SMKKelas XIFase FSemester 2

Modul Ajar & RPP Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI
Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Eni Muslimah

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Berpikir inovatif adalah kemampuan esensial untuk menciptakan solusi baru dan bermanfaat. Design Thinking menyediakan kerangka kerja 5 tahap (Empati, Definisi, Ideasi, Prototyping, Pengujian) yang berpusat pada pengguna untuk memecahkan masalah secara kreatif. Proses ini iteratif, memungkinkan perbaikan berkelanjutan berdasarkan umpan balik. Menguasai Design Thinking akan membekali kamu dengan keterampilan untuk menjadi inovator yang efektif di berbagai bidang.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking
Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking
Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranProjek Kreatif dan Kewirausahaan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokProses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep kewirausahaan dan pentingnya inovasi dalam bisnis.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik mengembangkan ide-ide baru dan unik untuk memecahkan masalah atau menciptakan peluang bisnis.
  2. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis informasi, mengidentifikasi masalah, dan mengevaluasi solusi inovatif dengan argumen logis.
  3. Kolaborasi — elemen: Kerja sama dan komunikasi
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk berbagi ide, menyusun rencana, dan menyelesaikan proyek inovasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainProses Bisnis dan Kewirausahaan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis proses berpikir inovatif dan tahapan Design Thinking untuk mengidentifikasi peluang serta merancang solusi kreatif dalam konteks kewirausahaan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDesign Thinking telah diterapkan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Apple dan Google untuk menciptakan produk inovatif.
KonseptualProses berpikir inovatif adalah serangkaian langkah sistematis untuk menghasilkan ide-ide baru dan solusi kreatif yang berdaya guna.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan Design Thinking mulai dari empati hingga pengujian untuk mengembangkan prototipe produk atau layanan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa kegagalan dalam proses inovasi adalah bagian dari pembelajaran untuk mencapai keberhasilan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep berpikir inovatif dengan tepat.
  2. Dengan studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik individu inovatif secara mandiri.
  3. Melalui tayangan video, peserta didik dapat menguraikan tahapan Design Thinking secara runtut.
  4. Dengan lembar kerja, peserta didik dapat menerapkan tahapan Design Thinking untuk merumuskan ide solusi kreatif.
  5. Melalui presentasi, peserta didik dapat mempresentasikan hasil identifikasi masalah dan ide solusi dengan percaya diri.
Halaman 2 · Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami proses berpikir inovatif dan Design Thinking akan membantu kamu menciptakan solusi yang relevan dan bernilai bagi pengguna, meningkatkan potensi keberhasilan usaha.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menciptakan sesuatu yang benar-benar baru dan dibutuhkan banyak orang?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan komunikasi verbal dan non-verbal saat presentasi ide dan berdiskusi kelompok.
Seni Budaya: Pemanfaatan keterampilan sketsa atau desain grafis dalam merancang prototipe visual ide solusi.
Informatika: Penggunaan perangkat lunak untuk membuat presentasi digital atau simulasi prototipe sederhana.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk memberikan masukan ide atau umpan balik terhadap prototipe sederhana yang dikembangkan peserta didik di rumah, atau komunitas lokal sebagai sumber studi kasus.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata fleksibel untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke media proyektor dan papan tulis; penggunaan platform digital untuk berbagi sumber daya dan kolaborasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Canva, Google Slides) untuk menyajikan ide, dan sumber belajar daring (video tutorial Design Thinking, artikel inovasi) untuk memperkaya wawasan.
Halaman 3 · Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui tayangan video, peserta didik dapat menguraikan tahapan Design Thinking secara runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Tebak Kata Inovasi: Guru menyebutkan definisi atau ciri-ciri sebuah konsep inovasi, lalu peserta didik menebak istilahnya dengan cepat.
  1. Salam, doa, dan presensi. Guru menyapa peserta didik dan memastikan kesiapan belajar.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Pernahkah kamu menghadapi masalah yang sulit dipecahkan? Bagaimana caramu mencari solusinya?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Penyampaian tujuan pembelajaran: Guru menyampaikan tujuan pertemuan ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa menciptakan solusi yang benar-benar baru dan dibutuhkan orang lain?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan video singkat tentang produk inovatif yang mengubah kebiasaan masyarakat, lalu bertanya, 'Apa yang membuat produk ini inovatif dan sukses di pasaran?'.
