Modul Ajar & RPP Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI
Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Projek Kreatif dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep kewirausahaan dan pentingnya inovasi dalam bisnis. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
Peserta didik mengembangkan ide-ide baru dan unik untuk memecahkan masalah atau menciptakan peluang bisnis. - Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
Peserta didik menganalisis informasi, mengidentifikasi masalah, dan mengevaluasi solusi inovatif dengan argumen logis. - Kolaborasi — elemen: Kerja sama dan komunikasi
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk berbagi ide, menyusun rencana, dan menyelesaikan proyek inovasi.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Proses Bisnis dan Kewirausahaan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis proses berpikir inovatif dan tahapan Design Thinking untuk mengidentifikasi peluang serta merancang solusi kreatif dalam konteks kewirausahaan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Design Thinking telah diterapkan oleh perusahaan-perusahaan besar seperti Apple dan Google untuk menciptakan produk inovatif. |
| Konseptual | Proses berpikir inovatif adalah serangkaian langkah sistematis untuk menghasilkan ide-ide baru dan solusi kreatif yang berdaya guna. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar tahapan Design Thinking mulai dari empati hingga pengujian untuk mengembangkan prototipe produk atau layanan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bahwa kegagalan dalam proses inovasi adalah bagian dari pembelajaran untuk mencapai keberhasilan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menjelaskan konsep berpikir inovatif dengan tepat.
- Dengan studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik individu inovatif secara mandiri.
- Melalui tayangan video, peserta didik dapat menguraikan tahapan Design Thinking secara runtut.
- Dengan lembar kerja, peserta didik dapat menerapkan tahapan Design Thinking untuk merumuskan ide solusi kreatif.
- Melalui presentasi, peserta didik dapat mempresentasikan hasil identifikasi masalah dan ide solusi dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami proses berpikir inovatif dan Design Thinking akan membantu kamu menciptakan solusi yang relevan dan bernilai bagi pengguna, meningkatkan potensi keberhasilan usaha.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita menciptakan sesuatu yang benar-benar baru dan dibutuhkan banyak orang?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Pengembangan kemampuan komunikasi verbal dan non-verbal saat presentasi ide dan berdiskusi kelompok. Seni Budaya: Pemanfaatan keterampilan sketsa atau desain grafis dalam merancang prototipe visual ide solusi. Informatika: Penggunaan perangkat lunak untuk membuat presentasi digital atau simulasi prototipe sederhana. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk memberikan masukan ide atau umpan balik terhadap prototipe sederhana yang dikembangkan peserta didik di rumah, atau komunitas lokal sebagai sumber studi kasus. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata fleksibel untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan akses ke media proyektor dan papan tulis; penggunaan platform digital untuk berbagi sumber daya dan kolaborasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi presentasi (misalnya Canva, Google Slides) untuk menyajikan ide, dan sumber belajar daring (video tutorial Design Thinking, artikel inovasi) untuk memperkaya wawasan. |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Melalui tayangan video, peserta didik dapat menguraikan tahapan Design Thinking secara runtut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Tebak Kata Inovasi: Guru menyebutkan definisi atau ciri-ciri sebuah konsep inovasi, lalu peserta didik menebak istilahnya dengan cepat.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan lembar kerja, peserta didik dapat menerapkan tahapan Design Thinking untuk merumuskan ide solusi kreatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Ice breaking: Rantai Kata Inovasi: Setiap peserta didik menyebutkan satu kata terkait inovasi secara berurutan, membangun rantai kata yang tidak terputus, untuk mengaktifkan fokus.
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 25 menit
Tujuan: Kamu dapat menerapkan tahapan Design Thinking untuk merumuskan ide solusi kreatif dari masalah yang ada.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Modul ini akan membimbing kamu memahami esensi berpikir inovatif dan tahapan Design Thinking. Kamu akan belajar bagaimana mengubah masalah menjadi peluang melalui proses yang terstruktur, mulai dari memahami kebutuhan pengguna hingga merancang solusi kreatif.
Alat & bahan: Kertas tempel, spidol, lembar kerja
Langkah kerja:
- Lengkapi urutan tahapan design thinking berikut, lalu terapkan pada satu masalah di sekolahmu.
Gambar 1. Alur - Perhatikan masalah. Identifikasi apa masalah utama yang kamu lihat.
