapnya kreatif!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, perumusan masalah, dan pembuatan prototipe.
Sumatif (akhir): Penilaian jobsheet praktik pembuatan prototipe dan presentasi ide usaha.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep dan tahapan Design Thinking. | Konsep Design Thinking, tahapan Empathize & Define. | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengidentifikasi masalah dan kebutuhan calon pelanggan. | Teknik wawancara dan observasi, perumusan problem statement. | 2 JP | Kolaborasi |
| 3 | Menghasilkan ide solusi kreatif dan membuat prototipe. | Teknik brainstorming, pembuatan prototipe sederhana. | 2 JP | Kreativitas |
| 4 | Menguji dan mengevaluasi prototipe usaha. | Pengujian prototipe, pengumpulan umpan balik. | 2 JP | Kolaborasi |
Modul ini akan membimbing Anda dalam merancang usaha kreatif dan inovatif menggunakan pendekatan Design Thinking. Anda akan belajar bagaimana memahami kebutuhan pelanggan, merumuskan masalah, menciptakan ide solusi, hingga membuat prototipe sederhana. Pendekatan ini akan membantu Anda mengembangkan produk atau layanan yang benar-benar dibutuhkan dan disukai pasar, bukan sekadar ide 'bagus' di atas kertas.
1. Pengenalan Design Thinking
Design Thinking adalah metodologi pemecahan masalah yang berpusat pada manusia. Pendekatan ini menekankan pada pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna, menciptakan ide-ide inovatif, dan menguji solusi secara iteratif. Ini bukan hanya tentang desain estetika, tetapi tentang proses berpikir yang sistematis untuk menghasilkan solusi yang relevan dan bernilai. Design Thinking sangat cocok untuk mengembangkan usaha kreatif karena mendorong inovasi dan adaptasi terhadap perubahan pasar.
2. Tahap 1: Empathize (Berempati)
Tahap Empathize adalah fondasi Design Thinking. Di sini, kita mencoba memahami pengguna secara mendalam, bukan hanya apa yang mereka katakan, tetapi juga apa yang mereka rasakan dan butuhkan. Caranya bisa melalui wawancara, observasi, atau bahkan mencoba langsung pengalaman pengguna. Tujuannya adalah untuk mendapatkan insight atau pemahaman baru tentang dunia mereka, tantangan yang dihadapi, dan keinginan terpendam. Semakin baik kita berempati, semakin relevan solusi yang akan kita ciptakan.
3. Tahap 2: Define (Mendefinisikan Masalah)
Setelah mengumpulkan data dari tahap Empathize, kita perlu menyaring dan menganalisisnya untuk mengidentifikasi masalah inti yang sebenarnya. Tahap Define adalah merumuskan 'Point of View' (POV) atau problem statement yang jelas dan berpusat pada pengguna. Rumusan masalah ini harus spesifik, berorientasi pada tindakan, dan mencerminkan kebutuhan nyata pengguna. Contoh: 'Remaja membutuhkan cara yang menyenangkan untuk belajar bahasa Inggris agar tidak bosan dan bisa meningkatkan kepercayaan diri berkomunikasi.'
4. Tahap 3 & 4: Ideate (Beride) & Prototype (Membuat Prototipe)
Tahap Ideate adalah saatnya menghasilkan sebanyak mungkin ide solusi untuk problem statement yang telah dirumuskan, tanpa batasan. Teknik brainstorming sangat efektif di sini. Setelah mendapatkan banyak ide, pilih beberapa yang paling menjanjikan untuk dikembangkan menjadi Prototype. Prototype adalah representasi sederhana dari ide solusi, bisa berupa sketsa, maket, storyboard, atau model digital. Tujuannya bukan untuk membuat produk jadi, melainkan untuk menguji ide secara cepat dan murah.
5. Tahap 5: Test (Menguji)
Tahap terakhir adalah Test, di mana prototipe diuji coba dengan pengguna nyata untuk mendapatkan umpan balik. Umpan balik ini sangat berharga untuk mengidentifikasi apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki. Design Thinking adalah proses iteratif, artinya kita bisa kembali ke tahap sebelumnya (misalnya Empathize atau Ideate) berdasarkan hasil pengujian. Proses ini berulang hingga kita menemukan solusi yang optimal dan benar-benar memenuhi kebutuhan pengguna, serta layak secara bisnis.
Rangkuman: Perencanaan usaha kreatif dan inovatif efektif menggunakan Design Thinking, sebuah pendekatan berpusat pada manusia. Tahapannya meliputi Empathize untuk memahami pengguna, Define untuk merumuskan masalah inti, Ideate untuk menghasilkan solusi, Prototype untuk membuat model sederhana, dan Test untuk menguji dan memperbaiki. Proses ini iteratif, memungkinkan pengembangan solusi yang relevan, inovatif, dan berpotensi sukses di pasar.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Design Thinking | Pendekatan pemecahan masalah berpusat pada manusia. |
| Empathize | Tahap memahami pengguna secara mendalam. |
| Define | Tahap merumuskan masalah inti (problem statement). |
| Ideate | Tahap menghasilkan ide-ide solusi kreatif. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking" mata pelajaran Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Konsep KewirausahaanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeluang UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 dari 5 siap unduh
Pemasaran Produk dan JasaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPengelolaan Keuangan UsahaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEtika dan Tanggung Jawab Sosial dalam BerwirausahaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPengelolaan Risiko UsahaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisBudaya KorporasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan di kelas lain
Prototipe dengan Pendekatan Design ThinkingKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI SMKKonsep kreativitas dalam dunia usahaKreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas 12 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XII dan kelas 12 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking pada Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan SMK, Fase F, elemen Kewirausahaan dan Pengembangan Usaha.
Modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking untuk Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII.
Apakah modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan materi Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini gratis?
Ya. Modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 12 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking dapat Anda sesuaikan dengan murid Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking untuk Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Prota dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul.
Modul Kreatifitas, Inovasi dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Perencanaan Usaha Kreatif dan Inovatif dengan Pendekatan Design Thinking disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.