Modul Ajar & RPP Pendidikan Agama Islam Kelas X
Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026 · KMA 1503/2025 (Panca Cinta)
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Agama Islam |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang pentingnya akhlak mulia dalam Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 |
| Elemen / Domain | Akhlak |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis dan menghindari akhlak tercela riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi sesama. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Riya’ dapat terlihat ketika seseorang beribadah hanya agar dipuji orang lain, misalnya bersedekah di depan kamera. |
| Konseptual | Materi ini membahas definisi, ciri-ciri, bahaya, dan cara menghindari akhlak tercela seperti riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah praktis untuk mengidentifikasi dan mencegah perilaku riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad dalam kehidupan sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya introspeksi diri dan niat tulus dalam setiap perbuatan untuk mencapai keberkahan. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa setiap amal kebaikan harus dilandasi niat tulus hanya untuk meraih ridha Allah SWT, bukan pujian manusia. |
| 2. Cinta Ilmu | Mengembangkan keinginan kuat untuk terus belajar tentang ajaran Islam dan dampaknya terhadap pembentukan akhlak mulia. |
| 3. Cinta Lingkungan | Berusaha menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dengan menjauhi sifat-sifat yang merusak hubungan antarmanusia seperti iri hati dan kesombongan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Membentuk pribadi yang rendah hati, pemaaf, dan peduli terhadap sesama, serta senantiasa mendoakan kebaikan bagi orang lain. |
| 5. Cinta Tanah Air | Berkontribusi aktif dalam membangun masyarakat yang berakhlak mulia dengan menjadi teladan dalam menjauhi sifat-sifat tercela. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri riya’ serta sum‘ah dengan tepat.
- Dengan menganalisis studi kasus, peserta didik dapat menjelaskan bahaya riya’ dan sum‘ah terhadap diri sendiri serta masyarakat secara runtut.
- Melalui kegiatan curah pendapat, peserta didik dapat menganalisis pengertian dan ciri-ciri takabur serta hasad dengan benar.
- Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat merumuskan cara-cara menghindari takabur dan hasad dalam kehidupan sehari-hari secara sistematis.
- Setelah presentasi kelompok, peserta didik dapat menyajikan contoh nyata dampak negatif riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad terhadap kehidupan sosial dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad bukan hanya tentang menjauhi perbuatan buruk, tetapi juga membentuk hati yang tulus, rendah hati, dan peduli agar hidup lebih bermakna dan bermanfaat bagi diri serta lingkungan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa terkadang perbuatan baik yang kita lakukan justru terasa hambar atau tidak membawa ketenangan hati?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis teks narasi atau artikel berita yang mengandung unsur riya’, sum‘ah, takabur, atau hasad. Pendidikan Pancasila: Menghubungkan nilai-nilai akhlak mulia dengan sila-sila Pancasila, khususnya keadilan sosial dan kemanusiaan. Sejarah: Mempelajari kisah-kisah tokoh sejarah Islam yang menunjukkan keteladanan dalam menghindari sifat-sifat tercela. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau wali diajak untuk mengamati dan membimbing perilaku peserta didik di rumah agar terhindar dari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad, serta melaporkan perkembangannya. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok, dengan akses ke perpustakaan sekolah untuk mencari referensi tambahan tentang akhlak mulia dan tercela. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan perangkat gawai untuk mencari video inspiratif tentang dampak positif rendah hati dan ikhlas, serta membuat infografis sederhana tentang cara menghindari akhlak tercela. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri riya’ serta sum‘ah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan mengerjakan LKPD, peserta didik dapat merumuskan cara-cara menghindari takabur dan hasad dalam kehidupan sehari-hari secara sistematis. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu dapat mengidentifikasi ciri-ciri dan merumuskan cara menghindari takabur serta hasad dengan tepat.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Akhlak adalah cerminan dari hati dan jiwa seseorang. Dalam Islam, menjaga akhlak mulia sangat ditekankan, sementara akhlak tercela harus dihindari.