- Tuliskan minimal 3 hal yang kamu rasakan atau pikirkan jika kamu berada dalam situasi tersebut (Empati).
- Rumuskan satu kalimat masalah inti yang jelas dan spesifik berdasarkan hasil empatimu (Definisi).
- Lakukan curah pendapat (curah pendapat) dengan kelompokmu untuk menghasilkan minimal 5 ide solusi untuk masalah tersebut. Tulis setiap ide di kertas tempel.
- Pilih 1 ide terbaik dan buat sketsa prototipe sederhana di kolom yang tersedia. Jelaskan bagaimana prototipe itu bekerja dan manfaatnya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang inovasi?
- Menurutmu, mengapa inovasi penting dalam dunia bisnis?
- Pernahkah kamu mencoba memecahkan suatu masalah dengan cara yang baru dan berbeda?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kontribusi ide selama sesi curah pendapat.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap presentasi prototipe ide solusi dan kelengkapan lembar kerja Design Thinking.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan konsep berpikir inovatif. | Konsep berpikir inovatif | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menguraikan tahapan Design Thinking. | Tahapan Design Thinking | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Menerapkan tahapan Design Thinking untuk merumuskan ide solusi kreatif. | Penerapan Design Thinking | 2 JP | Kolaborasi |
Modul ini akan membimbing kamu memahami esensi berpikir inovatif dan tahapan Design Thinking. Kamu akan belajar bagaimana mengubah masalah menjadi peluang melalui proses yang terstruktur, mulai dari memahami kebutuhan pengguna hingga merancang solusi kreatif. Siapkan dirimu untuk menjadi inovator muda yang siap menciptakan perubahan!
1. Pengertian Berpikir Inovatif
Berpikir inovatif adalah kemampuan untuk menghasilkan ide-ide baru, unik, dan bermanfaat yang dapat memecahkan masalah atau menciptakan nilai tambah. Ini melibatkan proses melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda, menghubungkan ide-ide yang tidak terkait, dan berani mencoba hal baru. Inovasi bukan hanya tentang produk baru, tetapi juga cara baru dalam melakukan sesuatu, model bisnis baru, atau layanan baru yang lebih baik. Kemampuan ini sangat krusial dalam dunia kewirausahaan yang dinamis dan kompetitif.
2. Karakteristik Individu Inovatif
Individu inovatif seringkali memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, berani mengambil risiko, memiliki ketahanan mental dalam menghadapi kegagalan, dan selalu mencari peluang di setiap tantangan. Mereka juga cenderung memiliki pola pikir terbuka, adaptif, dan mampu berkolaborasi dengan orang lain. Selain itu, mereka tidak takut untuk bertanya 'mengapa' dan 'bagaimana jika', serta memiliki kemampuan observasi yang tajam untuk memahami kebutuhan yang belum terpenuhi di masyarakat. Karakteristik ini dapat dilatih dan dikembangkan.
3. Pengantar Design Thinking
Design Thinking adalah pendekatan pemecahan masalah yang berpusat pada manusia. Ini merupakan metodologi yang digunakan untuk memecahkan masalah yang kompleks dan menemukan solusi yang inovatif. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada produk akhir, tetapi juga pada pengalaman pengguna dan bagaimana solusi tersebut dapat memberikan nilai nyata. Design Thinking sering digunakan dalam pengembangan produk, layanan, dan strategi bisnis, karena mendorong pemikiran kreatif dan kolaboratif dari berbagai disiplin ilmu.
4. Tahap 1: Empati (Empathize)
Tahap ini adalah fondasi Design Thinking, di mana kamu berusaha memahami pengguna target secara mendalam. Ini melibatkan observasi, wawancara, dan interaksi langsung untuk mengidentifikasi kebutuhan, keinginan, motivasi, dan tantangan mereka. Tujuan utamanya adalah melihat dunia dari sudut pandang pengguna, bukan asumsi sendiri. Dengan empati, kamu dapat menemukan masalah yang sebenarnya dan peluang inovasi yang relevan, bukan sekadar solusi berdasarkan dugaan semata.
5. Tahap 2: Definisi (Define)
Setelah mengumpulkan informasi dari tahap empati, tahap definisi adalah saatnya untuk merangkum dan menganalisis semua temuan. Kamu akan mengidentifikasi pola, wawasan kunci, dan merumuskan masalah inti yang ingin dipecahkan. Rumusan masalah harus berupa 'Point of View' (PoV) yang berpusat pada pengguna, spesifik, dan dapat ditindaklanjuti. Contohnya: 'Pengguna membutuhkan cara untuk merasa aman saat bepergian sendirian di malam hari.' Definisi masalah yang jelas akan menjadi panduan untuk tahap selanjutnya.