  2. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk mengidentifikasi pentingnya berpikir inovatif dan tantangan dalam menciptakan produk atau layanan baru.
  3. Guru memperkenalkan konsep Design Thinking sebagai pendekatan sistematis untuk inovasi, menayangkan infografis tahapan Design Thinking.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diberikan studi kasus sederhana tentang masalah di lingkungan sekitar (misalnya, 'Antrean panjang di kantin sekolah').
  2. Setiap kelompok berdiskusi untuk melakukan tahap 'Empati' dan 'Definisi' dari Design Thinking, yaitu mengidentifikasi kebutuhan pengguna dan merumuskan masalah inti berdasarkan studi kasus.
  3. Peserta didik mencatat hasil diskusi dan rumusan masalah pada lembar kerja yang disediakan, dibimbing oleh guru.
  4. Guru berkeliling untuk memantau diskusi kelompok dan memberikan bimbingan awal dalam memahami studi kasus serta merumuskan masalah yang tepat.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi masalah dan rumusan masalah inti di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap rumusan masalah yang disampaikan, difasilitasi oleh guru.
  3. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya empati dan perumusan masalah yang jelas sebagai fondasi inovasi, serta mengaitkan dengan contoh nyata.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang pentingnya memahami masalah secara mendalam sebelum mencari solusi.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan mengajak mereka merenungkan pembelajaran hari ini: 'Apa hal baru yang kamu pelajari hari ini tentang memulai inovasi?'.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan tugas untuk memikirkan ide-ide solusi awal untuk masalah yang telah dirumuskan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Dengan lembar kerja, peserta didik dapat menerapkan tahapan Design Thinking untuk merumuskan ide solusi kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitIce breaking: Rantai Kata Inovasi: Setiap peserta didik menyebutkan satu kata terkait inovasi secara berurutan, membangun rantai kata yang tidak terputus, untuk mengaktifkan fokus.
  1. Salam, doa, dan presensi. Guru menyapa peserta didik dan mengecek kehadiran.
  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang identifikasi masalah dan bertanya, 'Apakah kamu sudah memiliki ide awal untuk masalah yang kita diskusikan kemarin?'.
  3. Penyampaian tujuan pembelajaran: Guru menyampaikan tujuan pertemuan ini yaitu merancang ide solusi dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa mengubah masalah menjadi peluang dengan ide-ide kreatif?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru meninjau kembali tahapan Design Thinking secara singkat, khususnya fase 'Ideasi' dan 'Prototyping'.
  2. Guru menjelaskan teknik-teknik ideasi seperti curah pendapat (curah pendapat) dan scamper, memberikan contoh penerapannya.
  3. Guru menjelaskan konsep prototipe sederhana dan pentingnya pengujian awal untuk mendapatkan umpan balik.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing dengan rumusan masalah yang sudah disepakati.
  2. Setiap kelompok melakukan curah pendapat (curah pendapat) untuk menghasilkan berbagai ide solusi kreatif dari masalah yang telah diidentifikasi pada pertemuan sebelumnya, menggunakan kertas tempel.
  3. Kelompok memilih ide solusi terbaik dan mulai merancang prototipe sederhana (misalnya, sketsa, maket mini dari bahan sederhana, atau simulasi digital) di lembar kerja atau papan presentasi.
  4. Guru berkeliling membimbing setiap kelompok dalam proses ideasi dan pembuatan prototipe, memastikan ide yang dihasilkan relevan dan solutif.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan prototipe ide solusi mereka di depan kelas, menjelaskan masalah yang dipecahkan dan bagaimana prototipe itu bekerja.
  2. Kelompok lain dan guru memberikan umpan balik (umpan balik) mengenai kelayakan, keunikan, dan potensi pengembangan prototipe tersebut.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memfasilitasi diskusi umum tentang tantangan yang dihadapi selama proses Design Thinking dan bagaimana mereka mengatasinya, serta memberikan penguatan tentang iterasi dan perbaikan berkelanjutan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Simpulan bersama: Guru dan peserta didik menyimpulkan pentingnya proses Design Thinking yang iteratif dalam menciptakan inovasi yang relevan dan bernilai.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas kreativitas dan kerja kerasnya, serta mengajak mereka merayakan setiap ide yang telah dihasilkan: 'Apa pelajaran paling berharga yang kamu dapatkan hari ini tentang menjadi inovator?'.
  3. Tindak lanjut & doa: Guru memberikan penugasan untuk menyempurnakan prototipe berdasarkan umpan balik yang diterima, dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKJelajahi Ide, Rancang Solusi!
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Kamu dapat menerapkan tahapan Design Thinking untuk merumuskan ide solusi kreatif dari masalah yang ada.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Modul ini akan membimbing kamu memahami esensi berpikir inovatif dan tahapan Design Thinking. Kamu akan belajar bagaimana mengubah masalah menjadi peluang melalui proses yang terstruktur, mulai dari memahami kebutuhan pengguna hingga merancang solusi kreatif.