Alat & bahan: Alat tulis, kertas flipchart, spidol
Langkah kerja:
- Perhatikanlah gambar di bawah ini yang menunjukkan dua orang sedang berinteraksi.
- Diskusikan dalam kelompokmu, apa yang mungkin dirasakan oleh masing-masing orang dalam gambar tersebut jika salah satunya memiliki sifat takabur atau hasad. Catatlah ciri-ciri takabur dan hasad yang kamu temukan.
- Identifikasikanlah bahaya yang timbul dari sifat takabur dan hasad bagi diri sendiri dan orang lain.
- Rumuskanlah minimal tiga cara konkret untuk menghindari takabur dan hasad dalam kehidupan sehari-hari. Tuliskan juga contoh penerapannya.
- Presentasikan hasil diskusimu di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang akhlak mulia dalam Islam?
- Mengapa penting bagi kita untuk berbuat baik kepada sesama?
- Pernahkah kamu mendengar tentang sifat sombong atau iri hati? Jelaskan!
Formatif (proses): Penilaian observasi terhadap keaktifan diskusi kelompok dan kemampuan presentasi peserta didik.
Sumatif (akhir): Penilaian melalui kuis tertulis (pilihan ganda dan esai) untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan merumuskan cara menghindari akhlak tercela.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian dan ciri-ciri riya’ serta sum‘ah dengan tepat. | Pengertian dan ciri-ciri riya’ dan sum‘ah. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan bahaya riya’ dan sum‘ah terhadap diri sendiri serta masyarakat secara runtut. | Bahaya riya’ dan sum‘ah. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menganalisis pengertian dan ciri-ciri takabur serta hasad dengan benar. | Pengertian dan ciri-ciri takabur dan hasad. | 2 JP | kolaborasi |
| 4 | Merumuskan cara-cara menghindari takabur dan hasad dalam kehidupan sehari-hari secara sistematis. | Cara menghindari takabur dan hasad. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
Akhlak adalah cerminan dari hati dan jiwa seseorang. Dalam Islam, menjaga akhlak mulia sangat ditekankan, sementara akhlak tercela harus dihindari. Materi ini akan membahas empat akhlak tercela yang sangat berbahaya bagi individu dan masyarakat, yaitu riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad, serta bagaimana cara menghindarinya demi hidup yang lebih bermanfaat.
1. Riya’ dan Sum‘ah: Bahaya Niat Tidak Ikhlas
Riya’ adalah melakukan suatu amal kebaikan dengan tujuan agar dilihat dan dipuji oleh orang lain, bukan karena Allah SWT. Contohnya, bersedekah di depan banyak orang agar dianggap dermawan. Sum‘ah mirip dengan riya’, namun lebih fokus pada keinginan agar amalnya didengar orang lain dan menjadi bahan pembicaraan. Keduanya merusak pahala amal dan dapat menimbulkan kesombongan. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ma'un ayat 4-6, 'Maka celakalah orang-orang yang salat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari salatnya, orang-orang yang berbuat riya’.' Menghindari keduanya adalah dengan meluruskan niat hanya karena Allah.
2. Takabur: Sifat Sombong dan Merendahkan
Takabur adalah sifat sombong, merasa diri lebih tinggi atau lebih baik dari orang lain, dan meremehkan kebenaran. Orang yang takabur cenderung menolak nasihat dan merendahkan orang lain. Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada kesombongan seberat biji sawi.' (HR. Muslim). Bahaya takabur sangat besar, karena dapat menghalangi seseorang dari kebenaran, menjauhkan dari rahmat Allah, dan menimbulkan kebencian dari sesama. Cara menghindarinya adalah dengan senantiasa bersyukur, menyadari kelemahan diri, dan rendah hati.