6. Tahap 3: Ideasi (Ideate)
Tahap ideasi adalah fase 'curah pendapat' di mana kamu menghasilkan sebanyak mungkin ide solusi untuk masalah yang telah didefinisikan. Kuantitas lebih penting daripada kualitas pada tahap ini; tidak ada ide yang salah. Teknik seperti curah pendapat, mind mapping, atau SCAMPER (Substitute, Combine, Adapt, Modify, Put to another use, Eliminate, Reverse) dapat digunakan untuk memicu kreativitas. Tujuannya adalah untuk mengeksplorasi berbagai kemungkinan dan berpikir di luar kotak, tanpa batasan.
7. Tahap 4: Prototyping (Prototipe)
Setelah memiliki banyak ide, tahap ini adalah tentang mengubah ide-ide terbaik menjadi bentuk yang konkret dan dapat disentuh. Prototipe bisa berupa sketsa, maket sederhana, model fisik, atau simulasi digital. Tujuannya bukan untuk membuat produk akhir, tetapi untuk menciptakan representasi ide yang murah dan cepat agar dapat diuji. Prototipe membantu memvisualisasikan solusi, mengidentifikasi kekurangan, dan mendapatkan umpan balik awal dari pengguna dengan biaya minimal.
8. Tahap 5: Pengujian (Test)
Tahap terakhir adalah menguji prototipe dengan pengguna nyata. Kamu akan mengamati bagaimana pengguna berinteraksi dengan prototipe, mengumpulkan umpan balik, dan mengidentifikasi apa yang berhasil dan apa yang perlu ditingkatkan. Pengujian adalah proses iteratif; hasilnya akan seringkali memicu kembali ke tahap sebelumnya (misalnya, empati atau ideasi) untuk menyempurnakan solusi. Ini adalah kesempatan untuk belajar dan memperbaiki, memastikan solusi yang dikembangkan benar-benar memenuhi kebutuhan pengguna.
Rangkuman: Berpikir inovatif adalah kemampuan esensial untuk menciptakan solusi baru dan bermanfaat. Design Thinking menyediakan kerangka kerja 5 tahap (Empati, Definisi, Ideasi, Prototyping, Pengujian) yang berpusat pada pengguna untuk memecahkan masalah secara kreatif. Proses ini iteratif, memungkinkan perbaikan berkelanjutan berdasarkan umpan balik. Menguasai Design Thinking akan membekali kamu dengan keterampilan untuk menjadi inovator yang efektif di berbagai bidang.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Inovasi | Penciptaan atau pengembangan sesuatu yang baru dan berbeda. |
| Design Thinking | Metodologi pemecahan masalah yang berpusat pada manusia. |
| Empati | Kemampuan memahami perasaan dan perspektif orang lain. |
| Ideasi | Proses menghasilkan berbagai ide atau gagasan. |
| Prototipe | Model awal atau contoh produk untuk pengujian. |
| Iteratif | Proses yang berulang dan berkesinambungan untuk perbaikan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking" mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 6 siap unduh
Konsep KreativitasModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPola Pikir Berkembang (Growth Mindset)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKarakter WirausahaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEksplorasi IdeBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenciptaan Gagasan BaruBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPenerapan Kreativitas dalam Praktik KewirausahaanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap2 dari 6 siap unduh
Konsep InovasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Projek Kreatif dan Kewirausahaan lain yang sudah tersedia
Analisis Peluang UsahaProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak atas Kekayaan IntelektualProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak atas Kekayaan Intelektual (HAKI)Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKHak Kekayaan IntelektualProjek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking masuk ASAS Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI Semester 2. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Projek Kreatif dan Kewirausahaan Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking pada Projek Kreatif dan Kewirausahaan SMK, Fase F, elemen Proses Bisnis dan Kewirausahaan.
Modul Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan materi Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini gratis?
Ya. Modul Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking dapat Anda sesuaikan dengan murid Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking untuk Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Projek Kreatif dan Kewirausahaan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Projek Kreatif dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Proses Berpikir Inovatif dan Tahapan Design Thinking disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.