Alat & bahan: Kertas tempel, spidol, lembar kerja

Langkah kerja:

  1. Lengkapi urutan tahapan design thinking berikut, lalu terapkan pada satu masalah di sekolahmu.
    Empati1Definisi masalah2Ideasi345
    Gambar 1. Alur
  2. Perhatikan masalah. Identifikasi apa masalah utama yang kamu lihat.
  3. Tuliskan minimal 3 hal yang kamu rasakan atau pikirkan jika kamu berada dalam situasi tersebut (Empati).
  4. Rumuskan satu kalimat masalah inti yang jelas dan spesifik berdasarkan hasil empatimu (Definisi).
  5. Lakukan curah pendapat (curah pendapat) dengan kelompokmu untuk menghasilkan minimal 5 ide solusi untuk masalah tersebut. Tulis setiap ide di kertas tempel.
  6. Pilih 1 ide terbaik dan buat sketsa prototipe sederhana di kolom yang tersedia. Jelaskan bagaimana prototipe itu bekerja dan manfaatnya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang inovasi?
  2. Menurutmu, mengapa inovasi penting dalam dunia bisnis?
  3. Pernahkah kamu mencoba memecahkan suatu masalah dengan cara yang baru dan berbeda?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kontribusi ide selama sesi curah pendapat.

Sumatif (akhir): Penilaian terhadap presentasi prototipe ide solusi dan kelengkapan lembar kerja Design Thinking.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan konsep berpikir inovatif.Konsep berpikir inovatif2 JPPenalaran Kritis
2Menguraikan tahapan Design Thinking.Tahapan Design Thinking2 JPKreativitas
3Menerapkan tahapan Design Thinking untuk merumuskan ide solusi kreatif.Penerapan Design Thinking2 JPKolaborasi
Halaman 8 · Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membimbing kamu memahami esensi berpikir inovatif dan tahapan Design Thinking. Kamu akan belajar bagaimana mengubah masalah menjadi peluang melalui proses yang terstruktur, mulai dari memahami kebutuhan pengguna hingga merancang solusi kreatif. Siapkan dirimu untuk menjadi inovator muda yang siap menciptakan perubahan!

1. Pengertian Berpikir Inovatif
Berpikir inovatif adalah kemampuan untuk menghasilkan ide-ide baru, unik, dan bermanfaat yang dapat memecahkan masalah atau menciptakan nilai tambah. Ini melibatkan proses melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda, menghubungkan ide-ide yang tidak terkait, dan berani mencoba hal baru. Inovasi bukan hanya tentang produk baru, tetapi juga cara baru dalam melakukan sesuatu, model bisnis baru, atau layanan baru yang lebih baik. Kemampuan ini sangat krusial dalam dunia kewirausahaan yang dinamis dan kompetitif.

2. Karakteristik Individu Inovatif
Individu inovatif seringkali memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, berani mengambil risiko, memiliki ketahanan mental dalam menghadapi kegagalan, dan selalu mencari peluang di setiap tantangan. Mereka juga cenderung memiliki pola pikir terbuka, adaptif, dan mampu berkolaborasi dengan orang lain. Selain itu, mereka tidak takut untuk bertanya 'mengapa' dan 'bagaimana jika', serta memiliki kemampuan observasi yang tajam untuk memahami kebutuhan yang belum terpenuhi di masyarakat. Karakteristik ini dapat dilatih dan dikembangkan.

3. Pengantar Design Thinking
Design Thinking adalah pendekatan pemecahan masalah yang berpusat pada manusia. Ini merupakan metodologi yang digunakan untuk memecahkan masalah yang kompleks dan menemukan solusi yang inovatif. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada produk akhir, tetapi juga pada pengalaman pengguna dan bagaimana solusi tersebut dapat memberikan nilai nyata. Design Thinking sering digunakan dalam pengembangan produk, layanan, dan strategi bisnis, karena mendorong pemikiran kreatif dan kolaboratif dari berbagai disiplin ilmu.

4. Tahap 1: Empati (Empathize)
Tahap ini adalah fondasi Design Thinking, di mana kamu berusaha memahami pengguna target secara mendalam. Ini melibatkan observasi, wawancara, dan interaksi langsung untuk mengidentifikasi kebutuhan, keinginan, motivasi, dan tantangan mereka. Tujuan utamanya adalah melihat dunia dari sudut pandang pengguna, bukan asumsi sendiri. Dengan empati, kamu dapat menemukan masalah yang sebenarnya dan peluang inovasi yang relevan, bukan sekadar solusi berdasarkan dugaan semata.