3. Hasad: Api Iri Hati yang Membakar
Hasad atau iri hati adalah perasaan tidak senang melihat nikmat yang diperoleh orang lain dan berharap nikmat tersebut hilang darinya. Hasad merupakan salah satu penyakit hati yang sangat berbahaya, karena dapat memicu perbuatan zalim dan permusuhan. Rasulullah SAW bersabda, 'Hindarilah hasad, karena hasad itu memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar.' (HR. Abu Dawud). Bahaya hasad antara lain merusak amal kebaikan, menimbulkan kegelisahan hati, dan memutuskan tali silaturahmi. Untuk menghindarinya, kita harus selalu bersyukur, berlapang dada, dan mendoakan kebaikan bagi orang lain.
4. Membangun Hidup Penuh Manfaat
Menghindari riya’, sum‘ah, takabur, dan hasad adalah langkah awal untuk membangun hidup yang penuh manfaat. Dengan niat yang tulus, rendah hati, dan hati yang bersih dari iri dengki, kita dapat fokus pada pengembangan diri dan kontribusi positif bagi masyarakat. Sifat-sifat ini menghalangi kita dari keberkahan dan kebahagiaan sejati. Dengan selalu mengingat Allah dan tujuan akhirat, kita akan termotivasi untuk beramal secara ikhlas dan menjauhi sifat-sifat tercela yang merusak kebaikan.
Rangkuman: Riya’ dan sum‘ah adalah amalan yang dilakukan agar dilihat atau didengar orang lain, merusak keikhlasan. Takabur adalah sombong dan merendahkan orang lain. Hasad adalah iri hati terhadap nikmat orang lain. Keempat sifat ini merupakan akhlak tercela yang sangat berbahaya, merusak amal, dan menimbulkan permusuhan. Dengan meluruskan niat, bersyukur, rendah hati, dan berlapang dada, kita dapat menghindarinya dan menjalani hidup yang lebih bermanfaat serta berkah.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Riya’ | Melakukan amal kebaikan agar dilihat dan dipuji orang lain. |
| Sum‘ah | Melakukan amal kebaikan agar didengar dan dibicarakan orang lain. |
| Takabur | Sifat sombong, merasa diri lebih tinggi atau lebih baik dari orang lain. |
| Hasad | Iri hati, tidak senang melihat nikmat yang diperoleh orang lain dan berharap nikmat itu hilang darinya. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad" mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Agama Islam Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 5 siap unduh
Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos KerjaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMemahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dengan Syu‘abul (Cabang) ImanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap5 materi · siap dibuatkan
Menjauhi Pergaulan Bebas dan Perbuatan Zina untuk Melindungi Harkat dan Martabat ManusiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisHakikat Mencintai Allah Swt., Khauf, Raja’, dan Tawakal kepada-NyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenghindari Akhlak Madzmumah dan Membiasakan Akhlak MahmudahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMenerapkan al-Kulliyatu al-Khamsah dalam Kehidupan Sehari-hariBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeran Tokoh Ulama dalam Penyebaran Islam di IndonesiaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Pendidikan Agama Islam lain yang sudah tersedia
Menghindari Pergaulan BebasPendidikan Agama Islam Kelas X SMKMenghindari Sikap Berpoya-poyaPendidikan Agama Islam Kelas X SMKKompetisi dalam KebaikanPendidikan Agama Islam Kelas X SMKSyu'abul Iman (Cabang-cabang Iman)Pendidikan Agama Islam Kelas X SMKLihat semua Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad pada Pendidikan Agama Islam SMK, Fase E, elemen Akhlak.
Modul Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Agama Islam kelas X SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam materi Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini gratis?
Ya. Modul Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Agama Islam kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Islam kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Agama Islam kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Agama Islam kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 jo. Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad untuk Pendidikan Agama Islam kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Agama Islam kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Agama Islam kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Agama Islam ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Menjalin Hidup Penuh Manfaat dengan Menghindari Riya’, Sum‘ah, Takabur, dan Hasad disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.