Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas VII
Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat |
| Alokasi Waktu | 2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 40 menit = 120 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang bentuk-bentuk karya sastra lisan atau tulisan yang sering didengar atau dibaca. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Puisi rakyat seperti pantun, syair, dan gurindam sering ditemukan dalam tradisi lisan masyarakat pesisir. |
| Konseptual | Puisi rakyat adalah karya sastra lama yang memiliki ciri khas terikat aturan rima, jumlah baris, dan isi. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah mengidentifikasi unsur-unsur pembangun puisi rakyat. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami konteks budaya dalam menganalisis karya sastra. |
Tujuan Pembelajaran:
- Setelah mengamati contoh puisi rakyat, peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri umum puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik puisi rakyat (tema, amanat, latar, tokoh) dengan cermat.
- Dengan menganalisis teks puisi rakyat yang disajikan, peserta didik dapat membedakan jenis-jenis puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) berdasarkan ciri khasnya secara akurat.
- Setelah praktik menulis, peserta didik dapat menciptakan contoh puisi rakyat sederhana (pantun atau syair) dengan mengikuti kaidah unsur pembangunnya secara kreatif.
Pemahaman bermakna: Memahami ciri dan unsur puisi rakyat membantu kita mengapresiasi kekayaan budaya dan melatih kemampuan berpikir kritis dalam menganalisis teks sastra.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kamu mendengar atau membaca puisi yang punya aturan unik seperti jumlah baris atau rima tertentu?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Seni Budaya: Mengenali puisi rakyat sebagai bagian dari warisan budaya dan seni pertunjukan daerah. Sejarah: Memahami konteks sejarah dan perkembangan puisi rakyat dalam masyarakat Indonesia. Pendidikan Agama: Mengidentifikasi nilai-nilai moral dan ajaran budi pekerti dalam amanat puisi rakyat. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau tokoh masyarakat dapat diajak berbagi cerita atau contoh puisi rakyat yang mereka ketahui, terutama dari tradisi lokal daerah pesisir. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok dan presentasi, dengan ruang gerak yang cukup dan akses ke sumber belajar digital jika diperlukan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan proyektor untuk menayangkan contoh puisi rakyat, video pertunjukan seni, dan platform diskusi daring sederhana untuk berbagi hasil analisis. |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 1 | Setelah mengamati contoh puisi rakyat, peserta didik dapat menjelaskan ciri-ciri umum puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Dengan menganalisis teks puisi rakyat yang disajikan, peserta didik dapat membedakan jenis-jenis puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) berdasarkan ciri khasnya secara akurat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit |
|
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit |
|
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 35 menit |
|
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit |
|
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit |
|
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 35 menit
Tujuan: Menganalisis dan mengidentifikasi ciri serta unsur puisi rakyat.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan bersama kelompok. 3) Tulis hasilnya di tabel, lalu simpulkan.
Info singkat: Puisi rakyat adalah warisan budaya bangsa yang kaya akan nilai dan makna. Karya sastra lama ini memiliki bentuk terikat yang unik, mencerminkan kearifan lokal dan ekspresi masyarakat pada zamannya.
Alat & bahan: Teks puisi rakyat, alat tulis
Langkah kerja:
- Perhatikan gambar puisi rakyat di bawah ini dengan cermat.
Gambar 1. Peta pikiran - Baca dengan saksama setiap contoh puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) yang diberikan.
- Identifikasi ciri-ciri umum (jumlah baris, rima) dan unsur intrinsik (tema, amanat, latar, tokoh) dari setiap puisi.
- Catat hasil identifikasi kamu pada tabel yang disediakan.
- Diskusikan hasil temuanmu dengan anggota kelompok dan bandingkan perbedaan antar jenis puisi.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang puisi?
- Pernahkah kamu mendengar tentang pantun atau syair?
- Menurutmu, apakah semua puisi harus memiliki rima yang sama di akhir setiap baris?
- Apa yang membuat sebuah karya sastra disebut sebagai 'puisi rakyat'?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi hasil analisis puisi.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa identifikasi unsur dan penulisan puisi rakyat sederhana.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan ciri-ciri umum puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) dengan tepat. | Ciri-ciri umum puisi rakyat | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengidentifikasi unsur-unsur intrinsik puisi rakyat (tema, amanat, latar, tokoh) dengan cermat. | Unsur intrinsik puisi rakyat | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Membedakan jenis-jenis puisi rakyat (pantun, syair, gurindam) berdasarkan ciri khasnya secara akurat. | Perbedaan jenis puisi rakyat | 3 JP | Penalaran Kritis |
| 4 | Menciptakan contoh puisi rakyat sederhana (pantun atau syair) dengan mengikuti kaidah unsur pembangunnya secara kreatif. | Penulisan puisi rakyat | 3 JP | Kreativitas |
Puisi rakyat adalah warisan budaya bangsa yang kaya akan nilai dan makna. Karya sastra lama ini memiliki bentuk terikat yang unik, mencerminkan kearifan lokal dan ekspresi masyarakat pada zamannya. Melalui modul ini, kamu akan diajak menyelami keindahan pantun, syair, dan gurindam, serta mengidentifikasi unsur-unsur yang membangunnya.