5. Tahap 2: Definisi (Define)
Setelah mengumpulkan informasi dari tahap empati, tahap definisi adalah saatnya untuk merangkum dan menganalisis semua temuan. Kamu akan mengidentifikasi pola, wawasan kunci, dan merumuskan masalah inti yang ingin dipecahkan. Rumusan masalah harus berupa 'Point of View' (PoV) yang berpusat pada pengguna, spesifik, dan dapat ditindaklanjuti. Contohnya: 'Pengguna membutuhkan cara untuk merasa aman saat bepergian sendirian di malam hari.' Definisi masalah yang jelas akan menjadi panduan untuk tahap selanjutnya.

6. Tahap 3: Ideasi (Ideate)
Tahap ideasi adalah fase 'curah pendapat' di mana kamu menghasilkan sebanyak mungkin ide solusi untuk masalah yang telah didefinisikan. Kuantitas lebih penting daripada kualitas pada tahap ini; tidak ada ide yang salah. Teknik seperti curah pendapat, mind mapping, atau SCAMPER (Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another use, Eliminate, Reverse) dapat digunakan untuk memicu kreativitas. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan dan berpikir di luar kotak, tanpa batasan.

7. Tahap 4: Prototyping (Prototipe)
Setelah memiliki banyak ide, tahap ini adalah tentang mengubah ide-ide terbaik menjadi bentuk yang konkret dan dapat disentuh. Prototipe bisa berupa sketsa, maket sederhana, model fisik, atau simulasi digital. Tujuannya bukan untuk membuat produk akhir, tetapi untuk menciptakan representasi ide yang murah dan cepat agar dapat diuji. Prototipe membantu memvisualisasikan solusi, mengidentifikasi kekurangan, dan mendapatkan umpan balik awal dari pengguna dengan biaya minimal.

8. Tahap 5: Pengujian (Test)
Tahap terakhir adalah menguji prototipe dengan pengguna nyata. Kamu akan mengamati bagaimana pengguna berinteraksi dengan prototipe, mengumpulkan umpan balik, dan mengidentifikasi apa yang berhasil dan apa yang perlu ditingkatkan. Pengujian adalah proses iteratif; hasilnya akan seringkali memicu kembali ke tahap sebelumnya (misalnya, empati atau ideasi) untuk menyempurnakan solusi. Ini adalah kesempatan untuk belajar dan memperbaiki, memastikan solusi yang dikembangkan benar-benar memenuhi kebutuhan pengguna.

Rangkuman: Berpikir inovatif adalah kemampuan esensial untuk menciptakan solusi baru dan bermanfaat. Design Thinking menyediakan kerangka kerja 5 tahap (Empati, Definisi, Ideasi, Prototyping, Pengujian) yang berpusat pada pengguna untuk memecahkan masalah secara kreatif. Proses ini iteratif, memungkinkan perbaikan berkelanjutan berdasarkan umpan balik. Menguasai Design Thinking akan membekali kamu dengan keterampilan untuk menjadi inovator yang efektif di berbagai bidang.

Halaman 9 · Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
InovasiPenciptaan atau pengembangan sesuatu yang baru dan berbeda.
Design ThinkingMetodologi pemecahan masalah yang berpusat pada manusia.
EmpatiKemampuan memahami perasaan dan perspektif orang lain.
IdeasiProses menghasilkan berbagai ide atau gagasan.
PrototipeModel awal atau contoh produk untuk pengujian.
IteratifProses yang berulang dan berkesinambungan untuk perbaikan.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking" mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XIPeta Konsep
Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design ThinkingPengertian Berpikir InovatifKarakteristik Individu InovatifPengantar Design ThinkingTahap 1: Empati (Empathize)Tahap 2: Definisi (Define)
Dari sub-bab Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design ThinkingHalaman 12
Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaProjek Kreatif dan Kewirausahaan · Kelas XIProfil Lulusan
KreativitasPenalaran KritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Semua paketJurnal Mengajar Semester
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Peta Materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI Setahun

Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.

Modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan lain yang sudah tersedia

Analisis Peluang UsahaProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak atas Kekayaan IntelektualProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak atas Kekayaan Intelektual (HAKI)Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak Kekayaan IntelektualProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI →

📝 Butuh soal ujiannya juga?

Materi Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking masuk ASAS Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.

Mesin Soal Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI →

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking pada Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK, Fase F, elemen Proses Bisnis dan Kewirausahaan.

Modul Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 2 (genap), menurut urutan materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan materi Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini gratis?

Ya. Modul Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking dapat Anda sesuaikan dengan murid Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking untuk Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.