1. Mengenal Puisi Rakyat
Puisi rakyat adalah jenis puisi lama yang lahir dan berkembang di masyarakat secara lisan, serta terikat oleh aturan-aturan tertentu seperti jumlah baris, suku kata, rima, dan isi. Puisi rakyat seringkali digunakan untuk menyampaikan nasihat, ajaran moral, atau sekadar hiburan. Bentuk-bentuk puisi rakyat yang umum dikenal di Indonesia antara lain pantun, syair, dan gurindam. Ketiganya memiliki ciri khas yang membedakannya, namun sama-sama kaya akan nilai budaya dan kearifan lokal yang patut dilestarikan.
2. Ciri-Ciri Pantun
Pantun adalah salah satu bentuk puisi rakyat yang paling populer. Ciri khas pantun adalah terdiri dari empat baris dalam satu bait. Setiap baris terdiri atas 8-12 suku kata. Pola rimanya adalah a-b-a-b. Dua baris pertama disebut sampiran, yang biasanya tidak berhubungan langsung dengan isi, tetapi berfungsi sebagai pengantar rima. Dua baris terakhir adalah isi, yang mengandung maksud atau pesan utama pantun. Pantun sering digunakan dalam berbagai acara adat dan komunikasi sehari-hari, terutama di daerah pesisir.
3. Ciri-Ciri Syair
Syair adalah puisi rakyat yang berasal dari Persia dan masuk ke Indonesia bersamaan dengan masuknya Islam. Ciri utama syair adalah setiap bait terdiri dari empat baris, dengan pola rima a-a-a-a. Berbeda dengan pantun, semua baris dalam syair merupakan isi, tidak ada sampiran. Isi syair umumnya berupa cerita, nasihat, atau ajaran agama. Bahasa yang digunakan dalam syair cenderung puitis dan seringkali mengandung makna kiasan. Syair banyak ditemukan dalam karya sastra klasik Melayu.
4. Ciri-Ciri Gurindam
Gurindam adalah puisi rakyat yang berasal dari India, terdiri dari dua baris dalam satu bait. Setiap baris memiliki rima a-a. Baris pertama berisi syarat atau sebab, sedangkan baris kedua berisi akibat atau jawaban dari baris pertama. Gurindam umumnya berisi nasihat, ajaran moral, atau filsafat hidup yang mendalam. Bentuknya yang singkat dan padat membuat gurindam mudah diingat dan diresapi maknanya. Gurindam seringkali ditemukan dalam karya sastra klasik yang bersifat didaktis.
5. Unsur-Unsur Puisi Rakyat
Selain ciri-ciri spesifik tiap jenis, puisi rakyat juga memiliki unsur intrinsik yang sama seperti karya sastra lainnya. Unsur-unsur tersebut meliputi tema, yaitu gagasan pokok yang mendasari cerita atau pesan dalam puisi. Amanat adalah pesan moral atau pelajaran yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca. Latar adalah tempat dan waktu terjadinya peristiwa atau suasana yang digambarkan dalam puisi. Tokoh adalah pelaku atau subjek yang diceritakan atau menjadi pusat perhatian dalam puisi, meskipun kadang tidak disebutkan secara eksplisit.
Rangkuman: Puisi rakyat adalah karya sastra lama yang terikat aturan rima, jumlah baris, dan isi. Pantun memiliki rima a-b-a-b dengan sampiran dan isi. Syair berima a-a-a-a, semua baris isi, sering berupa nasihat atau cerita. Gurindam terdiri dari dua baris berima a-a, berisi sebab-akibat atau nasihat. Unsur intrinsik puisi rakyat meliputi tema, amanat, latar, dan tokoh. Memahami unsur-unsur ini membantu kita mengapresiasi kekayaan budaya dan pesan moral yang terkandung di dalamnya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pantun | Puisi Melayu yang tiap bait terdiri atas empat baris, bersajak a-b-a-b, dua baris pertama sampiran, dua baris terakhir isi. |
| Syair | Puisi lama yang tiap bait terdiri atas empat larik (baris), bersajak a-a-a-a, berisi nasihat atau cerita. |
| Gurindam | Puisi lama yang terdiri atas dua baris, berima a-a, berisi nasihat atau ajaran moral. |
| Rima | Persamaan bunyi pada akhir baris puisi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bagian dari Bab 2 · Berkelana di Dunia Imajinasi
Modul ini membahas satu subbab. Subbab lain di bab ini, atau seluruh bab dalam satu modul:
Bab 2Berkelana di Dunia ImajinasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kop2.1Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi RakyatSedang Anda buka2.2Mengidentifikasi Elemen dalam Teks Naratif2.3Berkreasi dengan Teks NaratifBukan Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Jelajah NusantaraModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBerkelana di Dunia ImajinasiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopHal yang Baik bagi TubuhModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBERIKUTNYASemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Aksi Nyata Para Pelindung BumiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMembuka Gerbang DuniaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSampaikan Melalui SuratBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
Puisi RakyatBahasa Indonesia Kelas VII SMPFakta ,opini,puisi lama, kalimat saran,surel,teks eksplanasi,kata sifat,sinonim,antonim,u,Bahasa Indonesia Kelas VII SMPMembaca PuisiBahasa Indonesia Kelas VII SMPMembaca Teks PuisiBahasa Indonesia Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas VII →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat masuk ASAS Bahasa Indonesia Kelas VII Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Bahasa Indonesia Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat pada Bahasa Indonesia SMP, Fase D, elemen Menulis.
Modul Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat ini gratis?
Ya. Modul Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat untuk Bahasa Indonesia kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun dan Jurnal Mengajar per semester ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Mengenal dan Mengidentifikasi Unsur Puisi Rakyat yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Bahasa Indonesia MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.